cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Analisis Posisi Strategis Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Shuttlecock yunanto, ary
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk menentukan posisi strategis usaha shuttlecock di Kota Tegal. Responden pada penelitian ini adalah para pengusaha shutlecock di Kota Tegal..Untuk menentukan posisi strategis digunakan General Electrics (GE) analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa posisi strategis usaha shuttlecock adalah memiliki daya tarik menengah dan kekuatan persaingan rata-rata, sehingga strategi pengembangan yang cocok adalah melakukan identifikasi segmen pertumbuhan, melakukan spesialisasi dan melakukan investasi secara selektif. Kata kunci: Shuttlecock, Analisis SWOT, Analisis General Electric (GE) ABSTRACT This study aims to determine strategy position of shuttlecock business in Tegal Respondents in this research are entrepreneuh of shutlecock in Tegal. To determine General determine strategy position of shuttlecock business in Tegal was uses Electrics (GE) analysis. Research show that strategy position of shuttlecock business in Tegal acquired a strategic position information shuttlecock business is having a mid-appeal and the average strength of competition, so that a suitable development strategy is to identify growth segments, to specialize and invest selectively. Keywords: shuttlecock, SWOT Analysis, Analysis of General Electric (GE)
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS MINYAK LEGUNDI (Vitex trifolia L) SEBAGAI SEDIAAN ANTI NYAMUK Widiani, Ni Putu Pitri; ., Kartini
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sediaan anti nyamuk merupakan sediaan kesehatan rumah tangga berupa larutan yang digunakan untuk mencegah serangan nyamuk. Biasanya digunakan pada bagian luar tubuh manusia, misalnya pada tangan dan kaki. Sediaan anti nyamuk tidak harus menggunakan bahan aktif yang terbuat dari bahan kimia saja, tetapi bisa juga menggunakan bahan aktif dari bahan alami. Misalnya menggunakan minyak Legundi karena didalam minyak tersebut mengandung Camphene dan Pinene. Yang dapat mengeluarkan bau khas yang menyengat sehingga membuat nyamuk menghindar. Maka, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan minyak atsiri legundi sebagai anti nyamuk serta untuk membuat formulasi yang tepat dari sediaan obat nyamuk semprot tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Farmakognosi dan Farmasetika Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang mulai bulan April – Juni 2011. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu ; pertama, tahap persiapan yang meliputi persiapan sampel daun Legundi yang telah dideterminasi dan persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian. Kedua, tahap pelaksanaan yang meliputi pemilihan daun Legundi yang berwarna hijau, kemudian ditimbang. Selanjutnya daun disuling dengan menggunakan proses destilasi uap selama 8 jam. Ketiga, tahap akhir yang meliputi hasil minyak Legundi diuji secara organoleptis, berat jenis, indeks bias, kemudian minyak yang telah diuji kemurniannya digunakan sebagai bahan aktif pembuatan sediaan anti nyamuk dengan konsentrasi 13%, 15%, dan 17%. Untuk mengetahui manfaat minyak legundi maka sediaan diuji efektifitasnya terhadap nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak Legundi 17% yang efektif sebagai sediaan anti nyamuk, hal ini ditunjukkan dengan sediaan yang disemprotkan pada kain dihinggapi lima ekor nyamuk pada pengamatan selama 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengujian aktivitas minyak Legundi sebagai sediaan anti nyamuk alami dengan menggunakan ruangan yang lebih luas sebagai pengamatan. Selain itu, diharapkan inovasi sediaan antinyamuk lain dari minyak Legundi ini seperti dalam bentuk gel ataupun lotion. Kata Kunci : uji aktivitas, minyak Legundi (Vitex trifolia L), sediaan anti nyamuk.  ABSTRACT Anti mosquito preparations are household health preparations solution used to prevent mosquito attack. Typically used in outside the human body, such as the hands and feet. Anti-mosquito preparations do not have to use the active ingredient made ​​from chemicals, but can also uses active ingredients from natural ingredients. For example, using Legundi oil because its Camphene and pinene compound which have an characteristic odor that makes the mosquito avoided. Thus, the study was done in order to find out legundi effectiveness of essential oils as an anti-mosquito and to make the right formulation of the spray insect repellent preparations. The research was conducted at the Laboratory of Microbiology, Pharmacognocy, and Pharmaceutical Laboratory of Pharmacy Academy Putra Indonesia Malang began from April to June 2011. The experiment was conducted in three stages, namely: first, the preparation phase which includes the preparation of determinated Legundi leaf samples and tools and materials preparation which used in the study. Second, the implementation phase which includes the selection of a green colored Legundi leaf, and then weighed. Further refined by using the leaf steam distillation for 8 hours. Third, the final stage is organoleptic, density, refractive index test of Legundi oil, then the purity tested oil will be used as the active ingredient in the manufacture of anti-mosquito preparations concentration of 13%, 15%, and 17%. The efficacy of legundi oil preparation can be known by test its effectiveness against mosquitoes. The results showed that Legundi oil concentration 17% is effective as anti-mosquito preparations, as shown by the preparation sprayed on the cloth were seized five mosquitoes in observation for 60 minutes.       Based on this research, more research about the activity testing of Legundi oil as a natural mosquito repellent preparations can be suggested by using a wider room for observation. In addition, another innovation such as gel or lotion anti-mosquito preparation should be done. Key word : Test Activities, Legundi  Oil  (Vitex Trifoli Linn) , Anti Mosquito Preparations
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR PADA PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN Primiani, Novi
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah perkuliahan Fisiologi Hewan selama ini mahasiswa tidak mampu melakukan analisis permasalahan fisiologis setiap sistem tubuh hewan. Praktikum yang dilakukan belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir logis, memecahkan permasalahan. Mahasiswa cenderung menghafal materi, konsep dasar fisiologi tidak dikuasai, sehingga hasil belajar rendah. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan meningkatkan proses dan hasil belajar kognitif mahasiswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Indikator keberhasilan ditentukan berdasarkan peningkatan kualitas proses dan hasil belajar dalam memecahkan permasalahan. Siklus pertama dilaksanakan selama lima kali pertemuan, siklus kedua dilaksanakan lima kali pertemuan. Terjadi peningkatan kualitas proses dan hasil belajar dalam (1) aktivitas praktikum 27,7%, (2) laporan praktikum 23%, (3) presentasi hasil pengamatan 22%, dan (4) tes tertulis 24,7%. Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, proses pembelajaran, hasil belajar  Abstract The obvious problem in Animal Physiology class is that students are not capable in conducting analysis on the problems related to animal anatomical system. Laboratory practice has not yet proved its significance in developing students logical thinking process so as to solve problems. Students tend to memorize the materials, without mastering the physiological concepts, which entails low students achievement. The research method applied is Class Action Research posing research ojectives as to develop students cognitive achievement by implementation of problem-based learning. Research performance indicator is measured by the development of learning process quality and students achievement in problem-based learning. Throguh two cycles of research, the developments of learning outcome are: (1) 27.7% of lab practice, (3) 23% of lab practice report, (3) 22% of presentation of observation result and 24.7% of the written test. Key words: problem-based learning, learning process, learning outcome.
Pembelajaran Manajemen Sumber Daya Manusia Menggunakan Teknologi Open Source Aulia Safrizal, Helmi Buyung
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Pihak manajemen perusahaan berusaha mengikuti perubahan ini jika ingin perusahaannya tetap dapat bertahan dan semakin meningkat kinerjanya. Salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan sumber daya manusia dalam bentuk sistem informasi sumber daya manusia. Dewasa ini banyak bermunculan software sistem informasi sumber daya manusia yang bersifat open source. Salah satunya adalah orangeHRM. Penggunaan sofware orangeHRM dalam pembelajaran manajemen sumber daya manusia akan lebih meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aktivitas yang terjadi dalam manajemen sumber daya manusia serta bagaimana keterkaitannya antara satu aktivitas dengan aktivitas lainnya. Sedangkan manfaat lainnya adalah adanya tambahan pengalaman praktis melalui studi kasus yang diberikan membuat mahasiswa lebih mengetahui  kondisi sebenarnya yang terjadi pada pengelolaan sumber daya manusia di dalam organisasi atau perusahaan. Kata kunci : sistem informasi sumber daya manusia, open source, orangeHRM, manajemen sumber daya manusia   Abstract The development of information technology bring major changes in people's lives. The management of the company tried to follow these changes if they want their company can survive and increase its performance. One is the use of information technology in the human resources management in the form of human resources information systems. Today many emerging software human resource information system that is open source. One is OrangeHRM. The use of OrangeHRM software in the learning of human resource management will enhance students' understanding of the activities that occur in human resource management and how the linkages between the activities with other activities. Another benefit is additional practical experience through case studies provided and make students more aware of the actual conditions that occur in human resource management within the organization Keywords: human resource information system, open source, orangeHRM, human resource management
Enhancing Local Government’s International Competitive Advantage Through Entrepreneurial Government and Paradiplomacy Activities Effendi, Tonny Dian
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Otonomi daerah membawa peluang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi daerah ke ranah internasional melalui aktivitas paradiplomasi. Paradiplomasi adalah aktivitas diplomasi yang dilakukan oleh aktor selain pemerintah (pusat) termasuk pemerintah daerah. Namun permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan dalam menggunakan potensi daerah menjadi daya saing internasional. Maka diperlukan sebuah konsep yang di sebut dengan entrepreneur government yang mencoba mengubah paradigma dari monilistic bureucratic government menjadi entrepreneurial competitive government yang mengharuskan pemerintah daerah mengubah dirinya menjadi pemerintah daerah yang berorientasi kepada pelanggan (customer-driven government) dan bertanggungjawab (accountable government) kepada seluruh stakeholder-nya secara berimbang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasilnya adalah dengan entrepreneur government maka akan terjadi sinergi segitiga antara pemerintah daerah, masyarakat dan perguruan tinggi dimana pemda akan mampu memetakan, mengelola dan mengembangkan potensi daerahnya yang berdaya saing dalam prinsip kewirausahaan yang bertanggungjawab. Kata Kunci : pemerintah daerah, paradiplomasi, entrepreneur, globalisasi   Abstract Local Autonomy have been brought opportunity for local government to enhance local potential for international level by paradiplomacy. Paradiplomacy is a diplomacy activity done by non (central) government including local government. But, the most problems are lack of knowledge and capability for using local potential as international competitive. It is need a concept call entrepreneur government which tried to change paradigm of monolistic-bureucratic government to be intrepreneurial competitive government which ask local government to change it self to be customer-driven government and accountable government for its stakeholders. This research is a qualitative research by literature study. The result is that entrepreneur government will create a synergy between local government, society and higher education, where local government can do mapping, managing and enhance its competitive local potential in a balanced entrepreneurship principles. Keywords : local government, paradiplomacy, entrepreneur, globalization
Meningkatkan Daya Saing Daerah melalui Profesionalisme Birokrasi Pemerintahan Dalam Rangka Pasar Tunggal Asean 2015 hos, jamaluddin
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan kondisi aktual birokrasi pemerintahan saat ini dan berupaya memberikan sumbangan pemikiran terhadap upaya pengembangan profesionalisme birokrasi. Secara faktual, birokrasi pemerintahan saat ini masih memiliki beberapa kelemahan. Pertama, ide dan program-program kepala daerah yang tertuang dalam visi-misi belum sepenuhnya bisa diterjemahkan dengan baik di tataran praktis. Kedua, persepsi dan gaya manajerial para pejabat di lingkungan birokrasi masih banyak yang menyimpang dari prinsip-prinsip demokrasi yang mengakibatkan terjadinya patologi dan maladministrasi. Ketiga, rendahnya pengetahuan dan keterampilan para petugas pelaksana berbagai kegiatan operasional yang berakibat pada rendahnya produktivitas dan mutu pelayanan. Keempat, mental melayani belum tumbuh pada sebagian besar aparat. Kelima, aparatur pemerintah daerah kurang kreatif dan masih sangat lemah dalam berinovasi. Serangkaian permasalahan birokrasi tersebut, mengindikasikan perlunya grand strategy dalam penataan birokrasi secara sistemik, agar lebih efisien dan profesional. Pemerintah daerah dengan demikian perlu melakukan “revitalisasi pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen pemerintahan” melalui pembangunan profesionalisme birokrasi. Hal ini menuntut perubahan kompetensi SDM secara menyeluruh yang perlu dijabarkan secara konsisten dan proporsional dalam rangka mendukung peningkatan daya saing daerah. Kata kunci: pasar tunggal ASEAN, profesionalisme birokrasi, pelayanan publik, daya saing daerah ABSTRACT This article aims to describe actual condition of present government as well as become an attempt to develop bureaucracy professionalism. Governmental bureaucracy still has some weaknesses. First, vision and mission of the major or head of a regency are usually not practical. Second, official managerial perception and style which shift away from democracy principles result in pathology and maladministration. Third, operational administrators’ knowledge and skill which are still low result in lack of productivity and quality of service. Fourth, the spirit to service is not implanted in most officials’ self. Fifth, local officials are not creative and weak in innovation. Regarding the mentioned problems, it is indicated that a grand strategy is needed in managing systemic bureaucracy to make it more efficient and professional. Therefore, local government should revitalize the implementation of its managerial functions through bureaucracy professionalism development. It demands a thorough consistent and proportional change in human resources’ competence in order to support local competitiveness. Keywords: asean economic community, bureaucracy professionalism, public service, local competitiveness
Analisa Kualitas Citra Digital Hasil Akuisisi Jarak Jauh Crysdian, Cahyo
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dimotivasi oleh banyaknya fenomena alam yang tidak mungkin diamati dari jarak dekat seperti terjadinya bencana alam maupun berbagai kehidupan flora dan fauna. Sementara itu perkembangan penelitian dalam bidang pengamatan visual jarak jauh hingga saat ini menegaskan bahwa obyek yang berada pada jarak jauh memiliki kualitas presentasi yang rendah. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi karakteristik terhadap citra digital hasil akusisi dari jarak jauh, yaitu dengan melakukan perbandingan presentasi histogram serta presentasi dalam domain frekuensi dengan citra digital yang diakuisisi dari jarak dekat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa citra digital yang diakuisisi dari jarak jauh memiliki sebaran nilai pixel yang lebih sempit serta memiliki susunan frekuensi tinggi yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan citra digital yang diakuisisi dari jarak dekat, sehingga hasil yang didapatkan dari akuisisi jarak jauh memiliki presentasi yang lebih buram serta mengandung detil obyek yang lebih sedikit.   Kata kunci: Kualitas Citra Digital, Akuisisi Jarak Jauh, Domain Frekuensi Abstract The research is motivated by a number of natural phenomenons which allow monitoring only from a distance such as the occurrence of many natural disasters as well as the life of flora and fauna in the nature. Meanwhile the progress of the research on remote monitoring has proved the the quality of remote object presentation is low. Therefore it is necessary to identify the characteristic of a digital image obtained from remote monitoring i.e. it is accomplished using histogram and frequency comparison against the image obtained from a closed distance acquisition. The research shows that the image obtained from remote monitoring hold a shorter distribution of pixel value compared to the image obtained from a closed distance. And comparison in the frequency domain shows that the image obtained from remote monitoring presents fewer high frequencies, thus its presentation in the space domain looks dull. Kata kunci: Digital Image Quality, Remote Acquisition, Frequency Domain
Pasar Tunggal Asean 2015: Diplomasi Indonesia Dan Penguatan Kapasitas Tenaga Kerja Terdidik srikandini, annisa gita
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Paper ini berargumen bahwa dalam rangka menyambut Pasar Tunggal ASEAN2015, Indonesia harus pula meningkatkan kesiapan sektor jasa nya melalui penguatan kapasitas tenaga kerja terdidik. Dalam lima prioritas sektor jasa yang akan diintegrasikan di Pasar Tunggal ASEAN 2015, yaitu kesehatan, e-commerce, pariwisata, pelayanan jasa penerbangan dan logistik, peran tenaga kerja terdidik menjadi elemen yang esensial bagi terwujudnya kepentingan nasional Indonesia. Dalam membahas isu ini, pemaparan mengenai pendekatan ‘top-down’ approach’ dan ‘bottom- up approach’ dalam mempersiapkan pasar tunggal ASEAN harus pula dilihat. Kepentingan nasional yang telah diformulasikan di level nasional harus mampu diimplementasikan di level daerah. Sedangkan, masyarakat harus mampu pula menjadi activator network yang membantu upaya diplomasi Indonesia.Salah satu upaya yang bisa dilakukan Indonesia adalah memanfaatkan diplomasi luar negeri nya untuk memperkuat kapasitas tenaga kerja terdidik. Paper ini akan berusaha memaparkan mekanisme diplomasi dan peran masyarakat yang bisa dilakukan dalam mendukung upaya diplomasi penguatan kapasistas tenaga kerja terdidik Kata kunci: tenaga kerja terdidik, penguatan kapasitas, diplomasi, two level game. ABSTRACT This paper argues that in order to prepare ASEAN Economic Community 2015, Indonesia should improve their competence in service sector through skilled labourempowerment. Within five priorities in service sector; health, e-commerce, tourism, flight service and logistics, the role of skilled labourplays an essential factor for the achievement of Indonesian national interest. In order to discuss this issue, the explanation about ‘top-down approach’ and ‘bottom-up approach’ of Indonesian policy toward ASEAN Single Market 2015, should be perceived. National Interest which has been formulated in the national level should be feasible to be implemented in the local level. Meanwhile, the society ought to plays their role as activator network to support Indonesian diplomacy. Indonesia can use their mechanism of diplomacy to empower the worker. Further, this paper will also try to elaborate the role of society as an important variable for Indonesian diplomacy. Keywords: skilled labour, capacity building, diplomacy, two level game.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak di R.A Darussalam Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang Fatimah, Listriana
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Orang tua mempunyai pola asuh tersendiri dalam mendidik anak-anaknya, dan ini mempengaruhi perkembangan anak. Perkembangan yang abnormal berpengaruh terhadap keberhasilan dalam meraih cita-cita anak. Tujuan penelitian  untuk mengetahui hubungan  pola asuh orang tua dengan pertumbuhan anak di R.A Darussalam  Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik  pendekatan cross sectional. Dilaksanakan bulan Januari – April 2012. Sampel penelitian  sebagian orang tua anak di RA Darussalam, sebanyak 44 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan rumus Kendali’s Tau. Hasil penelitian menyebutkan setengahnya pola asuh orang tua baik yaitu 22 responden (50 %), dan sebagian besar perkembangan anak normal yaitu 32 responden (72,7 %). Hasil analisa data dengan rumus kendall’s tau didapatkan hasil 0,002 lebih besar dari nilai signifikan 0,05, sehingga  disimpulkan ada hubungan  pola asuh orang tua dengan perkembangan anak. Kata Kunci: pola asuh, orang tua, perkembangan anak  Abstract Parents have their own upbringing in educating his children, and this affects the child’s development. Abnormal development affect the success in achieving the ideals of the child. Purpose of the study to determine the relationship of parenting parents with growing child in RA Darussalam, SumberMulyo village, Jogoroto, Jombang. Research using cross sectional design of the analytical approach. Conducted months of January to April 2012. Some studies sample of parents of children in RA Darussalam, 44 respondents with simple random sampling technique. Analysis of the data using the Kendalls’ tau‘s formula. The study says half of the pattern of good parenting that is 22 respondents (50%), and the majority of normal child development that is 32 respondents (72.7%). The results of data’s analysis with the kendall's tau’s formula  is 0.002 greater than the value significantly 0.05, so it is concluded there is a parenting parents with growing child. Keywords: parenting, parent, growing child
PENERAPAN SOFTSKILL SISWA-SISWI EEC (EFFECTIVE ENGLISH COURSE) JOMBANG SEBAGAI SALAH SATU WUJUD ENTREPENEURSHIP BERKARAKTER Suciati, Endang; Qani’ah, Binti
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Effective English Course (EEC) adalah salah satu lembaga kursus bahasa Inggris terkemuka atau Leading English Course di Jombang yang dalam pelaksanaan pembelajaran bahasanya menekankan banyak unsur karakter terhadap peserta didiknya. Misalnya dalam berkomunikasi baik di dalam maupun di luar kelas siswa tidak diperkenankan menggunakan kata-kata yang tidak sopan ke setiap orang di lingkungan tempat kursus tersebut. Dengan kata lain lembaga ini telah menerapkan unsur softskill selain hardskill yang berupa kemampuan di bidang bahasa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis softskill yang diterapkan serta dalam kegiatan apa saja softskill tersebut dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Data diperoleh dengan survei melalui wawancara dan observasi di dalam maupun di luar kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEC benar-benar menerapkan unsur disiplin, tanggung jawab, kesopanan, kejujuran dan kepercayaan diri pada siswa didiknya. Semua unsur tersebut bermuara pada aturan syari’at Islam. Selain itu EEC sangat menjunjung tinggi toleransi sehingga siswa EEC yang non Islampun    tetap bisa menikmati pendidikan di sana. Kata kunci: softskill, entrepreneurship, lembaga kursus, penerapan  ABSTRACT Effective English Course (EEC) is one of the Leading English Courses in Jombang that emphasizes the implementation of many elements of characters in its language learning to their students. For example, in communicating both inside and outside the classroom, the students are not allowed to use impolite words to everyone in the course area. In other words, this institution has implemented both the elements soft skill than hardskill in its language learning. This study aims at determining the types of soft skills and its aplication in any activities that need this elements. The method used is qualitative descriptive. The data are collected by survey through interview and observation inside and outside the classroom. The result of the study showed that  EEC has been implementing the elements of discipline, responsibility, politeness, honesty and confidence in the students' activity. All those elements lead to the rules of Islamic law. Besides, it concerns to tolerance so that non-Islamic students can be able to study English there. Key words: soft skill, entrepreneurship, course institution,  application