cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak di R.A Darussalam Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.608 KB)

Abstract

Abstrak Orang tua mempunyai pola asuh tersendiri dalam mendidik anak-anaknya, dan ini mempengaruhi perkembangan anak. Perkembangan yang abnormal berpengaruh terhadap keberhasilan dalam meraih cita-cita anak. Tujuan penelitian  untuk mengetahui hubungan  pola asuh orang tua dengan pertumbuhan anak di R.A Darussalam  Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik  pendekatan cross sectional. Dilaksanakan bulan Januari – April 2012. Sampel penelitian  sebagian orang tua anak di RA Darussalam, sebanyak 44 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan rumus Kendali’s Tau. Hasil penelitian menyebutkan setengahnya pola asuh orang tua baik yaitu 22 responden (50 %), dan sebagian besar perkembangan anak normal yaitu 32 responden (72,7 %). Hasil analisa data dengan rumus kendall’s tau didapatkan hasil 0,002 lebih besar dari nilai signifikan 0,05, sehingga  disimpulkan ada hubungan  pola asuh orang tua dengan perkembangan anak. Kata Kunci: pola asuh, orang tua, perkembangan anak  Abstract Parents have their own upbringing in educating his children, and this affects the child’s development. Abnormal development affect the success in achieving the ideals of the child. Purpose of the study to determine the relationship of parenting parents with growing child in RA Darussalam, SumberMulyo village, Jogoroto, Jombang. Research using cross sectional design of the analytical approach. Conducted months of January to April 2012. Some studies sample of parents of children in RA Darussalam, 44 respondents with simple random sampling technique. Analysis of the data using the Kendalls’ tau‘s formula. The study says half of the pattern of good parenting that is 22 respondents (50%), and the majority of normal child development that is 32 respondents (72.7%). The results of data’s analysis with the kendall´s tau’s formula  is 0.002 greater than the value significantly 0.05, so it is concluded there is a parenting parents with growing child. Keywords: parenting, parent, growing child
Pengaruh Senam Nifas Tehadap Penurunan Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Post Partum
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.098 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui adakah pengaruh senam nifas terhadap penurunan TFU pada ibu post partum. DesainPenelitian  Pre-Eksperiment. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, populasinya post partum spontan sebanyak 25 responden. Pengambilan data dengan tehnik observasi.Hasilpenelitiandidapatkan padapost partumsebelum perlakuan 27,3% setelah perlakuan 81,8% mengalami penurunan tinggi fundus uteri yang normal. Pada ibu yang tidak senam mengalami penurunan TFU normal sebesar 36,4% (4 orang) dan 7 orang (64,6%) tidak normal. Selanjutnya dilakukan uji Chi-Square p= 0,042. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil ada pengaruh antara senam nifas dengan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum. Bagi para petugas kesehatan disarankan untuk meningkatkan motivasi kepada ibu post partum untuk melaksanakan senam nifas baik melalui penyuluhan, demonstrasi langsung maupun dengan leaflet dan poster. Kata kunci : senam nifas, penurunan tinggi fundus uteri (TFU)  Abstract The researchgoaltofind  the effect puerperal gymnastic on reducing  of  fundusuteri highin womenpostpartum. researchdesign was pre-experiment. Using sampling was Purposivesampling, the population where 22 respondents of postpartumspontaneous. Data retrieval used observationtechniques. The resultsobtainedin thepostpartumbeforetreatment27.3% and 81.8% aftertreatment a normal decreased  of  high fundusuteri. In women whodo notexercisenormal TFU decreasedby36.4% (4 people) and 7(64.6%) abnormal. Then performedChi-Square testp=0.042. From this examination, we get the result ,there is the influence between chilbed gymnastic and decreaseof high fundus uterus to post partum woman. For health workersare advisedtoincrease themotivationtopostpartummotherstocarrypuerperalgymnasticseitherthrough counseling, as well aslive demonstrationswithleafletsandposters Key word : chilbed gymnastic, desrease of  high fundus uteri.
Terapi Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Pasca Operasi di Rumah sakit
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.907 KB)

Abstract

ABSTRAK Gangguan tidur sering dialami pasien paska operasi dan dapat menghambat penyembuhan pasien. Untuk itu perlu alternatif untuk mengatasi gangguan tidur pasien selain obat yaitu dengan terapi Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap pemenuhan kualitas tidur pasien paska operasi. Rancangan penilitian menggunakan Pre-post test control group design, besar sampel masing-masing kelompok 10 responden, dengan menggunakan tehnik Purposive sampling. Terapi  SEFT dilakukan selama 5 menit satu kali sehari, kualitas tidur pasien dievalusi  menggunakan skala analog visual closs. Analisis Statistik menggunakan uji Anova dengan  signifikansi P ≤  0.05. Hasil uji statistik one way Anova pada hari pertama didapatkan nilai P= 0.009 dan pada hari ketiga nilai P= 0.000. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi SEFT dapat meningkatkan kualitas tidur pasien dengan signifikan. Terapi SEFT dapat direkomdesikan  sebagai tindakan perawatan untuk meningkatkan kualitas tidur pasien paska opeasi sebagai bentuk layanan khusus di rumah sakit. Kata kunci : SEFT, Kualitas tidur pasien  ABSTRACT Sleep difficulty commonly affect patients after operation and could impede  the healing  process. Therefore it is necessary to have an alternative intervention that can cope patient sleep without medicine,  that is  by using Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) therapy. The aim of this study was to investigate the effect of SEFT therapy on the improve quality of patien sleep on post operation. This study used Pre-post test control group design. The number of samples of each group was 10 respondents,  with using simple purposive sampling technique. The SEFT Therapy  was performed for 5 minutes one times a day and the quality of patient sleep was evaluated by using analog visual closs scale. Statistical tests applied the Anova test, with a = 0.05. The  result of one way anova test on first day had value  P= 0,009 and on third day had value P= 0,000. Based on the results can be concluded that SEFT can improve the quality of patient sleep significanly. SEFT can be recommended as a nursing intervention to improve  the quality of patient sleep on post operation in hospital. Keyword : SEFT, Quality of patient sleep
Pemanfaatan Stimulasi Kutaneus (Slow Stroke Back Massage) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid (Dismenorea)
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.239 KB)

Abstract

Abstrak Dismenorea merupakan rasa nyeri saat menstruasi. Derajat nyeri menstruasi sangat bervariasi dari yang paling ringan sampai yang paling berat, sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penggunaan stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) dapat mengurangi persepsi nyeri dan membantu mengurangi ketegangan otot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) terhadap penurunan nyeri haid. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra-Experiment dengan pendekatan One-Group Pre-Post Test Design yang menggunakan teknik Quota Sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Pengambilan data diperoleh dengan menggunakan observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan Paired T-Test dengan P ≤ 0.05. Hasil penelitian menunjukkan nilai P =0.00, berarti ada pengaruh stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) terhadap penurunan nyeri haid. Stimulasi kutaneus dapat dimanfaatkan untuk menurunkan nyeri haid sehingga rasa nyaman terpenuhi dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Kata kunci: nyeri haid,stimulasi kutaneus.  Abstract Dismenorea is  pain  that  occurs  at  the  time  of  menstruate. Degree of pain menstruatemany variations from the heaviestuntil the lightest, so that can disorder the activity daily living. Use cutaneus stimulation (Slow-Stroke Back Massage) can decrease the perseption of painand assist to decrease the muscle stress. The purpose of this research is to know the influence of cutaneous  stimulation  (Slow-StrokeBackMassage)  to decrease of painmenstruation. This design of the research used The Pre-Experiment method with the approach of One-Group Pre-Post Test Design using technique of Quota Sampling with the amount sample20 respondents. Data intake obtained by using observation and interview, which was then analyzed by using the paired T-Test with P ≤ 0.05.Result of research showed value P ≤ 0.05, meaning that influence of cutaneous  stimulation  (Slow-StrokeBackMassage)  to  decrease of pain menstruate. The cutaneus stimulation can be used to decrease of pain menstruate so that feel fullfiled balmy and don’t disorderthe activity daily living. Keywords : pain menstruate, cutaneus stimulation.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kembalinya Menstruasi pada Ibu Menyusui di Desa Ngumpul , Jogoroto, Jombang
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.863 KB)

Abstract

Abstrak Pola pemberian ASI berhubungan erat dengan kembalinya kesuburan, yang dapat diukur salah satunya dengan kembalinya menstruasi setelah ibu melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kembalinya menstruasi ibu menyusui di Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang. Desain penelitian menggunakan jenis analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Januari sampai April 2012. Sampel penelitian sebagian ibu menyusui yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan di Desa Ngumpul kecamatan Jogoroto Jombang sebanyak 40 responden, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden (60%) non ASI Eksklusif dan sebagian besar responden  kembalinya menstruasi cepat (52.5 %). Hasil uji Chi Square didapatkan sebesar 0,004 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 sehingga disimpulkan ada hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kembalinya menstruasi. Kata Kunci: ASI eksklusif, menstruasi, menyusui  Abstrack Breastfeeding patterns are closely linked with the return of fertility, which can be measured either by the return of menstruation after delivery. This study aims to determine the relationship of exclusive breastfeeding with the return of menstruation breastfeeding mothers in the village Ngumpul, Jogoroto, Jombang. Type of design using analytical study with cross sectional approach. Reseach conducted months of January to April 2012. The samples partially breastfeeding mothers who have infants aged 6-12 months in the village Ngumpul, Jogoroto, Jombang as much as 40 respondents, with simple random sampling technique sampling. Data analysis using Chi Square. The study found the majority of respondents (60%) non-exclusive breastfeeding and the majority of respondents rapid return of menstruation (52.5%). Chi Square test results obtained for 0.004 less than the significant value of 0.05 ,so there is relationship of exclusive breastfeeding with the return of menstruation breastfeeding mothers. Keywords: exclusive breastfeeding, menstruation
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS MINYAK LEGUNDI (Vitex trifolia L) SEBAGAI SEDIAAN ANTI NYAMUK
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.739 KB)

Abstract

ABSTRAK Sediaan anti nyamuk merupakan sediaan kesehatan rumah tangga berupa larutan yang digunakan untuk mencegah serangan nyamuk. Biasanya digunakan pada bagian luar tubuh manusia, misalnya pada tangan dan kaki. Sediaan anti nyamuk tidak harus menggunakan bahan aktif yang terbuat dari bahan kimia saja, tetapi bisa juga menggunakan bahan aktif dari bahan alami. Misalnya menggunakan minyak Legundi karena didalam minyak tersebut mengandung Camphene dan Pinene. Yang dapat mengeluarkan bau khas yang menyengat sehingga membuat nyamuk menghindar. Maka, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan minyak atsiri legundi sebagai anti nyamuk serta untuk membuat formulasi yang tepat dari sediaan obat nyamuk semprot tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Farmakognosi dan Farmasetika Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang mulai bulan April – Juni 2011. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu ; pertama, tahap persiapan yang meliputi persiapan sampel daun Legundi yang telah dideterminasi dan persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian. Kedua, tahap pelaksanaan yang meliputi pemilihan daun Legundi yang berwarna hijau, kemudian ditimbang. Selanjutnya daun disuling dengan menggunakan proses destilasi uap selama 8 jam. Ketiga, tahap akhir yang meliputi hasil minyak Legundi diuji secara organoleptis, berat jenis, indeks bias, kemudian minyak yang telah diuji kemurniannya digunakan sebagai bahan aktif pembuatan sediaan anti nyamuk dengan konsentrasi 13%, 15%, dan 17%. Untuk mengetahui manfaat minyak legundi maka sediaan diuji efektifitasnya terhadap nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak Legundi 17% yang efektif sebagai sediaan anti nyamuk, hal ini ditunjukkan dengan sediaan yang disemprotkan pada kain dihinggapi lima ekor nyamuk pada pengamatan selama 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengujian aktivitas minyak Legundi sebagai sediaan anti nyamuk alami dengan menggunakan ruangan yang lebih luas sebagai pengamatan. Selain itu, diharapkan inovasi sediaan antinyamuk lain dari minyak Legundi ini seperti dalam bentuk gel ataupun lotion. Kata Kunci : uji aktivitas, minyak Legundi (Vitex trifolia L), sediaan anti nyamuk.  ABSTRACT Anti mosquito preparations are household health preparations solution used to prevent mosquito attack. Typically used in outside the human body, such as the hands and feet. Anti-mosquito preparations do not have to use the active ingredient made ​​from chemicals, but can also uses active ingredients from natural ingredients. For example, using Legundi oil because its Camphene and pinene compound which have an characteristic odor that makes the mosquito avoided. Thus, the study was done in order to find out legundi effectiveness of essential oils as an anti-mosquito and to make the right formulation of the spray insect repellent preparations. The research was conducted at the Laboratory of Microbiology, Pharmacognocy, and Pharmaceutical Laboratory of Pharmacy Academy Putra Indonesia Malang began from April to June 2011. The experiment was conducted in three stages, namely: first, the preparation phase which includes the preparation of determinated Legundi leaf samples and tools and materials preparation which used in the study. Second, the implementation phase which includes the selection of a green colored Legundi leaf, and then weighed. Further refined by using the leaf steam distillation for 8 hours. Third, the final stage is organoleptic, density, refractive index test of Legundi oil, then the purity tested oil will be used as the active ingredient in the manufacture of anti-mosquito preparations concentration of 13%, 15%, and 17%. The efficacy of legundi oil preparation can be known by test its effectiveness against mosquitoes. The results showed that Legundi oil concentration 17% is effective as anti-mosquito preparations, as shown by the preparation sprayed on the cloth were seized five mosquitoes in observation for 60 minutes.       Based on this research, more research about the activity testing of Legundi oil as a natural mosquito repellent preparations can be suggested by using a wider room for observation. In addition, another innovation such as gel or lotion anti-mosquito preparation should be done. Key word : Test Activities, Legundi  Oil  (Vitex Trifoli Linn) , Anti Mosquito Preparations
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI DASAR DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN IMUNISASI DI BPS Hj. UMI SALAMAH Di DESA KAUMAN, PETERONGAN, JOMBANG
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.923 KB)

Abstract

Abstrak Imunisasi adalah memberi vaksin ke dalam tubuh berupa bibit penyakit, yang dilemahkan yang menyebabkan tubuh memproduksi antibodi tetapi tidak menimbulkan penyakit, bahkan anak menjadi kebal. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi dasar dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi di BPS Hj. Umi Salamah di Desa Kauman, Peterongan, Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan populasi seluruh ibu yang mengimunisasikan bayinya pada bulan Mei 2011 sebanyak 23 orang ibu.  Pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan data sekunder dari observasi buku KMS. Data yang terkumpul diuji  mann whitney dengan kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian hampir seluruhnya 17 ibu (74%) memiliki pengetahuan baik, sebagian besar 14 bayi (60%) dengan imunisasi patuh. Untuk kepatuhan diperoleh hampir seluruhnya 17 orang ibu (74%) memiliki pengetahuan baik dengan status imunisasi patuh, 14 (60%). Melalui uji mann whitney didapatkan hasil α = 0,008 berarti α < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi dasar dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi di BPS Hj. Umi Salamah di desa Kauman, Peterongan, Jombang. Kata Kunci : tingkat pengetahuan, imunisasi, kepatuhan imunisasi   Abstrack Immunization is given the vaccine into the body of germs, which weakened the body produces antibodies that cause but do not cause disease, even children become immune. The purpose of this study was to determine the relationship level of knowledge of mothers about the importance of implementing basic immunization with immunization compliance in BPS Hj. In the village of Umi Salamah Kauman, Peterongan, Jombang. The method used is analytic in the entire population of mothers of infants immunized in May 2011 as many as 23 mothers. Primary data collection using data obtained from questionnaires and secondary data from the observation KMS book. Data collected mann whitney test with significance α = 0.05. The results are almost entirely 17 mothers (74%) had good knowledge, most of the 14 infants (60%) with immunization adherence. In order to obtain compliance with nearly all 17 mothers (74%) had a good knowledge of the immunization status of adherent, 14 (60%). Through mann whitney test results obtained α = 0.008 means that α <0.05, so it can be concluded that there is a level of knowledge of mothers about the importance of implementing basic immunization with immunization compliance in BPS Hj. In the village of Umi Salamah Kauman, Peterongan,Jombang. Keywords: level of knowledge, immunization, immunization compliance
Pengaruh Baby Walker Terhadap Usia Berjalan Anak Toddler
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.516 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan usia berjalan pada anak toddler yang memakai dan tidak memakai baby walker.Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Sampel terdiri dari 30 responden yang diambil dari balita yangdibagi menjadi 15 responden memakai baby walker dan 15 responden tidak memakai baby walker. Variabel independent adalah baby walker dan variabel dependent adalah usia berjalan. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Kemudian data   dianalisis dengan uji statistik T-Tes dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.Hasil analisis menunjukkan bahwa usia berjalan anak yang memakai baby walker mempunyai nilai mean = 13,9 dengan SD =1,907. Sedangkan usia berjalan anak  yang tidak memakai baby walker mempunyai nilai mean = 11,87 dengan SD =1,87 dan p-value (2-tailed) = 0,001. Kesimpulan : Ada pengaruh pemakaian baby walker terhadap usia berjalan anak usia toddler.Diharapkan ada partisipasi aktif dari perawatdalam memberikan informasi tentang pemakaian  dan efeksamping baby walker secara tepat. Kata kunci : Baby Walker, Usia Berjalan,  Toddler.  Abstract The purpose of this research is to to find out walking different age at toddler baby who use and don`t use baby walker. The researcher applies cross sectional design for this research. The sample are 30 responden.They are devided in to two, they who use this tool and they who don`t use one. Independent variable is baby walker and dependent variable is walking age. Purposive sampling is used to take the samples. Then collected datas are analyzed by T-test statistic with meaning level α = 0,05.The analysis showed that  walking age of  toddler was taking baby walker has a mean = 13.9 with SD = 1.907. While walking age of toddler without used  baby walkers has a mean value = 11.87 with SD = 1.87 and p-value (2-tailed) = 0.001. Conclusion: There were  the influence of the using of  baby walker to walking age of toddler.  There were hope of active participation  nurses in providing information about using and side effects of baby walker correctly. Keyword : Baby Walker , Walking Age, Toddler
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Proses Persalinan dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.933 KB)

Abstract

Abstrak Persalinan merupakan hubungan saling mempengaruhi antara dorongan psikologi dan fisiologis dalam diri wanita dengan pengaruh dorongan pada proses kelahiran bayi. Dari hasil studi pendahuluan 40% ibu hamil merasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan merupakan gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang persalinan dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Desain penelitian analitik cross sectional. Populasinya ibu hamil di desa sambirejo Jogoroto dengan besar sampel 48 ibu hamil dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul  diuji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60,4% ibu hamil mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang persalinan dan 60,4% ibu hamil memiliki tingkat kecemasan ringan. Hasil uji statistik menunjukkan signifikansi 0,013 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci    : Pengetahuan, Kecemasan, Ibu hamil  Abstract Labor is the interplay between psychological and physiological boost in women with the influence of encouragement on the birth process. From the results of a preliminary study 40% of pregnant women feel anxious in the face of labor. Anxiety is a psychological disorder that can affect the smooth process persalinan. This study to determine the relationship of knowledge about the delivery of pregnant women with high levels of anxiety to face delivery. Analytic cross sectional study design. Population of pregnant women in the village with a large sample Sambirejo Jogoroto 48 pregnant women with a random sampling technique. The collected data were tested using analysis of Rank Spearman correlation test. The results showed 60.4% of pregnant women have a good level of knowledge about labor and 60.4% of pregnant women have a mild level of anxiety. The results of statistical tests showed significance 0.013 <0.05 so that it can be concluded that there is a relationship between the knowledge of pregnant women with high levels of anxiety in the face of labor. Keywords: Knowledge, Anxiety, pregnant women
Hubungan Pemanfaatan Beberapa Jenis Media Massa dengan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Kelas XI SMA
Prosiding Seminas Competitive Advantage Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.492 KB)

Abstract

Abstrak Remaja mengalami proses berat yang membutuhkan banyak penyesuaian dan menimbulkan banyak kecemasan. Salah satu penyebab dari hal ini adalah proses pertumbuhan dan pematangan organ-organ reproduksi yang terjadi pada remaja. Sementara itu, remaja merasa tabu membicarakan masalah seks dengan orang tua sehingga remaja mencari alternatif sumber informasi. Remaja banyak menggunakan media massa sebagai sumber informasi.  Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan pemanfaatan beberapa media massa dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada remaja kelas XI SMA.  Penelitian dilakasanakan di SMA Darul Ulum 3 Jombang pada bulan Maret hingga Mei 2011. Penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik stratified random sampling. Jumlah responden 52 siswa yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang terkumpul  diuji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang menggunakan beberapa macam dengan frekuensi tinggi sebanyak 12 orang (23,07%), sedang 33 orang  (63,46%), dan rendah 7 orang (13,46%). Responden dengan tingkat pengetahuan baik 5 orang (9,62%), cukup 41 orang (78,84%), kurang 7 orang (11,53%) (π=0,453 dengan signifikansi 0,000 (P < 0,005).  Simpulan hasil menunjukkan bahwa semakin beragam jenis media massa yang digunkan maka semakin tinggi pula tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kata Kunci   : Remaja, Pemanfaatan Macam-Macam Media Massa, Reproduksi Remaja  Abstract Adolescent means a heavy process that takes a lot of adjustment and cause much anxiety. Growth and maturation of the reproductive organs is one of the major problems they face. That is, one in five people in Indonesia are in the range of adolescents. Adolescents feel taboo to talk about sex with parents so that teens seek alternative sources of information. Many teens use the mass media as sources of information.The purpose of this study to determine the relationship of mass media with the use of adolescent reproductive health knowledge among adolescents XI High School class of Darul Ulum Jombang 2011.Survey research design using cross sectional analytic approach. Sampling was stratified random sampling technique. Number of respondents 52 students who met the study criteria. Dependent variable is the level of knowledge and indepent variable is the use of various mass media. The collected data were tested using analysis of Rank Spearman correlation test.The results showed that respondents with the use of a variety of high-mass media 12 people (23.07%), while 33 people (63.46%), low 7 people (13.46%). Respondents with a good knowledge level 5 persons (9.62%), just 41 people (78.84%), approximately 7 people (11.53%). The results of statistical tests is π = 0.453 with a significance of 0.000 (P <0.005).Conclusion The higher utilization of the various mass media, the higher the level of knowledge of adolescent reproductive health. Keywords: Adolescents, Use of Various Types of Mass Media, The Knowledge of Adolescent Reproductive Health

Page 8 of 35 | Total Record : 346