cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eduhealth
ISSN : 20873271     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
EVALUASI PASCA REVITALISASI PELAYANAN KESEHATAN DI POSYANDU KOTA SURABAYA TAHUN 2013 Zakaria, Achmad
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.047 KB)

Abstract

ABSTRAK Kondisi realitastik indikator kesehatan di Kota Surabaya menunjukkan bahwa tahun 2009 kematian bayi sebesar 9,16 per 1000 yang lahir. kemudian pada tahun 2010 menurun menjadi sebesar 7,84. Penurunan ini diupayakan semakin membaik, sehingga pada 2011 menurun menjadi 7,34 dan 6,94 di tahun 2012, serta tahun 2013 ditargetkan menjadi 6,55. Menurut data dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Surabaya 2011 jumlah gakin tercatat sebanyak 112.465 kepala keluarga (KK). Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukenali dan menganalisis peran kader posyandu, partisipasi kader posyandu, dan nilai manfaat terhadap pelaksanaan posyandu di wilayah yang padat penduduknya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif ekploratif dengan sampel adalah Posyandu di daerah kantong kemiskinan di kota Surabaya.Berdasarkan hasil analisis diperoleh informasi bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa pelaksanan kesehatan Posyandu di kecamatan Pegirian, Wonokusumo dan Sidotopo dapat dikatakan sudah berjalan baik. Kata Kunci : Evaluasi pasca revitalisasi, Pelayanan Kesehata ABSTRACT Conditions realitastik health indicators in Surabaya shows that in 2009 was 9.16 infant deaths per 1,000 are born . then decreased in 2010 amounted to 7.84 . This decrease pursued getting better , so in 2011 decreased to 7.34 and 6.94 in 2012 , and in 2013 is targeted to 6.55 . According to data from the Agency for Community Empowerment ( Bapemas ) Surabaya 2011 the number of poor families , there were 112 465 families (KK ) . The purpose of this study is to identify and analyze the role posyandu cadres , cadres posyandu participation , and value the benefits of the implementation of early childhood facilities in densely populated areas . The method used is descriptive explorative with IHC in the sample are pockets of poverty in cities Surabaya.Berdasarkan results obtained by analysis of information that in general it can be said that the conduct of the IHC in the district health Pegirian , Wonokusumo and Sidotopo can be said has been running well . Keywords: Evaluation of post-revitalization, Kesehatan Services
PENERAPAN METODE BLENDED LEARNING BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD) DI PRODI D-III KEBIDANAN FIK UNIPDU JOMBANG Banun Titi Istiqomah, Sri
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.398 KB)

Abstract

ABSTRAK Blended learning merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang memadukan antara kegiatan perkuliahan tatap muka (in-class session) dengan pembelajaran secara online sebagai upaya untuk menggabungkan keunggulan dari kedua jenis metode yang digunakan (Jesse, 2012; Vaughan et al, 2013). Melalui media edmodo (semacam facebook atau twitter) dan didukung fasilitas jaringan internet fakultas serta memanfaatkan media labtop yang banyak dimiliki mahasiswa, metode blended learning diterapkan pada mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan apakah penerapan metode pembelajaran blended learning berbasis ICT pada mata kuliah ISBD dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar di Prodi D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah mahasiswa tingkat 1 semester 2 Prodi D-III Kebidanan FIK UNIPDU Jombang tahun akademik 2012-2013. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi, angket dan tes evaluasi. Setelah diadakan tindakan pada tiap siklus penelitian menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada minat dan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penerapan metode pembelajaran blended learning berbasis ICT pada mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) secara tepat dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar. Kata Kunci : Blended Learning, minat belajar, prestasi belajar. ABSTRACT Blended learning is a learning approach that combines face-to-face lectures (in-class session) with online learning as an attempt to combine the advantages of both types of methods used (Jesse, 2012; Vaughan et al, 2013). Through Edmodo media (like facebook or twitter) and supported faculty and internet network facilities utilizing media owned labtop that many students, blended learning methods applied to the subjects of Social Sciences Cultural Association (ISBD). The purpose of this study was to describe whether the application of learning methods based on ICT in blended learning courses ISBD can increase interest and achievement of learning in D-III Prodi Midwifery UNIPDU Jombang. Type of research is a class act. Subjects were students of level 1 semester 2 Prodi D-III Midwifery UNIPDU Jombang 2012-2013 academic year. Techniques of data collection by interview, observation, documentation, and test evaluation questionnaire. After each cycle of the measures in the study showed a significant increase in interest and student learning outcomes. The study concluded that the application of learning methods based on ICT in blended learning courses Cultural Social Science Association (ISBD) can appropriately increase interest and achievement of learning. Keywords: Blended Learning, interest in learning, learning achievement.
STRES SEBAGAI FAKTOR TERJADINYA PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI -, Khotimah
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.423 KB)

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang ditandai oleh meningkatnya tekanan darah dalam tubuh. Seseorang yang menderita hipertensi dapat berpotensi mengalami komplikasi, seperti stroke dan penyakit jantung lainnya yang dapat berakibat fatal. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. teknik yang digunakan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dengan cek list dan kuesioner, uji statistik dilakukan dengan menggunakan uji Spearmen Rho. Dengan signifikan α < 0,05. Hasil uji statistik didapatkan hasil signifikansi α = 0,000 yang nilainya lebih kecil dari α < 0,05 artinya stres dapat sebagai faktor terjadinya peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi.Stres memiliki peran yang sangat besar terhadap peningkatan tekanan darah, sehingga perlu melakukan manajemen stress terutama pada penderita hipertensi agar penigkatan tekanan darah dapat terkontrol. Kata Kunci : Stres, Hipertensi ABSTRACT Hypertension is a circulatory system disorder characterized by increased blood pressure in the body . A person suffering from hypertension can potentially develop complications , such as stroke and other heart diseases that can be fatal . Hypertension is not known for certain contributing factors ,The study design was observational analytic cross sectional approach . used the technique using simple random sampling . Collecting data with check lists and questionnaires , statistical tests performed using Spearmen Rho test . With significant α < 0.05, The test results showed statistical significance of α = 0.000, which value is smaller than α < 0.05 means stress can be a factor in the increase in blood pressure In patients with hypertension. Stress has a major role to the increase in blood pressure , so it needs to conduct stress management, especially in patients with hypertension that increases in blood pressure can be controlled Keywords : Stress , Hypertension
PERBANDINGAN PENETAPAN KADAR KETOPROFEN TABLET SECARA ALKALIMETRI DENGAN SPEKTROFOTOMETRI- UV Andari, Susilowati
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.024 KB)

Abstract

ABSTRAK Ketoprofen merupakan anti inflamasi non steroid (NSAID) dengan daya analgesik, anti inflamasi dan antipiretik. Untuk produk farmasi yang sangat umum dan luas digunakan, perlu dikembangkan suatu teknik analisis kuantitatif yang cepat, murah dan efisien. Metode yang dikembangkan adalah metode alkalimetri dan spektrofotometri. Penetapan kadar ketoprofen dengan Alkalimetri dilakukan dalam pelarut etanol netral dengan indikator fenolftalein. Penetapan kadar Ketoprofen secara spektrofotometri UV menggunakan pelarut methanol 75% dan kemudian kadar diukur pada panjang gelombang 258 nm. Tahapan yang dilakukan meliputi penentuan kondisi analisis, pembuatan kurva kalibrasi dan validasi metode, diakhiri dengan membandingkan hasil penerapan kedua metode secara statistik menggunakan uji t student.independen. Berdasar metode alkalimetri, penetapan kadar ketoprofen dalam sediaan tablet ketoprofen 50 mg didapatkan kadar 49,75 mg/tablet. Sedangkan berdasar metode spektrofotometri didapatkan kadar rata-rata ketoprofen 51.08 mg dengan simpangan baku relatif 0,85%. Perbandingan hasil penentuan secara spektrofotometri dengan secara alkalimetri berbeda nyata secara statistik pada aras α = 0,05 dengan t hasil perhitungan -2,54 sedangkan t pada tabel adalah 2,78. yang artinya kadar yang didapat menurut metode alkalimetri lebih kecil secara bermakna dari kadar yang didapat menurut metode spektrofotometri. Kata Kunci : Kadar Ketoprofen, Tablet, Spektrofotometri, Alkalimetri ABSTRACT Ketoprofen is a non-steroidal anti-inflammatory (NSAID) with the analgesic, anti-inflammatory and antipyretic. For pharmaceutical products which are very common and widely used, ie the reaction between hydrogen ions (derived from acids) with hydroxide ions (derived from bases) that make up water molecules. concludes by comparing the results of the application of the two methods were statistically using the t test student.independen.Alkalimetri based method, determination of ketoprofen in ketoprofen 50 mg tablet dosage levels obtained 49.75 mg / tablet. While the levels obtained spectrophotometric method based on average 51.08 mg ketoprofen with relative standard deviation of 0.85% . Comparison of results for spectrophotometric determination by the alkalimetri statistically significantly different at the level of α = 0.05 t -2.54 whereas the calculation of t in the table is 2.78. the mean levels obtained by the method alkalimetri substantially smaller than the levels obtained by spectrophotometric method. Keywords : Levels of Ketoprofen , Tablet , spectrophotometry , Alkalimetry
HUBUNGAN JENIS KONTRASEPSI SUNTIK DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN -, Suyati
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.428 KB)

Abstract

ABSTRAK Kontrasepsi suntik merupakan jenis kontrasepsi hormonal yang dibedakan menjadi dua macam yaitu kontrasepsi suntik kombinasi dan kontrasepsi suntik progestin. Perubahan berat badan merupakan salah satu efek samping yang sering dikeluhkan oleh akseptor kontrasepsi suntik, terutama pada pengguna kontrasepsi suntik progestin. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik Cross Sectional. diambil dengan tekhnik simple random sampling. dianalisa dengan uji statistic mann whitney dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (70%) peserta kontrasepsi suntik kombinasi berat badannya tetap . Sedangkan sebagian besar (75%) peserta kontrasepsi suntik progestin berat badannya naik. Hasil SPSS dengan uji statistic mann whitney didapatkan hasil 46,500 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,007 lebih kecil dari 0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara jenis kontrasepsi suntik dengan perubahan berat badan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan jenis kontrasepsi suntik dengan perubahan berat badan. Kata kunci : kontrasepsi Suntik, Berat Badan, Progestine, Kombinasi ABSTRACT Contraceptive injection is a type of hormonal contraception that can be divided into two kinds of CICs and injectable progestin contraceptives . Changes in body weight is one of the most common side effects complained of by the acceptor injectable contraceptives , especially the injectable progestin contraceptive users . The sample is injected contraceptive participants who meet the criteria , which are taken by simple random sampling technique,analyzed by Mann Whitney test statistic with SPSS. The results showed that the majority ( 70 % ) participants injectable combination fixed weight . While most ( 75 % ) participants injectable progestin contraceptives gained weight . The results of the SPSS statistical Mann Whitney test results obtained with Asymp 46,500 . Sig . ( 2 - tailed ) 0.007 is smaller than 0.05, which means there is a significant relationship between the type of injectable contraception with weight change. The conclusion of this study is that there is a relationship type of contraceptive injections with weight change . Keywords : Injectable contraceptives , Weight Loss, Progestine , Combination
HUBUNGAN ANTARA PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES -, Masruroh
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.101 KB)

Abstract

ABSTRAK Melahirkan adalah kondisi fisiologis yang dapat menyebabkan traumatis yang sangat menentukan kehidupan selanjutnya bagi ibu dan bayi. Perubahan hormon, kelelahan, perubahan peran, paritas, mekanisme koping ibu dan dukungan sosial keluarga adalah faktor yang bisa menyebabkan masalah psikologis post partum. Post partum blues adalah salah satu kondisi dimana ibu post partum mengalami kesedihan, stress akibat pengalaman dan persepsi yang tidak nyaman. Bila hal ini tidak segera akan menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan dan psikologis ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas ibu dengan kejadian Postpartum Blues.Jenis penelitian yang digunakan adalah “ Analitik Korelasional “ desain penelitiannya Cross – Sectional. Populasi adalah semua ibu post partum. Sampel adalah 29 ibu postpartum . Pengumpulan data menggunakan Teknik simplerandom sampling.Variabel independen adalah paritas ibu dan variabel dependen adalah kejadian post partum blues. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan Uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian tidak ada hubungan paritas ibu dengan kejadian post partum blues.Ada faktor lain yang mempengaruhi kejadian post partum blues, untuk itu diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan pemenuhan kebutuhan ibu post partum dan dukungan sosial bagi post partum agar tidak mengalami post partum blues. Katakunci: Paritas ibu, Postpartum Blues. ABSTRACT Childbirth is a physiological condition that can cause traumatic determine the next life for both mother and baby . Hormonal changes , fatigue , changes in roles , parity , maternal coping mechanisms and social support of the family is a factor that can cause psychological problems post partum . Post partum blues is one of the conditions in which postpartum mothers experience sadness , stress due to the experience and perception of discomfort . If this is not immediately will cause adverse effects on health and psychological mother and baby . This study aims to determine the relationship of maternal parity with Postpartum Blues events . This type of research is " Analytical Correlational " research design Cross - Sectional . The population is all women post partum . The sample was 29 mothers postpartum . The place of research in the Village Polindes Permisan Jabon subdistrict of Sidoarjo regency . Using simple random sampling technique sampling.Variabel is parity independent and dependent variable is the mother incidence of post partum blues . Data collection using questionnaires . Data were analyzed using Chi - Square test statistics . The results of the study there was no association with the incidence of maternal parity postpartum blues . There are other factors that affect the incidence of post partum blues , it is expected to meet the needs of health workers improve maternal post partum and post partum social support in order not to experience post partum blues. Keywords: Parity mother, Postpartum Blues.
HUBUNGAN FUNGSI AFEKTIF KELUARGA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA -, Nasrudin
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.173 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Perkembangan emosional di remaja penting untuk mengetahui dan peduli dengan orang tua dan penyedia layanan kesehatan . Ini karena saat ini ada banyak perubahan emosional termasuk perasaan malu , kesadaran diri , kesepian dan depresi yang lebih kuat dari usia lainnya . Juga dalam usia ini , remaja memiliki perasaan kemerdekaan dan juga perlu intim dan dukungan oleh orang tua yang dapat terwujud dalam fungsi afektif dari family.Therefore , selama periode ini ada banyak konflik di orang tua dan anak-anak karena itu. Jadi fungsi afektif keluarga yang diperlukan untuk melindungi dan mendukung terutama untuk remaja . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi afektif keluarga dan emosional kecerdasan pada remaja Abad 12-15 Tahun , Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel insidental sampling. 84 responden berusia 12-15 tahun ( laki-laki 48 dan perempuan 36 orang ) . Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2012. Hasilnya diolah dengan uji Chi -Square studi komputer software.This menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara fungsi afektif keluarga dan kecerdasan emosional dalam remaja berusia 12-15 tahun di Jogoroto Jombang ( p value 0,018 , α ≤ 0,05 ) dan OR = 3,214 . Kata kunci : Fungsi afektif Keluarga , Emotional Intelligence , Remaja ABSTRACT Background: Emotional development in the teenage is important to know and care by the parent and health care provider. It because at this time there are many of emotional changes include feelings of shame, self-awareness, loneliness and depression that stronger than other age. Also in this age, adolescents have the feeling of independence and also need of intimate and support by the parents who can manifest in affective functions of the family.Therefore, during this period there are many conflict in parents and children because of that. So affective function of family are needed to protect and support especially for teenagers. This study aims to determine the relationship between affective function of family and emotional intelligence in teenagers Ages 12-15 Years, The research method was cross sectional with incidental sampling technique sampling. 84 respondents aged 12-15 years (male 48 and female 36 people). This research was conducted in June 2012. The results were processed by Chi-Square test of computer software.This study showed that there was a significant relationship between affective functions of the family and the emotional intelligence in teenager aged 12-15 years in Jogoroto Jombang (p value 0.018, α ≤ 0.05) and OR = 3.214. Key words: Affective Function of Family, Emotional Intelligence, Teenager
HUBUNGAN ANTARA KETUBAN PECAH DINI DAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Azizah, Ninik
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.551 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat sehingga terwujud derajat kesehatan yang optimal. Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator derajat kesehatan. AKI di Indonesia masih tinggi disebabkan oleh banyak hal, salah satunya akibat infeksi maternal yang disebabkan ketuban pecah dini (KPD). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian analitik melalui pendekatan cross sectional dengan metode simple random sampling.Data keterjadian asfiksia dianalisis dengan menggunakan uji x² (Chi-Square) dengan α = 5%. Dari hasil x² hitung adalah 23,68 yaitu lebih besar dari x² table (5,991). Ini berarti ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Ruang Ponek Bapelkes RSD Jombang. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Asfiksia ABSTRACT The development objective is to increase awareness of helath, willingness and ability of healthy life to realize optimal health status. Maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) is an indicator of health status. AKI in Indonesia is still high due to many things, can cause asphyxia in newborns (BBL). The research was conducted by using the analytic study design through cross sectional approach with simple random occurrence sampling. Data asphyxia were analyzed using x² test (Chi-Square) with α = 5 %. From the results of x² is 23.68 which is greater than x² table (5.991). this means that there isa relationship between the incidence of premature rupture of asphyxia in newborns in space Bapelkes RSD Jombang. Keywords: Premature rupture of membranes, Asphyxia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM MEMILIH MAKANAN SEHARI – HARI DALAM KELUARGA DI RT 25 RW 09 LINGKUNGAN TIRTOUDAN KELURAHAN TOSAREN Wardani, Ratna
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.137 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah kebiasaan makan. Makanan sehari – hari yang kurang memenuhi syarat kesehatan dan gizi akan mengancam kesehatan keluarga. Disamping itu juga nafsu makan keluarga berkurang dan jika hal itu berlangsung lama akan berpengaruh pada status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Dalam Memilih Makanan Sehari-hari Dalam Keluarga di Rt 25 Rw 09 Lingkungan Tirtoudan Kelurahn Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Jenis penelitian ini menggunakan Crosssesional dengan populasinya semua ibu di RT 25 RW 09 Lingkungan Tirtoudan . Sampelnya berjumlah 61 responden yang merupakan total populasi. Analisis data dengan menggunakan kuesioner dan data diolah dengan uji statistik menggunakan Regresi Linier Dummy. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan gizi ibu yang baik sebanyak 44 responden (72%). Pendidikan ibu sebagian besar adalah SMA sebesar 23 (38%), dan pekerjaan ibu sebagian besar adalah wiraswasta sebanyak 24 (39%). Perilaku ibu dalam memilih makanan sehari-hari yang bergizi dalam keluarga sebanyak 42 responden (68%). Hasil uji statistik di dapatkan nilai P-value = 0,000. Karena nilai P = 0,000 < 0,05 maka H0 di Tolak maka pengetahuan gizi mempengaruhi perilaku ibu dalam memilih makanan sehari-hari dalam keluarga di Rt 25 Rw 09 Lingkungan Tirtou Kata Kunci : Pengetahuan Gizi , Perilaku Ibu ABSTRACT One of the factors that influence nutritional status is eating habits. Meals a day - a day that does not meet the requirements of health and nutrition would threaten the health of the family. Besides, it also decreases appetite families and if it lasts a long time will have an effect on nutritional status. The purpose of this study was to determine the Factors Affecting Behavior Mothers In Choosing Everyday Foods In The Family Environment Rt 25 Rw 09 Tirtoudan Kelurahn Tosaren Kediri City School District. This research uses Crosssesional the population of all mothers in RT 25 RW 09 neighborhood Tirtoudan. The sample amounted to 61 respondents who constitute the total population. Analysis of the data by using a questionnaire and the data processed by the statistical test using Linear Regression Dummy. The results showed good maternal nutrition knowledge as much as 44 respondents (72%). Mothers education is the most high by 23 (38%), and most of the work is self-employed mothers were 24 (39%). Maternal behavior in choosing everyday foods are nutritious in the family as much as 42 respondents (68%). Results of statistical tests on the get P-value = 0.000. Since the value of P = 0.000
PENGARUH STIMULASI KUTANEUS (SLOW STROKE BACK MASSAGE) TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENOREA) -, Zuliani
Eduhealth Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Eduhelth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.468 KB)

Abstract

ABSTRAK Nyeri haid (dismenorea) merupakan nyeri yang terjadi pada waktu menstruasi, dismenorea terjadi pada perut bagian bawah dan punggung biasanya terasa seperti kram. Tindakan stimulasi kutaneus (slow-stroke back massage) merupakan intervensi keperawatan untuk menurunkan tingkat nyeri. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh stimulasi kutaneus (slow stroke back massage) terhadap penurunan nyeri haid (dismenorea). Rancangan penelitian ini menggunakan pre experiment dengan pendekatan one-group pra-post test design. pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Data yang terkumpul dianalisa dengan uji statistik paired t-test dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil analisa menunjukkan adanya pengaruh stimulasi kutaneus (slow stroke back massage) terhadap penurunan yeri haid (dismenorea) dengan nilai signifikan Pv=0,00 atau α < 0,05. Kata kunci : nyeri haid (dismenorea), stimulasi kutaneus (slow stroke back massage). ABSTRACT Painful menstruation (dysmenorrhea) is pain that occurs during menstruation, dysmenorrhea occurs in the lower abdomen and back usually feels like a cramp. Action cutaneous stimulation (slow-stroke back massage) is a nursing intervention to reduce pain. The purpose of this study is to explain the influence of cutaneous stimulation (slow-stroke back massage) to decrease menstrual pain (dysmenorrhoea). The design of this study using a pre-experiment with approaches one group pre-post test design. sampling using quota sampling. The data were analyzed by paired t-test statistical test with a significance level of α

Page 4 of 22 | Total Record : 220