cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Eduhealth
ISSN : 20873271     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
PENGARUH SHOLAT DHUHA TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH Rajin, Mukhamad; Mawarti, Herin
Eduhealth Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Edu Health
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.762 KB)

Abstract

AbstractPrayer Dhuha when implemented in a County and tuma’ninah, will be two movements of muscle contraction isometric and isotonic muscular contractions. Movement with isometric and isotonic muscle contraction both can decrease  blood glucose levels. This research aims to prove that Dhuha Prayer can decrease blood glucose levels. This research design uses “a randomized control group pre test - post test design”, with independent variables is Dhuha Prayer and for the dependent variables is the blood glucose levels. The sample size in this study were 15 respondents respectively for the control and treatment groups. Samples are taken using simple random sampling.  Statistical test use of SPSS with T-test, with significance level a ≤ 0,05. Test results  of Independent T-testn, beforepraying Dhuha got value ρ = 0.650, whereas after prayers Dhuha got value ρ = 0.000. From these test results, the research concluded that there was an effect of prayer Dhuha with Decreased of blood glucose levels. Based on these results, then Dhuha prayer may be used as an alternative for substitute for exercise therapy in patients with diabetes mellitus. Dhuha Prayer  has several advantages compared with exercise. However Dhuha prayer should never be used solely because they want to lower the blood glucose level. Prayer intentions simply because GOD and we hand it all to GOD, and the researcher was very confident that with the prayers Dhuha we do with the County ', tuma'ninah and istiqomah because GOD can cure patients with diabetes mellitus.Keywords:  Dhuha Prayer, Blood Glucose Levels
ANALISIS FAKTOR PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF -, Pujiani; Rahmawati, Mega
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.438 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan atau minuman lain kecuali obat dan vitamin dari usia bayi 0 bulan sampai dengan 6 bulan. Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif sampai usia bayi 6 bulan di Indonesia masih rendah yaitu hanya sebesar 30,2% (Riskesdas, 2013).Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2014.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan di Polindes Desa Keplaksari Kecamatan PeteronganKabupaten Jombang.Penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan metode sampling Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 28 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu merupakan factor yang paling dominan berhubungan bermakna secara statistic terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,023 dan nilai OR 8,000.Dengan demikian ibu yang mempunyai pengetahuan baik mempunyai peluang 8,000 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan.Dengan demikian perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pemberian ASI Ekslusif dengan cara melaksanakan KP-ASI dan melakukan penyuluhan untuk menambah ilmu pengetahuan. Kata Kunci :ASI eksklusif, faktor yang mempengaruhi pemberian ASI ABSTRACT Exclusive breastfeeding is breastfeeding without any other food or drink except medications and vitamins from infants aged 0 months to 6 months. The results of basic health research (Riskesdas) in 2013 showed that exclusive breastfeeding until 6 months of age infants in Indonesia is still low at only 30.2% (Riskesdas, 2013). The study was conducted in June 2014. Designs used in this study was cross sectional. The population in this study were all mothers with infants aged 6-12 months in the District Keplaksari Village Polindes Peterongan Jombang. This study uses the technique of sampling Probability sampling with simple random sampling method with a sample of 28 people. Means of data collection using questionnaires. The results of this study indicate that maternal knowledge is the most dominant factor statistically significant against exclusive breastfeeding with p value of 0.023 and OR value of 8.000. Thus a mother who has a good knowledge have 8,000 times greater odds for exclusive breastfeeding for 6 months. Thus the necessary efforts to improve exclusive breastfeeding by carrying KP-ASI and conduct outreach to increase knowledge. Keywords: exclusive breast feeding, factors influencing breastfeeding
PENGARUH BUAH PEPAYA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA WONOKERTO WILAYAH PUSKESMAS PETERONGAN JOMBANG TAHUN 2014 Istiqomah, Sri Banun Titi; Wulanadari, Dewi Triloka; Azizah, Ninik
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.127 KB)

Abstract

ABSTRAKLaktagogum merupakan obat yang dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluaran air susu. Laktagogum sintetis tidak banyak dikenal dan relatif mahal. Hal ini menyebabkan perlu dicarinya obat laktagogum alternatif. Upaya dalam peningkatan produksi ASI bisa dilakukan dengan cara melakukan perawatan payudara sejak dini dan rutin, memperbaiki teknik menyusui, atau dengan mengkonsumsi makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI.Pepaya sebagai salah satu buah yang mengandung laktagogum merupakan buah tropis yang dikenal dengan sebutan
PEMANFAATAN PROPOLIS DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM -, Suyati; Azizah, Ninik
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.447 KB)

Abstract

ABSTRAK Infeksi nifas mencakup semua peradangan yang disebabkan olehmasuknya kuman-kuman kedalam alat genital pada waktu persalinan dannifas.Faktor penyebab terjadinya infeksi nifas bisa berasal dari perlukaan padajalan lahir yang merupakan media yang baik untuk berkembangnya kuman.Propolis sebagai pengobatan alami mengandung zat aktif yang berfungsisebagai obat untuk berbagai macam penyakit.Propolis sebagai antibioticalami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping, selain ituPropolis juga sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka).Penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan propolis dalampenyembuhan luka perineum.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Metode eksperimenyang digunakan adalah Quasy Eksperimental Design dengan pendekatanControl Time Series Design.Sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum dengan luka perineum. Jumlah responden yang diberikan perlakuaandengan pemberian propolis sebanyak 20 responden dan 20 responden sebagaikelompok control. tekhnik analisa data dengan uji statistik mann-whitney U.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luka perineum pada kelompokkontrol sampai hari ke tujuh 45% dengan hasil baik, 55% dengan hasil sedangdan tidak ada yang menunjukkan hasil buruk. Luka perineum pada kelompokperlakuan sampai hari ke tujuh 60% dengan hasil baik, 40% dengan hasilsedang dan tidak ada yang menunjukkan hasil buruk. Berdasarkan hasil ujistatistik mann-Whitney U dengan bantuan program SPSS didapatkan hasil130,000 dengan Asymp.Sig.(2-tailed) 0,060 lebih dari 0,05 yang berarti adapengaruh pemanfaatan propolis terhadap penyembuhan luka perineum padaibu post partum. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemanfaatan propolisterhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Hasil penelitianini diharapkan dapat bermanfaat bagi tenaga kesehatan dalam memberikanasuhan kepada ibu post partum dengan luka perineum dengan memanfaatkanpropolis untuk penyembuhan luka perineum sehingga luka perineum pada ibupost partum mengalami proses penyembuhan secara normal tanpa ada infeksi. Kata Kunci : propolis, luka perineum, post partum ABSTRACT Puerperal infection include all of the inflammation caused by the entry of germs into the genitals during childbirth and postpartum . Factor in the occurrence of puerperal infection can originate from injury in the birth canal which is a good medium for growing bacteria . Propolis as a natural treatment contains an active substance that serves as a remedy for various diseases . Propolis is a natural antibiotic , antiviral and antifungal natural with no side effects , but it also Propolis as Anti-inflammatory ( infection and injury ) . This study aimed to analyze the effect of the use of propolis in perineal wound healing . This study used an experimental method . Experimental method used is the approach Quasy Experimental Design Control Time Series Design . The samples in this study were mothers with postpartum perineal wound . The number of respondents is given perlakuaan with propolis administration of 20 respondents and 20 respondents as a controlgroup .techniques of statistical analysis with Mann-Whitney test . The results showed that perineal wounds in the control group until day seven 45 % with good results , 55 % with moderate results and no one showed poor results . Perineal wound in the treatment group until day seven 60 % with good results , 40 % with moderate results and no one showed poor results . Based on the test results of Mann - Whitney U statistic with SPSS 130,000 results obtained with Asymp.Sig .( 2 - tailed ) 0.024 < 0.05, which means there is the influence of the use of propolison wound healing of the perineum in women post partum . The conclusion of this study is the use of propolis no effect on wound healing of the perineum in women post partum . The results of this study are expected to be useful to health professionals in providing care to mothers with postpartum perineal wound healing with the use of propolis for perineal wound so that the wound of the perineum in women experiencing postpartum healing process normally without any infection . Keywords : propolis, perineal injury, postpartum
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN KEMAMPUAN TEKNIKAL PERAWAT DALAM PELAKSANAAN ORAL HYGIENE PADA PENDERITA STROKE Ghofar, Abdul; Subeqi, Mokhamad Imam
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.442 KB)

Abstract

ABSTRAK
KEEFEKTIFAN KONSELING KELUARGA TERHADAP PEMBERANTASAN DEMAM BERDARAH DENGUE -, Nasrudin; Mukarromah, Indah
Eduhealth Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Edu Health
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.918 KB)

Abstract

AbstractDengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a serious public health concern in Indonesia. Almost throughout the country have been affected by this disease. Sragen district is one of the areas in Central Java that had DHF incidence of 3.24/ 10,000 people and case fatality rate of 1.45% in 2006. Various control measures have been implemented such as group education, breeding place elimination, abatisation, and focus fogging. The results, however, have not been satisfactory. Counseling is one of family approaches that aims to enhance community understanding and to find the best soution to problems. This study was a Randomized Controlled Trial, conducted in Jogoroto subdistrict, Sragen. The study subjects included 60 families that were selected by purposive sampling whose houses were identified to have Aedes aegypti larvae. The inclusion criteria were families who resided in the houses for at least a year, and were identified to have larvae in the house and the yard. The exclusion criteria were families who planned to move or elderly who lived alone during the study period. The data was analyzed by use of t and Chi Square testsThe study results showed that the family counseling significantly increased knowledge (t=3.39; p=0.001), attitude (t= 7.22; p=0.000),  and practice (t=2.91; p=0.005). Family counseling also reduced the presence of Aedes aegypti larvae (X2=20.81;  p=0,000). The study concludes that family counseling is effective in improving knowledge, attitude, and practice of the community in DHF control. It is recommended that the District Health Office adopt family approach such as counseling so as to bring about better behavior for the DHF control. Keywords: family counseling, dengue hemorrhagic fever control 
HUBUNGAN DENGAN KEMAMPUAN AFEKTIF FUNGSI KELUARGA DIRI IDENTITAS PEMBENTUKAN REMAJA DI ASRAMA MUZAMZAMAH-CHOSYI'AH BOARDING ISLAM -, Nasrudin
Eduhealth Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.689 KB)

Abstract

ABSTRAKRemaja sangat membutuhkan dukungan dari keluarga. Fungsi keluarga yang mencakup penajaman, dan kasih sayang asuh pada remaja tidak begitu lari pada remaja. Mereka sulit untuk membangun hubungan yang erat dengan orang tua karena mereka jarang bertemu, jadi banyak hal yang tidak diketahui oleh keluarga dari orang / identitas remaja, remaja sehingga merasa dikucilkan. Dan jika mereka memiliki masalah, mereka lebih suka melakukan pendapat / saran dari seorang teman daripada orangtua. Metode yang digunakan cross sectional. Populasi mencakup semua tingkat remaja SMA (16-18 tahun) di Asrama Muzamzamah-Chosyi'ah. Menggunakan teknik sampling random sampling sederhana menghasilkan 101 sampel remaja di Asrama Muzamzamah-Chosyi'ah. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji chi square dengan nilai
GAMBARAN HEMORAGIC POST PARTUM PADA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI RUANG PONEK RSUD KABUPATEN JOMBANG Hikmah, Nurul; Yani, Dian Puspita
Eduhealth Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.485 KB)

Abstract

Perdarahan postpartum adalah perdarahan lebih dari 500cc yang terjadi setelah bayi lahir pervaginam atau lebih dari 500-600 ml setelah prsalinan abdominal, jumlah perdarahan disebutkan sebagai perdarahan yang lebih dari normal. Akan tetapi kehilangan darah sekalipun dengan jumlah yang lebih kecil dapat menimbulkan akibat yang berbahaya pada wanita yang anemis. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran hemoragic postpartum pada ibu bersalin dengan kejadian anemia di Ruang Ponek RSUD Kabupaten Jombang tahun 2014.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 sampai 15 maret 2014 di ruang ponek RSUD kabupaten Jombang, data ini menggunakan data sekunder yang diambil pada bulan januari-februari terdapat populasi sebanyak 352 ibu bersalin jumlah sampel sebayak 42 ibu bersalin, Pada penelitian ini menggunakan Simple Random Samplingdimana penelitian ini terdapat satu variabel yaitu gambaran hemoragic postpartum dengan kejadian anemia. Analisa yang di gunakan adalah Univariat, yaitu menganalisis tiap-tiap variebel penelitian yang ada secara deskriptifHasil penelitian didapatkan ibu bersalin yang mengalami hemoragic postpartum sebanyak 23 responden (55%) dan yang mengalami hemoragic postpartum dengan anemia sebanyak 21 responden (50%),yg tdk anemia sebanyak 2 responden (9,5)Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami HPP sebagian besar 23 responden dan yang mengalami HPP dengan anemia sebagian besar 21 responden disebabkan krena sebagian besar responden adalah multipara dan dari hasil penelitian ada hubungan antara HPP pada ibu bersalin dengan kejadian anemia di RSUD Kabupaten Jombang.Kata Kunci : Perdarahan Postpartum, Persalinan, Kejadian AnemiaABSTRACTPostpartum hemorrhage is bleeding more than 500cc happens after the baby is born vaginally or more than 500-600 ml after abdominal prsalinan, the amount of bleeding is mentioned as bleeding more than normal. However, blood loss even with smaller amounts can cause harmful effects in women are anemic. The purpose of research to describe the maternal postpartum hemoragic with anemia in Room Ponek Jombang General Hospital in 2014.This research was conducted on 12 to 15 March 2014 in the room ponek Jombang district, this data using secondary data taken in January-February there is a population of 352 maternal sample number sebayak 42 maternal, In this study, using Simple Random Samplingdimana research These are the variables that postpartum hemoragic picture with anemia. The analysis used is Univariate, which analyzes each variebel existing research descriptivelyThe result showed mothers who suffered postpartum hemoragic as many as 23 respondents (55%) and who experienced postpartum anemia hemoragic many as 21 respondents (50%), anemia paddling as much as 2 respondents (9.5)The conclusion from this study is mothers who have HPP majority of 23 respondents and those with HPP with anemia majority of 21 respondents caused krena most respondents are multiparous and the results of research there is a relationship between the HPP at birth mothers with anemia in hospitals Jombang.Keywords: Postpartum Hemorrhage, Childbirth, Genesis Anemia
PENGARUH PEMBERIAN ASUHAN SAYANG IBU BERSALIN TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA II PRIMIPARA Yani, Dian Puspita; Wulandari, Dewi Triloka
Eduhealth Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.145 KB)

Abstract

ABSTRAK Asuhan sayang ibu sebagai salah satu aspek dari 5 benang merah sangat membantu ibu agar merasa aman dan nyaman selama proses persalinan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PENDERITA KUSTA DI PUSKESMAS JOGOLOYO KECAMATAN SUMOBITO KABUPATEN JOMBANG. -, Nasrudin
Eduhealth Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Eduhealth
Publisher : Eduhealth

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.066 KB)

Abstract

ABSTRAKLepra disebabkan oleh mycobacterium leprae yang pertama kali menyerang saraf tepi dan selanjutnya menyerang kulit serta organ tubuh lainnya. Bakteri ini akan menyerang seseorang apabila imunnya lemah dan kontak langsung secara terus menerus. Orang yang terkena penyakit lepra memerlukan dukungan dari keluarga dimana keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam pencapaian harga diri yang tinggi pada penderita penyakit kronis seperti lepra. Penelitian ini menggunakan semua populasi penderita lepra di Puskesmas Jogoloyo dengan sampel 35 responden dan rancangan penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan dikaji hubungan dukungan keluarga dengan harga diri penderita lepra. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Jogoloyo dengan menggunakan kuesioner kemudian data dianalisa menggunakan rumus spearman rho dengan kemaknaan

Page 6 of 22 | Total Record : 220