cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
ANALISA PEMAKAIAN VACUUM TUBE PADA INTAKE MANIFAOLD TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKR DAN EMISI GAS BUANG Ade Heru Munazar; Zulfah .; A. Farid
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.517 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.82

Abstract

Semakin hari  semakin banyak jumlah kendaraan bermotor yang secara tidak langsung konsumsi bahan bakar minyak yang di gunakan. Hal tersebut juga menimbulkan pengaruh negatif diantaranya pengaruh pada faktor ekonomi berupa bahan bakar minyak yang jumlahnya semakin lama  semakin menipis  serta  faktor lingkungan hidup yaitu polusi udara yang ditimbulkan oleh pembakaran bahan bakar minyak  yang berupa gas berbahaya seperti CO₂, HC,dan CO,  Untuk itu dilakukan penelitian dengan memberikan perlakuan berupa variasi pemakaian vacuum tube. Vacuum Tube  adalah suatu system yang berbentuk tabung yang diletakan pada  intake manifold diantara karburator dan sililder, yang berfungsi sebagai penampung campuran bahan bakar dan udara sisa hasil pembakaran yang terjebak di saluran  intake manifold  saat katup masuk tertutup, sehingga dapat dialirkan kembali menuju silinder.Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh pemakaian  vacuum tube  terhadap konsumsi bahan bakar dan kandungan CO, HC, CO₂  dan O₂  dalam emisi gas buang yang dihasilkan pada sepeda motor. Dalam hal ini menggunakan variasi selang berdiameter 4mm, 5mm dan 6mm dalam putaran mesin 3000 , 3500 , 4000 ,4500 dan 5000 RPM.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsumsi bahan bakar saat menggunakan  vacuum tube  lebih irit, dan variasi penggunaan  vacuum tube  dengan selang 4mm yang paling irit, pada 5000 RPM menunjukan konsumsi bahan bakar dengan selang 4mm adalah 14,434 cc/menit lebih rendah dari keadaan standar yaitu 20,999 cc/menit juga pada selang 5mm dan 6mm yang konsumsi bahan bakarnya 17,568 cc/menit dan 19,952 cc/menit dan juga indikator penggunaan vacuum tube lebih baik adalah mempunyai kandungan emisi gas buang lebih rendah khususnya gas CO, CO₂  dan HC dibandingkan dengan pada keadaan standar. Kata kunci : Vacuum Tube, Konsumsi Bahan bakar , Emisi gas buang
ANALISIS PENGGUNAAN PISTON KHARISMA PADA MOTOR SUPRA FIT TERHADAP PENINGKATKAN KINERJA COMPRESSION CYLINDER / CC M. Syeh Abdul Aziz; Mustaqim .; Siswiyanti .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.691 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.84

Abstract

Modifikasi bidang otomotif yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan  unjuk kerja yang lebih baik dari sebuah sistem kerja otomotif   sehingga pada penelitian ini, peneliti menganalisa kenaikan kompresi  silinder pada sepeda motor  Supra Fit setelah diganti piston Kharisma yang berdiameter Ø 52,3mm, dengan cara menghitung  besar diameter dalam blok silinder setelah dimodifikasi / korter dan langkah piston dari titik mati  bawah ke titik mati atas.  Tujuan dari diadakannya penelitian ini untuk membandingkan performa sepeda motor  standar dengan sepeda motor hasil modifikasi sendiri dan untuk mengetahui pengaruh pengunaan piston Kharisma diameter Ø 52,3 mm terhadap volume langkah / kompresi  silinder.Metode  penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental  yaitu variabel yang bersaing dengan variabel independen yang sengaja  dirancang,  dalam hal ini variabel independen dihipotesiskan mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen, namun bagai mana peneliti yakin bahwa berubahan itu berubah dari ap a yang diteliti dan bukan karena sebab lainnya yang tidak ia identifikasikan atau tetapkan sebagai variabel independen. Dari hasil penelitian tersebut,untuk perhitungan Volume langkah / cc sepeda motor supra fit sebelum di modifikasi adalah 97,1 Cm3/ cc  dibulatkan menjadi 100 Cm3/ cc, dan setelah dirubah piston kharisma berdiameter Ø 52,3  mm menjadi 106,8 Cm3/ cc yang dibulatkan menjadi 110 Cm3/ cc, kemudian untuk perbandingan kompresi sebelum di modifikasi adalah 8,71634 : 1, dan setelah dirubah piston kharisma menjadi 8,71837 : 1. Kata kunci  : Kompresi Silinder (cc), Piston, Blok Silinder, Diameter, Langkah, Titik Mati Atas, Titik mati Bawah.
ANGKA EMISI KEBISINGAN PADA KNALPOT BERMATERIAL BESI, KUNINGAN DAN ALUMINIUM PADA SEPEDA MOTOR JENIS HONDA REVO TAHUN 2008 Didi Kusaeri; Lagiyono .; Rusnoto .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.629 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.85

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui  angka kebisingan  pada  knalpot  bermaterialbesi,  kuningan dan  alumunium  dalam jenis  sepeda motor Honda  Revo  tahun  2008.Pengumpulan data  dilakukan pada  kecepatan  putaran mesin  dari  1000 rpm, 1200  rpm,  3000rpm  dan 5000  Metode  rpm.The  dalam penelitian ini adalah  eksperiment,  bahan yang digunakan  untuk pembuangan  material  adalah besi,  kuningan,  dan aluminium.  Pengujiantingkat kebisingan  dengan menggunakan  alat  ukur  kebisingan  (Sound Level Meter),  dengan cara yang  lebih dekat  ke ujung  knalpot,  dengan jarak  10 cm.  Diketahui pada  kecepatan mesinstasioner  (1000  rpm)  penggunaan bahan  aluminium dalam  knalpot  dapat  mengurangi  angkakebisingan dan  0,43  dB pada rpm  rendah  (1200  rpm) untuk mengurangi  kebisingan  mencapai1,05 dB. Namun, penggunaan bahan aluminium akan lebih tinggi bila tingkat kebisingan pada kecepatan  putaran mesin  adalah  (3000  rpm)  yang  4,29  dB  dan  putaran mesin  tinggi  (5000 rpm)  mencapai  6,05  untuk buang  bermaterial  besi  yang digunakan dalam  knalpot  standar pabrikan  itu.  Kemudian  pada penggunaan  bahan  kuningan  akan mendapatkan  tingkatkebisingan angka lebih tinggi daripada penggunaan bahan besi, yang berkisar 0,52-2,68 dB.Kata kunci: Kebisingan, Exhaust, kecepatan mesin.
ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR AGING TERHADAP NILAI KEKERASAN PADUAN ALUMNIUM AA 356 HASIL PROSES CASTING Drajat Samyono
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.731 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.86

Abstract

Penggunaan  aluminium  AA  356  sebagai komponen  otomotif  semakin berkembangdengan keinginan  memperluas  untuk  menurunkan berat badan  dari  komponen yang digunakan. Namun,  produk sebagai-cor  dari  paduan aluminium  AA  356  masih memiliki  sifat mekanik  yang rendah,  sehingga perlu  proses  lain  untuk  meningkatkan nilai  kekerasan,  salah satu proses  adalah melalui  proses  perlakuan panas.Proses perlakuan panas  untuk  bahan  adalah  proses  T6  (artificial ageing)  termasuk: pengobatan  larutan pada  temperatur  525  °  C  selama 8  jam,  quenching  di air, dan kemudian  proses penuaan  selama 6  jam.  The  temperatur  penuaan  diterapkan  berbagai dari140  °  C,  160  °  C,  180  °  C  sampai 200  °  C.  Hasilnya  telah  menunjukkan bahwa  proses  penuaanpada 180  °  C  mewakili  temperatur  yang paling  optimal untuk  memperoleh  nilai  kekerasanterbaik, dari 59,25 HB ke 106,42 atau 79,61% HB meningkat.Kata Kunci : Aluminium AA 356, Nilai Kekerasan Terbaik
STUDI POTENSI DAN PERENCANAAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DI SUNGAI GUCI KABUPATEN TEGAL Ahmad Farid; Mustaqim .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.336 KB) | DOI: 10.24905/eng.v3i2.87

Abstract

Kawasan Guci Kabupaten Tegal mempunyai topografi bergunung dan banyak mempunyai sungai berpotensi sumber energi yang besar untuk pembangkit listrik.Namun dalam pemenuhan kebutuhan listrik di daerah sekitar, hanya mengandalkan energi listrik dari PLN, sulitnya medan/lapangan tidak semua daerah sekitar dapat dijangkau instalasi listrik tersebut. Melihat potensi sumber energi yang ada untuk PLTMH maka perlu dilakukan suatu kajian tentang seberapa besar potensi aliran air sungai yang dapat dimanfaatkan untuk energi listrik dan perencanaan sistem mikrohidro tersebut agar daya listrik  yang dihasilkan dapat maksimal.Metode yang digunakan adalah dengan melakukan  observasi langsung dengan melakukan pengamatan datadan survei dilapangan, metode pengumpulan data dengan mengadakan secara langsung tanya jawab kepada orang-orang yang berada disekitar lokasi, meliputi pemilik lokasi, warga, dinas terkait serta orang yang ahli dalam bidang  mikrohidro, kemudian dokumentasi  yaitu mengumpulkan data-data penelitian meliputi foto-foto kegiatan, data pengukuran debit, head, topografi dan data-data lain yang dilakukan selama dalam penelitian.serta studi  pustaka.Hasil pengukuran, pengujian dan analisa diperoleh  data aliran sungai Guci yaitu dengan debit 1,005m3/s, ketersediaan air yang selalu ada dengan curah hujan rata-rata 660mm/bulan dan memiliki potensi head 9,6m.Hasil perencanaan sistem PLTMH Guci meliputi konstruksi sipil,  diantaranya: perencanaan bendungan dengan tipe bronjong, saluran tipe U dan penstock dengan pipa PVC Ø0,22m. Pada perencanaan mekanikal elektrikal dengan tipe turbin arus silang  Ørunner 0,3m dan jumlah sudu 18 buah jari-jari runner 0,15m. Daya yang dapat diperoleh adalah 56,7 kW.Kata kunci :potensi PLTMH, penstock, runner
KAJIAN EMPIRIK DAN NON EMPIRIK EMISI GAS BUANG DI JALAN RAYA BERDASARKAN STANDAR KUALITAS UDARA Galuh Renggani Wilis
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 3 No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v3i2.88

Abstract

Perkembangan penduduk, peningkatan pendapatan dan daya tarik kota menyebabkan aktifitas dan volume lalu lintas bertambah yang berakibat meningkatnya polusi udata. Jalan Ahmad Yani Pabelan merupakan jalan penghubung kota Surakarta dan Kartasura dimana sepanjang jalan tersebut terdapat rumah sakit, sekolah, perkantoran dan perdagangan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui emisi gas buang di lokasi penelitian kemudian dibandingkan dengan standar kualitas udara, serta member solusi apabila hasil penelitian  melebihi standar kualitas udara yang diijinkan.Data yang dicari adalah volume lalu lintas, waktu tempuh kendaraan dan emisi gas buang. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode empirik dan metode pengukuran alat.  Hasil penelitian  menunjukkan angka yang dihasilkan melebihi standar kualitas udara yang diijinkan.Usaha penanganan dapat ditempatkan pengalihan route kendaraan berat ke jalur lainKata Kunci : emisi gas buang, kualitas udara
PENGARUH PEMANASAN ELEKTRODA LAS PADA SUHU 80-120ºC TERHADAP SIFAT MEKANIK Zulfah .; Agus Wibowo; Cusanto Aji Aji
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 2 No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.46 KB) | DOI: 10.24905/eng.v2i1.89

Abstract

This Research purpose to know :  (1) Nature of mechanic to influence of warm-up of electrode las (2) Require to do of further research by adding the further variation that is examination Penetran and Radiografi (3) Menetahui hardness of result pengelasan after electrode in heating with selected heat.Pursuant to hypothesis test that writer only using the steel type to in ujikan that is type become militant ST 41 by using electrode las type RD 260 with diameter of 4,0 x 350 mm. Examination result show the existence of the influence signifikan [among/between] electrodes which have through warm-up process and the electrode tampa through warm-up, specially for interesting examination, impack or beat, and examination of hardness where in each;every examination of writer do 3 spesiment in each;every his examination.Way obtain;get the data by using temperature grader [at] industrial kitchen [of] electrics ( Heater Elektroda Las) that is to know the hardness storey;level found on electrode membrane las specially type RD 260 with electrode diameter of 4,0-350mm.Influence of warm-up of electrode las [at] temperature of 80-120°C to nature of mechanic done [by] during 15-30 minute in kitchen induce the electrics [so that/ to be] obtaining the maximal result. used machine for interesting examination  is machine test the type Shimadzu UH 1000 kNI, for examination beat [is] to the type test : Hang Ta, HT-8941, is while examination of hardness of writer use the machine test the type : A ffri 206 RT.Keywords: Nature of mechanic to of warm up of elektroda
PENGARUH UDARA MASUK TERHADAP SUHU AIR CONDITIONER (AC) KAPASITAS 1 PK PADA RUANG INSTALASI UJI Lagiyono .; Saufik Luthfianto; Dani Riyadi
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 2 No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.841 KB) | DOI: 10.24905/eng.v2i1.90

Abstract

Engine coolant is a tool used something, like room, food, medicine, and others. The aim the research conducted in this thesis is to determine whether there is influence of temperature contitionedair intake capacity of 1 PK and how much effect. This study used test installation of air conditioner brand CHANGHONG 1PK capacity by varyinng the inlet air using an electric blower with 4 calculation, ie 1 minute, 2 minute, 3 minute and 4 minute of data taken by measuring devices include: thermocouples, termolaser, preasure gauge, stop watch, an electric blower and pliers amperes, instead madde room cabin which has a length of 150 cm, width 100 cm tall with a normal temperature of 16ºC to achieve steady. After steady (moving and temperature gauge on the space and equipment) are data taken at each use of the fan. The research data obtained were analyzed dy using the characteristic table refrigerant R-22 to get the price preasure and enthalpy on each fan. Enthalpy is used to find the value of cooling rate on the characteristics of each of the incoming air every minute. Test conducted to get the results for 1 minute  mref =  -0,4997 kg/s, Qe =-0,3994 kW, Qc =3,3310 kW, RE =  -6,666 kJ/kg,  COP = 3,9844.  Whitin 2  minutemref =  -2,2558 kg/s Qe =3,2449kW, Qc = 2,4373kW, RE =  -9,339 kJ/kg, COP = 1,3997. Whiten 3 minute mref = 2,2717 kg/s Qe =2,1351kW, Qc = 1,7051kW, RE =  -6,666 kJ/kg, COP = 4,3398.  As for time of 4 minute  mref =  -0,4997 kg/s Qe =4,16699kW, Qc = 3,3310kW, RE = -6,666 kJ/kg, COP = 3,9844. From the results of research conducted for Changhong air conditioner with a capacity of 1 PK temperture chenges every time.Keyword  :  Refrigeran 22, Capacity Evaporator, Condenser Capacity, Refrigeration Effect, Air Conditioner.
ANALISIS TEMPERING DENGAN QUENCHING MEDIA OLI MESRAN SAE 40 TERHADAP SIFAT MEKANIK POROS S 45 C Suwandono .; Ahmad Farid; Heriy Kuswanto
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 2 No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.945 KB) | DOI: 10.24905/eng.v2i1.91

Abstract

This research intends to know the influence of temper and quenching cooling media of oli mesran SAE40 towards the characteristic of machine of stell S45C. The proses of temper is conducted in 300C with the holding time 60 minute while the process of quenching is conducted in 870C with the holding time 30 minute.The method used in this research is descriptive. The  raw material for the specimen is stell S45C, imported by PT.TIRA AUSTENITE. The specimen of pull test use standard JIS Z 2204 and hardness use standard JIS Z2245. The chemical composition testing shows that steel S45C enter in the medium carbon steel with  the content carbon 0,44%. The result of tensile strength of steel S45C after heating by temper-quenching by using the two different medias of temper, those are free air which result of the tensile strength is 1096,86 N/mm2, it is higher than oil which result is 783,38 N/mm2. However, the average elongation of free air is 3,62% with the average contraction 32,36%. It is smaller than the average elongation of oil that is 7,18% with the average contaction 48,96%. The average result of strength testing temper  media of free air is 185,33 HB. It is bigger than the average result of temper test by using oil that is 173 HB. From the result of the steel testing, the temper-quenching by using oil as the media is suggested to be used if we want to produce the steel  with a high level of the though, so that the steel is easier to be formed.Key words: quenching, tempering, tensile strength of shaf S45C.
ANALISA VARIASI BEBAN PENDINGIN UDARA KAPASITAS 1 PK PADA RUANG INSTALASI UJI DENGAN PEMBEBANAN LAMPU Mustaqim .; Rusnoto .; Slamet Subedjo
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 2 No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.281 KB) | DOI: 10.24905/eng.v2i1.92

Abstract

Faculty Of Technique, University Pancasakti Non irigated dry field. This Research aim to to  know air cooler burden variation influence to prstasi work cooler machine ( AC) 1PK. This research its nucleus;core do with its it lamp burden test installation space will have an effect on to achievement coefficient This research use installation space test and appliance test that is column cooler machine ( AC) 1 PK which consist of  compresor, ekspansi kondensor,katup, and evaporator by using R 22. To make burden variation , in test space attached lamp which its burden variation of 100 watt, 200 watt, 600 watt. From done/conducted by research is menunjukan that is ever greater of given burden, hence done/conducted by job/activity is ever greater kompresor. With the level of done/conducted by job/activity is kompresor , yielded achievement coefficient progressively mount. burden 100 watt, 400 watt, 600 watt alternately yielded COP 16,51438, 17,83301, and 21, 2554, while required time in course of refrigeration column until temperature 18 progressively increase. Keyword: Machine Cooler, Burden Lamp, R-22, Kompresor, COP