cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
ANALISA WAKTU SIMPAN AIR PADA TABUNG WATER HEATER TERHADAP KINERJA AC SPLIT 1 PK Rosadi, Imron; Wibowo, Agus; Farid, Ahmad
ENGINEERING Vol 8, No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.813 KB)

Abstract

AC Split merupakan salah satu jenis mesin pendingin yang menyerap panas dari dalam ruangan dan memindahkan panas tersebut keluar ruangan sehingga ruangan menjadi dingin. Oleh karena itu agar panas tersebut tidak terbuang percuma maka penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem AC dengan dua kegunaan yaitu sebagai pendingin ruangan dan juga sebagai pemanas air yang berguna untuk mandi air hangat. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang menggunakan suatu alat uji sistem AC dengan penambahan  tabung water heater dengan  metode pengumpulan data yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan air panas dalam tabung water heater selama AC Split 1 PK dijalankan untuk mendinginkan ruangan terhadap kinerja AC, kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air dan daya aktual kompresor. Pengujian mesin dilakukan selama 90 menit dengan mencatat data setiap 6 menit untuk data perhitungan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa COP pada AC Split 1 PK pada menit 6 ke- 1 masih tinggi dengan nilai 22,1134 sampai pada menit 6 ke- 5 dengan nilai 8,64255 COP terjadi penurunan dan COP mengalami stabil pada menit 6 ke- 6 sampai menit 6 ke- 15. Dan pada kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air pada menit 6 ke- 1 masih rendah dengan nilai 452,8333 joule/s sedangkan nilai tertinggi kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan air pada menit 6 ke- 15 dengan nilai 9683.667 Joule/s. Kemudian pada daya aktual kompresor pada menit 6 ke- 1 masih rendah karena air dalam tabung water heater masih dingin sedangkan pada menit 6 ke- 2 sampai menit 6 ke- 15 semakin meningkat karena air dalam water heater sudah mulai panas. Kata Kunci : AC , Water Heater, COP dan Daya actual
VARIASI KONSTANTA BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN PADA MOTOR GOKART MATIC Saputra, Andi; ., Zulfah; ., Rusnoto
ENGINEERING Vol 5, No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.886 KB)

Abstract

Indonesia banyak mekanik bengkel yang melakukan modifikasi pada sistem CVT, salah satunya adalah merubah massa dari roller penggerak, akan tetapi belum ada data pasti yang menunjukkan pengaruh perubahan massa roller tersebut terhadap performa dari mesin motor gokart matic itu sendiri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil daya dan torsi pada motor gokart matic dengan variasi konstanta berat roller sentrifugal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen deskriptif, yaitu pada motor gokart matic dengan konstanta berat roller sentrifugal. Dengan mengetahui variasi berat roller 6, 8, 10, 12, 14 gram dengan bahan uji gokart dan roller sedangkan alat yang digunakan alat ukur dynamometer,kunci sok, kunci leter T, kunci puli. Dalam hal ini pengujian dilakukan sebanyak 3 kali percobaan kemudian diambil max power (daya) dan max torsi pada masing-masing pengujian.Hasil penelitian menunjukan variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap daya mesin pada motor gokart matic.Untuk menghasilkan kecepatan yang tinggi kita membutuhkan tenaga maksimum yang besar.Variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap torsi mesin pada motor gokart matic yang menunjukan berat roller 6 gr bisa menghasilkan torsi 15,2 Nm. Untuk medan yang berat dibutuhkan torsi yang besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi. Kata kunci : Roller , Sentrifugal , Torsi
OPTIMALISASI PRODUKSI HIDROGEN PADA HYDROGEN REFORMER DENGAN PROSES PEMECAHAN MINYAK JARAK (JATROPHA OIL) Wibowo, Agus; Santosa, Irfan
ENGINEERING Vol 7, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.805 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu secara jangka panjang mengeksplorasi kemungkinan penyediaan dan pengunaan biofuel dengan target khusus pada minyak jarak (jatropha oil) yang sangat mudah tumbuh di Indonesia.dan pada penelitian terdahulu telah di peroleh hasil bahwa minyak jarak yang dicampur air dapat menghasilkan hydrogen.sehingga pada penelitian ini lebih menekankan pada peningkatan hasil hidrogennya dengan meenggunakan hydrogen reformer. Penelitian dilakukan untuk mencari variasi perbandingan yang menghasikan kapasitas produksi gas paling optimal dengan gas hidrogen yang banyak , enengi yang diperlukan untuk reaksi serta mencari perbandingan yang optimal campuran minyak jarak dan air pada kualitas hasil reaksi yang menghasilkan hidrogen paling optimal. Eksperimen menggunakan variasi perbandingan 1:1, 1:1,5, 1:2 dan 1:3 antara minyak jarak dengan air yang dipanaskan pada suhu rata-rata 700oC pada pemanas 1 dan suhu rata-rata 700oC pada pemanas 2 serta pada katalis dengan suhu rata-rata 300oC. Hasil yang diperoleh yaitu variasi perbandingan 1:1 merupakan campuran yang menghasikan kapasitas produksi gas paling besar yaitu menghasilkan 0,0967 mL/dt dan energi yang diperlukan sebesar 0,0646 KJ tiap detik. Namun untuk kualitas pembakaran hasil gas atau produksi hidrogen terbaik di peroleh pada campuran minyak jarak dan air dengann perbandingan 1:1,5 yang ditunjukan dengan jumlah api hidrogen paling besar. Kata Kunci: Minyak jarak, Hidrogen reformer, Laju reaksi
PENGARUH VOLUME TABUNG UDARA TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Efendi, Hidir; Tambunan, Bisrul Hapis
ENGINEERING Vol 8, No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.327 KB)

Abstract

Performasi dari pompa hidram sangat dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain debit air, ketinggian sumber air, ketinggian tangki penampung, dimensi dan berat katup, dimnsi dan volume tabung udara serta pengaruh friksi yang tinggi dan kehilangan tekanan tambahan pada pipa suplai dan katup. Penurunan efisiensi juga dipengaruhi oleh kehilangan energi kinetik dengan adanya air yang meninggalkan katup buang. Untuk itulah perlu didapatkan nilai yang paling optimum dari beberapa parameter di atas, sehingga diharapkan diperoleh efisiensi yang paling tinggi. Penurunan efisiensi juga dipengaruhi oleh kehilangan energi kinetik dengan adanya air yang meninggalkan katup buang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume tabung udara terhadap efisiensi pompa hidra dilakukan dengan menggunakan dua buah tabung udara yang panjangnya 400 dan 600 mm dengan diameter 60 mm, sehingga dihasilkan volume 1,13 dan 1,70 liter. Berat katup buang dan hantar masing-masing 760 dan 39 gram. Head suplai diposisikan pada ketinggian 1 m, sedangkan head hantar pada ketinggian 3 m. Hasil pengujian menunjukkan memperbesar volume tabung udara dapat meningkatkan efisiensi.     Kata kunci: Pompa hidram, efisiensi, energi kinetik, tabung udara.
ANALISA EMISI GAS BUANG KENDARAAN BERMOTOR 4 TAK BERBAHAN BAKAR CAMPURAN PREMIUM DENGAN VARIASI PENAMBAHAN ZAT ADITIF ., Siswantoro; ., Lagiyono; ., Siswiyanti
ENGINEERING Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.31 KB)

Abstract

Penggunaan kendaraan  bermotor semakin bertambah dengan pesat, begitu pula emisi gas buang yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar  emisi gas buang dari kendaraan bermotor. Salah satu inovasi yang dapat diambil adalah penambahan zat aditif dengan premium.  Untuk melihat pengaruh campuran premium dengan variasi penambahan zat aditif terhadap emisi gas buang yang dihasilkan dilakukan pengujian empat jenis bahan bakar yaitu premium tanpa zat aditif, campuran premium dengan zat aditif 5 ml, 7 ml dan 9  ml. pengujian dilakukan pada motor Yamaha Vega. Hasil pengujian menunjukan bahwa penambahan zat aditif menurunkan kadar emisi gas buang  CO sebesar  1.402 %, kadar HC sebesar 32.8  ppm, dan mengalami peningkatan kadar CO2  sebesar 0.333  %,  kadar O2  sebesar 1.407  %  dari kadar rata  ?  rata emisi gas buang yang menggunakan premium tanpa zat aditif, menggunakan campuran premium dengan zat aditif 5 ml,7 ml dan 9 ml.  Disini diperoleh penurunan dan peningkatan kadar emisi gas buang yang paling baik pada penggunaan campuran premium dengan zat aditif 9 ml untuk penurunan kadar CO, HC dan peningkatan kadar O2, serta peningkatan kadar CO2 pada penggunaan campuran premium dengan zat aditif 7 ml.Kata kunci : Emisi gas buang, premium, zat adit
ANALISIS KINERJA ALAT SUPERHEATER PADA INSTALASI PEMBANGKIT TENAGA UAP Sugiarto, Tris; Soekardi, Chandrasa
ENGINEERING Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1135.204 KB)

Abstract

This paper presents the performance characteristic of a superheater of boiler power plant evaluated by measuring the working parameters such as pressure, temperature, steam flowrate, and gas temperatures flowing through the equipment as a function of time during 12 months of operation with the aim of providing data on the influence of fouling on superheater performance. These data were used to calculate the change of heat transfer rate with time as fouling deposition progressed. The results showed that after 12 months of operation the heat transfer rate declined by 28% below the initial condition. This condition is probably due to more severe fouling in the equipment. The gas flow rate must be reduced below its design value in order to maintain the design heat duty when the equipment is first placed in service. Thus the equipment will have to be taken out for cleaning at an undesirable time. To avoid these conditions it seems interesting to apply the rational design method providing available information of time dependence of fouling thermal resistance.Keywords : boiler, superheater, maintenance, cleaning interval, fouling, heat load, fouling thermal resistance
ANALISIS SCALING KETEL UAP PIPA API DI INDUSTRI TEKSTILCIREBON Yudisworo, W. Djoko
ENGINEERING Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.36 KB)

Abstract

Penelitian terhadap unjuk kerja  Ketel uap (Boiler steam)  Pipa Api di sebuah Industri Jaring berawal dari permasalahan timbulnya  cleaning interval  yang berlangsung setiap dua kali dalam setahun. Penelitian diawali dengan pencatatan data operasional instalasi ketel uap terpasang di Industri jaring selama enam bulan.Melalui analisa perhitungan didapatkan adanya penurunan panas yang diterima oleh fluida dingin sebesar 0,881 kW sampai pada 0,995 kW pada akhir pengujian 1704 jam. Selain itu deposit pertumbuhan kerak (fouling) yang terjadi pada 1176 jam dengan harga faktor pengotor 0.0000712 m2.K/W.  Penurunan kinerja pada ketel uap dapat berimplikasi pada proses produksi maupun pada peningkatan biaya produksi. Penurunan ketel uap biasanya ditandai dengan tingginya suhu cerobong dan penurunan  perpindahan panas yang akan diterima oleh fluida air di dalam pipa/  tube.  Indikasi lain adalah penurunan efektifitas ketel uap pipa api. Dengan mempelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap unjuk kerja ketel uap ini salah satunya dengan mengetahui interval cleanin g yang di sebabkan oleh faktor pengotor (Fouling). Dengan memperpanjang masa  interval cleaning  sehingga akan menghemat biaya produksi dan proses produksi akan berlangsung dengan baik.Kata kunci : Ketel Uap Pipa Api, Faktor
PENENTUAN JUMLAH SUHU YANG OPTIMAL KIPAS KONDENSOR TERHADAP LAJU PENDINGINAN PADA AC 1 PK ,, Mustaqim; Wibowo, Agus; ,, Yasin
ENGINEERING Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.254 KB)

Abstract

The purpose of this paper is to determine the best blade number on the l PK refrigeration .rate of "Changhong" air conditioner with various number of fan blades apptied.This paper examines the installation of "Changhong" indoor air conditioner with a 1 pK capacity by mixing fan blade number, which are 3, 4, and s blades, measured using the measuring tools, such as thermo-couple, tlrcrmo-laser, pressure gouge and ampere meter. Used as the substitution of a room, a cabin having 1,5 m3 uolumes is used to obtain the steady temperature. After it is siady (the moueients of mrasuring tools and temperature on the permanent room are minimal) the data are collected by each fan usageThe data collected in this papper is annlyzed using the refrigerator characteristics table R-22 to obiain ilu pressure and enthatply values on enclr fan. Entlntpy unrue is used to find out the refrigeration rate characteristics values of each fan.The conducted test to achieue the results of using ile condenser fan with 3 blades are mref = 0,069504 kg/s, Qe, = 13.80602 kW, Qk= 11,75043 Kw, RE = 198,635 kj/kg, COP = 16.51438. The result using the fan with 4 blades are mref = 0,073904 kg/s, Qe = 14.9084 kW, Qk = 12.4525 kW, RE = 201,77 kj/kg, COP = 17,83301. Whereas, for the 5_bladed fan, the results are mref = 0.072425 kg/s, Qe = 14.52415 Kw, Qk = 12.2033 kW, RE = 20,541 kJ/Kg, COP, = 17.37339.From the results of "Changhong" air conditioner with 1 PK capacity analysis, the best result is achieved by using the condenser fan with 4 blade.Keyword : fan blades, R-22, evaporator capacity, condensing Capacity refrigerator effect, COP
PENGARUH JARAK KERENGGANGAN ELEKTRODA BUSI TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR BENSIN MEREK TOYOTA 5 K KIJANG Wibowo, Agus; Hidayat, Tofik; Abadi, Moh. Yusuf
ENGINEERING Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1979.569 KB)

Abstract

One part of car producinginq moving power is called as an engine. The type of engine used in most cars is reciprocating piston and. 9 intenal combustion engine can. The internal combustion engine can be divided into (1) gasoline motor, which its mixing process between air and fuer takes place in the carburator and transfried into ttu cylinder. These mixed substsnces are pressed by the reciprocating piston and burned to produce power (2) Diesel motor which only the air is entered into the cyrinder, then, after the air is presed by the reciprocating piston, diesel fuel is injected in the cylinder using fuel injector systern that enables the combustion and the expansion for producing power.Reciprocating piston gasorine motor is one of the basic power plants, which is the widely used today for moving the this reciprocating piston gasoline molor change the het energy energy to mechanical energy which is gained by fuet combustion in that engine. one of the combustion proccsses in that engine is igniting process. This paper discuses about theinfluence of spark plug elektroda gap adjustment. The experimental result conducted on the Toyota Kijang 5K engine show ,that spark plug elektode gap influences spark resulted for igniting fuel and air mixture and the most ideal gap is 0.8 mm which resurlt in the best combustion process. Therefore it can be concluted that this gap resurlt. The most eficient fuel consumption.Keywords: gasoline motor, spark plug electrode , fuel consumption.
Analisis Pengaruh Time Buff Terhadap Tingkat Kekasaran dan Kekerasan Permukaan Pada Proses EDM MP-50 Material Stainless Steel SUS 304 Syaifullah, Ahmad; ., Siswiyanti; ., Rusnoto
ENGINEERING Vol 8, No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.391 KB)

Abstract

Electrical Discarge Machine (EDM) merupakan salah satu proses permesinan non konvensional yang berbasis komputer sebagai pengendali utamanya. Dimana EDM digunakan untuk membuat rongga yang memiliki kontur yang kompleks dan kepresisisan yang tinggi. Untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil produk sesuai dengan yang diharapkan maka pengetahuan time buff selama proses permesinan EDM haruslah baik. Suatu eksperimen yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh time buff terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan produk. Eksperimen akan dilakukan pada mesin EDM MP-50 dan benda kerja stainless steel sus 304 serta menggunakan elektroda berbahan tembaga. Lamanya time buff akan memberikan pengaruh pada kekerasan dan kekasaran hasil dari benda kerja, sehingga perlu adanya variasi percobaan waktu time buff meningkatkan hasil produksi. Dalam penelitian ini benda kerja yang digunakan sebanyak 3 buah yang mendapatkan perlakuan yang berbeda dalam proses pembuatannya yaitu dengan variasi lama penekanannya. Kemudian  dari  ke  3 benda  kerja  tersebut  akan  ditentukan  tingkat  kekerasan dan kekasaran   permukaannya. Angka kekasaran pada time buff 1 detik=8,88 µm, 2 detik=6,05 µm, 3 detik=3,46 µm. Sedangkan nilai kekerasan untuk time buff 1 detik= 150,33 kg/mm², 2 detik=160 kg/mm² dan 3 detik=164,17 kg/mm². Kata kunci: Time buff, Tingkat kekerasan, Kekasaran, Proses EDM