cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
OPTIMALISASI IGNITION TIMING PADA PENGGUNAAN E–100 DAN PISTON MODIFIKASI GM.1–54/50/13 Gunawan .; Agus Wibowo; M. Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 1 (2015): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.393 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i1.418

Abstract

Beberapa tahun yang akan datang dunia akan mengalami krisis bahan bakar minyak, dan salah satu alternatif bahan bakar yang dapat digunakan adalah alkohol fuel grade/etanol (Billah, 2009 : 24). Alkohol memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan bensin karena angka oktan Alkohol sebesar 108 dan dapat bekerja pada rasio kompresi yang lebih tinggi(Muku & Sukadana, 2009 : 26). Pada umumnya penggunaan bahan bakar alkohol masih membutuhkan campuran bensin. Pada penelitian kali ini digunakan bahan bakar alkohol tanpa campuran bensin, bahan bakar ini disebut E – 100 (100 % alkohol). Karena E–100(etanol/alkohol) memiliki nilai oktan yang lebih tinggi dari bensin, maka perbandingankompresi dan ignition timing mesin empat langkah harus disesuaikan (karena pada umumnya mesin sepeda motor empat langkah dirancang menggunakan bensin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan kompresi dan ignition timingterhadaptorsi, daya dan Spesific Fuel Consumption (Sfc) Honda Vario 110 cc pada saat menggunakan  E–100. Variabel bebas pada penelitian ini adalahignition timing, dan variabel terikatnya adalah torsi, daya dan Spesific Fuel Consumption (Sfc). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana terdapat perlakuan berupa : modifikasi padatonjolan sensor pengapian (Pick Up - Pulser/Triger) sehingga ignition timing dapatdivariasikan. Terdapat 8 (delapan) sampel ujicoba yaitu : sampel – 1 (bahan bakar Pertamax 92, kompresi 10 : 1 dan ignition timing 15 BTDC), sedangkan pada saat menggunakan E –100 perbandingan kompresi disetel 13 : 1 dantiming pengapian disetel 10 BTDC (sampel –2), 15 BTDC (sampel – 3), 20BTDC (sampel – 4), 25BTDC (sampel – 5), 30BTDC (sampel – 6), 35°BTDC (sampel – 7) dan 40°BTDC (sampel – 8). Perbandingan kompresi13 : 1 dicapai dengan modifikasi pada kepala piston sehingga volume kepala piston menjadi 3,5 cm³ (piston GM.1–54/50/13), dengan menggunakan piston ini tekanan silinder dapat mencapai 170 psi (11.95 kg/cm 2). Berdasarkan pengujian dan perhitungan, daya optimal diperoleh denganignition timing disetel 37,65BTDC, sedangkan Sfc optimal diperoleh denganignition timing disetel 25,5BTDC.Kata kunci : etanol, kompresi, piston, ignition timing, torsi, daya
ANALISA TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA DITINJAU DARI BAKU TINGKAT YANG DIIJINKAN Galuh Renggani Wilis
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 4 No 1 (2013): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v4i1.524

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menyebabkan bertambahnya tingkat kebisingan di jalan raya. Dampak dari kebisingan ini menimbulkan ketidaknyamanan baik oleh para pengguna jalan maupun masyarakat disekitarnya. Jalan dengan volume kendaraan berat maupun kendaraan ringan yang cukup banyak semakin beresiko menghasilkan suara bising.Penelitian ini mengambil lokasi di Jalan Ahmad yani Pabelan Surakarta. Variabel yang dicari adalah : volume lalu lintas, waktu tempuh kendaraan dan intensitas kebisingan. Data ini kemudian digunakan untuk mencari tingkat kebisingan secara empiric dan non empiric yang kemudian dibandingkan dengan baku Tingkat yang diijinkan sesuai keputusan menteri lingkungan hidup tahun 1996. Hasil penelitian ini menunnjukkan tingkat kebisingan di jalan tersebut sudah melebihi baku tingkat yang diijinkan. Salah satu usaha penanganan adalah dengan pengalihan route kendaraan berat.Kata Kunci : Kebisingan,Jalan Raya.
ANALISA TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA DITINJAU DARI BAKU TINGKAT YANG DIIJINKAN Galuh Renggani Wilis
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 4 No 1 (2013): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v4i1.525

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menyebabkan bertambahnya tingkat kebisingan di jalan raya. Dampak dari kebisingan ini menimbulkan ketidaknyamanan baik oleh para pengguna jalan maupun masyarakat disekitarnya. Jalan dengan volume kendaraan berat maupun kendaraan ringan yang cukup banyak semakin beresiko menghasilkan suara bising.Penelitian ini mengambil lokasi di Jalan Ahmad yani Pabelan Surakarta. Variabel yang dicari adalah : volume lalu lintas, waktu tempuh kendaraan dan intensitas kebisingan. Data ini kemudian digunakan untuk mencari tingkat kebisingan secara empiric dan non empiric yang kemudian dibandingkan dengan baku Tingkat yang diijinkan sesuai keputusan menteri lingkungan hidup tahun 1996. Hasil penelitian ini menunnjukkan tingkat kebisingan di jalan tersebut sudah melebihi baku tingkat yang diijinkan. Salah satu usaha penanganan adalah dengan pengalihan route kendaraan berat.Kata Kunci : Kebisingan,Jalan Raya.
Analisa Groundstrap Kabel Busi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Daya Mesin Motor Bensin 4 TAK Muhammad Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 7 No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2697.668 KB) | DOI: 10.24905/eng.v7i1.566

Abstract

Pada bagian sepeda motor terdapat pengapian agar kendaraan dapat hidup dan bisa digunakan untuk aktifitas. Pada pengapian yang stabil dan besar akan menghasilkan kinerja yang  maksimal. Sehingga  menghasilkan pembakaran yang  sempurna dan  bahan bakar bahan bakar pada kendaraan akan irit. Salah satu cara yang dapat dilakukan guna mengefisiensikan pemakaian  bahan  bakar  dalam  menghemat  pemakaian  minyak  bumi dengan mengusahakan proses pembakaran di dalam ruang bakar yaitu memperbesar pengapian dengan menambahkan suatu rangkaian ke sistem kelistrikan sepeda motor yang berupa lilitan kawat tembaga pada kabel busi atau bisa disebut “Groundstrap”.Metode  yang  dipakai  pada  penelitian  ini  adalah  metode  Eksperimen  (uji  coba langsung dengan cara membuat rangkaian Groundstrap untuk mengetahui dan menghitung daya mesin bensi sepeda motor menggunakan alat Dynotest dan konsumsi bahan bakar mesin bensin sepeda  motor  terhadap penambahan Groundstrap pada kabel busi. Pada penelitian ini terdapat 4 variabel diameter kawat groundstrap yaitu diameter 0.4 mm , diameter 0.6 mm , diameter 0.8 mm dan diameter 1.0 mm.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap 4 (empat) variabel Groundstrap, bahwa ada  pengaruh penggunaan rangkaian Groundstrap terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada mesin bensin sepeda motor. Diketahui bahwa pengaruh penggunaan rangkaian Groundstrap yang paling maksimal terhadap daya dan konsumsi bahan bakar mesin bensin sepeda motor adalah variabel Groundstrap dengan diameter kawat lilitan 1.0 mm dengan mengahasilkan daya maksimal 13.02 HP dan konsumsi bahan bakar (Spesifik Fuel Consumption) sebesar 0.0000199 Kg/Hp.s atau setara 0.000284 Liter/Hp.sKata kunci : Groundstrap, Koil, Daya.
Redesain Piston Modifikasi Gm.1-54/50/13 Pada Penggunaan Ethanol-100 Muhammad Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.558 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.567

Abstract

Salah satu cara memperbesar tenaga motor adalah dengan menambah Kompresi, biasanya hal ini kita dapatkan dengan main papas head, mengurangi jumlah gasket atau merubah bentuk head piston. Piston ini merupakan pengembangan (hasil modifikasi) dari piston standar Honda Vario 110 cc yang dimodifikasi pada bagian kepala piston. Hal ini dikarenakan penggunaan Ethanol sebagai bahan bakar maka perlu penyesuain piston untuk menunjang proses pembakaran yang lebih sempurna. Kepala piston memiliki bentuk yang lebih menonjol 5 mm bila dibandingkan dengan ukuran standar. Dengan proses pengelasan,  alumunium  ditambahkan pada kepala piston, sehingga bentuk kepala piston menjadi lebih menonjol. Kemudian dilakukan pembentukan ulang dengan proses pembubutan dan Milling pada kepala piston sehingga bentuk kepala piston kembali disesuaikan dengan bentuk ruang bakar. Sehingga dapat tercapai perbandingan kompresi senilai 13 : 1.Hasil pengujian lapangan yang menunjukan dampak positif pada tenaga dan konsumsi bahan bakar adalah dikarenakan semakin sempurnanya pembakaran pada saat perbandingan kompresi dinaikan menjadi 13 : 1. Ketahanan mesin tetap terjaga dikarenakan kekuatan komponen Honda Vario 110 cc masih mampu menahan kenaikan tekanan dan temperatur pada saat tekanan kompresi dinaikan. Suara mesin yang sedikit lebih berisik dari kondisi standar dikarenakan oleh meningkatnya tekanan pembakaran pada saat kompresi dinaikan menjadi 13 : 1. Dikarenakan oleh berubahnya konsentrasi bobot piston modifikasi GM.1–54/50/13 akibat dari bentuk kepala piston yang berbeda dari kondisi standar.
STUDY SIFAT MEKANIK KOMPOSIT MATRIK POLYESTER YANG DIPERKUAT SERAT BAMBU TALI DAN SERBUK KAYU JATI Yanuar Aji Nugroho; Lagiyono ,; M. Fajar Sidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.027 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.570

Abstract

Komposit dapat didefinisikan sebagai material yang terbentuk dari dua atau lebih material pembentuknya melalui pencampuran yang tidak homogen. Material komposit memiliki sifat mekanik, kekuatan jenis dan kekakuan jenis melebihi logam tanaman bambu memiliki kandungan serat yang tinggi dan ramah lingkungan karena dapat terurai secara alami. Polyester yang terbentuk dari resin dan katalis memiliki keunggulan mudah dibentuk dan tahan korosi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume serat bambu dan serbuk kayu jati komposit matrik polyester terhadap uji impak, uji kekerasan dan uji bending. Dengan variasi fraksi volume serat dan serbuk kayu 5%, 10%, 15% dengan ukuran panjang serat acak dan diameter serat 1mm dan menggunakan anyaman acak. Hasil pegujian impak pada fraksi volume 15% memiliki harga impak rata-rata yang tertinggi  yaitu 4 J/mm2, pada fraksi volume 15% memiliki angka kekerasan rata-rata tertinggi yaitu 49.1 kgf, dan pada fraksi volume 5% memiliki angka kekuatan bending rata-rata tertinggi 55,34 Mpa. Jadi pada fraksi volume 15% adalah variasi fraksi volume terbaik dan layak untuk diaplikasikan sebagai helm sederhana.Kata kunci : komposit, serat bambu, serbuk kayu, matrik polyester
REMAPING PENGAPIAN CDI PROGRAMMABLE DENGAN VARIASI DURASI CAMSHAFT PADA MOTOR 4 TAK 125 CC BAHAN BAKAR E 100 Nur Iman Arianto; Tofik Hidayat; M Agus Shidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.751 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.571

Abstract

Camshaft (noken as) merupakan salah satu mekanisme penggerak katup. Di dalam motor empat  langkah  terdiri  dari  dua  jenis  katup,  Katub  hisap  dan  Katub  Buang  Untuk menghasilkan performa yang optimal pada saat menggunakan E-100 maka digunakan CDI programmable karena CDI ini memberikan keleluasaan bagi user untuk menentukan derajat pengapian. Penelitian   ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya, torsi dan konsumsi bahan bakar pada motor 4 tak 125 cc menggunakan cdi programmable noken durasi 229 dan 245 bahan bakar Etanol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. variabel terikat dalam  penelitian  ini meliputi  daya  (Hp),  torsi  (Nm)  dan  konsumsi  bahan bakar.  Pada pengujian ini digunakan alat dynamometer untuk mengetahui daya dan torsi sepeda motor dan untuk pengujian konsumsi bahan bakar digunakan alat buret ukur. Pengambilan data dilakukan pada putaran 4000 rpm. Hasil pengujian menunjukan Untuk torsi paling maksimal yaitu sebesar 11, 32 N.m pada Putaran mesin 3000 rpm menggunakan noken Durasi 229 timing  pengapian  modifikasi  1  dan  daya paling  maksimal  yaitu  sebesar  10,23  Hp  pada Putaran mesin 7000 rpm menggunakan Noken Durasi 245 timing pengapian standar, untuk konsumsi bahan bakar Noken Durasi 229 timing pengapian standar menghasilkan nilai Sfc yang terendah yaitu sebesar 0,2681 liter/kW.h. Kata Kunci : Noken as, CDI Programmable, Bahan Bakar E 100
ANALISA KELAYAKAN EKONOMI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KONVEKSI CAHAYA PERMATA Mujito Sandi Laksono; Siswiyanti ,; M Fajar Nurwildani
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.965 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.572

Abstract

Dewasa ini pertumbuhan dan persaingan, perkembangan usaha semakin ketat karena pada tahun ini akan diadakan pasar bebas dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA ), Tegal merupakan kota dengan berbagai ketrampilan, ada usaha bubut, konveksi maupun usaha-usaha kecil seperti tempe, krupuk maupun tahu.Tegal dengan potensi yang besar untuk melakukan kegiatan usaha yang salah satunya adalah Usaha konveksi cahaya permata yang bertempat di Jln. Prof. Moh. Yamin Slawi. Dengan semakin pesat dan ketatnya persaingan didunia usaha konveksi, maka perlu dilakukan pengembangan usaha guna memenuhi kebutuhan dan permintaan dari konsumen yang semakin tinggi dan bervariatif. pemilik usaha konveksi cahaya permata harus mampu bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan   permintaan   pelangan.Dengan demikian   penelitian   ini   dilakukan   untuk mengetahui kelayakan  usaha  dan  menentukan  strategi  untuk mengembangkan  usaha tersebut dengan metode SWOT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pertama yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi atau pengamatan, pencatatan dan dokumentasi   terhadap   aktifitas kerja   yang   ada   pada   Usaha   Konveksi   CAHAYA PERMATA secara  langsung.  Setelah  itu  dilakukan  wawancara  agar dapat  mengetahui proses produksi dan alat yang digunakan serta data finansial.kemudian melakukan perhitungan kelayakan ekonomi pada usaha tersebut,setelah itu melakukan analisis faktor internal dan eksternal untuk melakukan perhitungan SWOT untuk menentukan strategi yang akan digunakan. Hasil penelitian ini dapat diketahui, Usaha konveksi cahaya permata memiliki nilai NPV positif sebesar Rp. 225.660.894,5,dengan BEP sebanyak 386 unit.lama pengembalian modal investasi selama 2,4 tahun dilihat dari perhitungan Payback Periode dengan nilai B/C >1 maka usaha konveksi cahaya permata layak untuk dilakukan investasi.Matrik internal dan eksternal menunjukkan pada 2,075 pada faktor internal dan 2,05 pada factor eksternal. Hal ini berarti usaha konveksi cahaya permata berada pada posisi V dengan strategi konsentrasi melalui integrasi horizontal atau stabilitas (tidak ada perubahan dalam pendapatan). Karena kekuatan yang dimiliki lebih sedikit dan adanya kelemahan membuat usaha konveksi cahaya permata harus memanfaatkan peluang yang dimiliki.Strategi yang dipakai adalah SO (Strength Opportunities) yaitu mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada dengan memanfaatkan peluang yang muncul.Kata Kunci : kelayakan Usaha, SWOT, Strategi pengembangan,Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C), Payback Periode (PP).
ANALISA KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPANEAUS VANNAMEI) PADA TAMBAK INTENSIF (Studi Kasus Kewirausahaan Tambak Udang di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang) Nur Afan; Tofik Hidayat; Eko Budiraharjo
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.318 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.573

Abstract

Udang adalah salah satu komoditas pangan perikanan unggulan di pasar global dan domestik. Permintaan pasar yang tinggi belum di imbangi oleh ketersediaan suplai produksi, peluang tersebut pun direspon dengan baik oleh petani yang berada di Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang dengan mengembangkan usaha   budidaya   udang   vaname. Penelitian   ini   bertujuan   untuk   menganalisa kelayakan usaha budidaya udang vaname dengan metode intensif. Metode analisis menggunakan  pendekatan  aspek  finansial  untuk mengetahui  nilai  investasi  dari usaha tersebut.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa usaha budidaya udang vaname dinyatakan   layak   dikembangkan   dengan   nilai   NPV sebesar   Rp. 211.994.945,- nilai AE sebesar Rp. 170.675.730,- Payback Period akan terjadi pada tahun ke-2 dan nilai IRR sebesar 42% (lebih besar dari tingkat suku bunga bank yang berlaku saat ini). Analisis sensitivitas diuji terhadap kenaikan harga pakan, benur dan Tarif Dasar listrik per tahun masing-masing sebesar 15%,10%, dan 11% hasilnya usaha budidaya udang vaname metode intensif dinyatakan layak. Analisis nilai pengganti (Switching value) dilakukan untuk melihat batas maksimal kenaikan harga input dan penurunan jumlah produksi. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa batas maksimal kenaikan biaya investasi sebesar Rp. 674.661.133,- sedangkan batas maksimal kenaikan biaya operasional sebesar Rp. 324.020.403,- dan untuk batas maksimal penurunan produksi sebesar Rp. 173.720.693,-.Kata kunci : kelayakan usaha, udang vaname, Investasi.
DESAIN UNTUK MANUFAKTUR HUSK FURNACE PADA MESIN PENGERING GABAH TIPE VERTICAL DRYING Taufiq Hidayat
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.128 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.574

Abstract

Beras (Oryza sativa) merupakan tanaman pangan penting yang termasuk keluarga Gramineae (rumput). Beras merupakan sumber karbohidrat, vitamin (seperti vitamin D), mineral (seperti tiamin, zat besi, riboflavin dan kalsium), serat dan nutrisi lain yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan manusia. Sebagai makanan pokok bagi lebih dari 60 persen populasi dunia, beras adalah rendah lemak dan garam dan tidak mengandung kolesterol, pengawet atau aditif yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Pengeringan   adalah   salah   satu proses   yang   paling   penting   dalam   penanganan pascapanen  dan  proses  pengolahan  beras  lainnya termasuk  perontokan,  parboiling, pasca-pengeringan penggilingan, pembersihan, polishing dan pengemasan. Pada waktu panen, gabah mengandung 20-25% air. Pada kadar air yang tinggi itu ada respirasi alami pada gabah yang bisa menyebabkan kerusakan beras. Kelembaban tinggi menyebabkan perkembangan serangga dan jamur yang berbahaya bagi gabah. Kelembaban yang tinggi juga menurunkan tingkat perkecambahan beras. Oleh karena itu, pengeringan padi sangat penting untuk mencegah serangga kutu dan kemerosotan kualitas  gabah  dan  biji  beras.  Mesin  pengering gabah  yang  dirancang  adalah  tipe vertikal drying yang berfungsi untuk menurunkan kadar air gabah dengan cara menghembuskan udara panas ke dalam wadah pengering dimana gabah disirkulasikan secara terus menerus sampai kadar air yang diinginkan. Alat ini memiliki kelebihan yaitu kemudahan  dalam  pengoperasian  dan  perawatan.  Alat  ini dilengkapi  dengan kontrol suhu dan waktu sehingga kita bisa mengatur kadar air gabah sesuai dengan yang dikehendaki. Dengan alat ini pengeringan dapat dilakukan pada berbagai waktu, baik pagi, siang, malam, ataupun saat hujan. Bahan bakar yang digunakan adalah sekam padi sehingga alat ini lebih ekonomis dengan   biaya pengeringan hampir setara dengan pengeringan konvensional. Tujuan paper ini adalah membuat perancangan manufaktur bagian dari mesin pengering gabah yaitu tungku sekam (husk furnace).   Metodologi yang dilakukan adalah mengevaluasi dapat tidaknya suatu produk diproduksi, memilih jenis dan menentukan parameter dari proses produksi tersebut, merancang peralatan pembantu pekerjaan, mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk produksi sebuah komponen dari sebuah produk, dan menjamin kualitas dari produk yang dihasilkan. Kata kunci: husk furnace, vertikal drying, gabah, sekam padi