cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
ANALISIS PERFORMA CONTAINER BERPLATFORM DOCKER ATAS SERANGANMALICIOUS SOFTWARE (MALWARE) Cahyaningrum, Yuliana; Widiasari, Indrastanti Ratna
Jurnal Buana Informatika Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.974 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v11i1.3279

Abstract

Abstract. As a new virtualization technology, many things about container technology need to be explored . One of them is data security issue when this technology is applied in a network. The study aims to discover a container performance when a server is being attacked by a malware. In this research, the container is installed natively on Windows Server 2016 and using Docker as the platform. Two groups of malware are used that each group has different effect on the server system. The results show that the malware used in this research does not affect the container performance yet it affects the network used by the container. The calculation results point out an increasing delay at HTTP protocol when the server is being attacked by malware group A which is from 0.028335 ms to 2.2698161 ms. The attack of group B malware on the server caused the website inside the container inaccessible. This is because group B malware also attacked the network server where the container is holding to.Keywords : Virtualization, Container, Malware, Native, Windows Server 2016, Docker.Abstrak. Sebagai teknologi virtualisasi yang baru, banyak hal yang perlu digali tentang teknologi container. Salah satunya adalah masalah keamanan data jika teknologi ini diterapkan dalam jaringan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui performa container bila server mendapat serangan dari malware. Pada penelitian ini container dipasang secara native pada Windows Server 2016 dan menggunakan Docker sebagai platform. Dua kelompok malware digunakan dalam penelitian ini dimana setiap kelompok memiliki efek yang berbeda pada sistem server. Hasil menunjukkan bahwa malware yang digunakan dalam penelitian ini tidak mempengaruhi kinerja container, tetapi mempengaruhi network yang digunakan oleh container. Hasil penghitungan menunjukkan kenaikan delay pada protokol HTTP pada saat server mengalami serangan malware kelompok A yaitu dari 0.028335 ms sampai 2.2698161 ms. Serangan malware kelompok B pada server menyebabkan website yang ada di dalam container tersebut tidak dapat diakses. Hal ini disebabkan malware kelompok B juga menyerang network server dimana container tersebut menginduk.Kata Kunci : Virtualisasi, Container, Malware, Native, Windows Server 2016, Docker.
TOP-K FEATURE SELCTION UNTUK DETEKSI PENYAKIT HEPATITIS MENGGUNAKAN ALGORITME NAïVE BAYES Wibowo, Riska; Indriyawati, Henny
Jurnal Buana Informatika Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.928 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v11i1.2456

Abstract

Abstract. Becoming one of the society health problems in the world, hepatitis is an inflammation liver disease caused by a virus, bacterial infection, chemical substances including drugs and alcohol. In this research, for the dataset of hepatitis having high dimensionality, its value for each attribute was calculated using weight information gain method. Then, the attributes were selected by using top-k methods and were classified by using Naïve Bayes Algorithm respectively. This research showed that 9 out of 20 attributes had chosen to be the highest top-9 with an accuracy rate of 85.57%. Later on, this research can be useful for a consideration in a decision making process for various subjects related to feature selection and Naïve Bayes Algorithm method and also for predicting hepatitis.Keywords: data mining, weight information gain, Naïve Bayes algorithmAbstrak. Penyakit hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia. Penyakit hepatitis merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus, infeksi bakteri, zat-zat kimia termasuk obat-obatan dan alkohol. Pada penelitian ini, dataset hepatitis yang memiliki data berdimensi tinggi akan dihitung nilai bobot dari masing-masing atribut menggunakan metode weight information gain. Setelah dihitung nilai bobot dilakukan pemilihan atribut, atribut yang dipilih menggunakan metode top-k. Kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan algoritme Naïve Bayes. Hasil penelitian menunjukkan dari 20 atribut, terpilih top-9 tertinggi dengan nilai akurasi 85.57%. Dengan adanya penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan pada berbagai bidang yang berkaitan dengan metode feature selection, algoritme Naïve Bayes, dan di dalam memprediksi penyakit hepatitis.Kata Kunci: data mining, weight information gain, algoritma Naïve Bayes
Prediksi Code Defect Perangkat Lunak Dengan Metode Association Rule Mining dan Cumulative Support Thresholds Perdana, Rizal Setya; Yuhana, Umi Laili
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v6i2.408

Abstract

Kualitas perangkat lunak merupakan salah satu penelitian pada bidangrekayasa perangkat lunak yang memiliki peranan yang cukup besar dalamterbangunnya sistem perangkat lunak yang berkualitas baik. Prediksi defectperangkat lunak yang disebabkan karena terdapat penyimpangan dari prosesspesifikasi atau sesuatu yang mungkin menyebabkan kegagalan dalam operasionaltelah lebih dari 30 tahun menjadi topik riset penelitian. Makalah ini akandifokuskan pada prediksi defect yang terjadi pada kode program (code defect).Metode penanganan permasalahan defect pada kode program akan memanfaatkanpola-pola kode perangkat lunak yang berpotensi menimbulkan defect pada data setNASA untuk memprediksi defect. Metode yang digunakan dalam pencarian polaadalah memanfaatkan Association Rule Mining dengan Cumulative SupportThresholds yang secara otomatis menghasilkan nilai support dan nilai confidencepaling optimal tanpa membutuhkan masukan dari pengguna. Hasil pengujian darihasil pemrediksian defect kode perangkat lunak secara otomatis memiliki nilaiakurasi 82,35%.
Optimalisasi Pemanfaatan Internet Untuk Peningkatan Kualitas Guru dan Mutu Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini Rahayu, Flourensia Sapty; Dewi, Findra Kartika Sari
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v4i1.331

Abstract

Abstract. Internet is one of the types of information technology can be utilized to facilitate and improve the quality of human life in various aspects. In the field of education, wide open opportunities the Internet can be used to improve the quality of teachers and quality of teaching and learning process. This study attempted to get an idea about the condition of Internet used by teachers of Early Childhood Education and give solutions that can be used by the community of early childhood educators. The solutions we give are (1) socialize the use of the Internet for early childhood teachers in Indonesia so that they can dig their own needs that can be obtained from the Internet, (2) procure computer for teachers so they will have access to the Internet, and (3) construct a portal that can be used as a community center of early childhood teachers in Indonesia. Keywords: Early Childhood Education, portal, Internet utilization, quality of teachers, quality of teaching and learning process Abstrak. Internet merupakan salah satu jenis Teknologi Informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup manusia dalam berbagai aspek. Dalam bidang pendidikan, terbuka luas peluang Internet dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas guru dan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini berusaha untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi pemanfaatan Internet oleh para pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan selanjutnya memberikan solusi yang dapat digunakan oleh komunitas pendidik anak usia dini. Solusi yang penulis berikuan adalah (1) melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan Internet untuk para guru PAUD se-Indonesia sehingga mereka dapat menggali sendiri kebutuhan-kebutuhan mereka yang bisa didapatkan dari Internet, (2) pengadaan komputer untuk guru di seluruh Indonesia. Pengadaan ini diperlukan supaya guru-guru mendapat kemudahan dalam mengakses Internet, dan (3) pembangunan sebuah portal yang dapat digunakan sebagai pusat komunitas guru PAUD se-Indonesia.Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), portal, pemanfaatan Internet, kualitas guru, kualitas proses belajar mengajar
Implementasi Algoritma Pohon Triner untuk Perhitungan Bonus Jaringan MLM Berbasis Web Winata, Yendy
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.300

Abstract

Abstract. Implementation of Triner Tree Algorithm for Calculation of Web-Based MLM Network Bonus. In the development of the marketing world these days there is a new term that is Multi Level Marketing (MLM). In running an MLM, there is a calculation of bonuses that have a specific formula to attract consumers to become members as well as to increase the income of the MLM itself. To perform a calculation of this bonus, if done manually would be very time consuming, because the administrator will first look at each member and the tree structure that, then he can do the bonus calculation network. On the other hand, the managers of MLM are required to present the information these bonuses quickly and accurately to its members. Would be made an auxiliary program to calculate it with a web-based so that members can get information about bonuses own network quickly. This system uses a tree structure that is triner tree structure having subtrees maximum of 3 pieces. Web-based system is expected to convey information to members with the bonus quickly. Keywords: triner tree algorithm, the bonus network, MLM Abstrak. Dalam perkembangan dunia pemasaran akhir-akhir ini terdapat suatu istilah baru yaitu Multi Level Marketing (MLM). Dalam menjalankan suatu MLM ini, terdapat suatu perhitungan bonus yang mempunyai rumus tertentu untuk menarik minat para konsumen agar menjadi anggotanya sekaligus untuk meningkatkan pendapatan dari MLM itu sendiri. Untuk melakukan suatu perhitungan bonus ini, jika dilakukan secara manual akan sangat memakan waktu, karena administrator akan melihat dulu setiap anggota dan struktur pohonnya itu, barulah dia bisa melakukan perhitungan bonus jaringan. Disisi lain, pengelola MLM tersebut dituntut untuk menyajikan informasi bonus-bonus tersebut secara cepat dan akurat kepada para anggotanya. Untuk itu akan dibuat suatu program bantu untuk menghitungnya dengan berbasis web agar para anggota dapat memperoleh informasi tentang bonus jaringannya sendiri secara cepat. Sistem ini menggunakan struktur pohon triner yaitu struktur pohon yang mempunyai sub pohon maksimal 3 buah. Sistem berbasis web ini diharapkan dapat menyampaikan informasi bonus kepada anggota dengan semakin cepat. Kata Kunci: algoritma pohon triner, bonus jaringan, MLM 
Designing and Developing Interactive Learning Multimedia Using 3D Game Engine Winarno, Basuki Heri
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v5i2.356

Abstract

Abstrak. Penelitian ini secara umum difokuskan pada proses perancangan dan pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Unreal Development Kit, yang dalam hal ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu: mendesain objek 3D, mendesain objek 2D untuk dipakai sebagai UI, dan menyusun semuanya menjadi sebuah level dalam UDK. Tahap berikutnya adalah mengujikan media pembelajaran ini pada sejumlah subjek dan meminta mereka mengisi kuesioner untuk mengetahui minat dan tanggapan mereka terhadap media pembelajaran tersebut. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas 9 yang dipilih secara acak dengan usia antara 14-15 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hampir semua subjek memberikan tanggapan positif terhadap media pembelajaran ini; (2) Media pembelajaran ini memperoleh nilai 76,9 dan 64,2 oleh ahli media dan ahli materi yang dalam hal ini berarti valid; dan (3) Semua subjek berminat menggunakan media pembelajaran ini di perangkat mobile.Kata Kunci: 3D Game Engine, UDK (Unreal Development Kit), media pembelajaran interaktif, sekolah menengah pertamaAbstract. This study mainly focuses on the process of designing and developing interactive learning media by using Unreal Development Kit, which basically consists of three main parts, i.e., designing 3D objects, designing 2D objects to be used as UI (User Interface), and arranging them into a level in UDK. The next stage is having subjects to test the level and fill out a questionnaire to find out their interest and response towards the use of this new type of learning media. The subjects are randomly-picked, they are 14 ninth-grade students from several junior high schools aged 14 to 15 years old. The results show that: (1) almost all subjects give positive response towards this type of learning media; (2) this new leaning media is rated 76.9 and 64,2 by media and material experts consecutively, meaning that the media is valid to be used; and (3) all subjects would like to use this media in mobile platforms. Keywords: 3D Game Engine, UDK (Unreal Development Kit), Interactive Learning Media, Junior High School
Pemampatan Intraframe pada Citra Sekuensial Menggunakan Gelombang Singkat Biorthogonal Joko Santoso, Albertus; Edi Nugroho, Lukito; Bayu Suparta, Gede; Hidayat, Risanuri
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i1.315

Abstract

Abstract. In the sequential image compression process there are two compression processes known as intraframe and interframe compressions. This paper focuses on intraframe compression on an image sequence by using the 14 Biorthogonal wavelet. Intraframe compression utilizes spatial redundancy within a frame. This happens because there is a correlation between a pixel with its neighboring pixels. This research uses different changes between frames in sequential images by moving the camera, and shifting objects in the middle. Then each sequential image is tested by using the 14 Biorthogonal wavelet toward its PSNR and compression ratio (%). The results of  the research can be concluded that the Biorthogonal 2.4 has the highest PSNR. As for the compression ratio, they show that the Biorthogonal 3.1 produces the highest compression ratio (%).Keywords: Sequential image, intraframe compression, compression ratio, PSNR, wavelet Abstrak. Pada citra sekuensial dikenal dua proses pemampatan yaitu pemampatan intraframe dan pemampatan interframe. Pada makalah ini lebih difokuskan pada pemampatan intraframe dari suatu citra sekuensial yang menggunakan 14 wavelet Biorthogonal. Pemampatan intraframe memanfaatkan redundansi spasial yang terdapat dalam suatu bingkai. Hal ini disebabkan karena adanya korelasi antara sebuah piksel dengan piksel di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan perubahan antar bingkai pada citra sekuensial, yaitu kamera yang bergerak dan obyek di tengah bergerak. Kemudian setiap citra sekuensial diuji dengan 14 wavelet biorthogonal terhadap PSNR dan prosentase rasio kompresinya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu pada pemampatan intraframe wavelet Biorthogonal 2.4 menghasilkan PSNR tertinggi. Sedangkan untuk porsentase rasio kompresi terlihat bahwa Biorthogonal 3.1 menghasilkan rasio kompresi tertinggi.Kata Kunci: citra sekuensial, pemampatan intraframe, prosentase rasio kompresi, PSNR, gelombang singkat
Rancangan Model Manajemen Pengetahuan Untuk Perencanaan Pola Tanam Efektif Tanaman Pangan Berbasis Spatial Mining Sediyono, Eko; Hartomo, Kristoko Dwi; Yulianto, Sri
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.326

Abstract

Abstract. This paper discusses the knowledge management modeling for planning the effective planting pattern based on spatial mining.  The knowledge management is developed as a portal from traditional pranata mangsa (season reading) knowledge which is well known among Javanese and Balinese people and is plotted to the digital map. The content of the system is also combined with the recent research results about pranata mangsa, and planting patterns of the crops in many places in Java and Bali.    The application is experimented in Boyolali District. This system gives practical knowledge to farmers, in addition to developing a knowledge sharing culture among farmers and agricultural service officers in many places by using Web.Keywords: Knowledge Management, Knowledge sharing, pranata mangsa, Effective planting pattern. Abstrak. Paper ini membahas tentang rancangan model manajemen pengetahuan (knowledge management) untuk perencanaan pola tanam efektif tanaman pangan berbasis pencarian data spasial (spatial mining). Aplikasi manajemen pengetahuan yang dibangun akan menjadi portal bagi pengetahuan-pengetahuan mengenai pranata mangsa tradisional yang diketahui oleh masyarakat diberbagai daerah di Jawa dan Bali, dilengkapi dengan lokasi masing-masing pengetahun yang dipetakan dalam peta digital. Selain itu sistem yang dibangun juga menggabungkan data hasil penelitian terbaru mengenai pranata mangsa terbarukan dan data pola tanam tanaman pangan di berbagai daerah di Jawa dan Bali. Rancangan model diuji coba di daerah Kabupaten Boyolali. Selain memberikan pengetahuan yang bermanfaat secara praktis bagi petani, sistem ini dapat menumbuhkan budaya penyebaran pengetahuan (Knowledge Sharing) diantara para petani dan petugas dinas pertanian di berbagai daerah melalui Web.Kata kunci: manajemen pengetahuan, knowledge sharing, pranata mangsa,  pola tanam efektif.
Analisis CSF, SWOT dan TOWS Studi Kasus: PT Intan Pariwara Klaten Retnowati, Nurcahyani Dewi
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v2i1.306

Abstract

Abstract. CSF, SWOT and TOWS Analysis, Case Study: PT Intan Pariwara Klaten. SWOT analysis identified the opportunity and the external threat as well as the strength and the internal weakness. The TOWS strategy matrix explain four types of the strategy that is the SO strategy (Strengths-Opportunities), the strategy WO (Weakness-Opportunities), the strategy St (Strengths-Threaths) and the WT strategy (Weakness-Threaths). In the CSF analysis (Critical Success Factor) was obtained by results that with the existence web interactive could become a development strategy of the marketing, the use of information technology could help the management of the company and the research of the consumer's wish that it was felt needed to increase the company's profit. The threat that was dealt with by PT Intan Pariwara was depicted by the SWOT analysis, in part: more often sprang up the new publisher, the number of available publishers beforehand, and the buyer had the quite high tasteless strength. The strategy that could be taken by PT Intan Pariwara was depicted in the TOWS analysis. Keywords: Critical Success Factor, SWOT, TOWS  Abstrak. Analisis SWOT mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal. Matriks strategi TOWS membantu manajer mengembangklan empat tipe strategi yaitu strategi SO (Strengths-Opportunities), strategi WO (Weakness-Opportunities), strategi ST (Strengths-Threaths) dan strategi WT (Weakness-Threaths). Pada analisis CSF (Critical Success Factor) didapatkan hasil bahwa dengan adanya web interaktif dapat menjadi suatu strategi pengembangan pemasaran, penggunaan teknologi informasi dapat membantu manajemen perusahaan dan riset keinginan konsumen yang dirasa perlu untuk meningkatkan profit perusahaan. Ancaman yang dihadapi oleh PT Intan Pariwara digambarkan oleh analisis SWOT, antara lain: semakin banyak bermunculan penerbit baru, banyaknya penerbit yang sudah ada sebelumnya, dan pembeli mempunyai kekuatan tawar yang cukup tinggi. Strategi yang dapat diambil oleh PT Intan Pariwara digambarkan dalam analisis TOWS. Kata Kunci: Faktor Penentu Kesuksesan, SWOT, TOWS
Analisis Basis Data Relasional dan Basis Data Temporal Lubis, Juanda Hakim
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v5i1.342

Abstract

Abstract. At present, many applications require data from the past and the future. These data are usually used to trace the events that happened to look at trends and find the mistakes in the past so as to prevent the occurrence of the same mistakes. Temporal database is one of the solutions to handling data in the past and future. Temporal database is a database with data representing the valid time dimension. The use of this valid time shows aspects of the historical data because the data will be recorded in accordance with real-world from the beginning until the end of the validity of the data. This research implements temporal databases and relational databases that take the historical aspects of the data into consideration in order to measure the effectiveness of each database. Keywords: Temporal Database, relational database, valid time, historical data, response time. Abstrak. Pada saat ini banyak aplikasi yang membutuhkan data dari masa lampau dan data pada masa yang akan datang. Data-data ini biasanya digunakan untuk menelusuri event-event yang terjadi untuk melihat trend dan menemukan kesalahan-kesalahan di masa lampau sehingga mencegah terjadinya kesalahan yang sama. Temporal Database merupakan salah satu solusi dalam penanganan data-data di masa lampau maupun di masa yang akan datang. Temporal database adalah database yang merepresentasikan data dengan dimensi waktu berupa valid time. Penggunaan valid time ini dapat memperlihatkan aspek historical data karena suatu data akan dicatat sesuai dengan waktu real world baik dari dimulai sampai akhir keberlakuan data. Penelitian ini, melakukan analisis temporal database serta relational database yang memperhitungkan aspek historical data untuk mengukur keefektifan penggunaan masing-masing basis data. Kata kunci: Temporal Database, relational database, valid time, historical data, response time.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue