cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Analisis Dan Desain Aplikasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Berbasis SMS, Studi Kasus: Asmi Santa Maria Yogyakarta Petrus, Petrus; Suyoto, Suyoto; Suselo, Thomas
Jurnal Buana Informatika Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.87 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v2i1.305

Abstract

Abstract. Analysis And Design of SMS-Based New Student Registration Application, Case Study: Asmi Santa Maria Yogyakarta. This study aims to analyze and designing new mahasisaw registration applications based on SMS in Asmi Santa Maria Jogjakarta. Through analysis and design of these authors provide suggestions for the agency intends to implement the OAU-Based Applications SMS (APMB-SMS). Applications that are designed to provide modules that facilitate the management of student enrollment that includes a wave of new registration, course selection, data registries, and reports of new student enrollment. Application of the proposed new student enrollment based on SMS with a structured approach. Keywords: SMS, Registration Application, Structured Approach Intisari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan medesain aplikasi pendaftaran mahasisaw baru berbasis SMS di ASMI Santa Maria Yogyakarta. Melalui analisis dan desain ini penulis bermaksud memberikan usulan bagi lembaga untuk mengimplementasikan Aplikasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Berbasis SMS (APMB-SMS). Aplikasi yang dirancang menyediakan modul-modul yang memudahkan pengelolaan pendaftaran mahasiswa baru yang meliputi gelombang pendaftaran, pilihan program studi, data pendaftar, dan laporan pendaftaran mahasiswa baru. Aplikasi pendaftaran mahasiswa baru yang diusulkan berbasis SMS dengan pendekatan terstruktur. Kata Kunci: SMS, Aplikasi pendaftaran, pendekatan terstruktur.
Monitoring Jarak Jauh Ketinggian Zat Cair Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Dengan Tampilan PC Supriyono, Heru; Hidayati, Arifiani; Yasin Al Irsyadi, Fatah
Jurnal Buana Informatika Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v5i1.341

Abstract

Abstract. Remote level monitoring of milk in the production tank is very important, so that operator would be able to monitor the level without walking to the production tank. This paper discusses the designing and implementing remote monitoring system of milk level in the production tank by employing wireless communication. The objective of the research is to design and implement remote monitoring level system using wireless communication system with a visual computer display. The level of milk in the production tank is measured by using sensor and then the data are sent to the operator’s computer. An application program displays the level of the milk in the production tank in real time. The milk level data are displayed visually in the forms of numeric, bar-chart-scale, and graphic so that the operator can detect the level of the milk easily. The test results suggest that the maximum distance between the transmitter and receiver is 20 meters. Keywords: Remote monitoring, microcontroller AT89S51, computer display Abstrak. Monitoring ketinggian level susu dalam tangki penampung produksi dari jarak jauh sangatlah penting, terutama jika lokasi industri yang cukup luas sehingga operator dapat mengetahui ketinggiannya tanpa harus berjalan mendatangi tangki penampung tersebut. Makalah ini membahas rancang bangun sistem yang mampu memantau ketinggian level susu pada tangki penampung susu secara nirkabel. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem pemantauan ketinggian level susu secara nirkabel dengan penampil komputer. Ketinggian level susu pada tangki penampung diukur dengan menggunakan sensor yang kemudian data ini dikirimkan ke komputer operator yang berada di ruang kontrol secara nirkabel. Pada komputer terdapat program aplikasi yang dapat menampilkan ketinggian level susu secara real time. Data ketinggian level susu dapat ditampilkan secara visual dalam bentuk angka, diagram batang dan grafik sehingga memudahkan pengawasan. Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa jarak maksimum antara tangki penampung dan komputer pemonitor agar sistem bekerja dengan baik adalah sekitar 20 meter. Kata kunci: monitoring jarak jauh, mikrokontroler AT89S51, penampil komputer.
Pengembangan Aplikasi Interactive Tv Pada Platform Set-Top Box Tertanam Berbasis Windows Embedded 7 Aryananda, Ferro Ferizka; Widyawan, Widyawan; Ferdiana, Ridi
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.59 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.291

Abstract

Abstract. Interactive TV Application Development on Embedded Set-Top Box Platform Based on Windows Embedded 7. With the novelty of television technology that marked by the boom of DTV,  Internet enabled Set-Top Box,  and DVR,  television users become more aware to interactive and rich experience of multimedia contents viewing on their television that later become the concept of interactive TV.Interactive TV allows viewers to take control of what they want to see something conventional TV can’t afford. In this research, there will be an application developed so that the user could enjoy extended services through their TV set. CETV is a proof of concept of interactive TV concept that enables users to access extended services. CETV is a group of 7 different application module that has their own feature and functionality. CETV delivers extended services and contents that bring interactivity and control to television users. Kata kunci: Embedded Device, . NET Framework,  interactive TV,  Set Top Box.Abstrak. Dengan kebaruan teknologi televisi yang ditandai dengan tren DTV, Internet enabled Set-Top Box, dan DVR, pengguna televisi menjadi lebih sadar akan pengalaman yang interaktif dan kaya pada konten multimedia yang tampil di televisi mereka yang kemudian menjadi konsep TV interaktif. Interaktif TV memungkinkan pemirsa untuk mengambil kendali dari apa yang mereka ingin lihat, sesesuatu yang tidak mampu disediakan oleh TV konvensional. Dalam penelitian ini, akan ada aplikasi yang dikembangkan sehingga pengguna dapat menikmati layanan tambahan melalui TV mereka. CETV adalah bukti dari konsep konsep TV interaktif yang memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan tambahan. CETV adalah kelompok 7 modul aplikasi yang berbeda yang memiliki fitur dan fungsi mereka sendiri. CETV memberikan layanan tambahan dan konten yang membawa interaktivitas dan kontrol kepada pengguna televisi.Kata kunci: Perangkat Tertanam, .NET Framework,  TV interaktif,  Set Top Box.
Model Fuzzy Expert System Berbasis Pemakai Pada PT. Batik Semar Cabang Medan Alim, Putra Suri
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.8 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.402

Abstract

Model fuzzy expert system berbasis pemakai menggunakan metodeinferensi tsukamoto dirancang untuk memberikan rekomendasi pakaian batik yangsesuai untuk pemakai berdasarkan variabel usia, warna kulit, rencana kegiatanpemakai dan kemampuan beli (kisaran harga yang terjangkau oleh pemakai), yangdihasilkan dengan menggabungkan logika fuzzy dan sistem pakar. Aplikasi inidibangun dengan perangkat lunak Microsoft Visual Basic 6.0. Hasil logika fuzzydiperoleh dengan nilai kepentingan pemakai batik antara 50 sampai dengan 82dan hasil sistem pakar yang teridentifikasi dengan nilai kepentingan >=50 denganmelakukan penetapan warna batik, motif batik, bahan batik, proses pembuatanbatik, serta kisaran harga batik untuk setiap pemakai batik.
Sistem Penjadwalan Mesin Produksi Menggunakan Algoritma Johnson dan Campbell Sonata, Fifin
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.364 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.430

Abstract

Abstract. Scheduling production machine has an essential role in minimizing the makespan in order to raise the production efficiency. Makespan generated from more than one production machines, can still wait for jobs in the processsince the job is still in the process on another machine, or as a job waiting to be processed by a machine because the machine is still processing another job. The methode applied for flow shop and static production system is Integrated Algorithm which combines Johnson and Campbell Algorithm. By applying these two methods to the company, the company can see the schedule of the production machine that gives the minimum makespan in a computerized system. The presentation is in the form of tables mapping to facilitate the search makespan.Keywords: Production Machine Scheduling, Flow Shop, Static, Makespan, Johnson and Campbell Algorithm. Abstrak. Penjadwalan mesin produksi memiliki peran yang sangat penting dalam meminimalkan makespan  sehingga efisiensi produksi dapat tercapai. Makespan yang dihasilkan untuk jumlah mesin produksi lebih dari satu mesin, masih mungkin mengandung waktu tunggu karena sebuah mesin kemungkinan menunggu  job yang harus diprosesnya, sementara job tersebut masih diproses pada mesin yang lain, atau karena sebuah job menunggu untuk diproses oleh sebuah mesin karena mesin tersebut masih memproses job yang lain. Proses N Jobs M Mesin terdapat lebih dari 1 makespan tetapi yang dipilih adalah makespan terkecil. Metode yang dapat digunakan pada sistem produksi yang flow shop dan statis adalah algoritma kombinasi dari Algoritma Johnson dan Campbell. Dengan menerapkan dua metode tersebut pada perusahaan maka perusahaan dapat mengetahui  jadwal mesin produksi yang memberikan makespan paling minimum secara terkomputerisasi. Penyajian dalam bentuk pemetaan tabel mempermudah dalam pencarian makespan.Kata kunci: Penjadwalan Mesin Produksi, Flow shop, Statis, Makespan, Algoritma Johnson dan Campbell.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Usaha Toko Komputer Dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) Usman, Usman
Jurnal Buana Informatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v4i2.336

Abstract

 Abstract. Computer Store business is one growing business in the Tembilahan, so competition in this business increases rapidly. Most decision makers make mistakes in finding a strategic location for business due to the lack and limitation of analysis in survey data. Therefore it is necessary to make a Decision Support System (DSS) to assist the survey data processing. The application of the method Analytical Hierarchy Process (AHP) in developing Decision Support System (DSS) to determine the Computer Store business development set by using 4 (four) criteria, such as population, competitors, population backgrounds, and investment value. The final results of the DSS process using AHP is a ranking of several alternative locations in the set, and alternative locations that have the highest global weight is recommended for the development of Computer Store business.Keywords: Analytical Hierarchy Process, Business Computer Store, Decision Support Systems. Abstrak. Usaha toko komputer merupakan salah satu usaha yang sedang berkembang di Tembilahan, sehingga persaingan di bidang usaha ini dapat dikatakan meningkat pesat. Untuk mendapatkan lokasi yang strategis, kebanyakan para pengambil keputusan salah dalam memilih, ini dikarenakan kurangnya analisa terhadap data hasil survey lokasi dan keterbatasan pengambil keputusan dalam menganalisa data hasil survey. Untuk itu perlu dibuat sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu dalam mengolah data hasil survey. Penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam pembangunan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan pengembangan usaha toko komputer ditetapkan menggunakan 4 (kriteria) kriteria diantaranya jumlah penduduk, kompetitor, latar belakang penduduk, dan nilai investasi. Hasil akhir dari proses SPK menggunakan metode AHP ini berupa peringkat dari beberapa alternatif lokasi yang di tetapkan, dan alternatif lokasi yang mendapatkan bobot global paling tinggi yang menjadi rekomendasi untuk pengembangan usaha toko komputer.Kata Kunci: Analytical Hierarchy Proses, Sistem Pendukung Keputusan, Usaha Toko komputer.
Pembangunan Perangkat Lunak Pembangkit Jadwal Kuliah dan Ujian Dengan Metode Pewarnaan Graf Dewi, Findra Kartika Sari
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.926 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.295

Abstract

Abstract. Class and Exam Schedules Generator Software Development Using Graph Coloring Method. Preparation of class schedules and exams schedules at the Faculty of Industrial Technology, University of Atma Jaya Yogyakarta are done manually, thus requiring much time and energy, besides the possibility of inaccuracies. This research builds Fine Generator Scheduler (Fingers) that automate the preparation of class schedules and exams schedules with the graph coloring method, in which two vertices are adjacent, were given different color to each other. Vertices represent classes, while the color represents the placement of class session on schedule. In the graph coloring method, the color used in is as little as possible. Fingers helped the Faculty of Industrial Technology University of Atma Jaya Yogyakarta in scheduling classes and exams quickly and accurately. If the schedule is not obtained as desired then manual treatment is required to replace the schedules.Keywords: Graph, Coloring, Schedule, Generate, Distribution.Abstrak. Penyusunan jadwal kuliah dan ujian pada Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak, disamping adanya kemungkinan ketidak-akuratan penyusunan. Penelitian ini membangun perangkat lunak Fine Generator of Scheduler (Fingers) yang berfungsi untuk mengotomasi penyusunan jadwal kuliah dan ujian dengan metode pewarnaan graf, dimana dua verteks yang adjacent (diampu dosen yang sama, menempati laboratorium yang sama, mempunyai konsentrasi atau semester yang sama) diberi warna yang berbeda satu sama lain. Verteks merepresentasikan mata kuliah, sedangkan warna merepresentasikan sesi penempatan mata kuliah pada jadwal. Pada metode pewarnaan graf, warna yang digunakan sesedikit mungkin. Fingers membantu Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta dalam penjadwalan kuliah dan ujian secara cepat dan akurat. Pada Jika jadwal yang didapat tidak seperti yang diinginkan  maka dibutuhkan manual treatment oleh program studi berupa penempatan jadwal pada hari dan/atau sesi lain.Kata Kunci: Graf, Pewarnaan, Penawaran, Distribusi, Jadwal.
Pengembangan Aplikasi Layanan Informasi Wisata Budaya Yogyakarta Berbasis Mobile Web dan Location-Based Service Secara Kolaboratif Anindito, Kusworo; Julianto, Eddy; W.P., Yohanes Sigit Purnomo
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.047 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i1.397

Abstract

Yogyakarta memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, mulai darikeindahan alam, peninggalan sejarah, budaya, kuliner, dan berbagai potensiwisata lainnya. Jika potensi ini dapat dioptimalkan, maka akan dapat membantumeningkatkan kondisi perekonomian daerah di sekitar potensi wisata tersebut.Promosi wisata budaya Yogyakarta belum banyak dilakukan.Kegiatan promosiwisata dapat dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,khususnya teknologi piranti mobile.Aplikasi pengumpulan dan penyampaianinformasi wisata budaya Yogyakarta yang akan dikembangkan merupakan aplikasiberbasis mobile web agar dapat diakses melalui berbagai piranti, khususnyapiranti mobile, tanpa terikat platform dari piranti yang digunakan.Pemuktahiraninformasi mengenai wisata budaya ini dilakukan secara kolaboratif, agarinformasi lebih cepat terkumpul.Aplikasi ini juga menyediakan location-basedservice agar orang yang tertarik untuk mempelajari budaya Yogyakarta dapatdipandu mencapai lokasinya dengan mudah. Dengan adanya sistem ini diharapkansemakin banyak orang yang terlibat untuk berbagi informasi serta semakintertarik untuk lebih mengenal budaya Yogyakarta.
Implementasi Ekstraksi Ciri Histogram dan K-Nearest Neighbor untuk Klasifikasi Jenis Tanah di Kota Banjar, Jawa Barat Rudi, Rudiono; Avianto, Donny
Jurnal Buana Informatika Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.965 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v10i2.2141

Abstract

Abstract. Land plays an essential role in the availability of nutrients and water to support our life on earth. Soil quality can be observed based on its color and texture characteristics. By knowing the quality of the soil, the most suitable plants for planting can be determined. This study is conducted to examine the soil quality in Langensari. The most regions in Langensari are in the altitude of fewer than 25 meters above sea level that they are very potential for agriculture and plantation. The proposed system used in this research is a cross-sectional image of the ground as input. The image is then extracted using histogram feature extraction to obtain the intensity, standard deviation, skewness, energy, entropy and smoothness values. K-Nearest Neighbor is then used to classify the results. The proposed system was tested using 20 test images. Based on the experiment result, the system can classify soil types appropriately with accuracy reaching 60% when value of K = 1and K=3.Keywords: Soil Types Classification, Histogram Feature Extraction, K-Nearest Neighbor, Website.Abstrak. Tanah memegang peranan penting dalam tersedianya unsur hara dan air bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Kualitas tanah dapat diketahui dari karakteristik warna dan teksturnya. Dengan mengetahui kualitas tanah, jenis tanaman yang paling tepat untuk ditanam dapat ditentukan. Penelitian ini mengenai kualitas tanah di Langensari. Sebagian besar wilayah Langensari dipilih karena memiliki ketinggian kurang dari 25 mdpl dimana sangat berpotensi sebagai daerah pertanian dan perkebunan. Sistem yang diusulkan menggunakan citra penampang tanah sebagai inputan. Citra kemudian diekstrak menggunakan ekstraksi ciri histogram untuk mendapatkan nilai intensitas, standar deviasi, skewness, energi, entropi, dan smoothness. Fitur yang dihasilkan kemudian diklasifikasikan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor. Sistem yang diusulkan diuji menggunakan 20 citra uji. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu mengklasifikasikan jenis tanah secara tepat dengan akurasi mencapai 60% saat nilai K = 1 dan nilai K=3.Kata Kunci: Klasifikasi Jenis Tanah, Ekstraksi Ciri Histogram, K-Nearest Neighbor, Website.
Membangun Aplikasi Simulasi Rambut Berdasarkan Bentuk Wajah dengan Menggunakan Flash Al’ Amin, M.; Ermanto, Ermanto
Jurnal Buana Informatika Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i1.320

Abstract

Abstract. In the modern era, many people consider appearance is very important in supporting their career. However, some people ignore their appearance while interesting look is one one major factor for success beside brain. Many people groom and style their hair and even have routine treatment in order to have attractive appearance but the results are far from satisfying. It might result from the lack of the improper methods applied by a hairdresser that the majority of the community is disappointed with the result. To help people in need of grooming requires an application that can display and provide information as well as training to hairdressing trainees based on the shapes of the faces to make each look good and interesting. The method applied in this research is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). This application was built by using Macromedia Flash 8 as a programming language design, Autodesk 3ds max9 and Adobe Photoshop CS3 to design the display. With the construction of this application is expected to provide trainee with the exisiting information needed and, therefore, the learning process can become more interesting and interactive so that the materials given can be more easily understood.Keywords: Attractive Appearance, Hairdro, MDLC, MacromediaFlash8, Autodesk 3dsmax9. Abstrak. Di zaman yang semakin modern ini, banyak orang berpendapat penampilan sangat penting dalam menunjang karier. Namun tidak sedikit dari masyarakat yang mengabaikan penampilannya, padahal unsur penampilan menarik menjadi salah satu faktor utama kesuksesan seseorang, selain faktor otak. Banyak dari sebagian masyarakat yang melakukan penataan rambut dan bahkan perawatan rutin agar memiliki penampilan menarik tetapi hasilnya kurang maksimal. Hal ini juga dipicu oleh kurang benarnya metode-metode dalam tata rambut yang dilakukan oleh seorang penata rambut, sehingga banyak dari sebagian masyarakat merasa kecewa akan hasil yang diharapkannya. Untuk membantu kebutuhan masyarakat dalam tata rambut tersebut dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat menampilkan dan memberikan informasi serta pelatihan untuk siswa trainning tentang tata rambut berdasarkan bentuk wajah secara baik dan menarik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi ini dibangun menggunakan Macromedia Flash 8 sebagai bahasa pemrograman desain, autodesk 3ds max9 dan adobe photoshop CS3 untuk desain tampilan. Dengan dibangunnya aplikasi ini diharapkan dapat membantu dalam menyajikan informasi dan proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif sehingga materi yang diberikan lebih mudah dipahami.Kata Kunci: penampilan menarik, tata rambut, MDLC, Macromedia Flash 8, Autodesk 3ds max9.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue