cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
PENGARUH PERUBAHAN TEGANGAN SUMBER TERHADAP KARAKTERISTIK FAKATOR DAYA PADA LAMPU HEMAT ENERGI Bachtiar, Antonov; Natalinus, Natalinus
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.489 KB)

Abstract

Penelitian dengan perubahan tegangan sumber terhadap karakteristik factor daya pada lampu hemat energy apabila diberi tegangan sumber pada tegangan normal 220v diturunkan tegangan tiap satu jam sampai ke tegangan 150v, lalu dinaikan ketegangan 240v, setelah satu jam kemudian diturunkan lagi ketegangan normal 220v. Setiap penurunan tegangan terjadi kenaikan Faktor daya sebesar 50-63% dan bila tegangannya mencapai 240v maka factor dayanya malahan turun sebesar 40-52%. Faktor daya pada saat tegangan 220v awal, dengan tegangan 220v akhir dengan daya name plate 5 watt didapat hasil merk lampu Philips Faktor Dayanya turun 57% jadi 54%, Visalux turun 47% jadi 46%, Visicom naik 51-54%, Panasonic naik 49-54%, Energi turun 48% jadi 44%, Shinyoku naik 40-45%, Hannochs naik 38-42%. Daya name plate 8 watt merk Visalux Faktor Dayanya naik 52-56%, Philips turun 52% jadi 51%, Panasonic naik 50-51%, Visicom naik 50-53%, Energi turun 48% jadi 47%, Hannochs naik 48-53%, Shinyoku turun 45% jadi 44%. Daya name plate 14 watt merk Panasonic Faktor Dayanya naik 53-55%, Philips naik 51-53%, Visalux turun 51% jadi 50%, Visicom naik 48-49%, Energi naik 46-47%, Hannochs naik 45-46%, Shinyoku turun 44% jadi 42%.
ANALISIS ALIRAN DAYA TERHADAP DAYA TAK SEIMBANG Pulungan, Ali Basrah
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.985 KB)

Abstract

Pembahas artikel tentang analisis aliran daya tiga fas e tidak seimbang, fokus utamanya untuk mengetahui besar tegangan, arus dan daya masing-masing fase pada setiap bus dan saluran. Ketidakseimbangan sistem tiga fase salah satu penyebabnya adalah beban yang tidak seimbang. Pada kasus ini, ketidakseimban gan sistem tiga fase dilakukan dengan membuat simulasi beban tidak seimbang pada sistem 14 bus IEEE. Simulasinya dikerjakan menggunakan software EDSA dengan menjalankan unbalanced power flow analysis. Hasil simulasi aliran daya tiga fase tidak seimbang menunju kkan perbedaan besar tegangan, arus dan daya pada masing-masing fase. Besarnya ketidakseimbangan beban antara 0,99%-21,99% akan menyebabkan ketidakseimbangan tegangan pada bus antara 0,10%-1,38%. Persentase total masing-masing arus fase a, b dan c seluruh saluran berturut-turut adalah 27.55%, 32.92% dan 39.53%. Persentase daya aktif total masing-masing fase a, b and c adalah 32.83%, 33.15% dan 34.02%, sedangkan daya reaktifnya 32.81%, 32.74% dan 34.44% untuk fase a, b dan c berturut-turut.
KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DENGAN PEMAKAIAN LEBIH DARI 10 TAHUN DI KANAGARIAN NANGGALO KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Alfith Alfith
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.556 KB)

Abstract

Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untuk penyediaan daya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkat kelaikan pemakaian instalasi penerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10 tahun. Terdapat empat parameter tinjauan, yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala dan pengaman instalasi. Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar 100%, resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala sebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau dari kondisi fisiknya sebesar 100%. Maka secara keseluruhan instalasi penerangan rumah di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 28% laik pakai, sedangkan 72% kurang laik pakai.
SISTEM PENGENDALI ARUS START MOTOR INDUKSI PHASA TIGA DENGAN VARIASI BEBAN Yusnita Yusnita; Hendro Tjahjono
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.698 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan suata cara sederhana dalam mengendalikan arus start motor induksi 3-fasa. Penelitian ini dibantu oleh program komputer Matlab untuk menganalisa kinerja motor selama proses start dan operasi. Motor yang digunakan pada penelitian ini adalah motoro induksi 3-fasa, 1500 W, 380 V, 4 kutup, 50 Hz and 1400 rpm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa untuk mengendalikan arus start sebaiknya pada awal start motor diberi tegangan 26.32% dari tegangan nominalnya,kemudian dinaikan secara bertahap menjadi 69% and 100% dari tegangan nominalnya.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN BEBAN TERHADAP KARAKTERISTIK GENERTOR SINKRON Sepannur Bandri
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.94 KB)

Abstract

Generator adalah salah satu jenis mesin listrik yang digunakan sebagai alat pembangkit energi listrik dengan cara menkonversikan energi mekanik menjadi energi listrik. Pada generator, energi mekanik didapat dari penggerak mula yang bisa berupa mesin diesel, turbin, baling-baling dan lain-lain. Pada pembangkit-pembangkit besar, salah satu alat konversi yang sering digunakan yaitu generator sinkron 3 phase. Generator sinkron yang ditinjau adalah generator sinkron 37 MVA, 10.5 kV, hubungan Y pada PLTG Pauh Limo. Pengoperasian generator dituntut suatu kestabilan agar kinerja generator menjadi optimal. Kestabilan generator dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu beban, arus eksitasi, faktor daya, jumlah putaran generator, dan lain sebagainya. Perubahan besar tegangan terminal akibat dihubungkan ke beban akan menyebabkan ketidakstabilan generator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan melihat kinerja generator sinkron tiga fasa terhadap perubahan beban daya aktif. Dari hasil analisa diperoleh bahwa semakin bertambahnya beban maka GGL induksi juga akan naik dan arus medan juga naik dimana GGL induksi yang di dapat pada saat beban puncak dari factor daya lagging adalah 6397.211 V dan arus medan 304.629 A, GGL induksi pada factor daya leading adalah 6043.474 V dan arus medan 287.784 A.
APLIKASI ILMU STATISTIK UNTUK RENCANA UMUM KETENAGALISTRIKAN DAERAH DI PROVINSI RIAU TAHUN 2010 – 2019 Valdi Rizki Yandri; Desmi Warman
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5102.614 KB)

Abstract

Permintaan listrik Provinsi Riau saat ini dipasok oleh sistem interkoneksi Sumatera dan sistem terisolasi. Pada Agustus 2010, beban puncak sistem interkoneksi dalam sistem sub Riau adalah 339,6 MW, sementara pasokan daya listrik di Riau hanya 179,1 MW. Beban puncak sistem terisolasi bisa 66,573 MW tetapi pasokan daya listrik terisolasi hanya 73,044 MW. Riau membutuhkan pasokan daya listrik dari Sumatera Barat sub sistem dan sub sistem Sumatera Utara. Pasokan minimum tenaga listrik membuat minimum rasio elektrifikasi, berdasarkan PLN Corp data, rasio elektrifikasi Provinsi Riau adalah 45,26%. Di sisi lain, Energi dan Pertambangan Departemen Riau mengatakan bahwa rasio elektrifikasi adalah 47,19% jika nilai ini didasarkan pada semua pelanggan, bukan hanya PLN Corp pelanggan tetapi juga non PLN rasio Corp. Jika didasarkan pada pelanggan PLN Corp, rasio elektrifikasi hanya 38.41%. Rasio ini lebih kecil dari rasio elektrifikasi nasional, yaitu 60%. Kondisi masa depan, listrik di Riau bisa lebih buruk daripada sekarang karena peningkatan pembangunan daerah yang membutuhkan lebih banyak energi listrik. Untuk mengatasi pasokan minimum tenaga listrik,beberapa tindakan harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Riau dan PLN Corp Salah satu tindakan adalah membuat Perencanaan Umum Listrik yang dapat membuat perkiraan kebutuhan listrik untuk masa depan,
SISTEM VERIFIKASI PENUTUR MENGGUNAKAN METODA MEL FREQUENCY CEPSTRAL COEFFICIENTS-VECTOR QUANTISATION (MFCC-VQ) SERTA SUM SQUARE ERROR (SSE) DAN PENGENALAN KATA MENGGUNAKAN METODA LOGIKA FUZZY Atik Charisma
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.1 KB)

Abstract

Metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ) dapat digunakan dalam sistem verifikasi penutur dan Logika Fuzzy dalam sistem pengenalan kata. Proses ekstraksi ciri sinyal wicara menggunakan metoda Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) nantinya akan menghasilkan vektor akustik sinyal wicara. Vector Quantization (VQ) digunakan untuk membentuk vector akustik yang spesifik untuk tiap penutur. Pada pengenalan atau verifikasi, Sum Square Error digunakan untuk mencocokkan penutur tak dikenal dengan penutur dalam filebase berdasarkan error terkecil. Dalam penelitian ini, sistem digunakan untuk memverifikasi penutur dan mengenali kata, yaitu merah, biru, dan hijau dalam Bahasa Indonesia. Sistem ini telah diuji dengan membandingkan tingkat keberhasilan verifikasi penutur antara sumber suara yang digunakan sebagai filebase dan pemodelan kata dengan sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase. Untuk 10 kali pengucapan pada masing-masing pengujian diperoleh persentase keberhasilan verifikasi penutur yang baik. Pada pengujian sumber suara yang digunakan sebagai filebase, rata-rata persentase keberhasilan verifikasi adalah 70% dengan rata-rata persentase kebenaran pengenalan kata sebesar 87.5%, sedangkan pengujian sumber suara yang tidak digunakan sebagai filebase memperoleh persentase rata-rata keberhasilan verifikasi sebesar 78.3%.
Prediksi Kebutuhan Energi Listrik Kota Padang Sampai Tahun 2020 Zulkarnaini Zulkarnaini; Eko Saputra
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2032.452 KB)

Abstract

Konsumsi energi listrik Kota Padang cenderung meningkat dari 102.098.994 KWH pada tahun 2005 menjadi 102.456.136 KWH pada tahun 2009. Upaya penyediaan energi listrik diperlukan untuk menjamin ketersediaan pasokan energi listrik. Dengan adanya analisa kebutuhan dan penyediaan energi listrik Kota Padang beberapa tahun mendatang diharapkan akan menjadi keseimbangan suplay dan demand yang dapat dijadikan sebagai masukan perencanaan ketenaga listrikan. Untuk membentuk persamaan perkiraan konsumsi energi listrik digunakan metode regresi untuk proyeksi permintaan dan penyediaan energi listrik, berdasarkan hasil yang diperoleh diperkirakan tahun 2020 kebutuhan listrik Kota Padang sebesar 144.678.365,7 KWH naik 2.2 % terhadap tahun 2009.
PERENCANAAN SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH (SUTM) 20 kV PADA KOMLEK PERKEBUNAN AMP ( Agra Masang Perkasa ) Bawan Lubuk Basung Arfita Yuana Dewi; Fauzan Fauzan
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.25 KB)

Abstract

Perencanaan jaringan distribusi tidak lepas dari penentuan besarnya daya atau beban yang akan di salurkan melalui sistem jaringan tersebut, terutama berkaitan dengan penentuan kuat hantar arus pada ukuran kawat penampang dan jenis penghantar yang di pilih. Perencanaan jaringan saluran udara tegangan menengah 20 kV di dapat dari percabangan Feeder utama Lubuk basung Pada Km 10 di Lokasi Bawan. Feeder Lubuk Basung merupakan salah satu feeder yang menyalurkan energi tenaga listrik dari GH Bawan melalui sistem jaringan distribusi primer 20 kV, feeder ini memiliki panjang saluran Primer 73,4 km terdiri dari dari saluran feeder utama sepanjang 48 km. Adapun metode pengumpulan data yang di terapkan dalam perencanaan ini adalah metode observasi lapangan dan metode dokumenter. Data-data yang di peroleh dari hasil Survey lapangan dan Analisis dengan menggunakan rumus-rumus baku dari beberapa kajian pustaka. Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari hasil simulasi untuk rencana pemasangan jaringan SUTM 20 kV pada feeder utama Lubuk Basung masih dalam Standar pelayanan dan tegangan regulasi ± 7,53 % dan tegangan ujung Jaringan 18,69 kV ( Analisis data ), Sistem konstruksi saluran udara tegangan menengah 20 kV dan kompenen-kompenen utama mengacu standarisasi dari PT. PLN ( Persero ) Tahun 1998, Meliputi konstruksi tiang besi 11 meter 156 daN, Kawat AAAC 70 mm², Andongan 0,58 meter dengan jarak gawang rata-rata 50 meter, penyaluran energi listrik sebesar ± 212,6 KVA. Selanjutnya uraian kebutuhan material tercantum pada pada daftar terlampir.
FENOMENA FLASHOVER AKIBAT ARUS BOCOR PADA ISOLATOR KERAMIK DAN RESIN EPOKSI Valdi Rizki Yandri; Nurhatisyah Nurhatisyah
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.92 KB)

Abstract

Saat ini keramik dan epoxy resin telah digunakan di banyak sektor. Dalam teknik listrik, keramik dan epoxy resin dapat digunakan untuk isolasi. Untuk mengetahui karakteristik dari bahan yang digunakan, maka beberapa pengujian dilakukan seperti pengujian listrik dan pengujian fisik. Karakteristik listrik yang akan diperiksa diperkirakan dari tegangan lewat dan arus bocor. Karakteristik fisik yang akan diuji adalah hidrofobik. Fenomena lain yang akan diuji adalah pengaruh lengkung pita kering untuk kinerja isolator. Pita kering yang terbentuk dipermukaan isolator karena polusi tinggi dan kelembaban lingkungan. Kejadian ini akan merusak isolator. Pada penelitian ini keramik dan resin epoksi akan diuji karakteristik dalam ruang yang konsisi iklm suka tropis. Jadi data tentang keramik dan resin epoksi akan didapatkan di semua jenis polusi, kelembaban dan suhu di lingkungan tropis. Hubungi sudut isolator keramik sebelum kebocoran pengukuran saat ini adalah 25 derajat sedangkan untuk isolator epoxy resin adalah 88derajat. Ini berarti bahwa isolator epoxy resin adalah lebih hidrofobik dari keramik isolator. Arus bocor isolatorkeramik dalam kondisi bersih pada suhu 25  C dan kelembaban 70-80% menjadipeduli dengan 1,15-22,90 μA sedangkan arus bocor isolator epoxyresin menjadiprihatin dengan 1,08-21,80 μA. Setelah karakteristik dari bahan tersebut telah didapat, karakteristik kebocoran saatini dan eksi tegangan flashover . Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, keramik isolator yang sesuaidigunakan dalam isolator resin epoksi dan dataran rendah yang cocok digunakan dalam dataran tinggi.

Page 2 of 21 | Total Record : 206