Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Internet Of Things (IoT) Sistem Pengendalian Lampu Jarak Jauh Menggunakan Nodemcu Amica CP2102 Berbasis Mobile Alfith Alfith; Randu Apriza Dirni
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet of Thing (IoT) bisa dimanfaatkan pada gedung atau rumah untuk mengendalikan peralatan elektronik salah satunya pada lampu ruangan yang dapat dioperasikan dari jarak jauh serta dengan menggunakan alat ini dapat menghemat energi sehingga tidak terjadi pemakaian energi yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengontrol lampu secara jarak jauh dengan menggunakan mikrokontroler nodemcu amica cp2102 yang dapat diakses di mana saja dan memanfaatkan koneksi internet. Metode kontrol yang digunakan pada sistem instalasi ini adalah pengontrolan berbasis mobile dimana hasil yang didapatkan dari sistem ini dapat melakukan pengendalian dalam menghidupkan atau mematikan lampu pada instalasi penerangan sehinnga dapat meningkatkan efesiensi penggunaan energi listrik pada instalasi tersebut. Pada jarak 18 meter dengan waktu yang dibutuhkan lebih cepat daripada  jarak 1 meter sehingga dapat diketahui bahwa jarak tidak bisa dijadikan patokan  pada lama waktu yang dibutuhkan pada saat menggunakan alat ini. Alat ini akan bekerja menggunakan jaringan internet, apabila terkoneksi ke jaringan internet walaupun jauh dari tempat alat tersebut dan akan terhubung secara lancar apabila jaringan internetnya stabil dan tidak ada kendala lainnya seperti kendala cuaca yang tidak memadai dan lain-lain.
Perancangan Pengendali Suhu Air Pada Bak Mandi Menggunakan Fuzzy Logic Controller Alfith Alfith; Antonov Bachtiar; Algizan A. A.
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu  ialah  salah  satu  parameter  yang  sangat  penting  dalam  kehidupan.  Salah satunya  alat  yang menggunakan suhu sebagai parameter kerjanya ialah pemanas air. Pemanas air khususnya pemanas air elektrik semakin banyak kegunaannya dari tahun ke tahun. Baik untuk memanaskan air untuk minum, mandi, berendam, dan untuk membuat makanan. Dari semua kemudahan itu manusia akan semakin dimanjakan oleh kemajuan teknologi. Seperti salah satu contoh yang telah disebutkan sebelumnya, pemanas air elektrik dapat digunakan sebagai pemanas air untuk berendam. Berendam membuat tubuh manusia menjadi rileks dan lebih nyaman, terutama ketika setelah melakukan aktivitas maupun pada saat cuaca sedang dingin. Parameter suhu air yang optimal bagi tubuh manusia ialah ± 40°C. Fuzzy Logic adalah metodologi pemecahan masalah dengan beribu-ribu aplikasi dalam pengendali yang tersimpan dan pemrosesan informasi. Cocok untuk diimplementasikan pada sistem yang sederhana, kecil, tertanam pada mikrokontroller, PC multi-channel atau workstation berbasis akuisisi data dan kontrol sistem. Fuzzy logic menyediakan cara sederhana untuk menggambarkan kesimpulan pasti dari informasi dari informasi yang ambigu, samar-samar, atau tidak tepat. Kata kunci : Temperatur, Fuzzy Logic
KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA DENGAN PEMAKAIAN LEBIH DARI 10 TAHUN DI KANAGARIAN NANGGALO KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Alfith Alfith
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.556 KB)

Abstract

Instalasi listrik diduga akan mengalami perubahan nilai parameter setelah digunakan untuk penyediaan daya listrik. Perubahan parameter ini ditinjau dengan tujuan mengetahui tingkat kelaikan pemakaian instalasi penerangan rumah tangga yang telah digunakan lebih dari 10 tahun. Terdapat empat parameter tinjauan, yaitu: tahanan isolasi, resistansi pentanahan, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala dan pengaman instalasi. Hasil analisis data menunjukkan persentase faktor kelaikan tahanan isolasi instalasi sebesar 100%, resistansi pentanahan instalasi sebesar 62,66%, penampang penghantar pada penambahan beban titik nyala sebesar 46,66% dan pengaman instalasi (MCB) ditinjau dari kondisi fisiknya sebesar 100%. Maka secara keseluruhan instalasi penerangan rumah di Kenagarian Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan sebesar 28% laik pakai, sedangkan 72% kurang laik pakai.
Perancangan Trainer Instalasi Penerangan Sebagai Media Pengembangan Instalasi Listrik Antonov Bachtiar; Alfith Alfith
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A learning trainer for people to be able to understand how to do a good and proper electrical installation. The electrical installation system in a building must refer to the rules and regulations that apply in accordance with the PUIL 2011 and the 2014 electricity law. Components that are usually used for electrical installations are KWH meters, socket, MCB, switches, cables, fittings. Electrical installation is a system / circuit used to distribute electric power (Electric Power) to meet human needs in their lives. Electrical installations must meet the standards and laws that apply in Indonesia. The regulations relating to this problem are the General Requirements for Electrical Installation (PUIL), International Electrotecnical Commission (IEC).
Pengembangan Perancangan Smart Traffic Light Berbasis LDR Sensor Dan Timer Delay System Alfith Alfith; Kartiria Kartiria
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.713 KB)

Abstract

Traffic light merupakan sebuah marka jalan yang digunakan untuk mengatur kelancaran lalu lintas di suatu persimpangan jalan, dengan cara memberi kesempatan pengguna jalan dari masing-masing arah untuk berjalan secara bergantian. Pada artikel ini dibahas penerapan prinsip kerja dari smart trafic light dengan mikrokontroler dengan tujuan mengurangi waktu tunggu para pengendara disetiap persimpangan. Ketika ke-empat simpang dalam keadaan kosong maka ke-empat simpang lampu akan tetap merah, apabila pada salah satu simpang ada kendaraan maka sensor LDR akan mendeteksi kendaraan tersebut, selanjutnya lampu secara otomatis akan hijau dan tiga simpang yang lainnya akan tetap merah, apabila pada simpang satu dan simpang dua ada kendaraan maka simpang tiga dan simpang empat akan tetap merah dan simpang satu dan dua tersebut akan hijau secara otomatis bergantian sesuai timer delay yang ditentukan, apabila ada kendaraan pada tiga simpang (simpang 1, 2 dan 4) maka lampu hijau akan melooping secara otomatis pada simpang tersebut searah jarum jam dengan delay yang ditentukan, begitu juga pada ke-empat simpang akan bekerja kondisi trafic light biasa dengan delay yang ditentukan searah jarum jam.
KONFIGURASI BATTERY PADA PEMBANGKIT RENEWABLE ENERGI Alfith Alfith
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.345 KB)

Abstract

Keterbatasan energi menjadi hal yang sangat serius, dengan mengembangkan sumber energi terbarukan dan meningkatkan teknologi manajemen daya juga menjadi semakin penting. Penggunaan MPPT (Maximum Power Point Tracking) dapat meminimalkan masalah ini. Dalam paper rivew ini, menceritakan desain dan manajemen alat yang dikembangkan dengan sebuah software Visual Basic (VB). Dengan merancang Integrated Circuit (IC), yang diaplikasikan pada sistem energi terbarukan, dan alat ini juga dapat digunakan untuk menilai kondisi operasi sistem dalam rangka pengambilan keputusan untuk pemeliharaan. Selain itu, Informasi energi terbarukan pemanenan sistem akan diposting pada sistem online sehingga dengan demikian pengguna dapat mengaksesnya kapan saja dan dari mana saja. Akhirnya, simulasi komputer dan hasil eksperimental menunjukkan kinerja yang sangat baik dari IC dan sistem yang diusulkan.
Rancang Bangun Pengontrolan Beban Listrik Rumah Tangga Berbasis Mikrokontroler Alfith Alfith; Asnal Effendi; Sepannur Bandri; Rano Jelmi Masri
Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan sebuah alat untuk memonitoring Penggunaan beban listrik rumah tangga berbasis mikrokontroler, bertujuan untuk membantu dalam pengontrolan beban listrik rumah tangga yang sering terjadi pemakaian beban berlebihan sehingga menyebabkan trip pada MCB, serta untuk menghemat dalam pemakaian energi listrik. Bagi pengguna daya sebesar 900 VA untuk pemakaian beban rumah tangga jika tegangan, dan Cos ɸ sebesar 0,85 serta kapasitas MCB sebesar 4,0A maka untuk setiap peralatan rumah tangga haya dapat di gunakan sebesar 748 Watt. Alat pengontrolan beban listrik berbasis mikrokontroler ini diprogram akan menginformasikan penggunaan daya sebesar 80% atau sebesar . dan Jika penggunaan daya pelampaui 95%, atau  maka sistem akan menonaktifkan jaringan listrik selama beberapa saat dan akan menghubungkan kembali secara otomatis. Dibandingkan dengan MCB daya dapat di gunakan maksimal sebesar 748 Watt , hal ini sangat berbeda dengan  alat yang dibuat hanya bisa menggunakan daya sebesar 710 Watt.Bertujuan supaya alat yang dibuat dapat mengamankan terlebih dahulu sebelum MCB trip.Antara perselisihan pengukuran alat pengontrolan beban listrik berbasis mikrokontroler ini dengan amper meter memiliki sedikit perbedaan yaitu sebesar 0,01 A hal ini mungkin dikarenakan pada saat pemogramaan alat yang masih belum sempurna.
PERANCANGAN TRAFFIC LIGHT BERBASIS MICROCONTROLLER ATMEGA 16 Alfith Alfith
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 17, No 1 (2015): Volume 17 No 1 Tahun 2015
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.891 KB)

Abstract

Today, the highway as a means to facilitate transport often have problems, caused by all road users desire more quickly to the destination, and precede each other, plus more if there is a special car or a group, it is very influential on the impact on the density of traffic congestion . To address them, in fact is not the duty of the police to regulate the traffic, but we can help to regulate traffic in any place such as a T-junction, intersection, or perlimaan densely trafficked rate traffic arrangements necessary tool called the Traffic Light. This is the basis for "Traffic Light Design Based Microcontroller ATmega 16". The traffic light is able to overcome some of the perceived problems, including traffic lights remain lit seek even suply of PLN outages by using backup batteries. The system is able to regulate the rate of traffic by arranging road vehicles alternately passing a certain place every day for almost 24 hours a day and on the tool needs to be paired each day.
PERANCANGAN SMART TRAFFIC LIGHT BERBASIS MICROCONTROLLER Alfith Alfith
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 No 2 Tahun 2014
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.443 KB)

Abstract

Jalan raya sebagai sarana untuk memperlancar transportasi, dewasa ini sering mengalami hambatan karena semua pengguna jalan raya menginginkan lebih cepat sampai tujuan dan saling mendahului belum lagi ada mobil khusus atau rombongan yang berpengaruh pada kepadatan lalulintas yang berimbas pada kemacetan. Untuk menanggulangi hal ini sebenarnya merupakan tugas dari polisi yang tidak setiap hari berada dijalan untuk mengatur lalulintas dan tidak akan sanggup untuk menghitung jumlah kendaraan yang lewat. Untuk mengatur lalulintas di setiap tempat seperti pertigaan, perempatan, maupun perlimaan yang padat laju lalulintasnya diperlukan alat pengaturan lalulintas multifungsi yang disebut Smart Traffic Light. Disebut smart karena traffic light ini dirasa mampu mengatasi 3 problem, diantaranya mendeteksi kepadatan lalulintas yang berpengaruh pada nyala lampu hijau menggunakan sensor objek infrared, mampu mendeteksi adanya sinyal khusus dari mobil-mobil istimewa sepertiambulance atau pemadam kebakaran atau polisi atau mobil semacamnya yang secara otomatis akan merubah nyala lampu traffic light merah menjadi hijau dengan menggunakan wireless module Xbee Pro dan GPS , serta mengusahakan lampu lalulintas tetap menyala meski suply dari PLN padam dengan menggunakan baterai cadangan. Sistem ini mampu mengatur laju lalu lintas dengan mengatur jalan kendaraan secara bergantian yang melewati tempat tertentu setiap hari selama hampir 24 jam sehari dan pada alat ini perlu dipasangkan setiap harinya.
PENGUJIAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA ALAT PENGERING GABAH MENGGUNANAKAN SENSOR DHT11 Alfith Alfith; Asnal Effendi; Aswir Premadi; Yogi Saputra
Ensiklopedia of Journal Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No. 2 Edisi 2 Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.874 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v4i2.1074

Abstract

Many kinds of sensors for measuring temperature or humidity, such as LM35, DS18S20 and DHT11. To measure temperature and humidity in mushrooms, you can choose the DHT11 sensor. The DHT11 has a calibrated digital output. This sensor consists of a resistive type humidity measuring component and temperature measurement via NTC and is connected to 8 bits, so that it gives quite good results, sufficient response speed, has good resistance to interference. The interface used is a single write serial interface which is quite fast and easy. The sensor size is small, the need for low power consumption and is able to transmit its output within a distance of 20 meters. The DHT11 sensor can be used for measuring room temperature, measuring incubator temperature and humidity and others. If the sensor distance is less than 20 meters, it is necessary to install a 5KΩ pull-up resistor on the data pin. Meanwhile, if the distance is more than 20 meters, it is necessary to adjust the size of the pull up resistor. The power supply required for this DHT11 ranges from 3.5V to 5V. Access to the sensor is only allowed more than 1 second after the first power supply is provided.