cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Analisa Pembangunan Penyulang Ekspres Terhadap Aliran Daya Pada Penyulang Sungai Dareh Pt Pln (Persero) Rayon Sitiung Erhaneli Erhaneli; Kartiria Kartiria; Fadli Rahman
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK ELEKTRO
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyaluran energi listrik akan optimal jika dalam penyaluran sesuai dengan standar mutu PT. PLN (Persero). Jika  jaringan terlalu panjang dan pembebanan yang berlebih (overload) akan mengakibatkan mutu tegangan akan berkurang. Penyulang Sungai Dareh dengan panjang jaringan 291 kms dengan luas penampang 150 mm2 untuk jaringan utama ,penghantar 70 mm2 untuk percabanganya dengan beban puncak 240 A. Tegangan kirim GI sebesar 20,6 kV maka pada saat beban puncak tegangan terukur pada GH Sungai Dareh 18 kV pada saat yang bersamaan tegangan terbaca pada GH Balitan 17,2 kV. Sehingga drop tegangan melebihi standar mutu pelayanan minimal yaitu 18 kV. Solusi yang dapat dilakukan adalah  dengan membangun penyulang ekspres baru. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi ETAP, dengan membangun penyulang ekspres baru dari GI Sungai Lansek sampai GH Balitan menggunakan A3C dengan luas penampang 240 mm2, tegangan pada penyulang Sungai Dareh terbaca pada GH Sungai Dareh pada saat beban puncak 19 kV dengan tegangan kirim dari GI  Sungai Lansek 20,6 kV. Sedangkan pada GH Balitan tegangan terbaca 18,3 kV. Dengan demikian tegangan sudah memenuhi standar mutu pelayanan yang telah ditetapkan yaitu 18 kV. Aplikasi ETAP dapat digunakan untuk membantu menganalisa efektifitas rencana pembangunan penyulang ekspres baru yang dapat dijadikan solusi untuk mengurangi rugi - rugi daya teknis pada penyulang Sungai Dareh.
Potensi Energi Listrik PLTS Atap Gedung Laboratorium Teknik Elektro Untuk Pengembangan Net Zero Energi Building (NZEB) Andi M. Nur Putra; Ferry Darmawan; Arief Ramadhani Vermana; Arfita Yuana Dewi; Sepannur Bandri
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi baru terbarukan di era globalisasi saat ini sangat diperlukan karena mampu membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, menciptakan bagunan dengan ramah lingkungan, membantu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Pemerintah menargetkan EBT sebanyak 23% pada 2025. Salah satu cara untuk mewujudkan target tersebut adalah dengan menerapkan konsep NZEB. Paper ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas PLTS atap sebagai pembangkit listrik mandiri dalam rangka pengembangan NZEB untuk gedung labor elektro. Penelitian yang dilakukan adalah simulasi menggunakan software PVSyst. Dengan keadaan penyinaran matahari minimum, dibutuhkan luas area sebesar 440m2 agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik gedung, sedangkan dengan keadaan yang ada pada gedung labor elektro sekarang ini hanya memiliki luas area sebesar 206m2 sehingga daya yang bisa dibangkitkan dari PLTS hanya sebesar 49mwh/tahun. Dengan konsumsi energi listrik di gedung sebesar 43mwh/tahun maka listrik yang dihasilkan PLTS akan mampu memenuhi kebutuhan energi gedung.
Evaluasi Setting Over Current Relay Sistem 20 kV Gardu Induk Pauh Limo Zulkarnaini Zulkarnaini; Kartiria Kartiria; Popon Oktorezki
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebuah system kelistrikan sering kali terjadi gangguan yang menyebabkan pemadaman aliran listrik bahkan kerusakan pada alat-alat kelistrikan. Gangguan ini biasa terjadi dibagian mana saja misalnya jaringan distribusi listrik. Untuk menjamin kualitas pelayanan listrik. Maka salah satu usaha dilakukan, yaitu meminimalisir gangguan yang terjadi dalam system tenaga listrik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan cara mengkoordinasi setting relay padasisi 20 kV Feeder Belimbing Gardu Induk Pauh Limo yang mana trafo tersebut mempunyai daya berkapasitas 60 MVA. Dengan demikian dibutuhkan suatu perencanaan perhitungan serta analisa dari perhitungan arus hubung singkat agar terciptanya koordinasi proteksi Over Current Relay (OCR) yang baik pada sisi 20 kV. Dari perhitungan arus hubung singkat dan kurva hubung singkat bahwa waktu kerja relay untuk gangguan 3 fasa pada jarak 0% lebih cepat, yaitu sebesar 12.040,67A (12,040 kA). Sedangkan pada perhitungan setting relay didapatkan hasil dari TMS (Time MultiplierSetting) adalah 0,26detik, pada data lapangan TMS atau nilai setelan waktu 0,27 detik. Dilihat dari jarak lokasi gangguan mempengaruhi lama waktu trip relay (grading time). Semakin jauh jarak lokasi gangguan maka semakin besar selisih waktu antara waktu kerja relay, pada Gardu Induk Pauh Limo hasil selisih waktu 0,01 detik, hasil tersebut didapat dari simulasi ETAP 12.6.
Rancang Bangun New Normal Covid-19 Masker Detektor Dengan Citra Digital Qory Hidayati; Nurwahidah Jamal; Muhammad Abian Husain
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

New normal adalah perubahan perilaku atau kebiasaan untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Himbauan dari pemerintah ini menganjurkan agar bisa hidup “berdampingan” dengan virus yang telah menelan ratusan ribu jiwa di seluruh dunia. Sejak pandemi COVID-19 muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, dengan usainya pembatasan tersebut, pemerintah menganjurkan untuk mulai melakukan kegiatan seperti biasa, tentunya sambil mematuhi protokol pencegahan COVID-19. Hal ini mendorong masyarakat untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, salah satunya ialah mengenakan masker dalam setiap aktivitas. Agar kebiasaan disiplin menggunakan masker di tempat umum ini dapat berjalan dengan baik, maka dibuatlah New Normal COVID-19 Masker Detektor dengan dengan citra digital agar lingkungan seperti perusahaan dapat mendisiplinkan karyawannya untuk menggunakan masker sebelum masuk ke kantor. Sistem ini dibuat menggunakan Arduino sebagai otak utamanya, dengan menambahkan modul kamera dan juga sensor PIR, yang akan mendeteksi apakah orang tersebut menggunakan masker atau tidak. Metode penelitian yang dilakukan adalah Pengolahan citra yang bertujuan mengidentifikasi titik pada citra digital dengan menggunakan haarcascade clasification. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mendeteksi orang yang menggunakan masker.
Sistem Pengontrolan Pemberi Pakan dan Pembersih Kandang Ayam Otomatis Melalui SMS Andi Syofian; Yultrisna Yultrisna
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini, tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai efisiensi biaya peternakan ayam broiler adalah besarnya biaya pakan, yaitu sekitar 60-70% dari keseluruhan biaya operasional yang harus dikeluarkan, tingginya biaya operasional karyawan, serta manajemen peternakan yang masih dilakukan secara tradisional. Saat ini pengelolaan peternakan ayam masih mengandalkan kemampuan peternak dalam melakukan Pemberian pakan, Pembersihan kandang, Mengetahui kondisi kandang dan pencatatan terhadap ketersediaan pakan, serta data lainnya. Pakan ternak yang tidak terdata sehingga tidak bisa dikontrol akan berpotensi terhadap kebocoran pakan. Pembuatan alat ini dilakukan untuk memanagement waktu pemberian pakan dan pembersihan kandang menggunakan modul RTC1307, dan mengetahui suhu,kelembaban di dalam kandang menggunakan sensor DHT-11, serta untuk mengetahui jumlah pakan yang tersedia di dalam tandon makanan menggunakan sensor HC-SR04 dalam bentuk 0%-100%, alat ini juga dapat memantau dan mengontrol dari jarak jauh menggunakan sms memanfaatkan modul SIM800L, Alat ini menggunakan mikrokontroler arduino Uno sebagai pengendali. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan , alat ini dapat bekerja dengan baik, Pemberian pakan dan pembersihan kandang sesuai dengan waktu yang sebenarnya, dan dapat mengirim informasi melalui sms ke pemilik kandang berupa suhu, kelembaban, jumlah makanan yang tampil dalam bentuk 0%-87%.
Pengaruh Jarak Kawat Penghantar Terhadap Rugi-Rugi Daya dan Efisiensi Akibat Korona Erhaneli Erhaneli; Zuriman Anthony; Sepannur Bandri; Zulkarnaini Zulkarnaini; Lailatul Qadri
Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diterapkannya tegangan tinggi pada saluran transmisi adalah untuk memperkecil rugi- rugi daya , tetapi akibanya akan timbul korona. Korona pada saluran  transmisi  dapat  menyebabkan rugi-rugi daya, noise dan interferensi radio. Salah satu penyebab rugi-rugi daya akibat korona dipengaruhi oleh jarak antar kawat. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh jarak kawat terhadap rugi-rugi daya dan effisiensi yang diakibatkan oleh korona pada SUTT 150 kV GI Payakumbuh – GI Koto Panjang dengan panjang saluran 84,84 km.Hasil perhitungan didapat  pada cuaca baik rugi korona tertinggi terjadi pada jarak kawat 370 cm  sebesar 949,35 kW, dan terendah pada jarak kawat 460 cm sebesar 623,57 kW. Sedangkan effesiensi tertinggi terjadi pada jarak 460 cm sebesar 97,21% dan terendah terjadi pada jarak 370 cm sebesar 95,76%. Dengan adanya penurunan effisiensi maka rugi-rugi daya yang diakibatkan korona mencapai 4,24%. Pada cuaca buruk rugi rugi daya tertinggi terjadi pada jarak kawat 370 cm sebesar 2.909,16 kW, dan rugi rugi daya terendah terjadi pada jarak 460 cm sebesar 2.275,40 kW. Sedangkan effesiensi tertinggi pada jarak 460 sebesar 89,84 % dan effesiensi terendah pada jarak 370 cm sebesar 87,01%. Dengan adanya penurunan effisiensi maka rugi-rugi daya yang terjadi akibat korona mencapai 13% . Rugi-rugi daya yang terjadi akibat korona pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Payakumbuh - GI Koto Panjang belum melebihi Standar SPLN No.72 Tahun 1987 yakni sebesar 17,24%.