cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
PERTANGGUNGJAWABAN MALAYSIA ATAS TINDAKAN WARGANYA TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA MENURUT KONVENSI PEKERJA MIGRAN 1990 Ida Yudhiastuti
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.618 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh jawaban atas masalah pertanggungjawaban Malaysia atas tindakan warganya terhadap pekerja migran menurut Konvensi Pekerja Migran 1990. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa menurut Konvensi Pekerja Migran 1990 tindakan majikan warga negara Malaysia yang memperlakukan TKI dengan tidak memberikan upah kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab majikan saja, melainkan menjadi tanggung jawab negara Malayasia berkaitan dengan jaminan keamanan terhadap hak warga negara asing, atau dengan kata lain menyangkut perlindungan kepada warga negara asing. Demikian halnya dengan MOU secara tegas menempatkan Malaysia sebagai pihak penandatangan MOU dengan Indonesia, sehingga harus bertanggung jawab atas MOU yang telah disepakati tersebut.
STUDI DESKRIPTIF SHOPPING MOTIVATION MASYARAKAT SURABAYA DI PUSAT PERBELANJAAN TUNJUNGAN PLAZA SURABAYA Lilia Mulyani
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.556 KB)

Abstract

Belanja bukan sebagai beban melainkan sebagai hal yang menyenangkan dan dapat menikmati aktivitas belanja yang dilakukan hal ini dapat mendorong terbentuknya shopping motivation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belanja masyrakat Surabaya pada saat berbelanja di Tunjungan Plaza Surabaya. Menurut Bloch.et.al (1994), konsep Shopping Motivation ini dapat dikelompokkan menjadi tujuh dimensi yaitu Aesthetis, Convenience, Escape, Exploration, Flow, Role Enactment, dan Social. Penelitian ini dilakukan di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 130 orang dengan cara pengambilan sampel convenience sampling. Profil responden dan deskripsi jawaban responden diuji dan diolah dengan menggunakan analisa SPSS. Program SPSS yang digunakan adalah IBM SPSS Statistics version 18.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi Social Dimensions lebih dominan dibandingkan dengan dimensi yang lainnya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa mayoritas masyarakat Surabaya yang mengunjungi pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya adalah untuk meluangkan waktu bersama keluarga atau teman, saling berinteraksi dengan orang lain dan untuk menjalin kebersamaan dengan keluarga atau teman.
PEMETAAN PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN TERKAIT FREKUENSI KEHADIRAN APOTEKER DI APOTEK DI SURABAYA BARAT Erik Darmasaputra
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.068 KB)

Abstract

Peran dan tanggung jawab apoteker dalam memberikan pelayanan kefarmasian diperlukan oleh masyarakat untuk membantu tercapainya tujuan terapi yang maksimal dengan berlandaskan patient oriented. Untuk mencapai pelayanan kefarmasian yang maksimal oleh apoteker, maka perlu diketahui terlebih dahulu bentuk pelayanan kefarmasian yang telah dilakukan, pengaruh frekuensi kehadiran apoteker terhadap pelayanan kefarmasian di apotek, alasan apa yang menyebabkan sebagian apoteker tidak hadir di apotek. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara terhadap apoteker yang berada di apotek-apotek di Surabaya Barat. Jumlah apoteker yang diwawancarai sebanyak 30 apoteker, dengan teknik analisis data secara deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan di apotek di Surabaya Barat, diperoleh hasil : 1) pelaksanaan pelayanan kefarmasian oleh apoteker di apotek-apotek di Surabaya Barat masih kurang (20%-60%), berdasarkan lembar monitoring Kepmenkes RI No. 1027/MENKES/SK/IX/2004, 2) Apoteker dengan frekuensi kehadiran yang tinggi akan memberikan peran pelayanan kefarmasian tinggi di apotek berdasarkan analisis menggunakan software SPSS dengan Spearman’s rho, 3) gaji apoteker yang tidak sebanding dengan pendapatan apotek, apoteker ingin meningkatkan penghasilan uang dengan meninggalkan kewajiban di apotek untuk merangkap pekerjaan lain.
STUDI DESKRIPTIF KUALITAS PRODUK OLI CASTROL POWER 1 4T BERDASARKAN PERPSEPSI KONSUMEN DI SURABAYA Ignasius Victor
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.108 KB)

Abstract

This study aims to determine the quality of the description of Castrol Power 1 4T oil by consumer perceptions in Surabaya . This study used kuantitatif descriptive purely with software SPSS for windows 18 , this study uses a survey method . Determination of population using non-probability sampling techniques and sampling methods using convenience sampling, data processing method using cross- tabulation with the characteristics of the target population is the consumers who have purchased and use Castrol Power 1 4T oil for 4 months on a regular basis and at least 17 years old with a high school education level. The samples used in this study a total of 120 samples. The results of this study indicate that picture of the quality of oil products Castrol Power 1 4T in Surabaya seen from the 8 dimensions of quality of products; Performance, Feature, Reliability, Conformance, Durability, Serviceability, Aesthetics, Perceived Quality, the quality of the product oil Castrol Power 1 4T in Surabaya quality perceived by consumers .
PENGARUH GREEN PERCEIVED VALUE, GREEN PERCEIVED RISK DAN GREEN TRUST TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION LAMPU PHILIPS LED DI SURABAYA M. Ashar Pratama
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.143 KB)

Abstract

Berkembangnya industri dan teknologi saat ini menimbulkan dampak negatif yang memberikan sumbangan besar terhadap terjadinya pemanasan global. Dengan adanya dampak negatif tersebut mendorong masyarakat untuk menerapkan green consumerism. Meningkatnya kesadaran masyarakat ini memberikan tantangan bagi perusahaan untuk menerapkan strategi green marketing dengan menciptakan green product seperti yang dilakukan oleh Philips dengan menjawab tantangan ini dengan menciptakan lampu Philips LED dengan tujuan meningkatkan keunggulan kompetitifnya atas pesaing-pesaing yang ada melalui terbentuknya minat beli konsumen terhadap produk ramah lingkungan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh green perceived value dan green perceived risk terhadap green trust, serta green perceived value, green perceived risk, dan green trust terhadap green purchase intention. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode pengolahan structural equation model (SEM) dengan software AMOS 21.0. Data yang digunakan berupa data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada responden yang berjumlah 100 responden sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel adalah dengan non probability sampling dengan menerapkan metode convenience sampling. Penelitian ini menunjukkan hasil adanya pengaruh positif dan signifikan green perceived value terhadap green trust dan green trust terhadap green purchase intention konsumen terhadap lampu Philips LED di Surabaya. Hasil lainnya adalah tidak adanya pengaruh dari green perceived risk terhadap green trust lampu Philips LED serta tidak ada pengaruh green perceived value dan green perceived risk secara langsung terhadap green purchase intention lampu Philips LED di Surabaya.
EVALUASI TERHADAP IMPLEMENTASI STANDAR PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN BAGIAN UMUM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KELUHAN MASYARAKAT DI KANTOR DPRD PROPINSI JAWA TIMUR Asmarialda Novitasari
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.696 KB)

Abstract

Kinerja instansi pemerintahan adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran ataupun tujuan instansi pemerintahan sebagai penjabaran dari visi dan misi yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi standar pengukuran kinerja karyawan bagian umum untuk meningkatkan kualitas layanan keluhan masyarakat di Kantor DPRD Propinsi Jawa Timur. Manfaat dari penelitian ini bersifat applied research untuk memberikan rekomendasi mengenai kelemahan yang ada. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara penerapan dengan standar yang telah ditetapkan, hal ini menyebabkan kinerja penyedia layanan dan kualitas layanan mengalami penurunan. Terdapat permasalahan dan kelemahan yang muncul dari proses implementasi standar pengukuran kinerja terhadap kualitas layanan yang diberikan. Rekomendasi atas penelitian ini menjelaskan bahwa standar yang menjadi ukuran-ukuran dalam organisasi harus diperbarui pada saat evaluasi rapat tinjauan manajemen agar permasalahan yang muncul dalam penerapan sistem manajemen mutu dapat berjalan teratasi dan menghasilkan kualitas layanan yang baik.
PEMBUKTIAN SEDERHANA DALAM KEPAILITAN Yunita Kadir
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.269 KB)

Abstract

Kepailitan adalah sita umum atas semua kekayaan debitor pailit yang pengurusan dan pemberesannya dilakukan oleh kurator dibawah pengawasan hakim pengawas sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. Kepailitan terjadi karena adanya hubungan hukum berdasarkan perjanjian pinjam meminjam, dan debitor tidak mampu untuk membayar utang-utangnya kepada dua atau lebih kreditor yang salah satu utangnya diantaranya mempunyai hak tagih yang telah jatuh tempo. Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan, menentukan: “Permohonan pernyataan pailit harus dikabulkan apabila terdapat fakta atau keadaan yang terbukti secara sederhana bahwa persyaratan untuk dinyatakan pailit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) telah dipenuhi.” Fakta atau keadaan terbukti sederhana, tidak sederhana sebagaimana yang dimaksudkan, penulis melampirkan beberapa kasus permohonan pailit ditolak oleh hakim karena jumlah nilai utang yang tidak sesuai. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah putusan hakim yang menolak perkara pailit dengan alasan tidak terpenuhinya pembuktian sederhana, telah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan? Dan yang kedua bagaimanakah upaya hukum debitor dan kreditor apabila permohonan pailitnya ditolak karena tidak memenuhi unsur pembuktian sederhana dalam kepailitan? Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui apakah keputusan hakim yang menolak kasus kepailitan dengan alasan tidak terpenuhinya pembuktian sederhana, telah sesuai dengan ketentuan Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan, dan untuk mengetahui lebih lanjut apakah upaya hukum yang harus ditempuh oleh debitor dan kreditor apabila permohonan pailitnya ditolak karena tidak terbukti secara sederhana dalam kepailitan. Putusan hakim yang menolak perkara pailit dengan alasan tidak terpenuhinya pembuktian sederhana, tidak sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan. Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan beserta dengan penjelasannya telah jelas menentukan bahwa debitor dapat dinyatakan pailit dengan syarat memiliki paling kurang dua kreditor yang salah satu utangnya sudah jatuh waktu dan dapat ditagih, mengenai jumlah utang debitor bukanlah yang harus dipermasalahkan oleh hakim dalam memberikan putusan pailit, karena besarnya jumlah utang debitor akan dibicarakan dalam rapat kreditor dan/atau rapat verifikasi kreditor setelah adanya putusan pailit oleh Hakim Pengadilan Niaga. Upaya hukum dalam kepailitan diatur dalam pasal 8 ayat (7) UU Kepailitan. Upaya hukum dalam kepailitan adalah upaya hukum kasasi dan upaya hukum peninjauan kembali. Pada kenyataanya upaya hukum tidak menyelesaikan semua permasalahan kepailitan, apabila permohonan pailit tetap ditolak oleh Mahkamah Agung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pengadilan Niaga dapat melakukan pemanggilan saksi ahli untuk memberikan keterangannya sesuai dengan pengetahuannya dan pengalamannya. Tujuan dari pengangkatan saksi ahli ini adalah untuk menghindari hakim salah atau keliruan mengambil kesimpulan, sehingga dapat memberikan putusan yang benar dan adil bagi semua pihak.
STUDI DESKRIPTIF PERILAKU BULLYING PADA REMAJA Matraisa Bara Asie Tumon
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.15 KB)

Abstract

Pada saat ini lingkungan pendidikan telah banyak terjadi berbagai perilaku dan aksi kekerasan yang mengkhawatirkan. Salah satu aksi kekerasan yang paling sering terjadi adalah perilaku bullying. Dari data National Mental Health and Education Center tahun 2004 di Amerika diperoleh data bahwa bullying merupakan bentuk kekerasan yang umumnya terjadi dalam lingkungan sosial di mana 15% dan 30% siswa adalah pelaku bullying dan korban bullying. Prevalensi perilaku bullying yang meningkat dari tahun ke tahun telah menimbulkan kerusakan atau dampak yang merugikan baik itu untuk pelaku, maupun korban. Subjek penelitian berjumlah 188 siswa SMP A, SMP B, dan SMP C yang berada di wilayah Surabaya Timur dengan karakteristik berusia 12-17 tahun. Data diperoleh dari menyebarkan angket yaitu berupa angket tertutup dan angket terbuka. Data yang diperoleh dideskripsikan melalui distribusi frekuensi dan analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari 50% subjek penelitian yang sering dan selalu melakukan bullying, namun seluruh subjek penelitian pernah terlibat dalam perilaku bullying. Bentuk perilaku bullying verbal yang paling sering dilakukan. Faktor keluarga, teman sebaya, dan sekolah membentuk perilaku bullying pada remaja. Meskipun dalam persentase yang kecil bullying juga berdampak terhadap kecenderungan depresi pada remaja, di mana depresi tersebut berakibat adanya pikiran untuk melakukan bunuh diri dan melukai diri.
PENGARUH KEPERCAYAAN, KOMITMEN, KOMUNIKASI DAN PENANGANAN KONFLIK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN BANK BCA DI SURABAYA Monica Cindy Cassandra
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.122 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepercayaan. Komitmen, komunikasi dan penanganan konflik terhadap loyalitas pelangga bank BCA di Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Responden dari penelitian ini adalah 130 nasabah bank BCA di Surabaya yang sudah menjadi nasabah selama 2 tahun dan memiliki pendidikan terakhir SMA dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Metode pengolahan data yang digunakan adalah model regresi linier berganda, uji F, uji t-value dengan program windows SPSS 16.0. Dari hasil pengolahan data dan pengambilan hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 variabel yang memiliki dampak signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yakni kepercayaan, komitmen, komunikasi dan penanganan konflik. Dimana besar nilai pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan ialah sebesar 0,232, pengaruh komitmen terhadap loyalitas pelanggan ialah sebesar 0,171, untuk variabel komunikasi besar nilai pengaruhnya terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0,291, dan untuk penanganan konflik terhadap loyalitas pelanggan besar nilai pengaruhnya ialah sebesar 0,264. Berdasarkan hasil koefisien determinasi besarnya variasi variabel kepercayaan, komitmen, komunikasi, penanganan konflik secara bersama-sama mapu menjelaskan variasi variabel loyalitas pelanggan sebesar 73,3%, sedangkan 26,7% dijelaskan variabel-variabel atau faktor lain diluar model yang tidak tercermati.
PENGETAHUAN DAN PERILAKU MAHASISWA UNIVERSITAS SURABAYA TERKAIT UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS Novi Setiawati
CALYPTRA Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.2 KB)

Abstract

Masalah HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan yang mengancam Indonesia dan banyak negara di seluruh dunia.Obat-obatan yang tersedia tidak dapat membunuh HIV bahkan penyakit ini belum bisa dicegah dengan vaksin.Hal inilah yang menyebabkan mengapa begitu penting dalam melakukan upaya pencegahan terhadap HIV/AIDS. Telah dilakukan penelitian tentang pengetahuan dan perilaku mahasiswa Universitas Surabaya terkait upaya pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan pada 100 responden yang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Surabaya dengan metode cross sectional. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa Universitas Surabaya, bagaimana perbedaan pengetahuan dan perilaku antar fakultas, serta hubungan pengetahuan dan perilaku terkait upaya pencegahan HIV/AIDS. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner yang terbagi atas 5 aspek, yaitu pengetahuan tentang HIV/AIDS, pengetahuan penularan HIV/AIDS, pengetahuan pencegahan HIV/AIDS, perilaku pencegahan HIV/AIDS, dan perilaku dalam berhubungan dengan pasangannya. Dari penelitian ini diperoleh bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS yang dimiliki oleh mahasiswa Universitas Surabaya.Pada aspek perilaku, mayoritas responden berada dalam kategori baikkecuali mahasiswa dari Fakultas Hukum yang perilaku pencegahannya masih kurang.Dari hasil statistik inferensial dengan metode Bivariate Correlation, ditemukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan tentang penularan HIV/AIDS dan perilaku pencegahan terhadap HIV/AIDS diantara kelompok responden Fakultas Psikologi dan Teknik. HIV/AIDS is a health problem that threatens Indonesia and many countries in the world. The drugs that are available cannot cure this diseases, even HIV cannot be prevented by a vaccine. This is the reason why it is so important in preventing HIV/AIDS especially among the students. Research on the knowledge and behavior of students in University of Surabaya related to the prevention of HIV/AIDS has done. This research was conducted on 100 respondents from various faculties at the University of Surabaya with cross sectional method. The aim of the study is to find out the level of knowledge and behavior of students in University of Surabaya, the differences in knowledge and behavior among its faculties, and the relationship of knowledge and behavior related to HIV/AIDS prevention efforts The research instrument used was a questionnaire which is divided into five aspects: knowledge about HIV/AIDS,HIV/AIDS spreading knowledge, HIV/AIDS prevention knowledge, prevention behaviors against HIV/AIDS and behavior in dealing with his partner. There is a significant difference in the level of knowledge about HIV/AIDS among students in University of Surabaya. Majority of the respondents are in the category of good except students from the Faculty of law who conduct prevention is still lacking. The result of analysis, Bivariate Correlation, there is a relationship between the level of knowledge about HIV/AIDS transmission and prevention behaviors against HIV/AIDS among respondents from Faculty of Psychology and Engineering.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue