cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGUNGKAPAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MELALUI BLACKBERRY MESSENGER DAN KUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIFE) PADA REMAJA Ekasari, Nurshanti
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telepon genggam yang paling fenomenal saat ini adalah blackberry, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan telepon genggam tersebut mulai dari anakanak, remaja hingga dewasa. Salah satu fitur yang terdapat di dalam blackberry adalah blackberry messenger, blackberry messenger adalah program pengirim pesaninstan yang disediakan untuk para pengguna perangkat blackberry dengan menggunakan pin. Melalui blackberry messenger, terciptalah sebuah komunikasi antarpribadi dengan sesama pemilik telepon genggam tersebut, dalam berkomunikasi manusia pada dasarnya melakukan pengungkapan diri. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang yang melakukan pengungkapan diri dikarenakan oleh adanya keinginan untuk mencapai kualitas hidup sebaik-baiknya demi mencapai suatu hubungan sosial yang baik pula. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah adahubungan antara pengungkapan diri melalui blackberry messenger dan kualitas hidup. Populasi penelitian ini adalah adalah  08 mahasiswa yang berstatus aktif mengikuti perkuliahan pada Fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 342 mahasiswa yang menggunakan blackberry messenger dan dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket tertutup dan angket terbuka. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan teknik korelasi uji nonparametrik Spearman’s Rank Order. Hasil uji hipotesis menyatakan ada hubungan yang positif antara pengungkapan diri melalui blackberry messenger dan kualitas hidup pada remaja (r=0.216 dan p=0.000). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang mendominasi kualitas hidup dan dalam mengungkapkan diri (in  self-disclosing) yang mendominasi pengungkapan diri. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian dengan subjek yang lainnya, seperti usia remaja akhir di   ingkungan yang lain untuk melihat konsistensi  hubungan antara pengungkapan diri melalui blackberry messenger dan kualitas hidup.
HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DAN PROKRASTINASI AKADEMIK Anggawijaya, Sabatini
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan reaksi yang muncul akibat stress dalam peristiwa hidup seseorang (Qonitatin, Widyawati, & Asih, 2011). Prokrastinasi akademik merupakan penundaan pengerjaan tugas secara irasional (Steel, 2007). Penelitianini bertujuan untuk melihat hubungan antara depresi dan prokrastinasi akademik. Selain itu, dilihat juga pengaruh Temporal Motivation Theory (TMT) dalam menjelaskan hubungan kedua variabel. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya angkatan 2012. Metode pengambilan data menggunakan angket skala depresi yang diadaptasi dari Beck Depression Inventory (BDI-II), alat ukur prokrastinasi yaitu Irrational Procrastination Scale (IPS) dan alat ukur Steel Procrastinastion Scale (SPS). Hasilnya menunjukkanbahwa terdapat korelasi positif antara depresi dan prokrastinasi akademik (r=0.362, p=0.000). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat depresiseseorang semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan. Selain itu, dari ketiga aspek TMT, impulsiveness yang memiliki pengaruh dalammenjelaskan hubungan antara depresi dan prokrastinasi akademik.
INTENSITAS KOMUNIKASI DENGAN MENGGUNAKAN BLACKBERRY MESSENGER DITINJAU DARI KONFORMITAS DAN TIPE KEPRIBADIAN EKSTRAVERSION Indrawan, Bellani Sarchan
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media komunikasi yang saat ini sering digunakan adalah BlackBerry Messenger. Banyak remaja yang menggunakan BlackBerry Messenger karena lingkungan sekitarnya juga menggunakan. Remaja sendiri adalah individu yang mudah untuk melakukan konformitas dengan temannya karena salah satu tugas perkembangan remaja adalah menjalin relasi lebih baik lagi dengan temannya. Konformitas adalah suatu tindakan individu yang mengubah perilakunya berdasarkan norma sosial atau berdasarkan tekanan dari lingkungan sosialnya. Mengikuti lingkungan sekitar menjadi salah satu cara untuk diterima di lingkungan sehingga remaja dapat berelasi dengan temannya. Komunikasi dapat menjadi cara untuk remaja menjalin relasi. Berkomunikasi dengan BlackBerry Messenger banyak dipilih oleh remaja saat ini karena banyak temannya yang juga menggunakan BlackBerry Messenger untuk berkomunikasi. Intensitas komunikasi adalah tingkat kedalaman pesan yang ditandaidengan adanya kejujuran, keterbukaan, dan saling percaya sehingga dapat memunculkan suatu respon perilaku. Setiap tipe kepribadian akan memiliki perbedaan dalam berkomunikasi. Tipe kepribadian ekstrovert adalah individuyang fokusnya mengarah keluar yang artinya pikiran, perasaan dan tindakannya biasanya ditentukan oleh lingkungan sedangkan tipe kepribadian introvert adalahorang yang cenderung berfokus pada dirinya sendiri, semua hal dipandang menurut sudut pandang. Penelitian dilakukan pada 114 remaja SMA Kristen Kalam Kudus Surabaya. Data penelitian diperoleh dengan memberikan angket. Angketintensitas komunikasi disusun oleh Sulaeman (2011), untuk angket konformitas disusun oleh Tiyasa (2010), dan untuk angket tipe kepribadian diambil dari sakal ekstraversion pada angket IPIP (International Personality Item Pool) yangdisusun oleh Goldberg (1999). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara intensitas komunikasi menggunakan BlackBerry Messenger dengan konformitas (sig=0,021) dengan korelasi yang cukup memadai (r=0,216). Hasil penelitian juga menunjukan ada perbedaan intensitas komunikasi menggunakan BlackBerry Messenger antara tipekepribadian ekstrovert dan introvert (sig=0,002). Tipe kepribadian ekstrovert memiliki intensitas komunikasi lebih tinggi (mean=105,45) dibandingkan tipe kepribadian introvert (mean=100,84). Hanya ada 3 aspek intensitas komunikasiyang memiliki perbedaan, yaitu frekuensi, keteraturan, serta keluasan dan jumlah orang yang diajak berkomunikasi. Sedangkan 3 aspek lainnya, yaitu durasi, perhatian, dan kedalaman tidak ada perbedaan.
HUBUNGAN KONFORMITAS REMAJA DAN IDENTITAS SOSIAL DENGAN BRAND LOYALTY PADA MEREK STARBUCKS COFFEE Maukar, Deisy Christiani
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya minum kopi sudah merupakan suatu hal yang biasa. Salah satu brand coffee shop yang cukup dikenal di banyak kalangan usia dari usia dewasa. hingga usia remaja yaitu brand Starbucks. Selain dikenal dengan ketenaran brandnya sendiri dan kualitas kopi yang dimiliki namun brand ini juga dikenal memiliki harga yang tergolong mahal. Meskipun begitu tetap saja tidak menghalangi remaja untuk kembali lagi membeli produk di Starbuclcs. Berdasarkan fenomena diatas, peneliti bermaksud untuk meneliti variabel-variabel yang melatarbelakangi perilaku brand loyalty pada kalangan remaja tersebut. Tujuanya, peneliti ingin menguji apakah ada hubungan antara konformitas dan identitas sosial baik secara bersama-sama maupun parsial, dengan brand loyalty merek Starbucks coffee pada remaja di Surabaya. Subjek penelitian ini adalah remaja yang berusia 12-18 tahun dan harus pernah mengunjungi Starbucks coffee. Penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Penelitian ini  menggunakan uji hipotesis minor. Pada uji hipotesis menior ditemukan hasil (a). terdapat hubungan yang signifikan antara identitas sosial dengan brand loyalty r = 0.234 dengan p = 0.019). (b). Terdapat hubungan yang signifikan antarakonformitas dengan brand loyalty (r = 0,207 dengan p = 0 .039). Namun pada penelitian ini identitas sosial memiliki pengaruh lebih dominan pada brand loyalty dengan sumbangan efektif 10,9%.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN INTENSI MEMBELI PADA KONSUMEN TAS BRANDED Wisal, Jessica Scolastica Febrin
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi perempuan, fashion tidak terlepas dari bagian hidup mereka yang dapat menunjang penampilan agar tampil lebih menarik. Oleh karena itu, banyak perempuan yang gemar mengoleksi berbagai atribut fashion, salah satunya adalah tas. Tas memiliki range harga berbeda-beda sesuai dengan bahan yang digunakan, ukuran hingga merek dari tas itusendiri. Nilai jual dari sebuah tas yang merupakan merek mewah dinamakan dengan tas branded. Tas branded memiliki kisaran harga dari jutaan hingga ratusan juta. Barangmewah ini tentunya tidak semua orang mampu membelinya dan oleh karenanya menjadi perhatian khusus bagi kalangan kelas sosial ekonomi menengah ke atas. Keunggulan dari bahan yang digunakan dan keunikan dari harga jualnya yangkemudian memotivasi konsumen untuk membelinya. Kemudian, ketertarikan perempuan yang berlebih pada fashion dan adanya jaminan kualitas dari produk tersebut sehingga menimbulkan intensi membeli. Berdasarkan pemaparan tersebut sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara motivasi dengan intensi membeli pada konsumen tas branded. Subjek dalam penelitian ini melibatkan perempuan dewasa awal dengan rentang usia 20-40 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 50 subjek yang semuanya pernah atau bahkan mengoleksi tas branded. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan ditambahkan dengan wawancara sebagai data tambahan dan kemudian diuji dengan menggunakan program SPSS for windows untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara kedua variabel tersebut. Berdasarkan hasil pengujian, diketahui bahwa ada hubungan antara motivasi denganintensi membeli pada konsumen tas branded dengan nilai p=0,000 yang memenuhi nilai signifikan <0,05 dan hubungannya bersifat positif dengan nilai r=0,594. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi maka semakin tinggi pula intensi membeli, begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN ANTARA BIG FIVE PERSONALITY, SIKAP DAN ENTREPRENEURIAL INTENTION (BERWIRAUSAHA) DI KALANGAN MAHASISWA Sah, Matthew Poetera
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Entrepreneurship atau kewirausahaan dapat dijadikan sebagai tolok ukur dalam mengukur kesehatan ekonomi yang dibangun oleh suatu masyarakat. Jumlah entrepreneur di Indonesia masih sedikit, dengan jumlah 1.58% dari jumlah populasi yang ada. Jumlah ideal entrepreneur yang harus dimiliki oleh suatu negara adalah 4% dari total populasi. Suatu perilaku berwirausaha dapat diprediksi dari intensi orang itu sendiri. Untuk mengetahui bagaimana intensi dalam bewirausaha itu muncul, dapat dijelaskan melalui theory planned behavior di mana intensi dipengaruhi oleh 3 faktor utama: attitude towards behavior, subjective norm, dan perceived behavioral control. Selain dari ketiga faktor tersebut, berdasarkan theory reason action, personality yaitu variabel eksternal turut juga mempengaruhi intensi seseorang. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui hubungan antara personality, sikap dan entrepreneurial intention pada mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Surabaya dan UniversitasCiputra dengan rentang usia 18-24 tahun. Metode penelitian menggunakan angket tertutup BFI (Big Five Inventory), EIQ (Entrepreneurial Intention Questionnaries) dan Core Entrepreneurial Intention Model Elements ditambahdengan angket terbuka buatan peneliti. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah statistik nonparametrik, spearman corelation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara attitudes denganentrepreneurial intention, terdapat hubungan antara personality (agreeableness dan conscientiousness) dengan entrepreneurial intention dan tidak adanya hubungan antara personality dengan attitudes. Kesimpulan yang didapat daripenelitian ini adalah bahwa personality (agreeableness dan conscientiousness) berhubungan langsung dengan entrepreneurial intention tanpa melewati attitudes.
PELATIHAN AMT (ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA MEMBER PERUSAHAAN MLM (Multi Level Marketing) Andhini, Luh Putu Ratih
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan MLM (Multi Level Marketing) melakukan penjualanlangsung melalui distributor dengan cara memperkenalkan secara lisan lewat percakapan atau yang disebut personal selling (Swastha dan Irawan, dalam Musa, 2006). Member dalam perusahaan MLM akan dinilai melalui hasil penjualannya untuk mengetahui tinggi rendahnya kemampuan individu dalam menjual, hal ini disebut kinerjawiraniaga/personal selling performance (Surjono, 2009). Menurut Mangkunegara (2008) kinerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya motivasi (dalam diri individu). Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi berprestasi adalah dengan melakukan pelatihan AMT (Achievement Motivation Training). Achievement Motivation Training (AMT) adalah suatu pelatihan yang berorientasi pada peningkatan motivasi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan individu berdasarkan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui efektivitas pelatihan AMT(Achievement Motivation Training) dalam meningkatkan motivasi berprestasi pada member perusahaan MLM.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang melibatkan satu grup MLM yang masih aktif tetapi memiliki penjualan rendah berjumlah 10 orang. Desain penelitian ada one group pretest-posttestfollow up dan dianalisis dengan teknik statistik t-test. Hasil menunjukkan adanya perbedaan motivasi berprestasi antara sebelum (pretest) dengan sesudah (posttest) pelatihan AMT (p =0.017, p < 0.05) dengan mean pretest ke posttest yaitu 3.8-4.9. Pelatihan ini tidak dapat bertahan lama, terlihat pada hasil t-testposttest dan follow up dengan p = 0.520 (p > 0.05), maka peneliti menyarankan untuk perusahaan menindaklanjuti pelatihan AMT dengan melakukan coaching terhadap para member yang memiliki motivasi berprestasi rendah guna untuk meningkatkan penjualan perusahaan MLM tersebut.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI USER TERHADAP INTEGRITAS DENGAN TRUST PADA KARYAWAN OUTSOURCING Susanto, Adrian
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran sumber daya manusia merupakan aset penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan suatu perusahaan. Rasa percaya (trust) antar sumber daya manusiamenjadi faktor yang penting bagi perkembangan suatu perusahaan. Maraknya penggunaan karyawan outsourcing membuat trust menjadi hal yang semakin penting, karena suatu perusahaan akan menggunakan jasa karyawan outsourcing ketika perusahaan tersebut memiliki trust pada perusahaan penyedia jasa karyawan outsourcing yang digunakannya. Berdasarkan fenomena yang ditemukan, banyak user yang mengajukan komplain pada perusahaan penyedia jasa karyawan outsourcing terkait integritas kerja karyawan outsourcing. Namun meski banyak komplain yang diberikan, user tetap menggunakan jasa karyawan outsourcing ini. Dari fenomena tersebut, maka penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi user terhadap integritas karyawan outsourcing dengan trust pada penggunaan jasa karyawan outsourcing.Subjek penelitian ini adalah staf dalam perusahaan yang menggunakan jasa cleaning service outsourcing (N=100) yang dapat secara langsung berinteraksi maupun mengamatihasil kerja dan perilaku karyawan cleaning service outsourcing yang bekerja di perusahaan tempat subjek penelitian bekerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hipotesis penelitian diuji dengan Spearman’s rank order correlation. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi user terhadap integritas karyawan outsourcing dengan trust pada penggunaan jasa karyawan outsourcing (r = 0,674; p = 0,000 di mana p < 0,05). Persepsi user terhadap integritas karyawan outsourcing berpengaruh sebesar 45,43% terhadap trust. Dari penelitian ini disarankan kepada perusahaan penyedia jasa outsourcing untuk lebih meningkatkan integritas karyawannya, terutama pada aspek keengganan untuk merasionalisasi perilaku berprinsip.
PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI DAN KEYAKINAN DIRI PADA KINERJA ATLET PROFESIONAL DI NBL DENGAN DIMENDIATORI KETERIKATAN KERJA Christiani, Jessica Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bola basket saat ini sangatlah pesat, hal ituditandai dengan lahirnya Liga NBL, dimana para club bersainguntuk menjadi kuara dikasta tertinggi saat ini. Akan tetapi para pemain tidak dapat semudah itu untuk menampilkan performa mereka, Banyak faktor yang menyebabkan naik turunnya performa mereka. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui Adanya pengaruh secara tidak langsung antara kepercayaan diri terhadap performa dengan di mediatori oleh keterikatan kerja Dan pengaruh secara tidak langsung dukungan organisasi terhadap performa dengan di mediatori oleh keterikatan kerja. Teknik pengumpulan datanya adalah total population study yaitu dengan seluruh atlet profesionaldi NBL. Pengumpulan datanya dengan penggunakan angket tertutup dan perhitungan performa. Data diuji menggunakan teknik analisis regresi SPSS19. Hasil yang menunjukkan tidak adanya hubungan antar Self-efficacy dengan performa dengan dimediatori oleh Work engagement dengan nilai nilai t hitung = 1,775 (<1,96), serta tidak adanya hubungan antara dukungan organisasi terhadap performa dengan dimediatori oleh Work Engagement dengan nilai t hitung = -0,052 (<1,96). Hasil penelitian ini kurang mendukung model JD-R Demerouti & Bakker (2008). Saran dalam penelitian ini untuk para atlet lebih dapat untuk merasa dirinya mampu akan kemauannya dan terus berlatih untuk mencapai puncak performa mereka.
UJI KORELASI INTENSI BERSELINGKUH DENGAN BIG FIVE PERSONALITY Jayanti, Tjio Ningrum
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensi berselingkuh menjadi masalah ketika melihat tingkat perceraian yang semakin tinggi dan penyebab terbesar adalah perselingkuhan. Berselingkuh dapat mengakibatkan perasaan sakit secara emosional serta kekhawatiran jika suatu saat terungkap (Jones, Olderbak, & Figueredo, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah menguji korelasi antara intensi berselingkuh dengan kepribadian, yang diukur dengan menggunakan big five personality. Subjek pada penelitian iniadalah 136 mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Surabaya semester gasal 2012-2013 angkatan 2010 hingga 2012. Teknik pengukuran dilakukan secara kuantitatif menggunakan skala IT IS dan IPIP-50 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dimensi big five personalityyaitu ekstraversion, agreeableness, conscientiousness, dan openess to experience tidak berkorelasi secara signifikan dengan intensi berselingkuh. Dimensi lain yaitu emotional stability memiliki korelasi negatif dan signifikan dengan intensiberselingkuh. Dengan demikian, intensi berselingkuh tidak hanya dipengaruhi oleh kepribadian saja, Akan tetapi terdapat juga faktor-faktor lain yang bersifat eksternal dan situasional seperti gender dan kualitas relasi.

Page 36 of 345 | Total Record : 3446


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue