cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 20887396     EISSN : 26140039     DOI : 10.12928
Core Subject : Social,
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan [e-ISSN: 2614-0039] publishes articles containing ideas, research results, literature review, and other innovative creations on citizenship, Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education learning models, Pancasila and Civic Education learning media, assessment and evaluation of Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education research and development, moral/ethical philosophy, state law education, socio-political education of the state, socio-cultural education.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Bentuk-bentuk Pembinaan Moral Siswa SMA PGRI 1 Temanggung Tahun Ajaran 2008/2009 Wardani, Novita Eko; Umuri, Towil
Jurnal Citizenship Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Citizenship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.854 KB)

Abstract

Pendidikan moral yang kuat merupakan kebutuhan yang mendasar bagi manusia. Yang berakal budi untuk mempersiapkan dirinya dalam memasuki era teknologi dan globalisasi dimasa kini dan akan datang. Pembinaan dengan penanaman nilai-nilai moral dapat dilakukan dengan adanya pembinaan moral disekolah. Penelitian yang hasilnya disusun menjadi sebuah bentuk skripsi ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana bentuk pembinaan moral, kendala apa yang dialami sekolah dalam pembinaan moral dan upaya dalam pembinaan moral SMA PGRI 1 Temanggung.Jenis penelitian ini adalah kualitatif, populasi dalam penelitian ini yaitu semua guru SMA PGRI 1 Temanggung , sementara sample tersebut adalah guru yang khusus menangani siswa yang melakukan pelanggaran moral yaitu kepala sekolah, WK, dan petugas BK. Adapun teknik pengambilan sample menggunakan proposive sampling, sementara teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Metode analisis data dilakukan dengan diskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa bentuk pembinaan moral yang telah dilakukan SMA PGRI 1 Temanggung dengan menggunakan pendekatan personal, yang berupa memberi pengarahan, memberi pengetahuan, pemanggilan orang tua murid, sanksi dan mendatangkan lembaga-lembaga yang bisa mempengaruhi mental anak. Kendala yang dialami yaitu siswa kadang menyepelekan peraturan sekolah, kesulitan dalam mendiskusikan dengan orang tua murid dan upaya yang dilakukan dalam pembinaan moral di SMA PGRI 1 Temanggung yaitu adanya BK, pendekatan rutin, memberi pengertian moral melalui pelajaran keagamaan, PKn dan melalui kegiatan Pramuka.
Pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa PPKN Angkatan 2008/2009 Universitas Ahmad Dahlan Semester Ganjil Tahun Akademik 2010/2011 Ariwibowo, Mustofa Setyo
Jurnal Citizenship Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Citizenship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.854 KB)

Abstract

Prestasi belajar mahasiswa PPKn angkatan 2008/2009 di Universitas Ahmad Dahlan pada semester ganjil tahun akademik 2010/2011 kurang optimal. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa factor, diantaranya adalah lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui   Pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa PPKn Universitas Ahmad Dahlan. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PPKn angkatan 2008/2009 tahun akademik 2010/2011 yang masih aktif sebanyak 55 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan metode dokumentasi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa PPKn angkatan 2008/2009 sebesar 7,3% sedangkan 92,7% selebihnya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
Peranan Polres Bantul Mewujudkan Warga Negara Yang Baik Melalui “Rembug Kampung” Di Kecamatan Kasihan Diana, Ida
Jurnal Citizenship Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Citizenship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.854 KB)

Abstract

Implementasi sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sering dan selalu kita jumpai di masyarakat”. Sila tersebut memiliki makna yang sangat mendalam, diantaranya yaitu “musyawarah”. Musyawarah merupakan salah satu cara untuk mendapatkan hak warga negara dalam hal kemerdekaan mengeluarkan pendapat. Dalam rangka mewujudkan warga negara yang baik (good citizen) maka Kepolisian Resor (Polres) Bantul menggagas suatu program musyawarah yang diberi nama “Rembug Kampung” yang dilakukan di seluruh kecamatan di kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui apa peranan Polres Bantul dalam mewujudkan good citizen melalui program tersebut. Subjek penelitian ini adalah anggota Sat Binmas Polres Bantul. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi dokumen, dan trianggulasi. Metode analisis data dengan cara reduksi data, unitisasi dan kategorisasi, display data, dan mengambil kesimpulan dan verifiklasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Peranan Polres Bantul dalam rangka ikut mewujudkan good citizen (warga negara yang baik) melalui program “Rembug Kampung” adalah (1) berkenaan dengan kompetensi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). Polres Bantul telah memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat terkait hak dan kewajiban mereka sebagai warga Negara; (2) dalam kompetensi sikap kewarganegaraan (civic dispositions), Polres Bantul memacu kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dan peduli terhadap pemecahan masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar; dan memberikan tempat untuk menumbuhkan keterampilan kewarganegaraan (civic skill) dalam hal partisipasi sebagai warga negara yang baik.
Komparasi Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Kewarganegaraan di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta Gustin, Gustin
Jurnal Citizenship Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Citizenship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.854 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan pembelajaran PKn guru harus memiliki strategi yang efektif dalam pembelajaran. Siswa akan bosan dengan penyampaian materi yang dilakukan oleh guru menggunakan strategi-strategi pembelajaran yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan. Guru harus dapat berpikir inovatif, kreatif, dan efektif dalam menerapkan strategi yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Tujuan penelitian mengetahui strategi pembelajaran yang digunakan guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta, dan komparasi strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta. Subjek penelitiannya guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta. Objek penelitiannya strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta. Instrumen penelitian berupa wawancara dan observasi. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta menggunakan strategi yang sama yaitu strategi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Komparasi dari pendekatan pembelajaran oleh guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta terletak pada cara memahami karakter peserta didik yang berbeda-beda di kelas, strategi penyampaian materi pada karakter materi di ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta strategi penyampaian materi pada siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik antara guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta. Komparasi antara keduanya juga terdapat pada strategi yang dilakukan oleh guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta dalam meningkatkan kompetensi civic knowladge, civic skills, dan civic dispositions peserta didik.
Pemahaman Mahasiswa PPKn UAD Angkatan 2008 Tentang Penerapan “Light On” Dalam UU No. 22 Tahun 2009 Adrianto, Surya
Jurnal Citizenship Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Citizenship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.854 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara hukum yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan bangsa Indonesia seperti yang tertuang di dalam konstitusi. Salah satu wujud Indonesia negara hukum adalah dengan membuat peraturan perundangan khususnya dalam hal ini UU No.22 Tahun 2009 yang mengatur tentang lalu lintas Namun setiap peraturan yang dibuat oleh pemerintah tidak semuanya mendapat respon positif dari masyarakat. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, Pemahaman termasuk juga penilaian Mahasiswa PPKn UAD Tahun angkatan 2008 Tentang Penerapan “Light On” Dalam UU No.22 Tahun 2009. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa PPKn UAD Tahun angkatan 2008. Objek penelitian ini adalah UU No.22 Tahun 2009 Pasal 107 ayat (2). Teknik pengumpulan data ini berupa wawancara. Metode analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data, mahasiswa PPKn telah mengetahui maksud dan tujuan yang baik dari pemerintah dalam upaya untuk mengurangi resiko kecelakaan saat mengendarai sepeda motor, namun mahasiswa PPKn dalam hal ini juga memahami bahwa Undang-Undang No.22 Tahun 2009 Pasal 107 ayat (2) merupakan suatu peraturan yang yang dianggap tidak efektif apabila diterapkan di negara yang beriklim tropis seperti negara Indonesia, dan menerapkan peraturan tersebut merupakan suatu bentuk pemborosan energi.
Sikap Peserta Didik terhadap Konstitusi Negara Republik Indonesia Pada Kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Mlati Setyawan, Inggit Bayu; Triwahyuningsih, Triwahyuningsih
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.642 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.6404

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap konstitusi Negara Republik Indonesia (UUD 1945 hasil amandemen) pada kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Mlati. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah SMP Muhammadiyah 1 Mlati. Jumlah peserta didik kelas VIII adalah 105, partisipan dalam penelitian ini adalah 34 Peserta Didik. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode angket dan wawancara. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah Peserta Didik kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Mlati mempunyai kognisi 49%, afektif 75,2%, konasi 78,2%. Dari ketiga aspek tersebut maka Peserta Didik kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Mlati mempunyai sikap terhadap UUD 1945 hasil amandemen sebesar 67,5%. Sehingga dapat dikatakan Sikap Peserta Didik kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Mlati terhadap konstitusi (UUD 1945) adalah cukup favorable (mendukung). 
Perwujudan Karakter Kemandirian Remaja dalam Pelaksanaan Kewajiban sebagai Anak di Desa Kradenan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Armanto, Tri; Sumaryati, Sumaryati
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.883 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perwujudan karakter kemandirian remaja dalam pelaksanaan kewajiban sebagai anak di desa Kradenan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan diperkuat dengan observasi secara langsung kepada remaja. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan langkah-langkah reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja di dusun Goyudan desa Kradenan kecamatan Srumbung kabupaten Magelang secara umum mewujudkan kemandirian tersebut meskipun ada remaja yang dalam mewujudkan kemandirian masih perlu diperintah oleh orang tua. Adapun perwujudan tersebut dalam hal kemandirian berpikir dan bertindak (merapikan tempat tidur sendiri, bangun pagi tanpa di bangunkan, membersihkan lantai rumah, masuk sekolah sendiri), kemandirian dalam mengambil keputusan (bermain atas kemauannya sendiri, mencuci pakaian sendiri,membeli baju sendiri), kemandirian dalam mengarahkan diri (membuang sampah pada tempatnya, membuat jadwal belajar di rumah, mengatur alarm bangun tidur), kemandirian dalam mengembangkan diri (mengikuti kursus belajar, aktif organisasi karang taruna, aktif kepanitiaan karang taruna), kemandirian dalam menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya (menaati jam belajar masyarakat, menjenguk tetangga yang sakit, ikut kegiatan gotong royong). Adapun alasan remaja mewujudkan kemandiriannya adalah karena mereka merasa sudah dewasa dan hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab mereka sendiri sehingga tidak mau bergantung pada orang lain, sedangkan kemandirian yang masih di perintah orang tua dalam mewujudkan kemandirian adalah dalam hal mengikuti kursus belajar, kegiatan karang taruna, menjenguk tetangga yang sakit dan mengikuti kegiatan gotong royong dengan alasan mereka masih mempunyai rasa malas dan lebih mementingkan bermain sama teman mereka. 
Pengembangan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan perspektif kosmopolitanisme Halimah, Lili
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.237 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v1i1.9749

Abstract

Tulisan ini mengajukan masalah utama seberapa besar dampak kosmopolitanisme dalam terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Riset ini menggunakan perspektif studi kosmopolitanisme yang didukung perspektif teori situasional dan teori relasional. Lokasi penelitian tersebar di Kota Cimahi Jawa Barat. Populasi penelitian berjumlah 20.702 orang dan sampel penelitian berjumlah 400 peserta didik.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey cross-sectional. Data diambil melalui kuesioner dan uji kompetensi, dianalisis dengan menggunakan analisis Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kosmopolitanisme terhadap pendidikan kewarganegaraan memiliki angka yang cukup signifikan (dengan R2 = 0,6971 atau 69,71%). Karena itu, perlu adanya proses harmonisasi kosmopolitanisme bagi siswa-siswi sekolah menengah dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Kosmopolitanisme memiliki efek lebih tinggi terhadap pendidikan kewarganegaraan (31,44%). Kosmopolitanisme yang dipelajari dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan memiliki efek pada siswa-siswi sekolah menengah di Cimahi, sebesar 13,42%. Kosmopolitanisme menjadi faktor krusial dalam mengembangkan kualitas pembelajaran pendidikan kewarga-negaraan di tengah proses globalisasi. Hal ini memberikan implikasi bahwa pemerintah perlu meninjau kembali kurikulum pendidikan kewarganegaraan, agar siswa tidak terpengaruh budaya global yang negatif dan pola pikir yang dapat mencabut nilai-nilai keindonesiaan.
Komparasi Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Kewarganegaraan di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta Gustin, Gustin; Susena, Susena
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1280.565 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v2i2.9272

Abstract

Untuk meningkatkan pembelajaran PKn guru harus memiliki strategi yang efektif dalam pembelajaran. Siswa akan bosan dengan penyampaian materi yang dilakukan oleh guru menggunakan strategi-strategi pembelajaran yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan. Guru harus dapat berpikir inovatif, kreatif, dan efektif dalam menerapkan strategi yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Tujuan penelitian mengetahui strategi pembelajaran yang digunakan guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta, dan komparasi strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta.Subjek penelitiannya guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta. Objek penelitiannya strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta. Instrumen penelitian berupa wawancara dan observasi. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukan strategi pembelajaran guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta menggunakan strategi yang sama yaitu strategi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Komparasi dari pendekatan pembelajaran oleh guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta terletak pada cara memahami karakter peserta didik yang berbeda-beda di kelas, strategi penyampaian materi pada karakter materi di ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta strategi penyampaian materi pada siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik antara guru PKn di Homeschooling Primagama dengan SMP Piri II Yogyakarta. Komparasi antara keduanya juga terdapat pada strategi yang dilakukan oleh guru PKn di Homeschooling Primagama dan SMP Piri II Yogyakarta dalam meningkatkan kompetensi civic knowladge, civic skills, dan civic dispositions peserta didik.
Implementasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta Puspita, Rianny; Arif, Dikdik Baehaqi
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.028 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v4i1.6283

Abstract

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk. Dalam masyarakat majemuk, tersimpan kekuatan yang sangat besar berupa beragam adat istiadat, agama dan kepercayaan, bahasa yang berjenis-jenis yang menjadi pengikat kelompok-kelompok masyarakat untuk bersatu menentang penjajahan. Namun, kemajemukan juga memicu timbulnya konflik antar kelompok masyarakat. Dalam lembaga pendidikan rentan akan munculnya konflik yang berkaitan dengan deskriminasi etnis, gender, budaya dan paham agama. Penelitian ini berusaha mengetahui peranan lembaga pendidikan yang memiliki siswa-siswi yang berbeda latar belakang terutama fokus pada implementasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekolah sebagaimana direkomendasikan oleh UNESCO. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus, lokasi penelitian di lakukan di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta, subyeknya ialah kepala sekolah, guru, dan siswa-siswa di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Sedangkan yang menjadi objeknya adalah kebijakan kepala sekolah dalam mengimplementasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika di sekolah, peran guru dalam proses pembelajaran yang mengembangkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika di sekolah dan praktik siswa dalam mengimplementasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika . Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika telah diimplementasikan di lingkungan SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta melalui kebijakan kepala sekolah yang mendukung nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, proses pembelajaran di kelas PPKn yang memperkuat nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, dan diterapkan dalam perilaku keseharian siswa yang menjunjung nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Page 3 of 16 | Total Record : 157