cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 2355620X     DOI : 10.12928
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Penerapan metode pembelajaran resitasi dan treffinger dalam pembelajaran fisika Fitri, Fajar
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.877 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i2.5147

Abstract

Masyarakat tahun 2020 harus mampu bersaing secara global dengan bangsa lain. Mahasiswa Pendidikan Fisika selama ini masih memiliki kemampuan yang kurang dalam hal pemecahan masalah menggunakan konsep fisika, terutama pada matakuliah Mekanika. Diantara metode pembelajaran yang mampu membekali mahasiswa untuk memiliki berbagai kemampuan terutama dalam hal memecahkan masalah, berdiskusi, dan mengemukakan gagasan adalah metode pembelajaran Resitasi dan Treffinger. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha membedakan penerapan metode pembelajaran Resitasi dan Treffinger terhadap penguasaan konsep dan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika, sedangkan sampelnya adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika UAD yang sedang menempuh mata kuliah mekanika pada kelas A dan B. Pre tes terhadap pemahaman konsep siswa diberikan sebelum pembelajaran berlangsung, dan pos tes diberikan setelah pembelajaran berlangsung. Observasi terhadap keaktifan mahasiswa dilakukan selama pembelajaran berlangsung. Hasil observasi selama proses pembelajaran pada kelas A dibandingkan dengan kelas B sehingga diperoleh metode pembelajaran mana yang lebih dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mahasiswa kelas A (dengan metode resitasi) pemahaman konsep mahasiswa lebih tinggi dan signifikan dibandingkan dengan mahasiswa kelas B. Rata-rata pos tes mahasiswa kelas A adalah 9,2 sedangkan rata-rata pos tes kelas B adalah 8,5. Dari sisi keaktifan mahasiswanya, ternyata berlaku sebaliknya yakni pada kelas B keaktifan mahasiswanya lebih tinggi dibandingkan dengan kelas A. Rata-rata skor observasi kelas A sebesar 19,5 sedangkan rata-rata pada kelas B adalah 25,5. Community by 2020 should be able to compete globally with other nations. The Students of Physics Education still have less ability in problem solving using concepts of physics, particularly on the subject Mechanics. Among the learning method that is capable give the students to have a wide range of capabilities, especially in solving the problems, discuss, and put forward the idea of learning is a method of Recitation and Treffinger. This research distinguishes the application of Treffinger and Resitation learning methode towards mastery of concepts and activeness of students in learning physics. The method used is Quasi Experiment. The population in this study were students of physics department of education, while the sample is student education department of physics UAD who are taking courses in the mechanics of class A and B. Pre test given before the learning takes place, and post test given after the learning takes place. Observations on the activity of the students do during the learning takes place. Observed during the learning process on the class A class B compared with that obtained by the learning method which could further enhance the understanding of the concept and activity of students. The results showed that the students of class A (the method of Recitation), the student conceptual understanding is significantly higher than the students of class B. The average post test of class A was 9.2 while the average post test of class B is 8.5. The activity of the students in class B is higher than class A. From the observation, the average  score in the class A is 19.5 while the average in the class B is 25.5.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Kegiatan Laboratorium untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas XI SMAN I Srandakan Pokok Bahasan Fluida Statis Darmayanti, Depi
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.698 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4544

Abstract

Inovasi pembelajaran fisika dengan kegiatan laboratorium di sekolah masih belum dilakukan. Kegiatan pembelajaran siswa cenderung pasif dan siswa kesulitan dalam memahami konsep fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep siswa menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kegiatan laboratorium serta mengetahui keunggulan dan kelemahan pembelajaran dengan kegiatan laboratorium inkuiri terbimbing. Kelas pertama sebagai kelas eksperimen dan kelas kedua sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen untuk soal pretest adalah 58,33 dan posttest 75,56. Besar peningkatan nilai rata-rata siswa yaitu 17,23%. Besar pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing dalam penelitian ini dihitung dengan Uji ANOVA dengan hasil yaitu 0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kegiatan laboratorium memiliki pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa. Keunggulan dari strategi ini dihitung berdasarkan hasil respon siswa, dengan nilai rata-rata siswa yang menjawab setuju terhadap strategi pembelajaran tersebut yaitu 78,98% dan yang menjawab tidak setuju yaitu 21,02%.
Susunan Dewan Redaksi UAD, JRKPF
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.422 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v5i1.9872

Abstract

Susunan Dewan Redaksi UAD, JRKPF
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.112 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4503

Abstract

Susunan Dewan Redaksi
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Pembelajaran Berbasis Laboratorium Untuk Mewujudkan pembelajaran Berkarakter Riswanto, Riswanto; Dewi, Novi Ayu Kristiana
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.758 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i2.8164

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Pekalongan, Lampung Timur. Berdasarkan hasil observasi siswa di kelasVIII dan wawancara dengan kepala Laboratorium IPA fisika diperoleh gambaran bahwa laboratorium disana memiliki alat-alat laboratorium yang cukup memadai namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Upaya penyelesaiannya diterapkan pembelajaran berbasis laboratorium, yaitu suatu konsep pembelajaran yang memadukan antara kegiatan praktik dan pembelajaran teori di laboratorium. Tujuannya yaitu untuk mendorong siswa agar selalu aktif dan kreatif dalam menghasilkan keterampilan proses sains yang dimilikinya melalui kegiatan praktikum secara berkelanjutan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 yang terdiri dari 28 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang berlangsung selama 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari 3 kali pertemuan. Untuk keakuratan data yang diperoleh peneliti dibantu oleh 4 orang observer dalam mengamati keterampilan proses sains siswa dan karakter keaktifan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sebanyak 85,71% siswa telah memiliki keterampilan proses sains dengan skor ≥71dan sebanyak 67,86% siswa telah menunjukan karakter keaktifan dengan skor ≥72. Dari hasil ini disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis laboratorium mampu meningkatkan keterampilan proses sains serta mampu medorong terwujudnya karakter keaktifan siswa dalam bentuk karakter tanggung jawab menyusun laporan, merapikan alat, dan kerjasama antar kelompok. Saran dari peneliti, hendaknya dalam penerapan pembelajaran berbasis laboratorium guru selalu membimbing, memberikan perhatian dan mengontrol kinerja tiap kelompok praktikum.This research was conducted at SMP N 1 Pekalongan, Lampung Timur. Based on the observations of students in class VIII and interviews with the head of Physics Laboratory of science got the picture that the laboratory there has enough laboratory equipment but not yet fully utilized. So as an effort to solve it applied laboratory-based learning, which is a learning concept that combines practical activities and theory learning in the laboratory. The goal is to encourage students to always be active and creative in fostering the science process skills they have through practicum activities in a sustainable manner. The subject of this research is the students of class VIII.5 consisting of 28 students. This research is a study of Action Act which lasted for 2 cycles, each cycle consists of 3 times meeting. For the accuracy of data obtained by researchers assisted by 4 observers in observing the skills of students science processes and student activeness. Based on the results of research, obtained as much as 85.71% of students have had the science process skills with a score of ≥71 and as many as 67.86% of students have shown the character of liveliness with a score of ≥72. From this result, it is concluded that laboratory-based learning can improve the science process skills as well as able to encourage the realization of student activeness character by continuously. Suggestions from researchers should be in the application of teacher-based learning teachers always guide, give attention and control the performance of each group lab.
Optimalisasi Penggunaan WhatsApp dalam Perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika Khusaini, Khusaini; Suyudi, Agus; Winarto, Winarto; Sugiyanto, Sugiyanto
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.092 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pentingnya penggunaan aplikasi online terutama WhatsApp (WA) dalam kegiatan pembelajaran terutama perkuliahan Penilaian Pendidikan Fisika. Tiga puluh dua responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah calon guru fisika di jurusan fisika FMIPA UM. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa angket, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dari penggunaan WA bagi keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi serta kuliah baik dalam perkuliahan tatap muka maupun dalam jaringan (daring). Mahasiswa juga merasa perlu untuk mencoba menerapkan penggunaan WA dalam kegiatan pembelajaran kelak maupun dalam perkuliahan lain. Kedekatan serta diskusi antar mahasiswa dan dosen-mahasiswa dapat terjadi dengan baik serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penggunaan WA terhadap prestasi belajar mahasiswa. This study aims to describe the importance of Online Application use particularly WhatsApp (WA) during learning activities in particular in a Physics Education Assessment lecture. Thirty-two respondents involved are pre-service Physics Teachers learning at Physics Department FMIPA UM. Questionnaire and interview were employed to obtain data about the importance of WA in the lecture. The study shows positive influences of WA application to students’ activity during discussion section in both face-to-face meeting and online discussion. The participants also thought that they need to employ WA during both future Physics class and other lectures. The application also encouraged student discussion with their peer and also the lecturer. This study also indicates the need of further research about WA application and students’ achievement.
Upaya meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA peserta didik dengan model pembelajaran problem posing Astuti, Irnin Agustina Dwi
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.361 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i2.5143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem posing terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA. Pembelajaran dengan model problem posing adalah pembelajaran yang menekankan peserta didik untuk membentuk atau mengajukan soal berdasarkan informasi atau situasi yang diberikan. Melalui penerapan model ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA peserta didik. Subyek penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 7 Depok dengan sampel peserta didik kelas VIII-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-8 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan teknik analisis menggunakan uji Manova. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes pemahaman konsep IPA setelah peserta didik diberikan perlakuan. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran problem posing, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran ceramah. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1) Terdapat pengaruh  yang signifikan model pembelajaran  terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA. Hal ini dibuktikan oleh nilai  Pillai’s Trace, Wills’ Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s largest Root sig sebesar 0,000 (<0,05). 2) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran  terhadap motivasi belajar IPA. Hal ini dibuktikan oleh hasil Manova yang memiliki nilai F = 143.844 dengan sig 0,000 (<0,05). 3) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran  terhadap pemahaman konsep IPA. Hal ini dibuktikan oleh hasil Manova di mana harga F = 7,197, nilai P-value untuk kategori pemahaman konsep IPA (Y) adalah 0,000 (<0,05). The aim of the reserach was to determine the effect of the problem posing learning model of learning motivation and understanding of science concepts. Learning with models posing problem is learning that emphasize learners to form or ask questions based on the information or the given situation. Through the implementation of this model is expected to be an alternative to enhance learning motivation and understanding of science concepts learners. The subjects of this study are students of SMP Negeri 7 Depok with a sample of students in class VIII-9 as the experimental class and class VIII-8 as the control class. The method used is the method of quasi-experimental analysis techniques using MANOVA test. The instrument used was a questionnaire of learning motivation and test understanding of science concepts as learners are given treatment. Class experiments using problem posing learning model, while the control class using learning communicative. The results obtained are: 1) There is a significant effect on the learning model of learning motivation and understanding of science concepts. This is evidenced by the value of Pillais Trace, Wills lambda, Hotellings Trace, and Roys Reviews largest Root sig of 0.000 (<0.05). 2) There is significant influence learning model on motivation to learn science. This is evidenced by the results of Manova which has a value of F = 143 844 with sig 0.000 (<0.05). 3) There is significant influence learning model to the understanding of science concepts. This is evidenced by the results of Manova in which the price of F = 7.197, P-value for the category of understanding the concept of IPA (Y) is 0.000 (<0.05).
Scientific literacy materi fluida statis siswa SMA: studi kasus Widodo, Lestari; Yuliati, Lia; Parno, Parno
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.455 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v5i1.9379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan scientific literacy siswa sebelum dan setelah pembelajaran STEM berbasis masalah pada materi fluida statis. Metode penelitian ini adalah metode dekriptif pada salah satu kelas di SMAN 8 Muaro Jambi. Subjek penelitian ini terdiri atas 27 siswa yang meliputi 19 perempuan dan 8 laki-laki.  Scientific literacy siswa diukur menggunakan 5 butir soal essai. Soal tersebut telah valid dan memiliki reliabilitas yang tinggi. Hasil analisis n-gain menunjukkan bahwa terdapat peningkatan. N-gain rata-rata masing-masing soal menunjukkan n-gain soal nomor 1 sebesar 0,23 (rendah), soal nomor 2 sebesar 0,46 (sedang), soal nomor 3 sebesar 0,25 (rendah), soal nomor 4 sebesar 0,156 (rendah), dan soal nomor 5 sebesar 0,625 (tinggi). Berdasarkan jawaban post-test siswa diperoleh kriteria scientific literacy siswa . Kriteria tersebut berdasarkan kriteria PISA 2015. The purpose of this study was to describe the students scientific literacy before and after STEM based on problem learning on static fluid. The method of this study was the descriptive method in one of class in SMAN 8 Muaro Jambi. The subjects were 27 students who consisted of 19 females and 8 males. The students scientific literacy was measured by 5 essay questions. The instrument was valid and had the high reliability. The analyzed results of n-gain show that there is an improvement. The average of n-gain for each question shows that the n-gain of the numbers show 0,23 (low) in number 1,  0.46 (medium) in number 2, 0,25 (low) in number 3, 0,156 (low)  in number 4 and 0,625 (medium) in number 5. Based on the students post-test it gains the students scientific literacy criteria. Its based on PISA 2015.
Pengembangan Buku Kartun Fisika Berbasis Kontekstual untuk Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Gelombang dan Bunyi Fauziyyah, Intan
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.701 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4540

Abstract

Telah disusun sebuah buku teks pelajaran dalam bentuk kartun. Buku ini bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami konsep fisika tentang gelombang dan bunyi. Sebagian siswa berpendapat bahwa buku fisika yang mereka miliki tidak menarik karena disesaki tulisan dan rumus-rumus yang membingungkan. Pengembangan pada penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (eveluation) Validasi produk memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 80,6 %, ahli media sebesar 81,5 %, dan peer reviewers sebesar 85,4%. Keseluruhan hasil penilaian termasuk dalam kategori SangatBaik (SB). Produk kemudian di ujicobakan kepada 20 siswa kelas IX SMP N 2 Lengkong Nganjuk menggunakan instrumen berupa angket. Hasil penilaian oleh guru IPA SMPN 2 Lengkong Nganjuk sebesar 91,16% dan hasil rata-rata penilaian oleh 20 siswa kelas IX di SMPN 2 Lengkong Patianrowo sebesar 92,0% dengan kategori Sangat Baik (SB).
Pengembangan Laboratorium Virtual Rangkaian RLC Seri berbasis LabVIEW untuk Pembelajaran Fisika SMA Maulinda, Kurnia Risca; Ishafit, Ishafit
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.809 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i2.8167

Abstract

Rangkaian RLC seri merupakan salah satu topik penting pada materi pelajaran listrik arus bolak-balik. Dalam topik ini terdapat fenomena resonansi rangkaian RLC, yang secara  eksperimental memerlukan perangkat eksperimen cukup kompleks, sehingga tidak mudah untuk divisualisasikan fenomenanya dalam proses pembelajaran. Pada penelitian ini telah dikembangkan laboratorium virtual rangkaian RLC seri berbasis LabVIEW yang dapat digunakan untuk kegiatan eksperimen simulasi dalam mempelajari fenomena resonanasi rangkaian listrik. Menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan, laboratorium virtual rangkaian RLC seri telah diujicobakan dan divalidasi. Hasil validasi masuk dalam kategori sangkat baik, sehingga laboratorium virtual RLC seri layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika SMA.Series RLC circuit is one of the important topics on the subject of the AC electric current. In this topic, there is a resonance phenomenon of RLC circuit, which experimentally requires a fairly complex experimental device, so it is not easy to visualize the phenomenon in the learning process. In this research has been developed a virtual laboratory series RLC circuit based on LabVIEW which can be used for simulation experiment in studying the phenomenon of resonance of electrical circuit. Using research and development procedures, the virtual laboratory series RLC circuit has been tested and validated. The validation results fall into very good categories, so the RLC virtual laboratory is feasible for use in high school physics learning.

Page 7 of 24 | Total Record : 237


Filter by Year

2014 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 1 (2021): April 2021 Vol 7, No 2 (2020): October 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014) More Issue