cover
Contact Name
Mursid
Contact Email
mursid.tp@gmail.com
Phone
+6281361618271
Journal Mail Official
editor.jtpunimed@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24077437     DOI : https://doi.org/10.24114/jtp
Core Subject : Education,
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi pendidikan yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Fokus Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) adalah karya inovatif pada pengembangan model, strategi, pendekatan, teknik dan taktik dalam pembelajaran maupun pengembangan multimedia pendidikan yang efektif untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Articles 262 Documents
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP HASIL BELAJAR STRATEGI BELAJAR MENGAJAR Rosdiana Siregar; Julaga Situmorang
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 7, No 2 (2014): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v7i2.1860

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, perbedaan hasil belajar mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguin dan mahasiswa yang memiliki kepribadian phlegmatis, dan interaksi antara strategi pembelajaran dan kepribadian terhadap hasil belajar mahasiswa.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia berjumlah 141. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan disain faktorial 2 x 2. Teknik analisa data menggunakan Anava dua jalur pada taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kolaboratif lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori,hasil belajar mahasiswa yang memiliki kepribadian sanguin lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kepribadian phlegmatis, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap hasil belajar mahasiswa.   Kata kunci: strategi pembelajaran, kepribadian, hasil belajar strategi belajar mengajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAP DAN EKSPOSITORI DENGAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI PERKANTORAN Darmauli .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 13, No 1 (2020): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v13i1.17993

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah Perbedaan hasil belajar Teknologi Perkantoran antara siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map dan hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, Perbedaan hasil belajar Teknologi Perkantoran antara siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan yang memiliki gaya belajar kinestetik, dan interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Teknologi Perkantoran. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X, berjumlah 145 orang yang berasal dari 4 kelas. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: hasil belajar Teknologi Perkantoran siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, hasil belajar Teknologi Perkantoran siswa yang memiliki gaya belajar Kinestetik lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang memiliki gaya belajar Visual, terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Teknologi Perkantoran . Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan hasil belajar Teknologi Perkantoran siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, sedangkan hasil belajar Teknologi Perkantoran siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori. Kata Kunci:strategi pembelajaran, mind map, ekspositori, teknologi perkantoran Abstract: The research objectives are: differences in office technology learning outcomes between students taught with mind map learning strategies and student learning outcomes taught with expository learning strategies, differences in office technology learning outcomes between students who have visual learning styles with which has a kinesthetic learning style, and the interaction between learning strategies and learning styles on the learning outcomes of office technology. The population of this study was all students of class X, totaling 145 people from 4 classes. The sampling technique is done by cluster random sampling. The research method that uses a quasi-experimental method with a 2 x 2 factorial research design. Data analysis techniques using two-way ANOVA at a significance level α = 0.05. The research findings show that: the learning outcomes of office technology students taught with mind map learning strategies are higher than the learning outcomes of students taught with expository learning strategies, learning outcomes of office technology students who have higher kinesthetic learning styles rather than student learning outcomes that have a visual learning style, there is an interaction between learning strategies and learning styles on learning outcomes of office technology. The calculation of further tests with the scheffe test shows the learning outcomes of office technology students who have higher kinesthetic learning styles when taught with mind map learning strategies, whereas office technology learning outcomes of students who have higher visual learning styles when taught with expository learning strategies. Keywords: learning strategies, mind maps, expository, office technology
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK MESIN SISWA SMK DI MEDAN R Mursid
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 9, No 1 (2016): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v9i1.4890

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) hasil belajar gambar teknik mesin antara siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map dan ekspositori, (2) hasil belajar gambar teknik mesin antara siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan kinestetik, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Gambar teknik mesin. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Program keahlian teknik mesin SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 5 Medan. Metode penelitian yang menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar gambar teknik mesin siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, lebih tinggi dari pada ekspositori, (2) hasil belajar gambar teknik mesin siswa yang memiliki gaya belajar Kinestetik lebih tinggi daripada gaya belajar Visual, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Gambar teknik mesin. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan hasil belajar Gambar teknik mesin siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, sedangkan hasil belajar Gambar teknik mesin siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori. Kata Kunci: strategi pembelajaran mind map dan ekspositori, gaya belajar, gambar teknik mesin Abstract: The purpose of this study is to determine: (1) the results of studying images of mechanical engineering among students who are taught by learning strategies Mind Map and expository, (2) the results of studying images of mechanical engineering among students who have a visual learning style with kinesthetic, (3 ) interaction between the learning strategies and learning styles on learning outcomes Figure engineering. The population of this research is all class X students of mechanical engineering expertise program SMK Negeri 2 and SMK Negeri 5 Medan. The research method using quasi-experimental research design 2 x 2 factorial ANOVA Analysis using two lanes at significance level α = 0.05. The findings show that: (1) the results of studying images of mechanical engineering students who are taught by learning strategy Mind Map, higher than in the expository, (2) the results of studying images of mechanical engineering students who have learning style Kinesthetic higher than learning styles Visual, (3) there is no interaction between the learning strategies and learning styles on learning outcomes Figure engineering. Further test calculations with Scheffe test showed learning outcomes Figure engineering students who have a kinesthetic learning style higher when taught by Mind Map instructional strategies, while learning outcomes Picture mechanical engineering students who have a visual learning style higher when taught by expository strategy. Keywords: learning strategies mind map and expository, learning styles, mechanical engineering drawings
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Rini Daraini
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 5, No 2 (2012): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v5i2.4976

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out: (1) the significance of problem solving capability in mathematics of the students taught with interactive multimedia based-instruction in comparison with those taught with linear multimedia based-instruction; (2) the different of problem solving capability between the students with impulsive cognitive style and those with reflective cognitive style; and (3) the interaction of multimedia based-instruction and cognitive style in determining the capability of the students in problem solving in Math. The finding of the research shows that: (1) the students’ capability of problem solving taught with interactive multimedia (= 27.78) is higher that those taught with linear multimedia (= 26.48), with Fcount = 4.92 > Ftable = 3.92, (2) the students’ ability of problem solving who poses impulsive cognitive style (= 26.11) is lower than those who poses reflective cognitive style (= 28.16), with Fcount = 23.13 > Ftable = 3.92, (3) there is interaction between multimedia based-instruction and cognitive style towards students’ ability in Mathematic problem solving, with Fcount = 29.57 > Ftable = 3.92.   Keywords: Problem solving capability, Multimedia based learning, Cognitive style.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH USAHA PERIKANAN MENENGAH NEGERI PARIAMAN Halidayana Nasution
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 10, No 2 (2017): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v10i2.8727

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing dengan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran  ekspositori, (2) Perbedaan hasil belajar matematika  siswa yang memiliki kreativitas tinggi dengan hasil belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas rendah, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dari  4 kelas. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Jumlah sampel penelitian  untuk strategi pembelajaran problem posing terdiri 34 siswa  dan 34 siswa untuk strategi pembelajaran ekspositori. Instrumen pengukuran untuk mengukur hasil belajar digunakan tes berbentuk pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban yang terdiri dari 35 soal. Untuk metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan a = 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, (2) hasil belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas tinggi lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang memiliki kreativitas rendah, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika untuk strategi pembelajaran problem posing dan strategi pembelajaran ekspositori begitu juga dengan kreativitas tinggi dan kreativitas rendah.    Kata Kunci: strategi pembelajaran, kreativitas, hasil belajar matematika Abstract: This study aims to find out: (1) The difference of mathematics learning result of students taught by learning problem posing strategy with mathematics learning result of students who are taught by expository learning strategy, (2) difference of mathematics learning result of students who have high creativity with learning result mathematics students who have low creativity, (3) the interaction between learning strategies and creativity to the results of learning mathematics. The study population was all students of class X of 4 classes. The sampling technique is done by cluster random sampling. The number of research samples for the problem posing learning strategy consisted of 34 students and 34 students for the expository learning strategy. Measurement instruments to measure learning outcomes were used multiple choice test with 5 answer choices consisting of 35 questions. For research method use quasi experimental method with 2 x 2 factorial research design. Technique of data analysis using two path ANOVA at significant level a = 0,05. The findings of the research indicate that: (1) the result of the students' mathematics learning taught by the problem posing strategy is higher than the students' learning result which is taught by the expository learning strategy, (2) the students' mathematics learning result which has higher creativity is higher than the student learning result have low creativity, (3) there is interaction between learning strategy and creativity toward mathematics learning result. Further test calculations by the Scheffe test show significant differences in mathematics learning outcomes for problem posing strategies and expository learning strategies as well as high creativity and low creativity. Keywords: learning strategy, creativity, learning result of mathematics
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Berlian Juni Rosmawati Juni Rosmawati Marpaung; Efendi Napitupulu
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v7i1.1851

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran talking stick dan ekspositori terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa, pengaruh perbedaan gaya belajar kinestetik dan auditori terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan siswa, dan interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa. Metode penelitian quasi eksperimen, populasi 200 orang, teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling, analisis  varians dua jalur Two Way Anava (2x2), taraf signifikansi a = 0,05, menggunakan Uji-F, dan pengujian uji lanjut  dengan uji Scheffe.  Hasil penelitian diperoleh; siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran talking stick memperoleh hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik memperoleh hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih tinggi dibandingkan dengan gaya belajar auditori, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar pendidikan kewarganegaraan siswa.   Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Gaya Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MENGOLAH MAKANAN KONTINENTAL PROGRAM STUDI TATA BOGA Elfrida Nababan; Julaga Situmorang; Abdul Muin Sibuea
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 12, No 2 (2019): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v12i2.15235

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar mengolah makanan kontinental antara siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran latihan lebih tinggi lebih unggul dari pada menggunakan strategi demonstrasi, (2) Mengetahui keunggulan hasil belajar mengolah makanan kontinental antara siswa yang memiliki efikasi diri tinggi lebih unggul dari pada yang memiliki efikasi diri rendah, dan (3) Mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dan efikasi diri siswa dalam memberikan pengaruh terhadap hasil belajar mengolah makanan kontinental. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Tata Boga, sampel sebanyak 64. Metode eksperimental semu. Uji hipotesis dengan analisis varians (ANAVA), dan uji lanjut dengan uji-Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Hasil belajar mengolah makanan kontinental yang diajar dengan strategi latihan lebih tinggi dari pada yang diajar dengan strategi demonstrasi, (2) Hasil belajar mengolah makanan kontinental yang memiliki efikasi diri tinggi  lebih tinggi dari yang memiliki efikasi diri rendah rendah,  dan (3). Terdapat interaksi antara strategi mengajar latihan dan efikasi diri tinggi terhadap hasil belajar mengolah makanan kontinental lebih tinggi dari pada strategi mengajar demonstrasi dengan efikasi diri rendah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa  siswa yang memiliki efikasi diri tinggi lebih efektif di ajar dengan menggunakan strategi latihan, sedangkan siswa yang mempunyai efikasi diri rendah, lebih efektif diajar dengan menggunakan strategi demonstrasi. Kata Kunci: strategi pembelajaran, latihan, demonstrasi, efikasi diri, mengolah makanan kontinental, tata boga Abstract: This study aims to: (1) find out the results of learning to process continental food between students who are taught using a learning strategy of higher training is superior than using a demonstration strategy, (2) Knowing the advantages of learning outcomes in processing continental food among students who have efficacy high self is superior than those who have low self-efficacy, and (3) Knowing the interaction between learning strategies and student self-efficacy in influencing learning outcomes in processing continental food. The population of this study was all students of class XI Catering, a sample of 64. Quasi-experimental methods. Hypothesis testing with analysis of variance (ANAVA), and further testing with the Tuckey-test. The results showed: (1). The results of learning to process continental food taught with training strategies are higher than those taught with demonstration strategies, (2) The learning outcomes of processing continental food that have high self-efficacy are higher than those having low self-efficacy, and (3). There is an interaction between the strategy of teaching exercise and high self-efficacy towards learning outcomes in processing continental food is higher than the teaching strategy of demonstration with low self-efficacy. The results of data analysis show that students who have high self-efficacy are more effectively taught by using a strategy of training, while students who have low self-efficacy are more effectively taught by using a demonstration strategy. Keywords: learning strategies, exercises, demonstrations, self-efficacy, processing continental food, catering
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA BIOLOGI Dewi Aswida Br Sagala; Abdul Hasan Saragih
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 8, No 2 (2015): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v8i2.3323

Abstract

"> Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar biologi kelompoksiswa yang menggunakan metode pembelajaran peta pikiran dengan narasi (2) perbedaan hasilbelajar biologi siswa yang memiliki kemampuan interpersonal tinggi dengan interpersonalrendah. (3) interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dengan kemampuan komunikasiinterpersonal terhadap hasil belajar. Metode penelitian eksperimental-semu dengan desainfaktorial 2x2. Teknik analisis deskriptif dengan statistik inferensial ANAVA dua jalur tarafsignifikan α= 0,05 dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasilbelajar Biologi kelompok siswa yang diajar dengan metode pembelajaran peta pikiran lebih tinggidibandingkan dengan kelompok siswa yang diajar dengan metode pembelajaran narasiFhitung=32,15> Ftabel=4,016. (2) Hasil belajar siswa Biologi kelompok siswa yang memilikikomunikasi interpersonal tinggi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang memilikikomunikasi interpersonal rendah Fhitung=11,67 > Ftabel=4,016, dan (3) Terdapat interaksi antarametode pembelajaran dan komunikasi interpersonal terhadap hasil belajar Biologi Fhitung=4,77 >Ftabel=4,02 pada taraf signifikan α= 0,05.Kata Kunci: metode pembelajaran, komunikasi interpersonal, biologi
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF HACE (HYDROCARBON) DALAM MEREDUKSI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK DENGAN STRATEGI CONCEPTUAL CHANGE TEXT PADA MATERI HIDROKARBON Elvin Yudha Pratama; Sukarmin .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 14, No 1 (2021): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v14i1.22641

Abstract

Abstrak: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeteksi dan mereduksi miskonsepsi peserta didik pada materi hidrokarbon dengan menggunakan media interaktif. Penggunaan media interaktif dimakusdkan untuk menambah minat peserta didik dalam pembelejaran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA sederajat yang telah memperoleh materi hidrokarbon. Penelitian pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan three-tier diagnostic test yang dikombinasikan dengan conceptual change text. Pada three-tier diagnostic test disajikan dalam tiga tahap, yaitu soal, alasan menjawab soal dan keyakinan menjawab soal. Sedangkan pada conceptual change text dilakukan dalam empat tahap, yaitu menunjukkan konsepsi peserta didik, konflik kognitif, ekuilibrasi dan rekontruksi. Hasil dari penelitian ini berupa pergeseran miskonsepsi peserta didik yang telah melalui tahapan-tahapan mereduksi miskonsepsi. Media dikatakan efektif dan mampu mereduksi miskonsepsi peserta didik dibidang hidrokarbon apabila terjadi pergeseran miskonsepsi dengan presentase ≥ 60%. Kata Kunci: Peserta didik, miskonsepsi, penelitian Abstract: The purpose of this research is to detect and reduce students' misconceptions on hydrocarbon material using interactive media. The use of interactive media is intended to increase the interest of students in learning. The subjects of this study were students of class XI SMA and equivalent who had obtained hydrocarbon material. The development research conducted in this study used a three-tier diagnostic test combined with a conceptual change text. The three-tier diagnostic test is presented in three stages, namely questions, reasons for answering questions and confidence in answering questions. While the conceptual change text is carried out in four stages, namely showing the students' conception, cognitive conflict, equilibration and reconstruction. The results of this study are in the form of a shift in the misconceptions of students who have gone through the stages of reducing misconceptions. Media is said to be effective and able to reduce student misconceptions in the field of hydrocarbons if there is a shift in misconceptions with a percentage of ≥ 60%. Keywords: Students, misconceptions, research
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nur Masdalifah
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 10, No 1 (2017): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v10i1.8717

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui; (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar, (2) pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar dan (3) untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar Matematika. Penelitian kuasi eksperimen, dengan total populasi berjumlah 120 siswa. Sampel 60 siswa. Hasil menunjukkan bahwa; (1) siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray, memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kooperatif Number Head Together; (2) Siswa yang memiliki tingkat kecerdasan interpersonal tinggi memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kecerdasan interpersonal rendah; (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar Matematika. Uji lanjutan Schefee diperoleh bahwa siswa yang memiliki tingkat kecerdasan interpersonal tinggi jika diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray memperoleh hasil belajar Matematika yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Number Head Together. Siswa yang memiliki tingkat kecerdasan interpersonal rendah memperoleh hasil belajar Matematika yang lebih tinggi jika diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Number Head Together dibandingkan kooperatif Two Stay Two Stray. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, kecerdasan interpersonal, matematika Abstract: The objective of the research is to know; (1) the influence of cooperative learning model on learning outcomes, (2) the influence of interpersonal intelligence on learning outcomes and (3) to know the interaction between cooperative learning model and interpersonal intelligence on mathematics learning outcomes. Quasi experimental research, with a total population of 120 students. Sample 60 students. The results show that; (1) students who were taught using Two Stay Two Stray cooperative learning model, obtained higher learning outcomes than the cooperative Number Head Together; (2) Students with high levels of interpersonal intelligence gain higher learning outcomes than low interpersonal intelligence; (3) There is an interaction between cooperative learning model and interpersonal intelligence on mathematics learning outcomes. Schefee advanced test found that students who have high levels of interpersonal intelligence when taught using cooperative learning model Two Stay Two Stray obtained higher learning outcomes than using cooperative learning model Head Head Together. Students who have a low level of interpersonal intelligence acquire higher mathematics learning outcomes if taught using cooperative learning model Number Head Together than Two Stay Two Stray cooperative. Keywords: cooperative learning model, interpersonal intelligence, mathematics

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 2 (2023): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 1 (2023): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 2 (2022): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 1 (2022): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 2 (2021): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 1 (2021): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 2 (2020): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 1 (2020): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 2 (2019): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 2 (2018): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 1 (2018): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2017): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 1 (2017): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2016): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2016): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2015): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2015): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 2 (2014): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 2 (2013): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 1 (2013): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 2 (2012): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2012): April - Jurnal Teknologi Pendidikan More Issue