cover
Contact Name
Mursid
Contact Email
mursid.tp@gmail.com
Phone
+6281361618271
Journal Mail Official
editor.jtpunimed@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24077437     DOI : https://doi.org/10.24114/jtp
Core Subject : Education,
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi pendidikan yang memberi kontribusi pada pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Fokus Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) adalah karya inovatif pada pengembangan model, strategi, pendekatan, teknik dan taktik dalam pembelajaran maupun pengembangan multimedia pendidikan yang efektif untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Articles 262 Documents
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPAUN BERPIKIR DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR APRESIASI SASTRA Amlan .; Harun Sitompul; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v12i1.14498

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) perbedaan hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi antara siswa yang dibelajarkan dengan SPPKB dan siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori (2) perbedaan hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi antara siswa yang kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa filksinya tinggi dengan yang kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa fiksinya rendah. (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa terhadap hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa. Metode penelitian quasi eksprimen dengan desain factorial 2x2. Teknik analisis data ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa yang dibelajarkan dengan SPPKB lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori, (2) hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi yang memiliki kemampuan awal tinggi lebih tinggi daripada yang kemampuan awalnya rendah, dan (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan awal terhadap hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa. Kata Kunci: strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir, kemampuan awal, apreasi sastra Abstract: This study aims to find out; (1) differences in learning outcomes of fiction prose literature appreciation between students who are taught with SPPKB and students who are taught with expository strategies (2) differences in learning outcomes in appreciation of fiction prose literary works between students whose initial ability of appreciation of prose fils literature is high with initial abilities appreciation of his fiction prose literary works are low. (3) the interaction between learning strategies and the initial ability of appreciation of students 'fiction prose literary works towards the results of learning of students' appreciation of fiction prose literature. Quasi-experimental research method with 2x2 factorial design. ANOVA data analysis technique. The results of the study show that: (1) the learning outcomes of the appreciation of fiction prose literary works of students who are taught with SPPKB are higher than those learned with expository strategies, (2) the learning outcomes of appreciation of fiction prose literary works that have higher initial abilities are higher than those with initial abilities low, and (3) there is an interaction between learning strategies and initial abilities towards learning outcomes of students' appreciation of fiction prose literature. Keywords: learning strategies to increase thinking ability, initial ability, literary creation
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN APRESIASI SENI MUSIK TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK . Elisa; . Mukhtar
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 8, No 1 (2015): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v8i1.3312

Abstract

> Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui hasil belajar Seni Musik siswa yang diajardengan strategi pembelajaran kontruktivisme dengan strategi pembelajaran langsung; (2)mengetahui hasil belajar Seni Musik antara siswa dengan tingkat kemampuan apresiasi senimusik tinggi lebih dengan kemampuan apresiasi seni musik rendah; dan (3) mengetahui interaksiantara strategi pembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasilbelajar Seni Musik. Metode penelitian eksperimental-semu dengan desain faktorial 2x2. Teknikanalisis deskriptif dengan statistik inferensial ANAVA dua jalur taraf signifikan α= 0,05dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar Seni Musiksiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran konstruktivisme lebih tinggi dibandingkandengan strategi pembelajaran langsung F hitung 9,58 > F tabel 3,94; (2) hasil belajar Seni Musiksiswa dengan kemampuan apresiasi seni musik tinggi lebih tinggi dari pada kemampuan apresiasiseni musik rendah F hitung 25,48 > F tabel 3,94; dan (3) terdapat interaksi antara strategipembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasil belajar Seni MusikF hitung 35,08 > F tabel 3,94.Kata Kunci: strategi pembelajaran, kemampuan apresiasi, seni musik
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SMA SWASTA MANARUL ISLAM KABUPATEN ACEH TAMIANG Ahmad Syafwan
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 13, No 2 (2020): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v13i2.20148

Abstract

melalui penerapan reward and punishment di SMA Swasta Manarul Islam Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Beberapa faktor penting dalam peningkatan mutu tersebut di antaranya adalah penerapan budaya sekolah yang positif dan berkesinambungan. Budaya sekolah yang positif tentunya harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa terkecuali dan tidak merasa terpaksa. Dalam menerapkan budaya sekolah perlu sikap kesadaran dari semua warga sekolah secara bersama-sama. Salah satu budaya sekolah yang harus dipertahankan adalah kedisiplinan, kedisiplinan guru dalam kehadiran di kelas pada proses belajar mengajar. Untuk  meningkatkan  disiplin  para  guru  dapat  diupayakan  melalui  bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment bagi para guru di SMA Swasta Manarul Islam, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru, dalam kehadiran di kelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran di kelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.Kata Kunci: Disiplin Guru, Reward and Punishment. Abstract: The objective of this study was to improve teacher’s discipline in teaching attendance in class through the application of reward and punishment at the Manarul Islam Private High School, Aceh Tamiang Regency, as an effort to improve the quality of learning in school. Some important factors in improving the quality was the implementation of a positive and sustainable school’s culture. A positive school’s culture must be maintained and implemented by all school members without exception and do not feel forced. In implementing school’s culture, it is necessary to have an attitude of awareness from all school members. One of the school’s cultures that must be maintained is discipline that was teachers’ discipline in class attendance in the teaching and learning process. To improve the discipline of teachers, it can be acted in various ways. In this School Action Research, tried to study by applying Reward and Punishment for teachers at Manarul Islam Private High School, Aceh Tamiang Regency. This research was conducted in two cycles, the results of research and data analysis, it turned out in the second cycle, teacher’s discipline, in class attendance in the teaching and learning process increased and met the predetermined indicators of 80%. From the results of this study, it can be concluded that to improve teacher’s discipline in class attendance in teaching and learning activities can be done by applying Reward and Punishment to teachers.Keywords: Teacher Discipline, Reward and Punishment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KECERDASAN GANDA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA SMA NEGERI 1 MEDANG DERAS KABUPATEN BATU BARA Rima Zakirah Sirait; Julaga Situmorang
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 9, No 2 (2016): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v9i2.4908

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi melalui pembelajaran kooperatif jigsaw berbeda dari siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif Think Pair Share; (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi antara siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal dengan siswa yang memiliki kecerdasan intrapersonal; (3) Untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif dengan kecerdasan ganda yaitu kecerdasan interpersonal dan intrapersonal dalam mempengaruhi hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 Medang Deras. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) siswa yang diajarkan dengan pembelajaran kooperatif jigsaw lebih tinggi dari diajarkan dengan pembelajaran kooperatif TPS; (2) siswa yang memiliki kecerdasan Interpersonal lebih tinggi dari yang memiliki kecerdasan Intrapersonal; (3) Terdapat Interaksi antara model pembelajaran kooperatif dengan kecerdasan ganda (interpersonal dan intrapersonal) dalam mempengaruhi hasil belajar Ekonomi Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif, kecerdasan ganda, belajar ekonomi Abstract: The purpose of this study are: (1) To determine differences in learning outcomes of the economy through different jigsaw cooperative learning of students taught by cooperative learning Think Pair Share; (2) To know the difference between the results of the economic study of students who have interpersonal intelligence with students who have intrapersonal intelligence; (3) To understand the interaction between cooperative learning model with multiple intelligences namely interpersonal and intrapersonal intelligence in influencing learning outcomes of economic class X SMA Negeri 1 Medang Deras. The results of this study indicate that: (1) students taught by cooperative learning jigsaw higher than taught by cooperative learning TPS; (2) students who have Interpersonal intelligence is higher than that have intrapersonal intelligence; (3) There is interaction between cooperative learning model with multiple intelligence (interpersonal and intrapersonal) in influencing learning outcomes Economy Keywords: cooperative learning, multiple intelligences, learning economics
STUDI KARAKTERISTIK SISWA SLTA DI KOTA MEDAN Nathanael Sitanggang; Abdul Hasan Saragih
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 6, No 2 (2013): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v6i2.4994

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mentetahui karakteristik SMA dan SMK di Medan. Karakteristik yang diteliti adalah: neuroticism, extraversion, keterbukaan, keramahan, dan hati nurani. Dengan penelitian ini kita mendapatkan data perbedaan karakter di SMA dan SMK siswa. Mendapatkan perbedaan karakter antara pria dan wanita dalam setiap kelompok sekolah. Penelitian ini di SMA dan SMK di Medan, 2008. Sampel penelitian 600 siswa. Metode Penelitian kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner. Kuesioner dicoba dengan nilai koefisien reliabilitas (r=0,875). Hasil penelitian adalah: (1) Karakteristik siswa SMA (Neuroticsm, extraversion, keterbukaan, keramahan, dan hati nurani) sudah cukup dan kategori tinggi, (2) Karakteristik siswa SMK (Neuroticsm, extraversion, keterbukaan, keramahan, dan hati nurani) cukup tinggi dan kategori; (3) Para siswa perempuan SMA lebih tinggi hati nurani daripada siswa laki-laki; (4) Neuroticsm, extraversion, keterbukaan, dan keramahan antara siswa laki-laki secara signifikan tidak berbeda dengan siswa perempuan di SMA; (5) Neuroticsm, extraversion, keterbukaan, keramahan, dan conscientiousness antara mahasiswa laki-laki secara signifikan tidak berbeda dengan siswa perempuan di SMK.   Kata kunci : karakteristik siswa, SMA, SMK.   Abstract: This research was aimed to: investigate the Senior High School Studen’t Characteristic in Medan. The characteristic which investigated are: neuroticism, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness. By this research we can get the accurate data that describe the differences of characters in SMA and SMK students. And then we can get the differences of characters among the male and female in each group of school. This research was taking place in SMA and SMK in Medan, 2008. The sample of this research is 600 pupils. The research was taken in the quantitative method. The data that we have got from the questioner. Questioner has been tried with the value of reliability coefficient (r=0,875). The results of the research are: (1) The SMA Studen’t Characteristic in Medan (Neuroticsm, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness) is enough and high categories; (2) The SMK Student Characteristic in Medan (Neuroticsm, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness) is enough and high categories; (3) The female SMA students are more conscientiousness than male students; (4) Neuroticsm, extraversion, openness, and agreeableness between male students significantly is not different with female students in SMA; (5) Neuroticsm, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness between male students significantly is not different with female students in SMK. Keywords: characteristics of students, SMA, SMK
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI, PENGETAHUAN TUJUAN INSTRUKSIONAL, DAN SUMBER BELAJAR DENGAN KETERAMPILAN MENJELASKAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nurasiah Zaimas; . Mukhtar; Julaga . Situmorang
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 11, No 2 (2018): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v11i2.12584

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hubungan motivasi berpestasi dengan keterampilan menjelaskan; (2) Hubungan pengetahuan tujuan instruksional dengan keterampilan menjelaskan; (3) Hubungan sumber belajar dengan keterampilan menjelaskan; dan (4) Hubungan motivasi berprestasi, pengetahuan tujuan instruksional, dan sumber belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menjelaskan guru PAI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang guru PAI di Sekolah Negeri Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestas dengan keterampilan menjelaskan; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tujuan instruksional dengan keterampilan menjelaskan; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara sumber belajar dengan keterampilan menjelaskan; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi, pengetahuan tujuan instruksional dan motivasi berprestasi secara bersama-sama dengan keterampilan menjelaskan bagi guru. Kata Kunci: motivasi berprestasi, pengetahuan tujuan instruksional, sumber belajar keterampilan menjelaskan guru, pendidikan agama islam  Abstract: This study aims to find out (1) the relationship of motivation for achievement with explaining skills; (2) Relationship of instructional objectives knowledge with explaining skills; (3) Relationship between learning resources and explaining skills; and (4) Relationship between achievement motivation, instructional objectives knowledge, and learning resources together with the skills to explain PAI teachers. This research is a descriptive correlational study. The population and samples in this study were 35 PAI teachers in the Wampu District School in Langkat District. The results of hypothesis testing indicate that: (1) there is a significant relationship between achievement motivation and explaining skills; (2) there is a significant relationship between the knowledge of instructional objectives and explaining skills; (2) there is a significant relationship between learning resources with explaining skills; (3) there is a significant relationship between achievement motivation, knowledge of instructional goals and achievement motivation together with explanatory skills for the teacher. Keywords: achievement motivation, knowledge of instructional goals, learning resources, teacher explained skills, Islamic religious education
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN DAN KONSEP DIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI Eli Tohonan Tua Pane; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v7i1.2022

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran makro dan bermain peran mikro terhadap kemampuan berbicara anak usia dini, pengaruh konsep diri positif dan konsep diri negatif terhadap kemampuan berbicara anak usia dini, dan pengaruh interaksi antara metode bermain peran dan konsep diri terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Metode penelitian quasi eksperimen, populasi 60 orang, teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling, analisis varians dua jalur Two Way Anava (2x2), taraf signifikansi  = 0,05, menggunakan Uji-F, dan pengujian uji lanjut dengan uji Scheffe. Hasil penelitian diperoleh; kemampuan berbicara anak yang mengikuti pembelajaran lebih tinggi daripada anak yang mengikuti pembelajaran bermain peran peran mikro, kemampuan berbicara anak yang memiliki konsep diri positif lebih tinggi daripada kemampuan berbicara yang memiliki konsep diri negative, dan terdapat pengaruh interaksi antara belajar dengan metode bermain peran dan konsep diri secara terhadap kemampuan berbicara.Kata Kunci: metode bermain peran, konsep diri, kemampuan berbicara, anak usia dini
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENERAPKAN PROSEDUR KEGIATAN RAPAT Rosmarintan Sihombing
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 13, No 1 (2020): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v13i1.18000

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran produktif OTKP materi menerapkan prosedur kegiatan rapat di kelas XI OTKP 2 SMK Negeri 1 Sidikalang. Melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Giving Question anda Getting Answer. Model pembelajaran kooperatif Giving Question and Getting Answer merupakan salah satu strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sidikalang pada siswa Kelas XI OTKP   Semester II T.P. 2018/2019 yang berjumlah 36 orang. Hasil penelitian diperoleh: (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif Giving Question and Getting Answer dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Hasil obsevasi siklus I diperoleh data bahwa terdapat 30 orang (83,33%) siswa untuk kriteria cukup aktif, dan 6 orang (16,66%) siswa yang aktif. Sementara pada siklus II peningkatan data hasil obsevasi aktivitas siswa menunjukkan 6 orang (16,66%) siswa untuk kriteria cukup aktif, 27 orang (75%) siswa untuk kriteria aktif, dan 3 orang (8,33%) siswa untuk kriteria sangat aktif. (2) Model pembelajaran kooperatif Giving Question and Getting Answer dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 70,27 dan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 36,11% selanjutnya pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 81,38 dan persentase ketuntasan siswa sebesar 88,88% dari jumlah siswa yang telah mencapai standar kriteria ketuntasan minimal.  Kata Kunci: model pembelajaran, kooperatif giving question, getting answer, aktivitas belajar, hasil belajar, menerapkan prosedur kegiatan rapat. Abstract: The purpose of this study was to determine the increase in student learning outcomes in productive subjects OTKP material to implement the procedure of meeting activities in class XI OTKP 2 Vocational High School 1 Sidikalang. Through the application of your Giving Question cooperative learning model Getting Answer. The Giving Question and Getting Answer cooperative learning model is one of the active learning strategies. This research was conducted at Vocational High School 1 Sidikalang on Class XI students of OTKP Semester II T.P. 2018/2019 of 36 people. The results are obtained: (1) The application of the Giving Question and Getting Answer cooperative learning model can improve student learning activities. The results of observing the first cycle obtained data that there were 30 people (83.33%) students for the criteria of being quite active, and 6 people (16.66%) students who were active. While in the second cycle the increase in data on the results of observations of student activity showed 6 people (16.66%) students for the moderately active criteria, 27 people (75%) students for the active criteria, and 3 people (8.33%) students for the very active criteria . (2) The Giving Question and Getting Answer cooperative learning model can improve student learning outcomes. In the first cycle obtained an average value of 70.27 and the percentage of students learning completeness of 36.11% then in the second cycle obtained an average value of 81.38 and the percentage of students completeness of 88.88% of the number of students who have reached the criteria standard minimal completeness. Keywords: learning models, cooperative giving questions, getting answers, learning activities, learning outcomes, implementing meeting activities procedures.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SMP NEGERI MEDAN Zulkarnaen Arafat Simatupang; Mukhtar .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 9, No 1 (2016): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v9i1.4895

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) perbedaan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) dan hasil belajar matematika siswa dengan pendekatan pembelajaran ekspositori; (2) perbedaan hasil belajar matematika yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah; (3) interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian menggunakan metode Quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifika = 0,05. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran ekspositori terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah, terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: pendekatan pembelajaran, motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika Abstract: The purpose of this study to determine: (1) the difference between the results of students' mathematics learning taught by realistic mathematics learning approach (PMR) and mathematics learning outcomes of students with expository approach; (2) differences in mathematics learning outcomes that have high achievement motivation in students with low achievement motivation; (3) the interaction between learning approach to achievement motivation on students' mathematics learning outcomes. The research method using Quasi experimental design with 2 x 2 factorial study data were analyzed using ANOVA two paths at the level signifika = 0.05. Results of the analysis showed that: (1) the results of students' mathematics learning taught by learning approach realistic mathematics (PMR) is higher than on learning outcomes for mathematics students who are taught to approach expository there are significant differences between the results of learning mathematics students with achievement motivation high students with low achievement motivation, there is interaction between learning approach and achievement motivation on students' mathematics learning outcomes. Keywords: approach to learning, achievement motivation on learning outcomes mathematics
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI Liyusri .; Julaga Situmorang
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 6, No 1 (2013): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v6i1.4983

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) hasil belajar Geografi siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis masalah (SPBM) lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori (SPE), (2) perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki gaya belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar Geografi siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Ilmu Sosial SMA Negeri 1 Pinangsori. Pengambilan sampel dilakukan dengan Cluster Random Sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x3. Teknik analisa data yang digunakan teknik ANAVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar Geografi siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis masalah (SPBM) lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori (SPE); (2) Terdapat perbedaan hasil belajar Geografi siswa yang memiliki gaya belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik; (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar mempengaruhi hasil belajar  Geografi siswa.   Kata Kunci: strategi pembelajaran berbasis masalah dan ekspositori, gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, hasil belajar geografi   Abstract: This research was aimed to: (1) the student acheivement of Geography who were tought by problem based instructional strategy is higher than that taugh by exspository instruction strategy, (2) the differences of the students acheivements of Geography who have Visual, Auditory and Kinesthetic learning style, (3) the interaction between instructional strategy and learnig style of student acheivement. The population  in this research is all of student grade XI social sciences at Senior High School 1 Pinangsori of Tapanuli Tengah. The sampling technique use in this research is cluster random sampling technique. The research method used was quasi exsperiment with 2x3 factorial designs. Tecnique analyses data was two way ANOVA testing at significance 0,05. The result showed that: (1) student acheivement of Geography who were taught by problem based instructional strategy is higher than that student acheivement who were taught by exspository instruction strategy; (2) there are differences of students acheivements which is as has Visual, Auditory, dan Kinesthetic learning style; (3) there are interaction between instructional strategy and learnig style of student acheivement. Keywords: problem-based learning strategies and expository, visual learning styles, auditory, and kinesthetic learning outcomes geography

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2024): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 17, No 1 (2024): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 2 (2023): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 16, No 1 (2023): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 2 (2022): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 15, No 1 (2022): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 2 (2021): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 14, No 1 (2021): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 2 (2020): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 13, No 1 (2020): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 2 (2019): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 2 (2018): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 1 (2018): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2017): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 1 (2017): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2016): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2016): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2015): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2015): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 2 (2014): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 2 (2013): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 6, No 1 (2013): April - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 2 (2012): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2012): April - Jurnal Teknologi Pendidikan More Issue