cover
Contact Name
Hangga Hardhika
Contact Email
hanggadhika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hanggadhika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior
ISSN : 19780702     EISSN : 25806521     DOI : -
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang desain interior. Terbit dua kali setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2025): September 2025" : 6 Documents clear
Evaluasi Pasca Huni Aspek Fungsional pada Rumah Sakit Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Fitriani, Desi; Sholahuddin, Muhamad; Prasetyaningsih, Yulyta Kodrat
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16323

Abstract

Animal hospitals are medical facilities that provide health care for animals. As public awareness of the importance of animal health increases, expectations for animal hospital services also rise. Therefore, the facilities available should reflect the professionalism and commitment of animal hospitals to the welfare of animals and humans. This study aims to evaluate the functional aspects of the interior of the East Java Provincial Livestock Service Animal Hospital through an indicative post-occupancy evaluation method using a qualitative and quantitative approach. The main focus of the study is to analyze the functional performance of the interior in supporting veterinary medical services. Data collection methods included interviews, questionnaires, field observations, and literature reviews. Based on the observations, several functional issues were identified. Therefore, this study is important to identify existing problems, analyze their causes, and formulate appropriate solutions to optimize building functionality according to user needs. The research results indicate that most of the spaces within the animal hospital meet functional standards, although some criteria remain suboptimal, namely human factors, furniture and storage, as well as flexibility and change. This study is expected to provide recommendations for improving the quality of existing animal hospital facilities and serve as a reference for developing optimal animal hospital designs in the future.
Pengaruh Fleksibilitas Ruang terhadap Penerapan Konsep Arsitektur Tropis pada C2O Library & Collabtive Artanti, Daffa Maulidia; Maharani, Rizka Tiara
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16082

Abstract

Surabaya, kota yang berada di kawasan beriklim tropis, dengan penduduk yang beragam. Hal ini mendorong kebutuhan akan ruang berkumpul yang multifungsi dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna, namun dapat tetap mempertahankan kualitas iklim yang mendukung kenyamanan pengguna. Tantangan utama terletak pada bagaimana fleksibilitas ruang dapat dihadirkan tanpa mengganggu prinsip arsitektur tropis, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, serta perlindungan terhadap panas dan curah hujan. Salah satu ruang berkumpul yang menerapkan konsep tropis sekaligus mengadopsi fleksibilitas ruang di Surabaya adalah C2O Library & Collabtive, sebuah perpustakaan swadaya yang juga difungsikan sebagai coworking space, tempat diskusi, serta tempat berkumpul komunitas kreatif untuk event-event tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana fleksibilitas ruang dapat mempengaruhi prinsip arsitektur tropis di C2O Library & Collabtive. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan studi literatur melalui jurnal terakreditasi, yang kemudian dikaji berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur tropis untuk memahami sejauh mana fleksibilitas ruang berperan dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas ruang di C2O Library & Collabtive memungkinkan adaptasi fungsi ruang tanpa mengorbankan kenyamanan termal, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Hal ini mendukung penerapan prinsip arsitektur tropis secara pasif, efisien, dan adaptif terhadap berbagai aktivitas pengguna.
MODULAR, ADAPTIF, EFISIEN: STRATEGI DESAIN INTERIOR UNTUK SKALABILITAS FRANCHISE F&B (STUDI KASUS: LITTLE CONTRAST) Khalid, Nahja Akbar
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.15302

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan sistem desain modular adaptif pada franchise, studi kasus gerai Little Contrast. Melalui pendekatan kualitatif berupa observasi dan wawancara, penelitian ini memfokuskan pada empat variabel utama: modular design system, adaptability design, brand consistency, serta efisiensi biaya, waktu, dan sumber daya. Sistem ini menggantikan built-in furniture dengan loose furniture dan membagi area bar ke dalam modul-modul kecil, sehingga mempermudah duplikasi, pemeliharaan, dan instalasi tanpa mengganggu operasional gerai. Desain modular terbukti adaptif terhadap berbagai tipologi ruang seperti ruko, booth, mall booth, dan paviliun, sambil tetap menjaga konsistensi identitas brand. Penggunaan material solid wood juga meningkatkan durabilitas dan meminimalkan gangguan operasional. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi biaya interior hingga 27% dan percepatan pembangunan dari 40 hari menjadi 14 hari. Sistem ini memungkinkan perbaikan dan penggantian modul pasca-kontrak dengan lebih efisien. Penelitian merekomendasikan penerapan modularitas, standarisasi desain, pemilihan material tahan lama, serta sistem pemasangan cepat bagi brand lain yang ingin mengadopsi pendekatan serupa, guna mendukung ekspansi franchise secara lebih efisien dan konsisten.
STUDI DESAIN INTERIOR PANTI REHABILITASI PONDOK TETIRAH DZIKIR SLEMAN DENGAN METODE TERAPI BERBASIS LINGKUNGAN Kusumawati, Arum; Triatmodjo, Suastiwi; Aji, Artbanu Wishnu
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.15570

Abstract

Peningkatan jumlah individu yang mengalami masalah kesehatan mental dan narkoba menjadi salah satu tantangan besar dalam masyarakat modern. Dalam konteks ini, panti rehabilitasi memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan pemulihan bagi individu yang membutuhkan. Dalam proses pemulihannya, panti rehabilitasi memiliki metode yang sangat beragam, salah satunya adalah terapi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan metode terapi lingkungan di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir Sleman ditinjau dari cara manipulasi ruangnya sebagai lingkungan yang mengalami kontak langsung dengan residen. Penelitian kualitatif ini melibatkan studi pustaka, analisis ruang, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan teori terapi lingkungan menurut Josep (2011) yaitu sebagai tindakan terapeutik melalui manipulasi lingkungan guna mendukung proses pemulihan pasien. Hasil penelitian menunjukkan terdapat bentuk strategi manipulasi ruang yang berbeda, disesuaikan secara spesifik dengan tingkat kondisi mental pasien, tujuan dan kegiatan tahapan penyembuhan pada masing-masing fase pemulihan. Ironisnya, meskipun metode ini dinilai cukup baik untuk diaplikasikan, namun terdapat beberapa kondisi fisik yang cukup memprihatinkan, berbanding terbalik dengan banyaknya pasien yang ada. Perlu perhatian khusus bagi pemerintah dan instansi terkait untuk mendukung pengembangan fasilitas panti rehabilitasi yang lebih memadai agar terciptanya lingkungan yang lebih baik.
Analisis Faktor-Faktor Restoratif pada Tata Ruang dan Lanskap NuArt Sculpture Park, Bandung Pratama, Krisna Eka; Sakya, Kharista Astrini
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16170

Abstract

Ruang publik seni seperti galeri dan taman patung memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai wadah pameran karya tetapi juga sebagai lingkungan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana desain lingkungan di NuArt Sculpture Park, Bandung, berkontribusi dalam menciptakan pengalaman restoratif bagi pengunjung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan secara tematik dengan kerangka konseptual utama Attention Restoration Theory (ART) yang dikembangkan oleh Rachel dan Stephen Kaplan. Teori ini mengidentifikasi empat komponen kunci lingkungan restoratif: being away (menjauh dari rutinitas), fascination (ketertarikan tanpa usaha), extent (cakupan dan koneksi), dan compatibility (kesesuaian dengan tujuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NuArt Sculpture Park secara efektif mengintegrasikan keempat komponen ART. Integrasi harmonis antara patung monumental, lanskap alam yang rindang, variasi spasial, serta sirkulasi yang fleksibel menciptakan kondisi being away dan fascination. Luasnya area dan keragaman elemen menyediakan extent untuk eksplorasi, sementara desain fasilitas dan suasana yang tenang menunjukkan compatibility yang tinggi dengan kebutuhan pengunjung untuk relaksasi dan apresiasi seni. Kajian ini menyimpulkan bahwa NuArt Sculpture Park bukan hanya berfungsi sebagai destinasi wisata seni, tetapi juga sebagai oase pemulihan mental di tengah lanskap urban. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi desainer, arsitek, dan pengelola ruang publik seni mengenai urgensi penerapan prinsip-prinsip psikologi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan pengunjung.
Tinjauan Ikonografi Bentuk-Ornamen Pada Candi Prambanan Sebagai Ide Penciptaan Elemen Estetis Interior Maryanti, Maryanti; Subkiman, Anwar
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16954

Abstract

Candi Prambanan adalah salah satu lokasi yang dianggap sebagai warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis serta simbolis yang sangat berharga. Karakteristik arsitektur Candi Prambanan kaya akan detail dan makna dapat menjadi sumber inspirasi yang potensial dalam desain interior. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bentuk-ornamen Candi Prambanan dengan pendekatan teori ikonografi sebagai rujukan. Ikonografi menginterpretasikan keserupaan objek tersebut dengan objek lain yang lebih sederhana. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari karakteristik bentuk-ornamen dengan studi literatur, prinsip, dan elemen desain interior. Penelitian ini memberikan gambaran pencarian sumber ide penciptaan elemen estetis interior yang berasal dari bentuk dan ornamen pada Candi Prambanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6