cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,333 Documents
Perbaikan Sistem Kerja dengan Pendekatan Macro Ergonomic Analysis and Design (MEAD) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Saputra, Febrian Rahmanda; Agusti, Febrina; Filemon Waluyono, Garnet
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11799

Abstract

Meulcraft Trangsan ialah UMKM yang bergerak di bidang handycraft seperti enceng gondok, pelepah pisang dan rotan yang dibuat menjadi furniture menarik yang bernilai jual tinggi. Pada identifikasi masalah di Meulcraft Tragsan ditemukan bahwa sistem kerja yang kurang baik sehingga membuat produktivitas harian pada Meulcraft Trangsan menjadi kurang optimal. Output harian pada Meulcraft Trangsan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah 25 pcs sedangkan dalam sehari Meulcraft Trangsan hanya dapat menghasilkan kurang lebih 18 pcs.  Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan maka dilakukan pemilihan metode Macro Ergonomic Analysis and Design (MEAD) untuk mencari tahu faktor apa yang menjadi penyebab sistem kerja kurang baik. Adapun faktor sistem kerja yang dirumuskan diantaranya Faktor Lingkungan Kerja FIsik, Faktor Peralatan dan Mesin, Faktor Beban Kerja dan Faktor Organisasi. Pemilihan metode MEAD dilakukan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sistem kerja dan kemudian dilakukan perbaikan dan implementasi terkait rancangan yang telah didapatkan. Hasil pengolahan menggunakan pendekatan MEAD didapati bahwa Faktor organisasi yang menjadi salah satu permasalahan sistem kerja pada Meulcraft Trangsan, dikarenakan manajemen kerja kurang baik,  tidak adanya pengawasan kerja dan tidak adanya waktu baku yang ditetapkan dalam proses produksi. Sehingga membuat produktivitas harian di Meulcraft Trangsan tidak optimal dan mengalami overtime. Implementasi yang dilakukan ialah menerapkan waktu baku produksi untuk Meulcraft Trangsan guna mengoptimalkan produktivitas dan usulan perbaikan manajemen kerja dengan malakukan pengawasan yang lebih baik. Berdasarkan hasil implementasi dari penerapan waktu baku diketahui bahwa output harian yang didapat meningkat menjadi 25 pcs hal itu ditunjang dengan adanya penerapan waktu baku baru serta adanya pengawasan dari pihak Meulcraft Trangsan.
Penerapan Metode Line Balancing dan Kanban untuk Meningkatkan Produktivitas di PT. XYZ Wicaksono, Fajar; Wahyu Utami, Indah; Ismoyo Buwono, Ringgo
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11708

Abstract

Semua industri yang terjun ke dalam dunia bisnis dituntut untuk mampu bersaing dengan baik supaya dapat memenangkan persaingan dan tujuan dari perusahaan tercapai dengan baik. Dalam menghadapi persaingan tersebut diperlukan adanya efisiensi, efektivitas, dan produktivitas yang tepat supaya dapat bersaing secara kompetitif. Alur stasiun kerja di PT. XYZ masih sering terjadi keterlambatan produksi dan terdapat masalah boottleneck pada stasiun kerja CTCP yang disebabkan oleh proses pemeriksaan file yang dikirim oleh editor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas PT. XYZ dengan menggunakan metode Line Balancing dan Kanban. Metode Line Balancing digunakan untuk mengoptimalkan distribusi tugas disepanjang stasiun kerja untuk mengurangi idle time dan meningkatkan efisiensi lintasan produksi. Metode kanban diterapkan untuk mengatur aliran kerja secara visual, memungkinkan prioritas tugas dan mencegah masalah bottleneck. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan Line Balancing dengan line effisien 56,79%, balance delay 62,17%, Smoothness Index 90,23%, takt time 0.0168, jumlah stasiun kerja yang dibulatkan menjadi 9 stasiun kerja. Adanya surat kanban dan papan kanban yang dapat mengaatur proses produksi yang di prioritaskan atau yang harus diproduksi terlebih dahulu.
Strategi Manajemen Rantai Pasok untuk Meningkatkan Kinerja on-Time in Full dan Order Fulfilment Cycle-Time PT XYZ Putri, Rezky Meyvia; Leksono, Vridayani Anggi
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.12001

Abstract

PT XYZ Cabang Balikpapan adalah perusahaan manufaktur dan teknik alat berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja Supply Chain Management (SCM) di perusahaan tersebut dengan menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Data penelitian diperoleh dari divisi marketing & sales, khususnya pada proses Program Tukar Alat (PTA) dengan skema Flat Rate & Surcharge tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja On Time In Full (OTIF) di Balikpapan belum optimal, dan Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) sering mengalami penundaan pengiriman. Untuk meningkatkan kinerja, PT XYZ Cabang Balikpapan perlu mengutamakan efisiensi perencanaan operasional dan melakukan audit menyeluruh pada setiap tahapan untuk mengurangi keterlambatan pengiriman.