Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM UKURAN SEPATU UNTUK ANAK PEREMPUAN USIA 4-6 TAHUN BERDASARKAN DATA ANTROPOMETRI KAKI Garnet Filemon Waluyono
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i1.622

Abstract

Sepatu merupakan suatu produk yang memiliki nilai fungsional bagi konsumen. Faktor utama dari nilai fungsional dalam kenyamanan saat memakai sepatu adalah ukuran yang pas di kaki. Ukuran sepatu yang tidak didadasarkan pada ukuran antropometri kaki akan menyebabkan ukuran sepatu tersebut tidak tepat pada ukuran kaki apabila digunakan, ukuran sepatu yang tidak tepat akan menyebabkan cidera dan kelainan bentuk kaki. Sepatu yang digunakan oleh anak-anak sangat penting dan perlu diperhatikan dalam hal ukuran. Pada usia anak dimensi ukura sepatu sangat penting untuk diperhatikan dibanding dengan dimensi ukuran sepatu yag digunakan oleh orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancangan ukuran sepatu untuk anak perempuan usia 4-6 tahun berdasarkan data pengukuran antropometri kaki. Pengukuran antropometri kaki dilakukan secara manual, selanjutnya hasil dari ukuran antropometri kaki diolah menggunakan metode K-Means Cluster hasil dari pengolahan K-Means Cluster ini yang digunakan untuk merancang ukuran sepatu. Penelitian ini menghasilkan 13 rancangan ukuran sepatu, ukuran sepatu yang dihasilkan dibagi menjadi 3 ukuran, yaitu narrow dengan variasi sebanyak 4 ukuran, medium dengan variasi sebanyak 6 ukuran, dan wide dengan variasi sebanyak 3 ukuran. Ukuran sepatu yang dihasilkan dapat mengakomodari sebesar 73% dari total responden sebanyak 100 anak perempuan usia 4-6 tahun.
Pencegahan Risiko Postur Kerja Melalui Analisa dan Rancangan Ergonomi pada Karyawan PT Asiana Garment Bimoseno Sepfrian; Garnet Filemon Waluyono; Febrian Rahmanda Saputra; Diana Novira
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 3 (2023): Vol.2 No. 3, 2023 : Desember 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v2i3.29989

Abstract

PT Asiana Garment is a garment company that has just opened its production site. The company also uses many tools and technologies to carry out the production process. Apart from the availability of tools and technology to achieve a smooth production process and increase the company's productivity level, ergonomic analysis of work posture is also needed. Work posture analysis was carried out on sewing and overlock operators. The results of the analysis using the REBA method showed that sewing operators had a moderate level of risk and needed improvement. The overlock operator was found to be at a high risk level and immediately required repairs. The improvement made was by redesigning the size of the chair used by the operator. The results of the design dimensions are for chair height 44.34 cm, chair length 33.8 cm, chair width 44.34 cm, chair back height 45.31 cm, and chair back width 53.92 cm
Pengendalian Kualitas Produk dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) di PT. XYZ Brillian Nur Diansari; Garnet Filemon Waluyono; Fahar Fauzan
Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juprit.v3i2.3979

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan Total Food Solutions yang mencakup semua tahapan proses produksi hingga distribusi. Salah satu proses produksi dengan temuan cacat produk terbanyak adalah produksi foam cup. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas agar produk yang dihasilkan PT. XYZ memenuhi spesifikasi konsumen maupun standar perusahaan. Metode Statistical Quality Control (SQC) dipilih untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan 180 sampel pada masing-masing mesin. Analisis data dilanjutkan dengan histogram, peta kendali p, fishbone diagram, dan acceptance sampling. Hasil penelitian ini menyatakan masih terdapat mesin yang datanya in control tetapi nilai capability process (Cpk < 1) yang artinya tidak capable atau belum mampu menghasilkan produk yang sesuai spesifikasi konsumen. Analisis penarikan keputusan (acceptance sampling) berdasarkan lot yang diperiksa menyatakan bahwa semua lot diterima.
PERANCANGAN SISTEM UKURAN SEPATU UNTUK ANAK PEREMPUAN USIA 4-6 TAHUN BERDASARKAN DATA ANTROPOMETRI KAKI Waluyono, Garnet Filemon
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i1.622

Abstract

Sepatu merupakan suatu produk yang memiliki nilai fungsional bagi konsumen. Faktor utama dari nilai fungsional dalam kenyamanan saat memakai sepatu adalah ukuran yang pas di kaki. Ukuran sepatu yang tidak didadasarkan pada ukuran antropometri kaki akan menyebabkan ukuran sepatu tersebut tidak tepat pada ukuran kaki apabila digunakan, ukuran sepatu yang tidak tepat akan menyebabkan cidera dan kelainan bentuk kaki. Sepatu yang digunakan oleh anak-anak sangat penting dan perlu diperhatikan dalam hal ukuran. Pada usia anak dimensi ukura sepatu sangat penting untuk diperhatikan dibanding dengan dimensi ukuran sepatu yag digunakan oleh orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancangan ukuran sepatu untuk anak perempuan usia 4-6 tahun berdasarkan data pengukuran antropometri kaki. Pengukuran antropometri kaki dilakukan secara manual, selanjutnya hasil dari ukuran antropometri kaki diolah menggunakan metode K-Means Cluster hasil dari pengolahan K-Means Cluster ini yang digunakan untuk merancang ukuran sepatu. Penelitian ini menghasilkan 13 rancangan ukuran sepatu, ukuran sepatu yang dihasilkan dibagi menjadi 3 ukuran, yaitu narrow dengan variasi sebanyak 4 ukuran, medium dengan variasi sebanyak 6 ukuran, dan wide dengan variasi sebanyak 3 ukuran. Ukuran sepatu yang dihasilkan dapat mengakomodari sebesar 73% dari total responden sebanyak 100 anak perempuan usia 4-6 tahun.
Usulan Perancangan Tata Letak Fasilitas Bengkel Las Dengan Metode Systematic Layout Planning Galuh Meistuti Kusuma Prasasti; Febrina Agusti; Garnet Filemon Waluyono
Jurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Februari: Jurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan ( REPIT )
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/repit.v1i3.398

Abstract

Welding workshop is a business engaged in iron and mild steel welding services. The welding workshop, which has been established since 2000 until now, often produces flower pot racks of various shapes and sizes. In the initial observation, production activities were carried out less than optimally due to the inefficiency of moving material, the distance of movement, causing delays in product processing. In this study the method used by researchers is the systematic layout planning method with the aim of producing a more efficient flow through layout design by paying attention to the sequence of a process relationship to each activity that occurs. Based on the Systematic Layout Planning method, there are proposed layouts with distances between departments that are shorter or closer to the distance between departments, with a comparison of the distance between the initial layout of 16 m and the proposed layout of 11.37 m.
Analisis Kepuasan Konsumen di PT XYZ dengan Metode Customer Satisfaction Index (CSI) Tantyadevi, Yuan Astari; Wahyu Utami, Indah; Filemon Waluyono, Garnet
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11750

Abstract

Dalam sebuah bisnis atau usaha kepuasan konsumen terhadap kualitas produk sangat berpengaruh akan dinamika pasar dan harapan konsumen dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas produk pada PT Ganep Tradisi Solo cabang Banjarsari. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat di industri roti dan kue, pemahaman yang baik tentang kepuasan konsumen terhadap kualitas produk dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi toko roti Ganep. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh konsumen yang membeli produk dari PT Ganep Tradisi Solo. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik Accidental sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner menggunakan skala likert. Metode analisis yang digunakan adalah kuantitatif dengan model metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan diolah dengan software SPSS 25 (Statistical Program and Service Solution). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi  performance, reliability, conformance, durability dan perceived quality berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen secara parsial. Namun pada dimensi feature dan serviceability terdapat hasil rendah sehingga disarankan untuk meningkatkan variasi produk roti Ganep dengan menambah jenis roti yang baru agar konsumen tidak merasa bosan dengan produk roti Ganep.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, Disiplin Kerja, Terhadap Total Quality Management (TQM) Pada PT Semesta Indah Sentosa Ristanto, Ari; Wahyu Utami, Indah; Filemon Waluyono, Garnet
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11818

Abstract

Dunia usaha di Indonesia sedang berkembang dengan pesat dilihat dari semakin terbukanya peluang bagi masyarakat untuk memulai usaha. Untuk meningkatkan kualitas perusahaan diperlukan kebijakan untuk mencapai tujuan perusahaan Sebagai upaya mencapai tujuan tersebut membutuhkan sebuah manajemen yang mampu meningkatkan dan mempertahankan kondisi perusahaan yang baik yaitu dengan menerapkan Total Quality Management (TQM). Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi kerja, kinerja karyawan, dan disiplin kerja terhadap Total Quality Management (TQM) di PT Semesta Indah Sentosa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional, di mana data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 50 karyawan perusahaan. Data diuji dengan uji parsial, uji simultan dan ujikoefisiensi determinasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berkontribusi sebesar 27,8%, motivasi kerja sebesar 27%, dan kinerja karyawan sebesar 38,1% terhadap peningkatan TQM. Selain itu, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap TQM, baik secara parsial maupun simultan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,765 mengindikasikan bahwa 76,5% variasi dalam TQM dapat dijelaskan oleh disiplin kerja, motivasi kerja, dan kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Analisis Tingkat Risiko Kecelakaan Kerja Serta Upaya pengendalian dengan Metode Hazop di PT. Putra Nugraha Sentosa Ashari, Foggy Nur; Diansari, Brillian Nur; Waluyono, Garnet Filemon
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11727

Abstract

PT. Putra Nugraha Sentosa merupakan percetakan komersial yang sudah menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SM3K). Namun, terdapat kecelakaan yang masih terjadi dan perlu penanganan medis. Pihak perusahaan perlu melakukan upaya pencegahan agar bahaya dengan risiko yang lebih fatal dapat terjadi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengetahui tingkat kecelakaan yang dialami menggunakan metode HAZOP (Hazard And Operability). Hasil analisis menunjukkan  terdapat 3 bahaya yang sering dialami oleh pekerja di area mesin web selama bekerja. Dari 3 bahaya tersebut, terdapat 2 bahaya yang memiliki kategori Risiko Tinggi yaitu tangan tertusuk cutter saat membuka rol kertas dan tangan tertarik masuk ke mesin web. Sedangkan 1 bahaya berada di kategori Risiko Sedang yaitu tangan terjepit roll mesin. Upaya pengendalian dilakukan untuk meminimalisir bahaya dan timbulnya potensi bahaya yang lain. Pengendalian risiko berupa peningkatan pemahaman tentang SOP kerja dan penggunaan alat perlindungan diri (APD).
Analisis Beban Kerja Karyawan Bagian Produksi di CV. Indonesia Jaya Menggunakan Metode NASA-TLX Novira, Diana; Agusti, Febrina; Filemon Waluyono, Garnet
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11729

Abstract

Pertumbuhan perekonomian di Indonesia mengalami peningkatan didukung dengan perkembangan industri yang berkembang pesat. Salah satu jenis industri yang mengalami perkembangan adalah industri percetakan. CV. Indonesa Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan yang memproduksi LKS. Perusahaan ini terdapat area produksi untuk menjalankan kegiatan produksi yang membutuhkan lingkungan fisik yang baik dan ergonomi untuk menunjang operasi produksi dan kinerja karyawannya. Mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap beban kerja karyawan menggunakan metode NASA-TLX yang terdapat 6 indikator. Dari hasil penelitian Beban kerja karyawan di area produksi CV. Indonesia Jaya berkategori tinggi.
Perbaikan Sistem Kerja dengan Pendekatan Macro Ergonomic Analysis and Design (MEAD) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Saputra, Febrian Rahmanda; Agusti, Febrina; Filemon Waluyono, Garnet
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11799

Abstract

Meulcraft Trangsan ialah UMKM yang bergerak di bidang handycraft seperti enceng gondok, pelepah pisang dan rotan yang dibuat menjadi furniture menarik yang bernilai jual tinggi. Pada identifikasi masalah di Meulcraft Tragsan ditemukan bahwa sistem kerja yang kurang baik sehingga membuat produktivitas harian pada Meulcraft Trangsan menjadi kurang optimal. Output harian pada Meulcraft Trangsan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah 25 pcs sedangkan dalam sehari Meulcraft Trangsan hanya dapat menghasilkan kurang lebih 18 pcs.  Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan maka dilakukan pemilihan metode Macro Ergonomic Analysis and Design (MEAD) untuk mencari tahu faktor apa yang menjadi penyebab sistem kerja kurang baik. Adapun faktor sistem kerja yang dirumuskan diantaranya Faktor Lingkungan Kerja FIsik, Faktor Peralatan dan Mesin, Faktor Beban Kerja dan Faktor Organisasi. Pemilihan metode MEAD dilakukan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sistem kerja dan kemudian dilakukan perbaikan dan implementasi terkait rancangan yang telah didapatkan. Hasil pengolahan menggunakan pendekatan MEAD didapati bahwa Faktor organisasi yang menjadi salah satu permasalahan sistem kerja pada Meulcraft Trangsan, dikarenakan manajemen kerja kurang baik,  tidak adanya pengawasan kerja dan tidak adanya waktu baku yang ditetapkan dalam proses produksi. Sehingga membuat produktivitas harian di Meulcraft Trangsan tidak optimal dan mengalami overtime. Implementasi yang dilakukan ialah menerapkan waktu baku produksi untuk Meulcraft Trangsan guna mengoptimalkan produktivitas dan usulan perbaikan manajemen kerja dengan malakukan pengawasan yang lebih baik. Berdasarkan hasil implementasi dari penerapan waktu baku diketahui bahwa output harian yang didapat meningkat menjadi 25 pcs hal itu ditunjang dengan adanya penerapan waktu baku baru serta adanya pengawasan dari pihak Meulcraft Trangsan.