cover
Contact Name
-
Contact Email
mipa.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mipa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences, D12 Building 1st Floor, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
ISSN : 02159945     EISSN : 27747832     DOI : https://doi.org/10.15294/ijmns
Core Subject : Education,
The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied Sciences
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 38, No 1 (2015): April 2015" : 42 Documents clear
APROKSIMASI ANUITAS HIDUP MENGGUNAKAN KOMBINASI EKSPONENSIAL Sinay, L J; Guritno, S; Gunardi, Gunardi
Jurnal MIPA Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anuitas hidup adalah suatu rangkaian pembayaran yang dibuat secara kontinu atau dalam interval waktu tertentu (seperti bulanan, kwarter, semester, tahunan, dan lain-lain) yang dipengaruhi oleh faktor kelangsungan hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengaproksimasi nilai-nilai anuitas hidup. Nilai-nilai tersebut diperoleh dari hasil aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang (future lifetime). Aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang tersebut didasarkan atas polinomial Jacobi teralihkan, dimana aproksimasi tersebut menghasilkan suatu bentuk kombinasi eksponensial. Selanjutnya, bentuk tersebut digunakan untuk mengaproksimasi distribusi dari anuitas hidup. Dalam studi kasus, hasil numerik yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan hasil aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang dengan menggunakan hukum Makeham, kemudian hasil tersebut digunakan untuk menentukan nilai-nilai anuitas hidup. Hasil-hasil yang diperoleh dalam studi kasus tersebut sangat akurat.Life annuity is a series of payments made continuously or in certain time intervals (such as monthly, quaternary, semester, annual, etc.). it is influenced by a persons survival. This study aims to aproximate life annuity values. Those values are obtained from the approximation of the later life time distribution (future lifetime). Approximation distribution of later life time is based on polynomial Jacobi sidetracked, where approximation produces a combination of exponential form. Furthermore, the form used to aproximate the distribution of life annuity. In the case study, the numerical results obtained in this study were the result of a life time distribution approximation that would come with using the Makeham law; then the results were used to determine the values of life annuity. The results obtained in the case studies are very accurate.
FITOREMEDIASI KADMIUM (CD) PADA LEACHATE MENGGUNAKAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica Forsk.) (STUDI KASUS TPA JATIBARANG) Zamhar, K N; Dewi, N K
Jurnal MIPA Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leachate TPA Jatibarang yang tercemar kadmium (Cd) kemungkinan dapat dibersihkan secara fitoremediasi menggunakan kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kangkung air sebagai fitoremediator dalam menyerap Cd dalam leachate TPA Jatibarang. Sebelum penelitian, dilakukan uji pendahuluan kandungan Cd dalam leachate maupun dalam kangkung air. Kangkung diaklimatisasi dalam air bersih selama 3 hari, selanjutnya ditimbang seberat 300 gram kemudian diletakkan ke dalam ember berisi 10 L leachate. Sampel leachate dan organ tanaman diambil setiap 2 hari sekali (2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari). Faktor intensitas cahaya diambil setiap hari pada pukul 08.00-09.00 WIB menggunakan lux meter, sedangkan nilai pH dan suhu leachate diukur menggunakan kertas indikator pH dan termometer sebelum dan sesudah perlakuan. Perameter yang diamati adalah akumulasi Cd dalam akar, batang, dan daun kangkung air pada masing-masing lama waktu pananaman. Akumulasi Cd diukur dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Data penyerapan Cd dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu kangkung air ditanam dalam leachate berpengaruh terhadap akumulasi Cd pada tanaman. Penyerapan Cd oleh kangkung air mencapai jenuh pada hari ke-8 dengan total penyerapan 0,052 ppm. Akumulasi Cd paling besar pada akar kangkung yaitu 0,023 ppm.Cadmium (Cd) that contained in TPA Jatibarang’s leachate can be cleaned by phytoremediation using water spinach (Ipomoea aquatica Forsk.). This research aimed to determine the ability of the water spinach as a fitoremediator in adsorb cadmium (Cd) that contained in TPA Jatibarang’s leachate. The research was conducted by using a randomized completely design (RCD) factorial, with longer treatment planted time in leachate water spinach was 0 day, 2 days, 4 days, 6 days, and 8 days respectively. The observed parameters of Cd accumulation in roots, stems, and leaves of water spinach in each long exposure time, as well as temperature, pH, and light intensity in research location. Analyses of Cd accumulation was AAS (Atomic Absorption Spectrofotometry). Data analyzed using Anova and then a LSD with significance level 95%. The results showed that the duration of the water spinach planted in leachate effect on Cd accumulation in plant. The adsorption of Cd in water spinach was reached the saturation at 8th days with a total adsorption 0.052 ppm. The greatest Cd accumulation in plant organs water spinach was in root that is 0.023 ppm.
MODIFIKASI KATALIS CaO DENGAN SrO PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN Widiarti, N; Kusumastuti, E
Jurnal MIPA Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan salah satu jenis minyak nabati yang dapat digunakan sebagai sumber produksi biodiesel yang murah. Biodiesel dapat diperoleh melalui proses esterifikasi dengan katalis asam maupun transesterifikasi dengan menggunakan katalis homogen basa kuat. Pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel merupakan langkah yang tepat dan efektif untuk menurunkan harga biodiesel karena bahan baku yang murah dan memanfaatkan limbah minyak goreng yang dapat mengatasi masalah pembuangan minyak dan kesehatan masyarakat. Pada penelitian ini dilakukan reaksi transesterifikasi dari minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan katalis CaO dan SrO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik katalis dan aktivitas katalitiknya pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah. Modifikasi katalis dilakukan dengan metode impregnasi SrNO3 pada katalis CaO. Katalis digunakan pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah dengan variasi energi  (input daya 80 dan 100 watt), variasi waktu (30, 60, 90, 120 dan 150 detik) dan variasi jumlah SrO/CaO (1%, 2%, 4%, 8% dan 16% b/b) sebagai katalis. Karakterisasi katalis dilakukan dengan XRD dan FTIR. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa katalis SrO/CaO bersifat kristalin dan mempunyai karakteristik pola difraksi gabungan CaO dan SrO. Reaksi transesterifikasi optimal terjadi dengan aktivitas katalis terbaik pada energi  100 watt, waktu reaksi 120 detik dan jumlah katalis SrO/CaO sebesar 4% b/b dengan produk reaksi metil ester sebesar 92,86%. Wasted cooking oil is one type of vegetable oil that can be used as an inexpensive source of biodiesel production. Biodiesel can be obtained through esterification process with acid catalyst or transesterification using homogeneous catalyst of strong bases. Processing of wasted cooking oil into biodiesel is an appropriate and effective measures to reduce the high price of biodiesel because of cheap raw materials and it can overcome the problem of oil disposal and public health. In this research, the transesterification reaction of wasted cooking oil into biodiesel by using CaO catalyst modified with SrO. The purpose of this study was to determine characteristics of the catalyst and catalytic activity in the transesterification reaction of wasted cooking oil. Catalyst modification performed by impregnation method of SrNO3 into CaO. The catalyst was used in transesterification reaction of wasted cooking oil with variation of  energy (80 and 100 watt), variation of time (30, 60, 90, 120, and 150 seconds) and variation of SrO/CaO amount (1%, 2%, 4%, 8% and 16% w/w) as a catalyst. Catalyst characterization performed by XRD and FTIR. The result of XRD showed that the catalyst SrO/CaO are crystalline and have a characteristic diffraction pattern of CaO and SrO combination. Optimal activity of catalyst was at 100 watt  energy, reaction time of 120 seconds and 4% w/w SrO/CaO with the reaction product of methyl ester was 92.86%.
KENDALI OPTIMAL DARI SISTEM INVENTORI DENGAN PENINGKATAN DAN PENURUNAN BARANG Affandi, P; Faisal, Faisal; Yulida, Y
Jurnal MIPA Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat banyak permasalahan yang melibatkan teori sistem dan teori kontrol serta aplikasinya. Contohnya, beberapa referensi teori  yang mengaplikasikan teori kontrol ke dalam masalah inventori. Masalah klasik dalam masalah inventori adalah bagaimana mengatur perubahan permintaan konsumen pada sebuah produk barang jadi. Selain mengalami penurunan yang disebabkan kerusakan dan kemerosotan, ternyata inventori juga bisa mengalami peningkatan. Biasanya, inventori yang mengalami peningkatan terjadi pada inventori yang melakukan proses produksi yang berlangsung secara terus menerus; Sedangkan permintaan sedikit juga terjadi pada inventori makhluk hidup yang mengalami perkembangbiakan. Selanjutnya, hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah inventori. Dapat disimpulkan bahwa secara teori, sistem Inventori dapat mengalami peningkatan dan penurunan. Masalah ini dapat dimodelkan dan diselesaikan dengan menggunakan teknik kontrol optimal, sehingga akan diperoleh nilai optimal tingkat inventori dan rata-rata produksi optimal.There are many problems involving the theory of systems, control theory and its application. For example, some reference theories apply control theory to the inventory problems. The classical problem in the inventory problem was how to manage changes in consumer demand in a finished product. Besides it declines caused by damage and deterioration, evidently inventory can also increase. Typically, inventories that increased were inventories have production process continues over time; While little demand also occurred in inventories of living beings who have breeding. evidently, this led to an increasing in the amount of inventory. It can be concluded that, in theory, inventory system can be increased and decreased. This problem can be modeled and solved using optimal control techniques, so it will be obtained an optimum value of inventory levels and the average optimal production.
FITOREMEDIASI KADMIUM (CD) PADA LEACHATE MENGGUNAKAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica Forsk.) (STUDI KASUS TPA JATIBARANG) Zamhar, K N; Dewi, N K
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leachate TPA Jatibarang yang tercemar kadmium (Cd) kemungkinan dapat dibersihkan secara fitoremediasi menggunakan kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kangkung air sebagai fitoremediator dalam menyerap Cd dalam leachate TPA Jatibarang. Sebelum penelitian, dilakukan uji pendahuluan kandungan Cd dalam leachate maupun dalam kangkung air. Kangkung diaklimatisasi dalam air bersih selama 3 hari, selanjutnya ditimbang seberat 300 gram kemudian diletakkan ke dalam ember berisi 10 L leachate. Sampel leachate dan organ tanaman diambil setiap 2 hari sekali (2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari). Faktor intensitas cahaya diambil setiap hari pada pukul 08.00-09.00 WIB menggunakan lux meter, sedangkan nilai pH dan suhu leachate diukur menggunakan kertas indikator pH dan termometer sebelum dan sesudah perlakuan. Perameter yang diamati adalah akumulasi Cd dalam akar, batang, dan daun kangkung air pada masing-masing lama waktu pananaman. Akumulasi Cd diukur dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Data penyerapan Cd dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu kangkung air ditanam dalam leachate berpengaruh terhadap akumulasi Cd pada tanaman. Penyerapan Cd oleh kangkung air mencapai jenuh pada hari ke-8 dengan total penyerapan 0,052 ppm. Akumulasi Cd paling besar pada akar kangkung yaitu 0,023 ppm.Cadmium (Cd) that contained in TPA Jatibarang’s leachate can be cleaned by phytoremediation using water spinach (Ipomoea aquatica Forsk.). This research aimed to determine the ability of the water spinach as a fitoremediator in adsorb cadmium (Cd) that contained in TPA Jatibarang’s leachate. The research was conducted by using a randomized completely design (RCD) factorial, with longer treatment planted time in leachate water spinach was 0 day, 2 days, 4 days, 6 days, and 8 days respectively. The observed parameters of Cd accumulation in roots, stems, and leaves of water spinach in each long exposure time, as well as temperature, pH, and light intensity in research location. Analyses of Cd accumulation was AAS (Atomic Absorption Spectrofotometry). Data analyzed using Anova and then a LSD with significance level 95%. The results showed that the duration of the water spinach planted in leachate effect on Cd accumulation in plant. The adsorption of Cd in water spinach was reached the saturation at 8th days with a total adsorption 0.052 ppm. The greatest Cd accumulation in plant organs water spinach was in root that is 0.023 ppm.
KENDALI OPTIMAL DARI SISTEM INVENTORI DENGAN PENINGKATAN DAN PENURUNAN BARANG Affandi, P; Faisal, Faisal; Yulida, Y
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat banyak permasalahan yang melibatkan teori sistem dan teori kontrol serta aplikasinya. Contohnya, beberapa referensi teori  yang mengaplikasikan teori kontrol ke dalam masalah inventori. Masalah klasik dalam masalah inventori adalah bagaimana mengatur perubahan permintaan konsumen pada sebuah produk barang jadi. Selain mengalami penurunan yang disebabkan kerusakan dan kemerosotan, ternyata inventori juga bisa mengalami peningkatan. Biasanya, inventori yang mengalami peningkatan terjadi pada inventori yang melakukan proses produksi yang berlangsung secara terus menerus; Sedangkan permintaan sedikit juga terjadi pada inventori makhluk hidup yang mengalami perkembangbiakan. Selanjutnya, hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah inventori. Dapat disimpulkan bahwa secara teori, sistem Inventori dapat mengalami peningkatan dan penurunan. Masalah ini dapat dimodelkan dan diselesaikan dengan menggunakan teknik kontrol optimal, sehingga akan diperoleh nilai optimal tingkat inventori dan rata-rata produksi optimal.There are many problems involving the theory of systems, control theory and its application. For example, some reference theories apply control theory to the inventory problems. The classical problem in the inventory problem was how to manage changes in consumer demand in a finished product. Besides it declines caused by damage and deterioration, evidently inventory can also increase. Typically, inventories that increased were inventories have production process continues over time; While little demand also occurred in inventories of living beings who have breeding. evidently, this led to an increasing in the amount of inventory. It can be concluded that, in theory, inventory system can be increased and decreased. This problem can be modeled and solved using optimal control techniques, so it will be obtained an optimum value of inventory levels and the average optimal production.
SELEKSI IN VITRO EKSPLAN SETENGAH BIJI KEDELAI VARIETAS TAHAN TANAH KERING MASAM MENGGUNAKAN KANAMISIN Aisyah, Aisyah; Anggraito, Y U
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang optimal untuk seleksi in vitro kedelai varietas tahan tanah kering masam dan mengetahui respon pertumbuhan kedelai varietas tahan tanah kering masam terhadap berbagai konsentrasi antibiotik kanamisin. Jenis eksplan yang digunakan adalah setengah biji. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor yaitu konsentrasi kanamisin (0 mg/L, 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L, dan 200 mg/L), dan varietas kedelai yang tahan tanah kering masam (Gepak kuning, Tanggamus, Gema, Grobogan, dan Burangrang). Parameter yang diukur adalah hari muncul tunas, jumlah eksplan yang tumbuh tunas, jumlah tunas yang tumbuh dan jumlah eksplan yang hidup. Data dianalisis menggunakan Anava dua jalur dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kanamisin optimal berdasarkan LD50 (Lethal Dosis 50%) untuk setiap varietas memiliki sensitivitas yang berbeda. Varietas Gema, Gepak Kuning dan Tanggamus pada 150 mg/L, varietas Grobogan pada 100 mg/L, sedangkan varietas Burangrang sensitif pada konsentrasi 200 mg/L. Semakin meningkatnya konsentrasi kanamisin menyebabkan penurunan jumlah eksplan hidup, jumlah tunas dan eksplan yang membentuk tunas, serta penundaan munculnya tunas.This research aimed to determine the optimal concentration for in vitro selection of dry acid soil resistance soybean variety and evaluate the growth response of dry acid soil resistance soybean variety to various concentrations of the kanamycin antibiotic. The half-seed explants were used. The research used completely randomized design with two factors: the concentration of kanamycin (0 mg/L, 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L, and 200 mg/L), and soybean varieties which are resistant to dry acid soil (Gepak kuning, Tanggamus, Gema, Grobogan, and Burangrang). Parameters measured were: the emerging shoot day, number of explants emerging shoots, number of shoots, and the number of survive explants. Data were analyzed used two-way ANOVA and Duncan test. The result of research showed that optimal concentration of kanamycin based on LD50 (Lethal Dose 50%) in each variety were different. Gema, Gepak Kuning, and Tanggamus variety were 150 mg/L,Grobogan vaiety in 100 mg/L, while Burangrang variety has its sensitivity on consentration 200 mg/L. The increasing of kanamycin concentration caused a decrease in the number of survive explants, the number of shoots, and explants forming shoots, and delaying of shoots emerging.
PENGARUH TEMPERATUR DEPOSISI PADA PENUMBUHAN FILM TIPIS SILIKON KARBIDA DENGAN METODE HOMEMADE HOT-MESH CHEMICAL VAPOR DEPOSITION Astuti, B; Hashim, A M
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film tipis silikon karbida (SiC) telah ditumbuhkan di atas substrate graphene/SiO2/Si dengan metode Homemade Hot-mesh chemical vapor deposition (Hot-Mesh CVD). Pengaruh dari temperature deposisi pada struktur dan morfologi film tipis SiC telah dipelajari dengan menggunakan X-Ray diffractometer (XRD), FESEM dan EDX, dan spektroskopi Raman. Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa film tipis SiC memiliki struktur polikristal tipe kubik dengan orientasi (111). Kualitas film tipis SiC, dan ukuran butir kristal dari morfologi film yang dihasilkan meningkat dengan peningkatan temperatur deposisi. Dari karakterisasi spektroskopi Raman, dapati terdapat dua puncak pergeseran Raman yang dominan pada daerah sekitar 780 - 800 cm-1 dan  950 – 980 cm-1 yang merupakan mode fonon SiC-TO dan SiC-LO. Puncak pergeseran Raman tersebut bergeser ke bilangan gelombang yang lebih pendek dengan peningkatan temperature deposisi.Silicon carbide (SiC) thin film grown on graphene/SiO2/Si substrate using homemade hot mesh chemical vapor deposition (Hot-Mesh SVD) method has been done. Effect of  deposition temperature on structure and morphology of the thin film was studied by using X-ray diffractometer (XRD), FESEM and EDX, and Raman spectroscopy. XRD characteristics shows that SiC thin film has cubic polycrystalline structure with (111) orientation. Quality of the SiC thin film, and crystallite grain size from the film morphology was resulted increases with the increase of the deposition temperature. Based on the characterization of Raman spectroscopy, shows that two peak Raman shift in the range of 780 - 800 cm-1 and  950 – 980 cm-1 was attributed to SiC-TO and SiC-LO phonon mode.  The Raman shift peak was shifted toward the lower wavenumber with the increase of deposition temperature.
KLASIFIKASI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN Rizkiana, A; Hendikawati, P
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha khususnya yang bergerak dalam bidang jasa, mengharuskan perusahaan menempatkan orientasi kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Untuk mempertahankan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keuntungan, perusahaan harus berupaya menciptakan suatu strategi yang dapat memberikan nilai kepuasan terhadap pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan Leasing Company di Kabupaten Semarang dengan analisis diskriminan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kepuasan pelanggan pengguna jasa Leasing Company dengan membentuk model diskriminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengumpulan data primer menggunakan angket melalui pengambilan sampel proporsional. Kepuasan pelanggan dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tidak puas, cukup puas dan sangat puas. Sedangkan variabel yang diduga mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan adalah usia pelanggan, lama aktifitas, lama waktu pelunasan, besar uang muka (DP), pendapatan, pengeluaran, dan harga kendaraan. Berdasarkan hasil analisis diskriminan tiga factor melalui uji prasyarat dan uji kelayakan variabel, diperoleh dua variabel yang layak dianalisis, yaitu lama waktu pelunasan pinjaman dan besar uang muka. Model diskriminan tiga faktor yang terbentuk adalah zScore =0,969 0,077 dan zScore = 4,146 + 0,085  dengan  sebagai variabel lama pelunasan dan  sebagai variabel uang muka. Hasil validasi menunjukkan angka ketepatan model yang cukup tinggi yaitu 54%. Competition in business, especially in services sector, causing every company must put orientation on customer satisfaction as a primary goal. To retain customers, expand market share and improve profitability, companies must strive to create a strategy to create customer's satisfaction. This study analyzes Leasing Company customer satisfaction in Kabupaten Semarang with discriminant analysis. The purpose of this study was to determine significant differences in Leasing Company customer satisfaction with form a discriminant model. This study used survey method by collecting primary data using questionnaires through proportional sampling. Customer satisfaction divided into three categories: not satisfied, fairly satisfied and very satisfied. While the variables suspected affect the level of customer satisfaction are the customer's age, duration of activity, long repayment period, down payment, income, expenses, and the price of the vehicle. Based on the results of discriminant analysis three factors through prerequisite test and test the feasibility of variables, obtained two viable variables analyzed, there are time repayment periode and down payment. Discriminant model z Score =  0,969 0,077 and z Score = 4,146 + 0,085  with  is long repayment period and  is down payment. The model accuracy rate is high at 54%. 
KEANEKARAGAMAN SPESIES AMFIBI DAN REPTIL DI KAWASAN SUAKA MARGASATWA SERMODAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Yudha, D S; Eprilurahman, R; Muhtianda, I A; Ekarini, D F; Ningsih, O C
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Suaka Margasatwa (SM) Sermo merupakan salah satu kawasan lindung yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan tersebut merupakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, salah satunya adalah herpetofauna (amfibi dan reptil). Hutan di kawasan SM Sermo terdiri dari hutan sekunder yang umum dimasuki manusia dengan kerapatan vegetasi kurang dari 90%, dengan ketinggian antara 90-250 mdpl dan luas sekitar 181 ha. Sampling dilakukan selama dua hari tanggal 13-14 Januari 2013, dan dilakukan pada pagi dan malam hari dengan metode sampling perpaduan antara VES (Visual Encounter Survey), Time Search, dan Road Cruising. Hasil identifikasi diperoleh 5 (lima) spesies amfibi dan 13 (tiga belas) spesies reptil. Spesies amfibi yang ditemukan di kawasan SM Sermo adalah Fejervarya limnocharis, Duttaphrynus melanostictus, Ingerophrynus biporcatus, Polypedates leucomystax, dan Kaloula baleata. Reptil yang ditemukan terdiri atas dua Subordo, yaitu Subordo Serpentes (ular), dan Subordo Lacertilia (kadal). Subordo Serpentes yang ditemukan terdiri dari 4 (empat) spesies, yaitu Ahaetulla prasina, Rhabdophis subminiatus, Pareas carinatus, dan Rhamphotyphlops braminus. Subordo Lacertilia yang ditemukan terdiri dari 9 (sembilan) spesies, yaitu Draco volans, Dasia olivacea, Eutropis multifasciata, Eutropis rugifera, Hemidactylus frenatus, Gekko gecko, Cyrtodactylus marmoratus, Lygosoma quadrupes, dan Hemiphyllodactylus typus. Seiring berjalannya waktu, penambahan atau pengurangan jumlah spesies yang terdapat di kawasan SM Sermo dapat terjadi. Dengan demikian, monitoring jenis herpetofauna perlu dilakukan secara rutin untuk memantau keanekaragamannya di kawasan ini.Sermo is one of wildlife sanctuary which located in Daerah Istimewa Yogyakarta. It consists of several unique habitats for wildlife such as herpetofauna (amphibians and reptiles). Forest habitat mostly composed by secondary forest with the vegetation coverage less than 90% in 90-250 meters above sea level. This area is 181 ha in width. Sampling was done for two days (13-14 Januari 2013). Sampling was conducted during day and night using several methods viz. VES (Visual Encounter Survey), Time Search, and Road Cruising. Five species of amphibians and thirteen species of reptiles were identified. Amphibian species recorded in the sampling sites are Fejervarya limnocharis, Duttaphrynus melanostictus, Ingerophrynus biporcatus, Polypedates leucomystax, and Kaloula baleata. Reptile species are member of suborder Serpentes (snakes) and suborder Lacertilia (lizards). Snakes which found in Sermo wildlife sanctuary are Ahaetulla prasina, Rhabdophis subminiatus, Pareas carinatus, and Rhamphotyphlops braminus. While lizard species identified from the sampling sites are Draco volans, Dasia olivacea, Eutropis multifasciata, Eutropis rugifera, Hemidactylus frenatus, Gekko gecko, Cyrtodactylus marmoratus, Lygosoma quadrupes and Hemiphyllodactylus typus. Overtime, fluctuation of species richness is unavoidable. Monitoring species richness is needed to record the composition of amphibian and reptiles species in the area.Â