cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
Peningkatan Sektor Pariwisata Kabupaten Sragen melalui Pengembangan Booklet Pariwisata Berbahasa Perancis Agustiningrum, Tri Eko; Rahmawati, Anisa Dien
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pariwisata merupakan salah satu sektor penghasil devisa yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Sektor pariwisata saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan makin meningkatnya kebutuhan akan pariwisata. Pariwisata merupakan sektor yang interen dengan kehidupan masyarakat yang modern. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan ekonomi   seseorang  atau masyarakat,  kebutuhan pada kepariwisataan akan semakin besar  pula. Pengembangan pariwisata menghadapi persaingan di seluruh dunia antara tujuan wisata dan upaya untuk mempesona lebih banyak wisatawan melalui prosedur dan kebijakan pemasaran. Promosi adalah salah satu elemen terpenting yang mencakup beberapa rencana tindakan untuk menginformasikan pelanggan saat ini atau calon pelanggan tentang pengembangan produk yang baik, harga dan ketersediaannya.
Kelas Inspirasi – Membangun Mimpi Siswa Sekolah Dasar melalui Pengenalan Karakter dan Profesi Tri Wiyanti, Dian Tri
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerdas berarti memiliki ilmu yang berguna untuk menyelesaikan persoalan nyata. Di samping itu, cerdas juga bermakna kreatif dan inovatif. Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa ialah pendidikan. Dalam pendidikan, terdapat suatu bentuk pembelajaran melalui pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan. Pendidikan berperan besar dalam pengembangan suatu negara di setiap bidang, seperti dampak globalisasi. Dalam studi kasus ini, secara khusus dibahas mengenai pendidikan dasar untuk anak-anak. Saat ini, seringkali anak-anak tidak memiliki suatu figur atau cita-cita apa yang akan mereka pilih untuk mereka perjuangkan hingga dewasa nanti. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengabdi ke Sekolah Dasar (SD) selama satu hari, untuk berbagi cerita dan pengalaman kerja juga memberi motivasi untuk meraih cita-cita. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan para profesional pengalaman mengunjungi, mengajar, dan berinteraksi selama satu hari di SD, dengan membawa muatan informasi dan inspirasi tentang berbagai profesi.
Sosialisasi Penilaian Sikap Peserta Didik pada Kurikulum 2013 bagi Guru SD Gugus Melati Kec. Ngaliyan Kota Semarang Purwanti, Eko
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbitnya regulasi penilaian yaitu Permendikbud nomor 53 tahun 2015 tentang penilaian hasil belajar merupakan inovasi pelaksanaan penilaian hasil belajar peserta didik. Khususnya penyelenggaraan penilaian sikap peserta didik di SD segugus Melati Kecamatan Ngaliyan Semarang masih memiliki berbagai masalah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan regulasi penilaian sikap peserta didik kepada guru, kepala sekolah dan pengawas. Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian ini meliputi (1) Jumlah peserta hadir adalah 47 orang. (2) Sebagian besar peserta mengikuti kegiatan sosialisasi ini dari awal sampai akhir. (3) Rerata hasil tes akhir sebesar 66,94 lebih tinggi dari pada hasil tes awal sebesar 64,41. (4) Presentasi pelaporan peserta tentang hasil praktik penilaian sikap yang telah dilaksanakan di sekolah masing-masing dalam kategori baik. Disimpulkan bahwa sosialisasi penilaian sikap peserta didik kepada guru kelas I, IV, Guru Agama, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah di SD Gugus Melati UPTD Pendidikan Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang adalah berhasil.
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Melalui Instrumen Penilaian Kompetensi Berkarya Seni bagi Guru Seni Budaya SMP di Kabupaten Kudus Triyanto, Triyanto; Sugiarto, Eko; Mujiyono, Mujiyono; Pratiwinindya, Ratih Ayu
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Publik menyadari bahwa peran guru dalam proses pendidikan sangatlah penting, oleh sebab itu kompetensi evaluasi pembelajaran oleh guru perlu selalu ditingkatkan untuk mendukung tujuan pendidikan, tidak terkecuali guru seni  budaya  di Kabupaten Kudus. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan bagi guru seni budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dalam evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dua luaran utama. Luaran utama yang diharapkan dalam pengabdian ini yaitu: (1) publikasi prosiding seminar nasional dan (2) modul pengembangan instrumen penilaian aspek keterampilan berkarya. Mitra kegiatan ini adalah Guru Seni budaya Kabupaten Kudus dengan lokasi kegiatan di SMP N 1 Kudus. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu pelatihan dengan prosedur sebagai berikut: (1) identifikasi pemahaman evaluasi Seni budaya, (2) FGD dengan pengurus MGMP, (3) pelatihan evaluasi Seni budaya, (4) penerapan hasil pelatihan, (5) monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan yang dilakukan telah menghasilkan peningkatan kompetensi evaluasi pembelajaran melalui pelatihan penilaian berkarya seni yang dapat dipahami guru pengampu mata pelajaran Seni budaya.
Perluasan Kader Konservasi pada Masyarakat Nelayan melalui Pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal Lestari, Eta Yuni
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah menjadikan konservasi sebagai visi sejak tahun 2010, konsep konservasi dapat diterapkan melalui 7 (tujuh) pilar konservasi yang menjadi visi di Unnes yang meliputi; paperless, green archtechture, pengolahan limbah, nirkertas, internal transportation, konservasi moral dan budaya, dan energi bersih. Ketujuh pilar dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi Program konservasi Unnes. Visi konservasi diharapkan tidak hanya dilaksanakan di Unnes saja melainkan diperluas ke wilayah yang membutuhkan visi konservasi untuk perkembangan daerah masing-masing. Salah satunya di masyarakat nelayan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu, Pertama masyarakat nelayan  melalui pemberdayaan kelompok nelayan dapat memiliki karakter peduli lingkungan untuk menjaga keberlangsungan kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kedua, diperoleh Model atau program-program dalam upaya perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan di di kawasan pantai Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Kegiatan pengabdian ini dibatasi pada perluasan kader konservasi pada masyarakat nelayan melalui pemberdayaan kelompok nelayan dengan  melaksanakan 3 tahapan yaitu perencanaan,  pelaksanaan dan refleksi. Sedangkan metode kegiatan dilaksanakan melalui kegaiatan sosialisasi yang diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan pada masyarakat nelayan di kawasan pantai. luaran hasil pengabdian ini diharapkan akan terbentuk desa konservasi yang berkarakter peduli  terhadap lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas karakter bagi para nelayan dan masyakarat sekitar pantai, hingga mampu memanfaatkan kegiatan untuk menggali potensi yang dimiliki di desa nelayan untuk mempercepat proses kesejahteraan masyarakat desa nelayan. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, masyarakat menalayan menjadi paham akan pentingnya menjaga lingkungan terutama melaksanakan konservasi untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam yang merupakan sumber mata pencaharian mereka.
Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) Murdani, Murdani; Hadromi, Hadromi
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. UMKM memberi sekitar 87% kontribusi ke dalam sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya pemilik usaha hanya terfokus pada pendapatan dan keberlanjutan usahanya. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode pendampingan sosial perlu dilakukan untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang dihadapi.   Pengembangan Masyarakat mengandung upaya untuk meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi di Kelurahan  Kandri adalah  pertanian,  perikanan, pariwisata,  dan  UMKM.  Faktor  pendukung dalam  pengembangan  masyarakat  di  bidang  ekonomi  ini  meliputi  sumber  daya  alam  dan sumber daya manusia yang melimpah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat yang rendah.
Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Rangka Peningkatan Masyarakat Mandiri dan Berperan dalam Peningkatan Literasi Keuangan Indonesia (Otoritas Jasa Keuangan) Sukirman, Sukirman; Hidayah, Retnoningrum; Suryandari, Dhini; Purwanti, Asri
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Oleh karena setiap dosen memiliki kewajiban untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dalam proposal ini adalah pelatihan pengelolaan keuangan keluarga di wilayah kelurahan Sukorejo. Keluarga merupakan lini terkecil dalam mendukung pembangunan suatu negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perencanaan keuangan keluarga. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan juga pendampingan tentang pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sangat antusias mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan. Lebih lanjut, dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini, masyarakat khususnya ibu rumah tangga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan rumah tangga sesuai dengan program pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga mampu memberikan dukungan agar ibu rumah tangga terhundar dari rentenir. Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya diharapkan mampu memberikan pelatihan yang berkelanjutan yang memicu semangat ibu rumah tangga untuk menghasilkan pendapatan sendiri demi meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarganya.
IbM Pembukuan Akuntansi Bagi Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Se-Kecamatan Jambu Mahmud, Amir; Susilowati, Nurdian
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes dapat menjadi lembaga ekonomi lokal yang legal di tingkat desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa. Jenis BUMDes yang dikembangkan di desa berupa pelayanan, wisata, holding, dan keuangan. Minimnya pengetahuan dan keterampilan pengurus BUMDes dalam pembukuan keuangan BUMDes meningkatkan empati untuk dapat mengembangkan kemampuandan pemahaman akuntansi pengurus. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah (1) memahamkan pembukuan sederhana berupa kas masuk dan kas keluar, dan (2) melakukan pencatatan pada buku penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan, dan pembelian sehingga dapat menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Balai Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang selama 2 hari. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah Partisipatori Rural Approach berupa pelatihan dan pendampingan. Hasil pengabdian yaitu pertama, pengurus BUMDes dapat melakukan pembukuan berupa pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kedua, kemampuan yang meningkat dalam usaha mengelola BUMDes yaitu pemahaman akuntansi, pembukuan pada buku penerimaan kas; pembukuan pada buku pengeluaran kas; pembukuan pada buku penjualan; pembukuan pada buku pembelian; dan penyusunan laporan keuangan. Pembukuan yang mulai dilakukan dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Rekomendasi kegiatan ini adalah diperlukan pelatihan pengembangan kapasitas pengurus BUMDes dan peran serta Desa dalam mengembangkan BUMDes.
Pelatihan Tari bagi Kelompok Sadar Wisata di Desa Wisata Menari Tanon Kabupaten Semarang Paranti, Lesa; Putri, Rimasari Pramesti; Marsiana, Deva
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanon is one of tourism village in Semarang Regency that has potentials in natural and human resources. The problems are 1) traditional art in Tanon needs to be developed, 2) the limit resources able to develop the art, because they studed art in autodidact. Based on the promblems, it is important to give the dance training to improve their knowledge and skill, at once create a dance to add the traditional dance as welcoming dance. The activity consists of 10 persons. The steps are making Forum Grup Discussion with the leader of Pokdarwis dan dance coordinators, training and mentoring activities, and evaluation. The method used collaborative learning. The result shows that an increase in their dancing skill, created a Lembu Tanon dance as welcoming sance. The activities carried out produce the outer covering of articles and publication in the printed and online. We hope the activities to continue autonomously by the members to dancer junior.
PKM Paguyuban Pecinta Naskah Kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara melalui Program Pelatihan Preservasi dan Konservasi Supriyanto, Teguh
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) paguyuban pecinta naskah kuna di Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara memiliki urgensi yang tinggi. Sisi urgensi ini terletak pada misi penyelamatan naskah-naskah kuna yang memiliki nilai-nilai adi luhung.  Program  ini  mengembangkan  model  pengelolaan  kepustakaan  khususnya naskah kuna melalui teknik preservasi dan konservasi digital. Preservasi dan konservasi digital yang dimaksud adalah upaya pelestarian naskah kuna dengan metode digitalisasi dan perawatan digital. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dalam empat jenis kegiatan yaitu promosi, edukasi, praktik (trial), dan pendampingan pada mitra untuk menerapkan preservasi dan konservasi digital naskah-naskah kuna. Pelaksanaan program ini direncanakan akan selesai dalam waktu 8 (delapan) bulan dengan target luaran utama berupa model pelestarian naskah kuna menggunakan teknik preservasi dan konservasi digital. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menyasar kepada paguyuban pecinta naskah kuna yang berada di kawasan Keraton Surakarta dan Istana Mangkunegara. Di dua kawasan ini terdapat perkumpulan-perkumpulan pecinta naskah kuna yang memiliki koleksi naskah-naskah kuna secara pribadi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyelamatan dan pewarisan terhadap naskah-naskah kuna koleksi pribadi tersebut, sehingga nilai-nilai budaya bangsa yang adi luhung dapat terwariskan. 

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue