cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
MEMBANGUN PERILAKU SADAR EKOLOGIS DAN EKONOMIS IBU RUMAH TANGGA MELALUI REORIENTASI PEMANFAATAN SAMPAH PERUMAHAN DI BTN BANYUNING INDAH I Gede Astra Wesnawa; Putu Indra Christiawan; I Nengah Suarmanayasa
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i1.10962

Abstract

Secara keruangan sampah rumah tangga adalah sampah paling besar yang dihasilkan di wilayah perkotaan, terutama pada bagian wilayah perkotaan yang digunakan sebagai kawasan perumahan. Pemukim BTN Banyuning Indah mayoritas adalah pendatang dengan mata pencaharian yang sangat heterogen. Kondisi ini mengakibatkan pemukim di BTN Banyuning Indah adalah produsen sampah terbesar di Kota Singaraja. Pemukim perumahan, khususnya ibu-ibu rumah tangga sebagai mitra adalah masyarakat yang belum produktif secara ekonomi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) permasalahan sampah yang mengarah pada penurunan kualitas lingkungan, (2) pemanfaatan potensi jumlah sampah yang belum optimal dan (3) pengelolaan sampah yang masih konvensional. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra tersebut, maka solusi yang ditawarkan dalam adalah membantu mitra dalam mengelola sampah secara kolektif-aktif dan berorientasi keuntungan ekologis dan ekonomis dengan: (1) membangun perilaku sadar ekologis dan ekonomis serta (2) mereorientasi pemanfaatan sampah. Program kemitraan ini dilaksanakan dengan pola pembinaan kepada mitra yang nantinya akan mengelola sampah perumahan
UPAYA MENINGKATKAN CAPASITY BUILDING KELOMPOK TANI DI KECAMATAN GUNUNGPATI Dyah Maya Nihayah; Amin Pujiati
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i2.8332

Abstract

Penduduk di Kecamatan Gunungpati sebagian besar bermata pencaharian petani. Hasil pertanian yang dihasilkan adalah buah rambutan. Hasil panen yang melimpah yang belum diimbangi dengan teknologi pasca panen dan rendahnya harga jual mengakibatkan buah rambutan tidak memiliki nilai ekonomis. Harga jual rambutan sangat rendah, hanya mencapai paling tinggi Rp 2.500,00 per ikat. Buah rambutan yang tidak habis terjual akan cepat layu, rusak dan busuk. Hal ini menunjukkan bahwa petani di Kecamatan Gunungpati yang menjadi khalayak sasaran belum produktif secara ekonomi. Penerapan teknologi pasca panen merupakan hal yang urgen untuk dilakukan untuk mempertahankan, meningkatkan dan menambah nilai jual produk olahan buah rambutan. Upaya yang dapat dilakukan agar buah rambutan memiliki nilai ekonomis yang tinggi dapat diupayakan melalui pengolahan buah rambutan menjadi beberapa produk olahan sehingga mampu meningkatkan nilai tambahnya agar dapat meningkatkan pendapatan petani di wilayah Kecamatan Gunungpati. Tujuan kegiatan ini, adalah membentuk kelompok usaha pengolahan buah pada kelompok tani dan penguatan kelembagaannya. Metode yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah sosialisai dan pelatihan dari aspek kelembagaan. Seluruh proses tersebut dilakukan pada dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Teger dan kelompok Tani Sumber Rejeki yang ada di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pembentukan KUB serta pelatihan kelembagaan yang dilakukan merupakan usaha untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kelompok tani di Kecamatan Gunungpati.
IBM KELURAHAN MANYARAN KECAMATAN SEMARANG BARAT DALAM PENERAPAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE DAN REPETITION UNTUK PENGENALAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI/TK Testiana Deni W; Dodi Mulyadi; Dini Anggraheni
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i1.5727

Abstract

Pengenalan bahasa Inggris sedini mungkin merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu adanya kesadaran untuk guru agar lebih dapat menciptakan teknik, metode, dan model pembelajaran yang menarik dan bisa diaplikasikan oleh anak usia dini di dalam kegiatan mereka sehari-hari sehingga anak usia dini tidak berpikir bahwa belajar bahasa Inggris adalah hal yang membebani mereka justru menjadi hal yang menyenangkan untuk mereka. Ini menjadi pertimbangan pengabdi untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris anak usia dini atau TK menjadi hal yang menyenangkan dan atraktif dengan model pembelajaran Total Physical Response (TPR) dan Repetition menggunakan nyanyian dan gerak tubuh. Target luaran pengabdian masyarakat ini adalah penerapan metode yang menyenangkan dan bisa ditiru oleh orang tua di rumah dalam pengenalan bahasa Inggris untuk anak usia dini yakni metode Total Physical Response dan Repetition serta peningkatan pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini yang dilakukan oleh guru dengan metode Total Physical Response dan Repetition.
PEMANFAATAN KOTORAN KAMBING SEBAGAI PUPUK KOMPOS UNTUK MENINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MANGUNSARI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG F. Widhi Mahatmanti; Puji Lestari; Rini Susanti Wulandari
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i2.4580

Abstract

Masalah yang akan diungkap adalah bagaimana menerapkan teknologi pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi wawasan dan mengenalkan serta memasyarakatkan penerapan teknologi pembuatan pupuk kompos dari kotoran kambing kepada masyarakatsekitar Kelurahan Mangunsari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk warga Kelurahan Mangunsari telah dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2011. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan langkah metodologis yang meliputi identifikasi, pengorganisasian, penyuluhan, pelatihan, program aksi dan evaluasi. Metode penyuluhan digunakan untuk memberi wawasan yang bersifat teoritis dan praktis tentang materi pengabdian yaitu proses pembuatan pupuk kompos. Materi pelatihan diberikan dalam bentuk variatif yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi dan praktek pembuatan pupuk kompos. Alokasi waktu dalam program aksi dibuat yang paling besar. Berdasarkan hasil uji fisika dan kimia diperoleh dari laboratorium, pupuk kompos yang dihasilkan oleh kelompok masyarakat sudah memenuhi standar kualitas kompos (SNI 19-7030-2004). Tekstur kotoran kambing adalah khas, karena berbentuk butiran-butiran yang agak sukar dipecah secara fisik sehingga sangat berpengaruh terhadap proses dekomposisi dan proses penyediaan haranya.
PUZZLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF MATA PELAJARAN IPS BAGI GURU-GURU SD/MI DI KEBUMEN Antari Ayuning Arsi
Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v14i1.14

Abstract

Proses belajar mengajar IPS di sekolah umumnya dianggap tidak menarik, akibatnya banyak anak-anak sekolah yang kurang tertarik untuk mendalami mata pelajaran IPS. Selain itu memang ada anggapan bahwa mata pelajaran IPS tidak begitu penting sehingga siswa dalam proses belajar mengajar tidak begitu serius dalam mengikutinya. Beberapa indikator yang menunjukan bahwa mata pelajaran IPS tidak menarik atau penting adalah nilai-nilai pelajaran IPS tidak begitu tinggi, serta program Ilmu Sosial di SMA dianggap sebagai program nomor dua setelah Ilmu Alam. Oleh karena itu untuk mempercepat pemahaman serta menghindarkan pemahaman yang keliru diperlukan pendekatan-pendekatan dan media-media pembelajaran yang tepat, sesuai dengan tingkat kematangan kejiwaan peserta didik. Pendekatan yang dianjurkan dalam KTSP adalah pendekatan kontekstual termasuk dalam media pembelajarannya. Media pembelajaran tidak hanya mencakup media elektronik melainkan bisa berupa media sederhana yang bisa disiapkan oleh guru. Salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan adalah media puzzle. Dalam pelatihan penggunaan media puzzle dalam pembelajaran IPS di SDN Tambakrejo Kebumen, hadir 35 pseserta dari 40 peserta yang mendaftar. Peserta meyakini bahwa media puzzle bersifat sederhana, mudah dibuat dan digunakan serta dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar IPS.   Kata kunci: media, puzle, belajar mengajar.
PEMANFAATAN SARI WORTEL DAN TEPUNG RUMPUT LAUT SEBAGAI BAHAN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN DAN KEKENYALAN BAKSO SAPI DI KELURAHAN SUKOREJO Ida Iryani Kristanti; Retno Ambarwati
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i1.7646

Abstract

Pemanfaatan EkstrakWortel dan Tepung Rumput Laut belum banyak digunakan sebagai aditif alami. Masyarakat Kelurahan Sukorejo sudah mengetahui kandungan gizi bakso, namun aditif boraks dan formalin yang sering digunakan sangatlah bahaya. Pembuatan ekstrak wortel untuk meningkatkan daya tahan dan tepung rumput laut untuk mengenyalkan bakso. Metode yang dilakukan dengan sosialisasi, demonstrasi dan praktek langsung. Pembuatannya dengan cara daging sapi cincang, ekstrak wortel dan tepung agar-agar serta bumbu dicampur jadi satu, kemudian dicetak bulat-bulat, dapat ditambahkan isian daun bayam atau tahu. Selanjutnya dicetak bulat-bulat kemudian dimasukkan dalam air yang mendidih sampai bakso mengapung matang. Setelah itu bakso dapat dikonsumsi atau disimpan dalam lemari pendingin. Uji kekenyalan dilakukan dengan organoleptis dan uji ketahanan dengan uji mikrobiologi. Kekenyalan bakso dengan tepung rumput laut lebih terasa lebih jika dibandingkan tanpa tambahan. Ekstrak wortel mampu menurunkan jumlah mikroba dalam bakso. Bakso yang sehat dengan aditif alami menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu di Kelurahan Sukorejo.
SOSIALISASI SCHOOL BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN DI SMPN 3 BOJA KABUPATEN KENDAL Anis Widyawati
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i1.5718

Abstract

Perilaku bullying sebenarnya sudah sangat meluas di dunia pendidikan kita tanpa terlalu kita sadari bentuk dan akibatnya. Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying, serta bagaimana menghadapi bullying, baik bagi korban, siswa lain yang menonton, maupun bagi pihak sekolah atau orang tua. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu Bagaimana bentuk-bentuk perbuatan school bullying yang terjadi di SMP 3 Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dan Bagaimana pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan kasus school bullying. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal, masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di SMPN 3 boja kabupaten kendal. Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Dinas Pendidikan Kendal dan SMPN 3 Boja, karena jarang sosialisasi tentang tema tersebut.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR BALITA DI DESA PERON KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Evi Widowati; Sri Ratna Rahayu
Jurnal Abdimas Vol 15, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i1.1213

Abstract

Balita adalah anak bangsa yang  merupakan generasi penerus bangsa yang harus disiapkan baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun kesehatan. Pada Indikator “Indonesia Sehat 2010” yang menginginkan mencapai darajat kesehatan yang salah satu indikatornya adalah morbiditas. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat morbiditas adalah dengan imunisasi dasar pada Balita, sehingga pemberian pengetahuan mengenai imunisasi dasar sangat penting untuk diberikan khususnya bagi kader Posyandu dan ibu-ibu yang memiliki Balita. Seluruh peserta yang hadir pada penyuluhan terlihat sangat antusias yang secara aktif mengikuti kegiatan. Dari hasil pre test dan post test dapat diketahui adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu dan kader-kader kesehatan, yang ditandai dengan peningkatan nilai pada hasil post test sebanyak 100 % dari total peserta hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan pengetahuan  ibu tentang imunisasi  dasar Balita di Desa Peron Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal ini dapat memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pengenalan imunisasi, jenis-jenis imunisasi, kapan pemberian imunisasi dasar, kegunaan imunisasi, penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, dan efek samping imunisasi. Kata Kunci : Imunisasi, Balita, Pengetahuan Ibu
IbM PENINGKATAN PRODUKSI IKAN KERAPU (Epinephlus sp.). MELALUI PERBAIKAN TEKNOLOGI SEMI-INTENSIF DI TAMBAK DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN Muhammad Musa; Muhammad Mahmudi; Sulastri Arsad; Nanik Retno Wibowo; Yenny Risjani
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.12034

Abstract

Permasalahan budidaya ikan kerapu (Epinephlus sp.) di desa Labuahan adalah serangan hama dan penyakit, produksi tambak menurun terkait dengan sediaan pakan tergantung pada musim ikan rucah dan kulitas pakannya. Kegiatan IbM ini ingin memperbaiki teknik budidaya semi-intensif yang digunakan dan sediaan dan kualitas pakannya. Metode menggunakan pendekatan partisipatif. model pendekatan ditekankan pada Experience Lerning Cycle (ELC) dimana petani tambak belajar dari siklus pengalamannya sendiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi budidaya yang diterapkan semi-intensif hal ini terlihat dari ukuran petak tambak relative kecil (2000 m2 – 5000 m2), padat tebar 1 ekor/m2, adanya kincir dan pakan. Selanjutnya saluran pemasukan dan pembuangan air masih menjadi satu, tidak ada pengelolaan kualitas air dan pakan yang diberikan berupa ikan rucah yang tergantung pada musim ikan. Hasil evaluasi perlu perbaikan teknik budidaya semi-intensif yang digunakan khususnya terkait: pengadaan saluran pemasukan air, pengelolaan kualitas air sebelum, saat pemeliharaan dan sesudah pemeliharaan dan perlu pengadaan pakan secara mandiri.
SOSIALISASI PERDA KOTA SEMARANG NO. 14 TAHUN 2011 TENTANG RDTRK SEMARANG (UPAYA PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DALAM FUNGSINYA SEBAGAI DAERAH RESAPAN AIR DI WILAYAH KECAMATAN GUNUNGPATI) Herry Subondo; Anis Widyawati
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i2.10299

Abstract

Jumlah penduduk dan berkembangnya pembangunan di pusat kota Semarang mengalami kendala dengan adanya keterbatasan lahan dan penurunan kualitas lingkungan. Dengan kondisi demikian, kota Semarang telah melakukan pengembangan kota kearah pinggiran dalam melaksanakan pembangunan. Sebagai salah satu contoh adalah Pembangunan kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang sebagai wujud pembangunan pendidikan yang dikembangkan kearah pinggiran merupakan embrio kutub pertumbuhan yang menyebabkan multiplier effect terhadap kawasan sekitarnya. Salah satu dampak atas pembangunan dikawasan tersebut adalah terjadinya perubahan tata guna lahan yang semula sebagai lahan terbuka menjadi lahan terbangun, sehingga berpengaruh terhadap daya dukung lahan kawasan tersebut. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi perda kota semarang no. 14 Tahun 2011 tentang RDTRK semarang (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati), masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi perda kota semarang no. 14 Tahun 2011 tentang rdtrk semarang (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati) . Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai SOSIALISASI PERDA KOTA SEMARANG NO. 14 TAHUN 2011 TENTANG RDTRK SEMARANG (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati) dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue