cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
E-LEARNING TRAINING USING EDMODO BASED ON TEACHERS OF SMK NU UNGARAN Subiyanto Subiyanto; Iin Supriyati; Nisaun Markamah
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.11145

Abstract

Currently, the utilization of information and communication technology has penetrated into all sectors of life. An example of utilization information and communication technology in education is E-learning. The use of e-learning will facilitate students and teachers in the learning process. The purposes of this work are:   to give an explanation of Edmodo utilization in learning process and to provide knowledge on how to apply the features in Edmodo to facilitate the learning process. The target for this devotion is the teachers at SMK NU Ungaran. The methods used in this devotion are lectures and discussions, guidance and training. Lecture and discussion methods are used to convey information relating to Edmodo's theory. Guidance and training are used to directly practice the result of the learned theories. The results that have been achieved in this training are: teachers have understood the role of Edmodo in the learning process and they are able to apply the features that exist in Edmodo to facilitate the learning process.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI DESA MARGOSARI KECAMATAN LIMBANGANKABUPATEN KENDAL Widya Hary Cahyati; Muhammad Azinar
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i2.9904

Abstract

Menurut Biro Pusat Statistik jumlah total penduduk propinsi Jawa Tengah mencapai lebih dari 31.896.114 jiwa. Dari jumlah tersebut ternyata remaja umur 10-14 tahun mencapai 5%, umur 15-19 tahun mencapai 8,9% dan remaja umur 20-24 tahun mencapai 8%. Remaja di Jawa Tengah banyak yang sudah aktif secara seksual meski tidak selalu atas pilihan sendiri. Kegiatan seksual menempatkan remaja pada tantangan resiko terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Pusat Informasi dan Layanan Remaja Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (Pilar PKBI) Jawa Tengah 2004 mengungkapkan bahwa 43,22 % pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi rendah, 37,28 % cukup, dan 19,50 % memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendidikan kesehatan masyarakat pada remaja di Kecamatan Limbangan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kesehatan reproduksi yang baik, sehingga dapat menurunkan kejadian praktik seksual yang kurang benar. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian, didapatkan hasil adanya peningkatan nilai pre test dari peserta sebesar 32% serta kemampuan menyelesaikan masalah pada tingkat kelompok serta usaha untuk mempraktekan pengetahuan yang didapat pada kegiatan kerja sehari-hari.
PENINGKATAN LIFE SKILL PEREMPUAN KURBAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DENGAN PELATIHAN PEMANFAATAN KETELA RAMBAT MENJADI ES KRIM
Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v14i1.21

Abstract

Terdapat sekitar 53 orang kurban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) penduduk Desa Duwet Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, 80 % diantaranya adalah perempuan. Untuk tetap berkontribusi pada pendapatan keluarga dibutuhkan keterampilan lain salah satunnya adalah berwirausaha. Untuk dapat berwirausaha diperlukan peningkatan keterampilan (life skill) dengan memanfaatkan potensi wilayah setempat yang dimiliki. Salah satu potensi wilayah Desa Duwet yang dapat dikembangkan adalah penanganan hasil pertanian yaitu ketela rambat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan (life skill) dan minat para perempuan kurban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Desa Duwet, kecamatan Wonosari kabupaten Klaten dengan memanfaatkan ketela rambat menjadi Es Krim. Bentuk kegiatan berupa pendidikan dan pelatihan kepada para perempuan tersebut tentang pembuatan es krim ketela rambat dan pendampingan wirausaha. Materi pelatihan meliputi teori dan praktek pembuatan es krim ketela rambat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mencapai 72,62 pada teori dan 98,47 pada praktek. Es krim ketela yang dibuat dalam dua kali praktek mempunyai rata-rata waktu leleh 27,95 mnt/50 gr, serta penilaian panelis terhadap warna aroma dan tekstur masing-masing adalah 4,6, 3,6 dan 4,3 dengan skala 1 tidak disukai dan 5 sangat disukai. Analisis usaha pembuatan es krim ketela rambat selama pendampingan wirausaha menunjukkan BCR 2,07, BEP tercapai jika harga jual Rp. 116.550 per resep, PBP ( Pay Back Periode) 3,453 bulan Kata kunci : es krim, ketela rambat, life skill, perempuan kurban PHK
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengawasan Dana Desa di Kecamatan Mappakasunggu Hasniati Hasniati; Deddy T. Tikson; Muhammad Hamzah Syahruddin
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i2.11455

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program dana desa di Desa Pa’batangan dan Desa Camba-camba Kecamatan Mappakasunggu, 2) meningkatkan kesadaran  untuk berpartisipasi dalam program dana desa, dan 3) meningkatkan partisipasi masyarakat  dalam pengawasan penggunaan dana desa sehingga program pembangunan yang dilaksanakan dan efektif dan efisien sesuai perencanaan. Target pengabdian adalah warga desa yang berusia 17 tahun ke atas, yang berada di Desa Pa’batangan dan Desa Camba-camba Kecamatan Mappakasunggu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) sebelum kegiatan ini dilakukan,  masih banyak warga desa yang kurang mengetahui dengan baik jumlah dana desa yang dikelola oleh pemerintah desa dan apa tujuannya, (2) setelah kegiatan ini dilakukan, terjadi peningkatan animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program dana desa.  Masyarakat berharap agar program dana desa dapat diarahkan untuk program pemberdayaan masyarakat yang langsung terkait dengan usaha-usaha produktif masyarakat separti peningkatan keterampilan bagi pengrajin gerabah,  sehingga dapat memperbaiki taraf kehidupan ekonomi keluarga mereka.  
PENYADARAN MASYARAKAT ATAS PENGURUSAN IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) SEBAGAI PERAN MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG DI KELURAHAN KALISEGORO KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Rofi Wahanisa; Nurul Fibrianti
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i1.9792

Abstract

Penataan ruang di suatu wilayah merupakan hal yang urgent untuk dilakukan. Setelah diundangkannya UU No. 26 Tahun 2007. Penataan ruang perlu dilakukan untuk dapat membuat perencanaan terhadap pemanfaatan ruang yang nyaman, berdaya guna sekaligus berhasil guna. Dalam penataan ruang yang baik, diperlukan pengaturan yang berupa perijinan. Dalam implementasinya, penataan ruang perlu partisipasi masyarakat, dengan kewajiban untuk mentaati pengurusan perijinan dalam penataan ruang. Salah satu ijin yang terkait dengan penataan ruang adalah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Melalui pengurusan IMB saat masyarakat akan mendirikan maupun merenovasi bangunan, pemerintah kota dapat melakukan pendataan apakah di lokasi yang akan dibangun / direnovasi oleh masyarakat tersebut merupakan daerah yang bisa/boleh dibangun dan tidak bertentangan dengan rencana tata ruang pemerintah kota.
COWSKIN CUTTER BAGI KELOMPOK UKM PEMBUATKERUPUK RAMBAK Sri Rahayuningsih; Sasono Wibowo
Jurnal Abdimas Vol 18, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i2.5738

Abstract

Usaha kecil dan Menengah (UKM) sedang digalakkan di daerahdaerah guna menunjang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satu usaha kecil menengah mikro disini adalah usaha pembuatan kerupuk rambak yang bisa dijadikan “Peluang Bisnis” bagi masyarakat. Usaha ini terletak di Kecamatan Pegandon Kendal, Jawa Tengah. Kerupuk rambak bergizi tinggi sehingga tidak hanya berpeluang bisnis saja.Berbagai macam gizi seperti protein, karbohidrat, dan lemak serta mineral serta mengandung 82,9 % protein. Sedangkan mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi terkandung sebanyak 0,04%. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dan bimbingan implementasi IPTEK sederhana melalui pengenalan sistem produksi tepat guna. Hasil yang dicapai adalah pisau pemotong rambak “Cow skin Cutter” yaitu pisau khusus berbahan stenlis dan alat ukur yang bisa diatur sedemikian rupa sehingga hasil pmotongan yang rapi dan meningkatkan nilai jual serta diharapkan mampu meningkatkan peran industri mikro dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan bagi kelompok Pengrajin kerupuk rambak pada khususnya serta pendapatan daerah dan negara pada umumnya.
PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK SAMPAH PASAR MENJADI KOMPOS Dyah Rini Indriyanti; Eva Banowati; Margunani Margunani
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v19i1.4702

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini melatih petugas KSM Pasar Sampangan Baru mengolah sampah organik menjadi kompos atau pupuk organik. Ada dua kelompok mitra yaitu: pertama kelompok para pedagang khususnya pedagang sayur mayur, setiap hari meraka menghasilkan sampah organik dan non organik. Mereka berjumlah kurang lebih 75 pedagang. Kelompok kedua adalah pengolah sampah organik, sebanyak tiga orang. Metode pengabdian masyarakat sebagai berikut: sosialisasi dan koordinasi pihak terkait, menyediakan rumah kompos, pengadaan alat bahan, pelatihan pembuatan pupuk kompos, pengolahan sampah organik secara rutin. Hasil yang diperoleh: KSM Pasar Sampangan Baru sudah mengolah sampah organik pasar menjadi pupuk kompos dan produk sudah dijual.Kata kunci: limbah sayur mayur; kompos; Pasar Sampangan Baru
POTENSI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG SEBAGAI SENTRA PERTANIAN ORGANIK MELALUI KEGIATAN IPTEKS BAGI MASYARAKAT KELOMPOK WANITA TANI Dewi Mustikaningtyas; Wiyanto Wiyanto; Noor Aini Habibah
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i2.8331

Abstract

Kecamatan Gunungpati Semarang memiliki potensi untuk menjadi sentra pertanian kebun buah dan sayur organik salah satunya melalui kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Namun selama ini, kegiatan yang ada di KWT dan hasil pertanian belum optimal. Hal ini dikarenakan belum efektifnya penataan tanaman di kebun pekarangan rumah, masih ada lahan kebun yang kosong belum dimanfaatkan, belum ada pembukuan kegiatan dan manajemen penjualan hasil pertanian, masih rendah difersifikasi hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi, dan minimnya pengetahuan dan sarana pembuatan pupuk kompos dari limbah organik di lingkungan sekitar sebagai upaya meminimalisir pengeluaran untuk kebutuhan pupuk. Berdasarkan permasalahan tersebut, iptek bagi masyarakat (IbM) melalui program pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara pemberian pengetahuan dan keterampilan di bidang optimalisasi lahan, pembukuan dan manajemen hasil pertanian, difersifikasi jahe menjadi minuman jahe instan, dan pembuatan pupuk kompos. Luaran yang dihasilkan adalah peningkatan keterampilan anggota KWT dalam optimalisasi lahan untuk pertanian organik, terampil dalam mengolah jahe menjadi minuman jahe instan, membuat pupuk organik, serta kompeten dalam pembukuan dan manajemen penjualan hasil pertanian.
PELATIHAN MENCIPTAKAN CLOTH BOOK EDUCATIF BAGI GURU-GURU PAUD DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GAJAHMUNGKUR SEMARANG Sri Sulistyorini; Hardjono Hardjono; Yuyarti Yuyarti
Jurnal Abdimas Vol 18, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i1.5725

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan guru-guru PAUD tentang bahan yang dapat digunakan untuk membuat cloth book educatif, dan untuk meningkatkan keterampilan tentang pembuatan alat peraga cloth book educatif. Cloth Book Educatif yaitu buku yang terbuat dari kain lembut dan diisi dengan serat polyester yang empuk seperti bantal yang dapat digunakan sebagai alat peraga edukatif di PAUD. Cloth Book Edukatif disertai dengan gambar-gambar lucu-lucu disesuaikan dengan tema yang dipelajari, dengan cerita sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi identifikasi peserta, pengorganisasian yaitu negosiasi dengan pihak terkait, penjelasan, pengenalan model Cloth Book Educatif , demonstrasi cara pembuatan dan selanjutnya peserta membuat Cloth Book Educatif. Hasil pelatihan menunjukkan guru-guru PAUD UPTD Kecamatan Gajahmungkur mendapatkan tambahan pengetahuan membuat Cloth Book Educatif, mampu menciptakan Cloth Book Educatif dengan tema: lingkungan, angka, warna, alat transportasi, hewan, tumbuhan, taman dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat digunakan untuk diterapkan di PAUD tempat mengajar sehingga siswa dapat belajar lebih bermakna dan menyenangkan. Selain itu guru dapat mengembangkan SKH (Satuan Kegiatan Harian) yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran serta melatih guru kreatif menciptakan alat peraga edukatif dengan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini, disarankan kepada guru-guru PAUD untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah masing- masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
59 PENGENALAN BAHASA ARAB MELALUI PERMAINAN PUZZLE PADA ANAK-ANAK PRASEKOLAH Zukhaira Zukhaira; Hasan Busri
Jurnal Abdimas Vol 15, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i1.2876

Abstract

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan bahasa Arab melalui permainan puzzle pada anak-anak prasekolah di kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Semarang, dan untuk mengetahui proses pengenalan bahasa Arab melalui permainan puzzle pada anak-anak prasekolah di kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Semarang. Alternatif pemecahan masalah yang diterapkan adalah mengadakan pengajaran untuk memperkenalkan bahasa Arab pada anak-anak usia prasekolah yang ada di lingkngan kelurahan Patemon kecamatan Gunungpati Semarang. Metode yang digunakan adalah menyusun, merangkai dan bermain dengan puzzle bahasa Arab. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah; (1) Melalui media puzzle yang diajarkan dengan metode bermain yaitu bermain secara individu, bemain secara kelompok, dan diselingi dengan menyanyi bersama-sama sesuai dengan tema yang dipelajari, maka anak-anak usia prasekolah dapat dengan mudah mengenal kosata-kosakata bahasa Arab. (2) Anak-anak usia prasekolah memiliki minat yang tinggi dalam mengenal bahasa Arab. Hal ini dapat dilihat dari antusias anak-anak ketika mengikuti kegiatan dengan permainan puzzle berbahasa Arab yang diajarkan.Kata kunci : bahasa Arab, permainan puzzle, anak pra sekolah

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue