cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS ONLINE BAGI USAHA RUMAHAN SUSU KEDELAI Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Yuniar Ika Putri Pranyata; Shafiq Nurdin
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i1.14184

Abstract

Susu kedelai merupakan produk minuman berbahan baku kedelai dengan tujuan untuk meningkatkan konsumsi protein. Susu kedelai telah banyak dikenal sebagai susu alternatif pengganti susu sapi bagi orang yang alergi dan tidak menyukai susu sapi atau bagi mereka yang tidak dapat menjangkau harga susu sapi yang relatif mahal. Proses pengolahan kedelai menjadi susu kedelai yang baik dapat menciptakan nilai tambah dan juga nilai guna dari produk tersebut sehingga dapat meningkatkan perkembangan UKM susu kedelai saat ini. Mitra pada kegiatan ini adalah UKM susu kedelai milik Bapak Salim dan Ibu Farida Yati yang berada di Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggung Rejo, Kota Pasuruan. Pada industri rumahan tersebut, manajemen pemasaran yang dilakukan hanya terbatas pada produk yang dititipkan pedagang keliling, warung dan toko yang berada didekat tempat produksi. Kurangnya manajemen pemasaran tersebut tentunya menyebabkan kurang luasnya daerah pemasaran produk. Oleh karena itu, diperlukan suatu manajemen pemasaran yang berbasis online. Melalui pemanfaatan media sosial ini, selain memperluas area pemasaran, masyarakat dapat mengenal susu kedelai yang diproduksi UKM tersebut.
STRATEGI PARTISIPATIF PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS DESA (RENSTRADES ) SEBAGAI PLANWORK PELESTARIAN LINGKUNGAN PENDUKUNG CAGAR WISATA DI DESA KEBONSARI KECAMATAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG Arif Hidayat
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i2.9908

Abstract

Artikel hasil pengabdian ini ‘concern’ untuk mendeskripsikan penguatan partisipasi aktif masyarakat desa dalam pengelolaan lingkungan pendukung cagar wisata. Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dipilih sebagai lokus pengabdian, mengingat keberadaannya sebagai kawasan penyangga wisata dalam zonasi terluar rencana jangka panjang pengelolaan taman wisata Borobudur. Desa ini adalah penyokong produk kerajinan khas Borobudur, baik berupa relief maupun souvenir dari bahan bambu. Pelatihan ini menggunakan teknik diseminasi, pendampingan dan simulasi bagi masyarakat untuk menyusun Renstrades secara partisipatif sebagai ‘planwork’ pelestarian lingkungan pendukung cagar wisata Candi Borobudur. Strategi yang digunakan adalah: (i) berbagi pengalaman dalam proses pendokumentasian rencana strategis desa; (ii) diseminasi informasi pengelolaan kolaboratif taman wisata candi borobudur; dan (iii) menjaring komitmen semua pihak untuk bekerjasama dalam pengelolaan taman wisata secara berkelanjutan. Target pelatihan ini adalah peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan penguatan partisipasi masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan desa secara terpadu sehingga dapat terdokumentasi dengan baik. Perencanaan strategis desa ini diperlukan untuk mengintegrasikan rencana pengelolaan taman wisata dan rencana tata ruang wilayah di Kabupaten Magelang, dengan harapan dapat: (i) melindungi, memperluas dan menjamin ruang otonomi dan kebebasan masyarakat desa; (ii) melindungi hak-hak prakarsa masyarakat desa; (iii) menjamin partisipasi dalam proses pengambilan keputusan; dan (iv) memfasilitasi perbaikan dan pengembangan kondisi sosial politik-ekonomi masyarakat desa.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ROADMAP PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN WONOSONO Firmansyah Firmansyah; Shanty Oktavilia
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i2.8953

Abstract

Kabupaten Wonosobo memiliki potensi ekonomi yaitu produk yang dapat dikembangkan menjadi unggulan daerah yang berdaya saing. Untuk menjamin tercapainya sasaran pengembangan produk unggulan daerah, diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan yang mandiri dan tangguh, dan menyusun sistem pengembangan produk unggulan daerah dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Pendampingan penyusunan roadmap pengembangan produk unggulan di wilayah kabupaten Wonosobo diperlukan untuk menjaga agar proses perencanaan sampai dengan evaluasi pengembangan produk unggulan daerah dapat terap dalam implementasinya. Pendampingan dilakukan kepada personalia kunci di bidang perencanaan pembangunan, kelompok usaha dan aparat pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan dan pembimbingan penyusunan roadmap produk unggulan daerah.
REDESAIN MESIN PEMUTAR ES KRIM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS, KUALITAS PRODUK DAN KEMUDAHAN OPERASIONALNYA Pramono Pramono; Said Sunardiyo; Rusyanto Rusyanto
Jurnal Abdimas Vol 14, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v14i2.25

Abstract

Abstrak. Pembuatan es krim atau “es puter” yang dilakukan oleh pengusaha kecil selama ini adalah dengan cara memutar tabung secara manual (diputar dengan tangan) selama kurang lebih 1,5 jam. Dengan cara pembuatan seperti ini kurang efisien dan memberatkan pekerja. Tujuan pokok kegiatan ini adalah untuk membuat mesin pemutar es krim yang berisi empat tabung es krim yang mampu bekerja dengan hasil optimal serta mudah cara mengoperasikannya. Hasil kegiatan ini adalah mesin pemutar es krim empat tabung yang dapat berfungsi dengan baik. Produktivitas mesin pemutar adalah empat kali lipat (400%) lebih tinggi dibandingkan dengan alat pemuatar es sebelumnya (manual). Kualitas es krim yang dihasilkan dengan mesin pemutar sama baiknya dengan yang dihasilkan dengan cara manual. Kata kunci: mesin, es krim, produktivitas, efisiensi
PEMBINAAN STASIUN KERJA YANG ERGONOMIS BAGI PEKERJA KERAJINAN SOUVENIR ACEH DI KOTA BANDA ACEH Anita Rauzana; Wira Dharma; Mirza Irwansyah
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i2.11231

Abstract

Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui pendekatan pemberdayaan usaha, perlu memperhatikan aspek sosial dan budaya di masing-masing daerah, mengingat usaha kecil dan menengah pada umumnya tumbuh dari masyarakat secara langsung. Provinsi Aceh merupakan provinsi yang kaya dengan kerajinan tradisional seperti tas bordir Aceh, dompet, baju bordir khas Aceh, mukena, jilbab, peci, dan lain-lain.  Unit usaha mitra yang dipilih dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Aceh Galeri Souvenir dan Pusaka Souvenir. .Keduanya merupakan perusahaan bidang kerajinan Aceh yang berkedudukan di Kota Banda Aceh. UKM tersebut mampu menghasilkan produk yang berpeluang ekspor atau yang secara tidak langsung dibawa keluar negeri yaitu negara Malaysia. Thailand, Amerika, Australia, Dubai, London, Afrika Selatan dan Singapura. Pembinaan dan Pengembangan yang dilakukan adalah dengan melakukan pembinaan/pembimbingan terhadap proses dan metode produksi agar lebih efektif melalui perencanaan stasiun kerja agar sesuai dengan karakter pekerja, kapasitas, alat dan ruang serta lingkungan kerja. Dalam kaitan dengan faktor ergonomi, dilakukan penataan ruang kerja. 
PEMETAAN KAWASAN PEDESAAN SEBAGAI PRIME MOVER KOMODITAS UNGGULAN DI DESA JETIS KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Rofi Wahanisa; Arif Hidayat; Nurul Fibrianti
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i2.9897

Abstract

Penguatan kapasitas aparatur pemerintahan desa untuk menyusun perencanaan desa terpadu menggunakan pendekatan kewilayahan sangat dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan desa unggulan. Perencanaan desa terpadu ini akan diawali di Desa Jetis, dengan harapan dokumen tersebut dapat dijadikan referensi bagi seluruh desa di Bandungan, serta menjadi pedoman dalam menentukan kebijakan pengembangan desa unggulan. Model perencanaan partisipatif pembangunan desa dengan mempertimbangkan aspek-aspek tata ruang dan kewilayahan ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk menyusun perencanaan yang dibuat di tingkat lokal secara strategis terintegrasi dengan rencana pengembangan antardesa, antardaerah dan pada tingkat yang lebih tinggi (nasional). Pengabdian ini menggunakan teknik pelatihan, pendampingan dan fasilitasi bagi aparat pemerintahan desa dan stakeholders di Desa Jetis Kec. Bandungan untuk menyusun dan mendokumentasikan perencanaan desa terpadu menggunakan pendekatan kewilayahan terkait dengan pemetaan komoditas unggulan. Langkah-langkah yang dibutuhkan adalah: (1)berbagi pengalaman proses pendokumentasian dan perencanaan desa; (2) diseminasi informasi pengelolaan kolaboratif di Desa Jetis; (3) menjaring komitmen semua pihak untuk bekerja bersama dalam perencanaan desa terpadu dan pengelolaannya dengan menggunakan pendekatan kewilayahan berbasis komoditas unggulan. Sebagai target dari kegiatan pelatihan ini adalah tersusunnya perencanaan pembangunan desa terpadu berbasis tata ruang dan kewilayahan terkait dengan pemetaan komoditas unggulan secara partisipatif dan terdokumentasikan dengan baik sekaligus memperkuat kapasitas aparat pemerintahan desa dalam kerangka: (a) melindungi dan memperluas ruang otonomi dan kebebasan masyarakat, (b) membatasi kekuasaan (kewenangan dan intervensi) pemerintah daerah dan pusat, serta melindungi hak-hak prakarsa masyarakat desa, (c) menjamin kekebasan masyarakat desa, (d) melindungi dan membela kelompok yang lemah di desa, (e) menjamin partisipasi dalam proses pengambilan keputusan antara lain, dengan memastikan bahwa masyarakat desa terwakili kepentingannya dalam BPD, dan (f) memfasilitasi perbaikan dan pengembangan kondisi sosial politik-ekonomi masyarakat desa. Untuk itu maka menjadi perlu dimilikinya kemampuan teknis dan pemahaman komperhensif mengenai perencanaan pembangunan desa terpadu berbasis tata ruang dan kewilayahan. Tentunya capaian target kegiatan Pelatihan ini sangatlah spesifik dan teknis yaitu kemampuan BPD dan Aparat desa menyusun dokumen Renstra partisipatif berbasis komoditas unggulan di Desa Jetis.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA GURU DAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MELALUI PENGEMBANGAN INOVASI BAHAN AJAR BERBASIS ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) Sri Utami; Wijang Sakitri; Lesta Karolina Br Sebayang
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v20i2.8958

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Borobudur, Magelang, merupakan sekolah kejuruan dengan fokus program studi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri (TPMI). Sekolah yang sudah terakreditasi A ini mempunyai 512 siswa dengan jumlah guru sebanyak 43 orang pada tahun ajaran 2013/2014. Pengklasifikasian guru berdsarkan mata pelajaran yang diampu.Guru Bahasa Inggris diklasifikasikan dalam Guru Umum. Terkait dengan pengajaran bahasa Inggris, sekolah ini mengacu pada kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013, silabus yang tertulis masih bersifat umum. Jika ditilik dengan kebutuhan siswa SMK teknik yang membutuhkan acuan yang lebih fokus, maka perlu adanya pembenahan syllabus dan bahan ajar. Siswa SMK teknik membutuhkan genre atau karakter materi yang berbeda dengan siswa SMU/MA. Materi yang bisa ditawarkan kepada siswa SMK hendaklah bersifat teknis, yang disesuaikan dengan jurusan masingmasing. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa bahan ajar sebagai pelengkap buku utama yang digunakan oleh SMK yang sesuai dengan kurikulum 2013 khusus untuk kelas XIIyaitu jurusan teknik mesin. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pengembangan buku ajar masih sangat diperlukan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini dikarenakan kurikulum SMK masih disamakan dengan kurikulum SMA. Pada kenyataannya, kebutuhan siswa SMK sangatlah berbeda dengan kebutuhan siswa SMA. Siswa SMK lebih membutuhkan mata pelajaran yang berkaitan dengan kosa kata teknis dan bahasa komunikatif yang diperlukan ditempat kerja.
PELESTARIAN LINGKUNGAN MELALUI TATAJER Anitarakhmi Handaratri; Yuyun Yuniati
Jurnal Abdimas Vol 19, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v19i2.4707

Abstract

Permasalahan lingkungan yang seringkali terjadi adalah penumpukan sampah-sampah rumah tangga. Semua rumah tangga menghasilkan sampah, baik organik dan anorganik yang berpotensi untuk mencemari lingkungan. Kelurahan Sawojajar, Kotamadya Malang merupakan target dalam implementasi kegiatan pengabdian masyarakat bertema lingkungan hidup. Adanya permasalahan bagaimana mengolah sampah organik dan pemanfataan lahan terbatas dijawab dengan menerapkan metode keranjang Takakura dan tanaman jejer. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah/ diskusi, workshop, praktek, dan observasi. Metode diskusi dan workshop digunakan sebagai media untuk menyampaikan materi dan memahami pentingnya menjaga lingkungan hidup, mengolah sampah organik dan bertanam sayuran. Praktek dan observasi digunakan untuk mengaplikasikan materi yang sudah diperoleh sekaligus mengamati kemampuan masyarakat sebagai evaluasi dan kegiatan berkesinambungan. Hasil yang sudah diperoleh melalui kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran kelompok mitra mengenai pentingnya mengolah sampah organik, meningkatnya kemampuan dalam membuat keranjang kompos takakura sebagai sarana pembuatan sampah menjadi kompos, dan mempunyai kemapuan menanam sayuran di halaman rumah atau sekitar.Kata kunci : Sawojajar, Takakura, sampah, tanaman jejer
PROGRAM PILOT PROJECT TATA KELOLA SELOKAN AREA URBAN KOS BERSAMA MASYARAKAT SEKARAN Muhammad Thoriq Afianto; Tirta Mulya Wira Pradana; Bagus Edi Prayogo; Laely Indah Lestari; Khoiril Huda
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i1.10980

Abstract

Selokan merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu pembangunan dimanapun tempatnya karena guna dari selokan sebagai tempat aliran air pembuangan hasil aktivitas manusia. Selokan merupakan salah satu faktor penentu bersih atau kotornya suatu area/lingkungan. Namun dewasa ini konsep kebersihan dan tata kelola selokan mulai diabaikan dan kebanyakan masyarakat mulai tidak peduli dengan lingkungannya. Maka dari itu adanya program ”OJO SAMBAT”: Ora Jaman Ono Selokan Kesumbat, menggerakan kembali masyarakat khususnya area urban kos di sekitar kampus UNNES Sekaran untuk merawat kembali selokannya dan sekaligus menciptakan area percontohan selokan bersih dan sehat serta layak untuk kehidupan masyarakat.
PENDIDIKAN MELALUI EDUTAINMENT FILM UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEJAK DINI TENTANG BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Arulita Ika Fibriana; Anik Setyo W
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i1.9787

Abstract

Meningkatnya kasus narkoba, khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Pemahaman tentang bahaya narkoba perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak agar mereka nantinya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pendidikan melalui edutainment film ini cukup efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap siswa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah dilakukannya kegiatan pendidikan tersebut.Disarankan : (1) bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas, penyuluhan kesehatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba perlu selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah sejak dini mungkin, (2) bagi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, kegiatan ini perlu terus dikembangkan dan ditindaklanjuti agar anak-anak didik mampu mengenali jenis-jenis narkoba, mengetahui bahaya dan dampak narkoba bagi kesehatan serta mampu menolak dan mencegah perilakuperilaku negatif, pengabdian selanjutnya diharapkan media yang digunakan dapat lebih variatif dan inovatif lagi.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue