cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2021): July 2021" : 20 Documents clear
PENERAPAN MODEL TALKING CHIPS UNTUK MENGUKUR HASIL BELAJAR DAN KECERDASAN INTERPERSONAL Sarifa, Zakiyatu; Wardani, Sri; Sulistyaningsih, Triastuti; Purniawati, Henny
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of research is to find out the analysis of student learning result and interpersonal intelligence through talking chips learning model. The methods of this research is using experiment. The sample used was XI IPA 1 class and XI IPA 2 at SMA N 2 Kudus with sampling technique based on the consideration of the teacher concerned. The data taking is done using validation sheets, cognitive test instruments, observation sheets, student response questionnaires and documentation. The cognitive analysis results of the experimental class 1 pre-test score was 70 and the post-test was 100 while the experimental class 2 the pre-test score was 70 and the post-test was 95. The results of the affective analysis is the highest aspect of the experimental class 1 were aspects of cooperation while for the experimental class 2 is the aspect of curiosity. The indicators of empathetic processing, team building and listening to other owned by the experimental class students are very good, but the indicators for giving feedback and inquiry and questioning are still not enough and need to be improved. It can be concluded that talking chips learning can improve student learning result and interpersonal intelligence and make students more interested and active during the learning process.
ANALISIS MISKONSEPSI MENGGUNAKAN TES DIAGNOSA THREE-TIER MULTIPLE CHOICE PADA MATERI STOIKIOMETRI Lestari, Etika Ayu; Harjito, Harjito; Susilaningsih, Endang; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the profile of students' misconceptions on stoichiometric material and to find out the findings obtained from the misconception analysis. This research method is a mixed method with a sequential explanatory design. Quantitative data collection methods using test and questionnaire methods. Qualitative data method with interview method. The total misconception profile on stoichiometric material was 44.6%. The profile of misconceptions based on the achievement of the highest concept understanding indicator was 65%. The concepts that cause chemical misconceptions of stoichiometric competence in students include the basic laws of chemistry, molar mass, molar volume, number of particles, limiting reagents and empirical formulas. Factors that can cause misconceptions in students found by researchers are situations that are less conducive, lack of student interest in learning chemistry, learning methods that are not correct, lack of courage to ask questions, low student motivation.
DESAIN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER UNTUK ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Rosyada, Fattya; Supardi, Kasmadi Imam; Kasmui, Kasmui; Sriwijayanti, Nafiroh
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes diagnostik two-tier untuk analisis pemahaman siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan serta menguji kelayakan instrumen ditinjau dari validitas dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan instrumen tes metode 4D, terdiri atas tahapan define, design, develop, and dissemination. Metode pengambilan data yang dilakukan yaitu metode observasi, tes, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi ahli, hasil tahap uji coba 1, uji coba 2, implementasi uji skala kecil dan skala besar, serta hasil angket tanggapan siswa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen tes diagnostik two-tier yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil validasi ahli mengenai kelayakan instrumen mendapat rerata skor 36,8 dari jumlah skor total 44 dengan kategori sangat layak dan reliabilitas sebesar 0,72. Hasil rekapitulasi analisis profil pemahamanan tiap siswa pada keseluruhan 23 butir soal tes diagnostik two-tier menunjukkan profil pemahaman utuh sebesar 25,15%, profil tidak paham sebesar 40,64%, profil menebak 2,98%, profil kurang paham 25,23% dan profil terjadi miskonsepsi sebesar 5,96%. Berdasarkan hasil penelitian tes diagnostik two-tier yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk analisis pemahaman konsep siswa. 
AKTIVITAS METAKOGNITIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MELALUI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Fuldiaratman, Fuldiaratman; minarni, Minarni; Pamela, ssaura Sherly
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Proses pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognitif bagi seseorang yang dapat menggali keterampilan berpikir metakognitif. Keterampilan metakognitif berperan penting dalam memecahkan masalah khususnya dalam mengatur dan mengontrol aktivitas kognitif peserta didik. Strategi metakognitif merujuk pada cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai proses berpikir dan pembelajaran yang berlaku. Kesadaran tersebut dapat membantu seseorang untuk mengontrol pikirannya dengan merancang, memantau dan menilai apa yang dipelajari. Pembelajaran pemecahan masalah kimia setiap individu menunjukkan kecenderungan tertentu, pola berpikir khusus, cara menanggapi, dimana faktor-faktor tersebut menentukan gaya belajar dan gaya berpikir seseorang dalam mengingat, berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dikenal dengan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan metakognitif mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent dalam memecahkan masalah kesetimbangan kimia. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia semester I Fakultas FKIP Universitas Jambi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Teknik analisis data keterampilan metakognitif dari hasil wawancara menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Data yang diperoleh nantinya diuji keansahannya melalui triangulasi. Hasil sementara yang diperoleh menyatakan keterampilan metakognisi mahasiswa Pendidikan Kimia rata-rata berada pada tingkatan strategic use. Tingkatan ini meyatakan mahasiswa memiliki strategi dalam pemecahan masalah, namun masih ragu dalam memperbaiki apabila terjadi kekeliruan dalam pemecahan masalahnya. Mahasiswa juga melihat kembali hasil pekerjaan, keterampilan monitoring pekerjaan terlihat baik. Perbedaan aktivitas metakognitif dengna gaya kognitif yang sama ini terjadi karena kebiasaan belajar nya. Semakin baik kebiasaan belajarnya maka semakin baik pula kemapuan pemecahan masalah dan aktivitas metakognitifnya.
KETERAMPILAN METAKOGNITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI PESERTA DIDIK EKSTROVERT Fuldiaratman, Fuldiaratman; minarni, Minarni; Pamela, Issaura Sherly
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metakognitif merupakan keyakinan diri peserta didik terhadap kemampuan dan pengaturan diri yang mereka miliki.Keterampilan ini juga berpengaruh terhadap keterampilan pemecahan masalah.Peserta didik yang memiliki metakognitif yang baik, juga memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik pula.Materi stoikiometri merupakan materi kimia yang menuntut peserta didik menggunakan keterampilan pemecahan masalahnya.Peserta didik dengan tipe ekstrovert cenderung lebih mudah dalam melakukan pemecahan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanketerampilan metakognitif peserta didikekstrovertdalam pemecahan masalah stoikiometri.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Data dalam penelitian adalah deskripsi tentang keterampilan metakognitif peserta didik ekstrovertdalam pemecahan masalah stoikiometri.Subjek penelitian adalah 2 orang peserta didik kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi.Teknik penggumpulan data yaitu tes dan wawancara yang mendalam.Penelitian menunjukkan hasil tes peserta didik berbeda.Peserta didik ekstrovertt, tidak sama keterampilan metakognitifnya. Peserta didik terampil dalam pemecahan masalah, mampu memahami masalah, memiliki strategi yang baik, dan mampu memeriksa pekerjaannya.Hal ini dibuktikan dengan wawancara, mereka menyatakan mengetahui kemampuan yang dimiliki dan melihat kembali hasil pekerjaan mereka.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA DESTINASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Amni, Zakia; Ningrat, Hadi Kusuma; -, Raehanah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil dan motivasi belajar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dan dilaksanakan dari bulan Maret - April 2020. Populasi penelitian ini adalah kelas XI MIA 4, XI MIA 5, XI MIA 6 MIA MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020. Sampel diperoleh menggunakan cluster random, penentuan kelas eksperimen dan kontrol dipakai pengacak/metode lot. Kelas XI MIA 4 dijadikan sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi, sedangkan kelas XI MIA 5 dijadikan sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan dengan metode angket untuk motivasi dan tes untuk hasil belajar. ; Hipotesis di uji menggunakan Mann Whitney Test. Dari hasil analisis data di simpulkan: 1) Nilai sig 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media destinasi terhadap motivasi dan hasil belajar kimia secara multivariat; 2) Nilai sig 0,017 < 0,05 artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media destinasi terhadap motivasi belajar.  3) Nilai sig 0,223 > 0,05 artinya tidak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media destinasi terhadap hasil belajar. Tetapi jika dailihat dari nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol, hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada hasil belajar kelas kontrol.
PERSEPSI CALON GURU KIMIA MENGENAI LITERASI DIGITAL SEBAGAI KETERAMPILAN ABAD 21 Mawarni, Puspa; Milama, Burhanudin; Sholihat, Rizqy Nur
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Calon guru sebagai kunci utama keberhasilan penggunaan teknologi di sekolah ke depannya harus mampu membangun literasi digital. Berbagai penelitian telah dilakukan sebagai upaya untuk mengasah kemampuan literasi digital ini, salah satunya dengan mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat mengenai literasi digital melalui persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital sebagai keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan instrumen berbentuk angket. Responden merupakan mahasiswa pendidikan kimia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2016, 2017, dan 2018. Data penelitian diperoleh dari jawaban 187 orang responden terhadap angket yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komponen literasi media dan informasi calon guru kimia memiliki persepsi yang sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 81,06%, begitupun pada komponen literasi TIK, calon guru kimia memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan nilai persentase sebesar sebesar 84,47%. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa secara keseluruhan persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan hasil persentase rata-rata dari keseluruhan indikatornya sebesar 82,19%. 
DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI HIDROLISIS GARAM Kurniawati, Anindita; Susatyo, Eko Budi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Hidrolisis Garam berdasarkan penilaian kelayakan serta angket tanggapan peserta didik. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) menggunakan model 4-D yang diadopsi dari penelitian Thiagarajan. Tahapan penelitian model 4-D dibagi menjadi empat tahapan, keempat tahapan tersebut adalah tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian dilakukan sampai tahap pengembangan (develop) dimana dilakukan sampai pada tahap uji coba skala kecil. LKPD praktikum dianalisis kelayakannya. LKPD praktikum dinyatakan layak apabila dalam penilaian kelayakan mendapatkan kriteria sangat layak atau layak dan memperoleh tanggapan yang sangat baik atau baik dari peserta didik. LKPD Praktikum divalidasi kelayakannya oleh tiga validator ahli kemudian diperoleh rata-rata sebesar 36,66 yang berada pada kriteria layak. Tanggapan peserta didik diperoleh dari 15 peserta didik kelas XI MIPA 5 SMA N 12 Semarang tahun pelajaran 2019/2020 dan didapatkan rata-rata sebesar 49,26 yang termasuk dalam kriteria sangat baik dengan nilai reliabilitas sebesar 0,80. Simpulan dari penelitian yang dilakukan adalah desain LKPD praktikum berbasisi inkuiri terbimbing pada materi hidrolisis garam layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia.
KEEFEKTIFAN MATERI AJAR PENYANGGA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Putri, Syarafina Dirinda; Wijayati, Nanik; Mahatmanti, F. Widhi; Rachmadiyono, Dwi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan tanggapan siswa terhadap materi ajar larutan penyangga berbasis pemecahan masalah untuk kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wonogiri. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian only posttest control design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling dengan syarat data populasi berdistribusi normal dan homogenitas. Didapatkan hasil pemilihan sampel yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji perbedaan dua rata-rata. Hasil penelitian diperoleh perhitungan bahwa kedua kelas berdistribusi normal  dan perhitungan perbedaan dua rata-rata diperoleh sebesar 3,94 yang menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Untuk rata-rata tiap indikator berpikir kreatif diperoleh 66% untuk kelas eksperimen dan 54% untuk kelas kontrol pada Fluency, pada Flexibility diperoleh 67% untuk kelas eksperimen dan 60% untuk kelas kontrol. Untuk Originality 56% untuk kelas eksperimen dan 59% untuk kelas kontrol, kemudian Elaboration 61% untuk kelas eksperimen dan 60% untuk kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat didismpulkan bahwa materi ajar berbasis pemecahan masalah efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wonogiri pada materi larutan penyangga.
PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA TOPIK STRUKTUR ATOM : KEAKTIFAN, KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Langitasari, Indah; Rogayah, Titi; Solfarina, Solfarina
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bermakna dalam kimia perlu memperhatikan karakter konten kimia dan peserta didik. Problem Based Learning (PBL) memberikan lingkungan belajar yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari sehingga dapat mendukung tercapainya pembelajaran  kimia yang bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan, kreativitas dan prestasi belajar kimia siswa pada implementasi problem based learning (PBL) untuk topik struktur atom. Penelitian ini merupakan penelitian best practice yang dilakukan di kelas X MIPA disalah satu SMA di kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi keaktifan siswa, lembar penilaian proyek dan 30 soal tes struktur atom. Analisis data dilakukan dengan mengkonversi skor penilaian kedalam nilai persentase kelas dan selanjutnya dikategorisasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 78% siswa aktif selama pembelajaran dan kreativitas siswa terukur dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 78. Implementasi PBL juga memberikan pengaruh pada peningkatan prestasi belajar kimia siswa yang lebih baik dibandingkan pembelajaran sebelumnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue