cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM PADA MATERI STOIKIOMETRI LARUTAN Handayani, Cahyo Fajar; Sunarto, Wisnu; Sumarti, Sri Susilogati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran guided discovery  melalui kegiatan praktikum terhadap hasil belajar kimia. Desain yang digunakan adalah postest-only control group design. Pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran guided discovery  melalui kegiatan praktikum dan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah dan diskusi melalui kegiatan praktikum. Pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan observasi. Analisis data menggunakan statistik parametrik, karena data berdistribusi normal. Uji t digunakan untuk menentukan perbedaan rata-rata data hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar aspek kognitif kelompok eksperimen memiliki rata-rata 83,20 dan kelompok kontrol memiliki rata-rata 75,52. Pada uji pengaruh antar variabel diperoleh harga rb sebesar 0,57 maka penerapan model pembelajaran guided discovery melalui kegiatan praktikum mempunyai pengaruh sedang terhadap hasil belajar kognitif siswa. Besarnya pengaruh model pembelajaran tersebut terhadap hasil belajar kognitif siswa adalah 32,85%. Analisis deskriptif untuk data hasil belajar afektif dan psikomotorik menunjukkan bahwa hasil belajar aspek afektif kelompok eksperimen memiliki rata-rata 3,16 dan kelompok kontrol memiliki rata-rata 3,02, sedangkan hasil belajar aspek psikomotorik kelompok eksperimen memiliki rata-rata 3,22 dan kelompok kontrol memiliki rata-rata 3,09. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode guided discovery melalui kegiatan praktikum berpengaruh positif terhadap hasil belajar baik aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa pada materi stoikiometri larutan.
ANALISIS KEMAMPUAN PENYUSUNAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING Haryani, Sri; Wardani, Sri; Prasetyo, Agung Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan parsipatoris ditujukan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui penyusunan RPP dan LKS-kontruktivis berbasis Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Penelitian deskriptif ini diikuti 12 guru kimia SMA/MA baik negeri maupun swasta sebagai responden yang mewakili 146 guru kimia MGMP kota Semarang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan pendampingan praktek penyusunan RPP dan LKS-kontruktivis. Hasil LKS diterapkan melalui lesson study yang diikuti 5-7 orang guru dari SMA yang berbeda. Secara umum para guru masih kesulitan menggabungkan konten materi secara mendalam dengan model PBL dan PjBL, sehingga membutuhkan pendampingan lebih seksama karena setiap meteri memiliki karakteristik yang berbeda. Kesulitan utama pada LKS berbasis PjBL terletak pada penulisan  pertanyaan mendasar, diikuti langkah memasukkan materi secara konstruktivis sebelum pelaksanaan proyek. Hasil yang hampir sama untuk PBL adalah penulisan fase 1 yaitu mengorientasi siswa pada masalah, dan fase 2 mengarahkan siswa untuk memecahkan masalah melalui pertanyaan pengarah. Untuk kedua model tersebut, para guru mengalami kesulitan dalam memfasilitasi agar siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Antusiasme dan rasa ingin tahu para guru terkait mengintegrasikan aspek konstruktivis ke dalam model PBL dan PjBL tampak pada tahap refleksi untuk setiap lesson study. Didasarkan hasil  LKS dan hasil lesson study, serta wawancara dengan beberapa guru teridentifikasi bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kemauan para guru dalam menuliskan RPP dan LKS konstruktivis berbasis PBL dan PjBL.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING BERVISI SETS BERMEDIA CHEMO EDUTAINMENT DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA Atminiati, Eny; Binadja, Achmad
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran GNT (Guided Note Taking) bervisi SETS (Science, Environment, Technology, and Society) berbantuan media CET (Chemo Edutainment) untuk meningkatkan kompetensi siswa. Pembelajaran menggunakan handout bervisi SETS dan media yang digunakan dalam pembelajaran adalah Chemo Edutainment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MA Abadiyah Gabus Pati tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive cluster sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest group design. Pengambilan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi.  Uji hipotesis menggunakan koefisien determinasi dan untuk mengetahui peningkatan nilai posttest menggunakan uji N-Gain. Hasil analisis data menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran GNT (Guided Note Taking) bervisi SETS berbantuan media CET (Chemo Edutainment) siswa sebesar 16%. Uji N-gain untuk hasil belajar siswa sebesar 0,66. Hal ini berarti terdapat peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran GNT (Guided Note Taking) bervisi SETS berbantuan media CET (Chemo Edutainment) dapat membantu meningkatkan komptensi siswa.
KONTRIBUSI METODE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Astutik, Idha Zuly; Saptorini, Saptorini; Kusumo, Ersanghono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi metode Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap hasil belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Desain penelitian yang digunakan yaitu posttest-only control design. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, tes dan angket. Hasil penelitian berupa hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik. Teknik analisis data menggunakan uji t dan uji ketuntasan belajar. Hasil uji t menujukkan thitung (4,22) lebih dari tkritis(1,99). Hasil uji ketuntasan belajar kelas eksperimen dan kontrol masing-masing sebesar 86 dan 46 %. Hasil psikomotorik skor total 18,08 dan 17,51, sedangkan untuk hasil afektif skor total 24,08 dan 23,32 sehingga hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah metode TS-TS mempunyai kontribusi sebesar 37,89 % terhadap hasil belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
HASIL IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DITINJAU DARI ASPEK MAKROSKOPIS, MIKROSKOPIS, DAN SIMBOLIK (MMS) PADA POKOK BAHASAN PARTIKULAT SIFAT MATERI DI TAIWAN Shui-Te, Liu; Kusuma, Irene Wardhani; Wardani, Sri; Harjito, Harjito
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami siswa di tahun pertama Senior High School pada pokok bahasan Partikulat Sifat Materi ditinjau dari aspek makroskopis, mikroskopis, dan simbolik (MMS) menggunakan 13 butir soal three-tier diagnostic test. Metode penelitian yang digunakan adalah mix-method terhadap 70 siswa pada rentang usia 15-16 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data adalah soal three-tier diagnostic test dengan kolom alasan terbuka yang mana telah divalidasi oleh validator yang terkualifikasi. Hasil analisis soal diagnostik secara kuantitatif menunjukkan siswa secara keseluruhan masih belum memahami konsep partikulat sifat materi yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata siswa yang rendah yakni sebesar 50,654. Hasil analisis secara deskriptif menunjukkan bahwa miskonsepsi yang terjadi pada siswa dalam materi ini adalah sebesar 25,547%, sementara 69,216% siswa masuk dalam kategori tidak tahu konsep. Miskonsepsi yang kerap terjadi pada siswa adalah: pelarutan garam sebagai perubahan fisika, kenaikan temperatur mengakibatkan partikel mengalami ekspansi, perbedaan antara tabung “kosong” dengan tabung “hampa”, dan pendefinisian kurva pendinginan naftalen. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian aspek makroskopis tanpa pemahaman pada aspek mikroskopis dapat memicu terjadinya miskonsepsi, dan pemahaman pada aspek simbolik perlu ditekankan agar siswa memiliki pemahaman konsep secara utuh.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP LITERASI SAINS Choerunnisa, Rini; Wardani, Sri; Sumarti, Sri Susilogati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pendekatan Contextual Teaching Learning dengan model pembelajaran inkuiri terhadap literasi sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest and posttest control group. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes. Analisis data menggunakan uji t satu pihak kanan, uji N-gain, uji ketuntasan individu, dan ketuntasan klasikal. Hasil dari penelitian diperoleh rata-rata nilai posttest literasi sains kelas eksperimen 79,90 dan kelas kontrol 75,40. Hasil uji perbedaan dua rata-rata satu pihak kanan pada nilai posttest diperoleh harga thitung sebesar 2,37 lebih dari t(0,95)(73) sebesar 1,99 yang berarti nilai rata-rata kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil uji N-gain kelas eksperimen 0,72 dan kelas kontrol 0,63. Uji ketuntasan individu kelas eksperimen dan kontrol berturut-turut diperoleh thitung sebesar 3,88 dan 0,28 dengan ttabel sebesar 2,03 yang berarti hanya kelas eksperimen yang telah mencapai ketuntasan lebih besar dari 75 (KKM). Ketuntasan klasikal kelas eksperimen dan kontrol berturut-turut diperoleh 77,78% dan 58,97% yang berarti kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching Learning dengan model pembelajaran inkuiri efektif terhadap literasi sains siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN JOYFUL LEARNING PADA PEMBELAJARAN KIMIA Pangestika, Ria Rahayu; Wijayati, Nanik; Widodo, Antonius Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, besar pengaruh dan bagaimana respon siswa terhadap penggunaan pendekatan joyful learning pada materi hidrokarbon. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X.7, X.8, X.9 dan X.10 semester 1 tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 149 siswa. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group dengan sampel kelas X SMA yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas X.8 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan pendekatan joyful learning sedangkan kelas X.9 sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran seperti biasa. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Hasil analisis data menunjukkan thitung (3,10) > ttabel (1,99), hal ini berarti bahwa pendekatan joyful learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan besarnya pengaruh sesuai dengan koefisien korelasi sebesar 0,45 dan koefisien determinasi sebesar 20,4%. Persentase rerata nilai psikomotorik siswa kelas eksperimen dan kontrol sebesar 91,03%  dan 82,25%. Persentase rerata nilai afektif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 84,00% dan 82,48%. Respon siswa sangat baik terhadap pembelajaran dengan menggunakan pendekatan joyful learning.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Janah, Mely Cholifatul; Widodo, Antonius Tri; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian modified pretest-posttest group comparison design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, dengan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji perbedaan rata-rata, analisis pengaruh antar variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar dan keterampilan proses sains kelas eksperimen 89,68 dan 82,08 sedangkan kelas kontrol 81,76 dan 75,37. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,59 untuk hasil belajar dan 0,44 untuk keterampilan proses sains. Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan penerapan model problem based learning berkontribusi sebesar 35,00% terhadap hasil belajar dan 19,36% terhadap keterampilan proses sains. Hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar pada pembelajaran model problem based learning diperoleh sebesar 31,82%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berpengaruh terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jepara pada materi hidrolisis garam.
PEMBELAJARAN PQ4R BERPENDEKATAN VAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS Octafianellis, Dissa Feby; Sudarmin, Sudarmin
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan generik sains siswa melalui model pembelajaran PQ4R berpendekatan Visual, Auditorial, Kinestetik (VAK). Metode penelitian ini menggunakan true eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design, yaitu desain eksperimen dengan melihat perbedaan pretest dan posttest antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Data penelitian hasil belajar aspek kognitif dan keterampilan generik sains dianalisis secara statistik sedangkan hasil belajar aspek afektif dan psikomotor dianalisis secara deskriptif. Uji gain ternormalisasi dan uji t digunakan untuk melihat peningkatan hasil belajar dan keterampilan generik sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar kelas eksperimen yaitu 88,62 lebih baik daripada rata-rata peningkatan hasil belajar kelas kontrol yaitu 77,54. Rerata skor aspek afektif kelas eksperimen yaitu 88,30 lebih baik daripada rerata skor aspek afektif kelas kontrol yaitu 82,40. Sedangkan rerata skor aspek psikomotorik kelas eksperimen yaitu 85,15 lebih baik daripada rerata skor aspek psikomotorik kelas kontrol yaitu 79,68. Rerata N-gain peningkatan keterampilan generik sains kelas eksperimen 0,81 dan kelas kontrol 0,63. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PQ4R berpendekatan VAK dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan generik sains siswa.
ANALISIS KESIAPAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN JEPARA Rahayu, Kibtiyah Sri; Nuswowati, Murbangun; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan laboratorium kimia di SMA Negeri se-kabupaten Jepara dalam mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini meliputi seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jepara yang pada tahun ajaran 2014/ 2015 menggunakan kurikulum 2013, yaitu SMA N 1 Pecangaan, SMA N 1 Tahunan, SMA N 1 Jepara dan SMA N 1 Bangsri. Fokus penelitian ini adalah kesiapan laboratorium kimia dengan indikator kesiapan laboratoriun yang meliputi: desain ruang, administrasi, pengelolaan penyelengaraan serta kelengkapan alat dan bahan praktikum. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data yang berupa angka selanjutnya dideskripsikan dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa tiga sekolah dalam kategori siap dan satu sekolah dalam kategori kurang siap dengan persentase kesiapan laboratorium masing-masing sebesar 61,08%; 62,92%; 78,38% dan 64,91%. Secara umum SMA Negeri se-Kabupaten Jepara telah siap melaksanakan kurikulum 2013 dengan persentase 66,57%.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue