cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
ANALISIS KESIAPAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN JEPARA Rahayu, Kibtiyah Sri; Nuswowati, Murbangun; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan laboratorium kimia di SMA Negeri se-kabupaten Jepara dalam mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini meliputi seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jepara yang pada tahun ajaran 2014/ 2015 menggunakan kurikulum 2013, yaitu SMA N 1 Pecangaan, SMA N 1 Tahunan, SMA N 1 Jepara dan SMA N 1 Bangsri. Fokus penelitian ini adalah kesiapan laboratorium kimia dengan indikator kesiapan laboratoriun yang meliputi: desain ruang, administrasi, pengelolaan penyelengaraan serta kelengkapan alat dan bahan praktikum. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data yang berupa angka selanjutnya dideskripsikan dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa tiga sekolah dalam kategori siap dan satu sekolah dalam kategori kurang siap dengan persentase kesiapan laboratorium masing-masing sebesar 61,08%; 62,92%; 78,38% dan 64,91%. Secara umum SMA Negeri se-Kabupaten Jepara telah siap melaksanakan kurikulum 2013 dengan persentase 66,57%.
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE DISKUSI Surbakti, Dita Anggraini; Supartono, Supartono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode diskusi dalam pembelajaran dapat membangkitkan minat, motivasi, dan karakter siswa sehingga metode diskusi dipandang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter siswa yang muncul pada pembelajaran kimia berbasis teknologi informasi menggunakan metode diskusi kompetensi konsep mol siswa SMK. Penelitian dilakukan di suatu SMK swasta di Pati tahun pelajaran 2013/2014.  Populasi penelitian ini siswa kelas X Teknik Mesin Otomotif. Desain yang digunakan yaitu one group design. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh/ sensus karena semua anggota populasi merupakan sampel dan sampel kurang dari 30 orang. Sampel penelitian ini  terdiri dari 22 orang. Metode pengumpulan data adalah observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata skor diskusi dan psikomotorik sebesar 18 dan 13 yang termasuk dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata karakter sebesar 21 dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada delapan karakter siswa muncul selama pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan metode diskusi. Enam karakter yang muncul berada dalam kategori baik dan dua karakter dalam kategori cukup. Nilai karakter yang muncul yaitu aktif, bekerjasama, rasa ingin tahu, tanggung jawab, kritis, percaya diri, demokratis, dan terampil.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPANGUIDED-INQUIRYBERSTRATEGI BUZZ GROUP Marissa, Arina; Lestari, Nindya Ayu; Widodo, Antonius Tri; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini dilakukan di kelas XI IPA SMA Teuku Umar Semarang.Permasalahan yang ada adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui metode guided-inquiryberstrategi buzz group. Penelitian dilakukan dalam2 siklus.Kegiatan setiap siklus dalam penelitian meliputi kegiatan perencanaan,pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai klasikal aktivitas siswa padasiklus I mencapai 2,85 dengan persentase ketuntasan 68,18%. Nilai aktivitas siswa mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata 3,15 dan persentase ketuntasan 81,82%. Hasil belajar kognitif siklus Imencapai rata-rata 71,09 dengan persentase ketuntasan 68,18%. Pada siklus II hasil belajar kognitif mengalami peningkatan menjadi rata-rata 73,36 dan persentase ketuntasan 77,27%.Hasil belajar afektif pada siklus I mencapai rata-rata 2,85 dengan persentase ketuntasan 63,63%. Pada siklus II mengalami peningkatan mencapai rata-rata 3,25 dan persentase ketuntasan 95,45%. Hasil belajar psikomotorik siswa pada siklus I mencapai rata-rata 2,9 dengan persentase ketuntasan 77,27%. Pada siklus II hasil belajar psikomotorik mencapai rata-rata 3,31 dan persentase ketuntasan 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa penerapan metode guided-inquiry berstrategi buzz group dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Hardiyanti, Prahasti Cynthia; Wardani, Sri; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan mengetahui keefektifan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest control group design. Variabel bebas adalah model problem based learning yang digunakan, sedangkan variabel terikat adalah keterampilan proses sains. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Analisis data menggunakan uji N-gain dan uji t, sedangkan angket dan lembar observasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil uji perbedaan rerata menunjukkan thitungketerampilan proses sains 5,54 lebih besar dari tkritis yaitu 1,66 sehingga keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. N-gain keterampilan proses sains kelas eksperimen adalah 0,71 pada kategori tinggi dan kelas kontrol adalah 0,52 pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning efektif meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XI SMA Negeri di  Semarang.
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI ANDROID Alfiantara, Anggih; Kusumo, Ersanghono; Susilaningsih, Endang
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai variabel pembelajaran, salah satunya berupa modulsebagai variabel bahan ajar. Pengembangan modul berbantuan android application mobile berorientasi Problem Based Learning diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui validitas modul berorientasi Problem Based Learning dan untuk mendapatkan respon dari pengguna. Desain penelitian yang digunakan yaitu four-D Models yang dimodifikasi. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan metode angket.Kelayakan awal bahan ajar ditentukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan teknik deskriptif persentase. Kelayakan akhir bahan ajar ditentukan berdasarkan hasil pengujian. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Uji validitas modul memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,196, dengan persentase skor rata-rata 79,905%. Data skor perolehan angket tanggapan siswa sebesar 3,21, dan angket tanggapan guru sebesar 3,40, sehingga modul ini terbukti memenuhi kriteria layak yang didukung dengan respon baik dari pengguna.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa modul ini dinyatakan valid dan mendapat respon baik dari pengguna sehinggadapat digunakan sebagai sumber belajar.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING BERBANTUAN MEDIA KIMMY-GAMES TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA SMA Sumarni, Woro; Nur, Achmad Vandian
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design dengan desain penelitian pretest-posttest design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Guided Note Taking berbantuan media Kimmy-Games terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa terkait materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini menggunakan dua sampel, yaitu kelompok eksperimen yang menggunaan metode Guided Note Taking berbantuan media Kimmy-Games dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran klasikal. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Data penelitian berupa data hasil belajar aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Uji yang digunakan untuk menganalisis data adalah uji t, uji ketuntasan belajar dan uji korelasi biserial. Uji t menunjukkan hasil thitung (2,989) lebih dari t(0,95)(62) (1,998) artinya rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil uji ketuntasan belajar menunjukkan kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji korelasi dengan angka korelasi sebesar 0,45 dan uji koefisien determinasi diperoleh angka sebesar 19,81%. Disimpulkan metode pembelajaran Guided Note Taking berbantuan media Kimmy-Games berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa terkait materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
LESSON STUDY: STRATEGI ALTERNATIF PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU KIMIA Mulyatun, Mulyatun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kendala yang dihadapi mahasiswa calon guru kimia dalam pelaksanaan PPL, misalnya tidak adanya strategi bimbingan dan jadwal yang pasti dari guru pamong maupun dosen pembimbing lapangan, sehingga mahasiswa mengalami kesulitan dalam menerapkan strategi belajar aktif, maupun kesalahan dalam mempraktekkan teori-teori pembelajaran. Alternatif pemecahannya adalah dengan menerapan lesson study pada Praktik Pengalaman Lapangan mahsiswa Tadris Kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan lesson study pada PPL Mahasiswa calon guru kimia, (2) peningkatan kompetensi calon guru kimia dengan penerapan lesson study pada PPL Mahasiswa Tadris Kimia IAIN Walisongo. Data diperoleh dengan metode observasi untuk menilai RPP dan kompetensi mahasiswa calon guru kimia pada saat melaksanakan (PPL) berbasis lessson study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PPL berbasis lesson study dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru Kimia. Keefektifan model PPL berbasis  lesson study dapat dilihat dari kompetensi mahasiswa dalam menyusun RPP yang mencapai 75,25% (baik), sedangkan kompetensi mahasiswa calon guru kimia mencapai persentase penilaian sebesar 73,77% (baik).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HIDROLISIS GARAM BERMUATAN KARAKTER BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yotiani, Yotiani; Supardi, Kasmadi Imam; Nuswowati, Murbangun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting diajarkan kepada siswa.Inkuiridapatdijadikansebagaisalahsatupendekatan yang dapatmewadahipengembangankemampuanberpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain one-group pre-test post-test design. Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi (1) pendefinisian (define), (2) perencanaan (design), (3) pengembangan (develop). Subjekimplementasi pada penelitianiniadalahsiswakelas XI SMANegeri 1 Mandor (Kalimantan Barat)tahunpelajaran 2014/2015.Instrumen dalam penelitian ini meliputi: (1) instrumen lembar wawancara guru (analisis kebutuhan); (2) instrumen penilaian/uji ahli terhadap produk bahan ajar yang dikembangkan; (3) instrumen soal tes kemampuan berpikir kritis siswa materi hidrolisis garam; (4) instrumen lembar observasi afektif siswa; (6) instrumen lembar observasi psikomotor siswa; dan (7) instrumen lembar angket respon siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan, serta mendapat respon positif dari siswa.
PENGEMBANGAN MODUL CHEMIRELIGIOUSA TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BERVISI SETS Amrullah, Aziz; Hadisaputo, Subiyanto; Supardi, Kasmadi Imam
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia terintegrasi pendidikan karaker sangat penting dilakukan dalam rangka pencapaian kompetensi inti dan tujuan pendidikan nasional dengan cara mengintegrasikan bahan ajar dengan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia terintegrasi pendidikan karakter bervisi SETS pada kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan yang layak, praktis, dan efektif. Desain yang digunakan adalah define, design, dan development mengacu pada model prosedural 4-D. Data diperoleh dengan menggunakan lembar validasi, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil rata-rata validasi modul pada komponen kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, kegrafikan, nilai karakter, kepraktisan, dan SETS berturut-turut mendapat skor sub kelarutan dan hasil kali kelarutan 34,2 (40); 39,8 (44); 42 (48); 58,4 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,8 (12), sub peramalan kejenuhan dan pengendapan 34,4 (40); 38,8 (44); 42,2 (48); 58 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,2 (12); dan sub pengaruh ion senama dan pH terhadap kelarutan 34,4 (40); 39,6 (44); 42 (48); 58,4 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,4 (12). Penilaian kepraktisan modul untuk keseluruhan subbab memperoleh skor 14,8 (92,5%). Keefektifan modul ditinjau dari ketuntasan klasikal siswa sebesar 88,5% dan uji N-gain sebesar 0,6166 (sedang). Berdasarkan perolehan data hasil penelitian menginterpretasikan bahwa modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan.
PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP MENGGUNAKAN FLASH SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Nugraheni, Didik; Santosa, Nurwachid Budi; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh terhadap meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid di suatu SMAN di Temanggung. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontol. Pengambilan data menggunakan teknik tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rerata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol berdasarkan pada uji satu pihak kanan kedua nilai posttest yaitu dengan thitung sebesar 7,0716 lebih dari tkritis2,00 pada alfa sebesar 5%, df sebesar 58. Hasil analisis pengaruh antar variabel diperoleh besarnya koefisien determinasi adalah 71,53%, berarti bahwa pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berkontribusi meningkatkan hasil belajar kognitif siswa sebesar 71,53%. Penilaian afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan Chemo-Entrepreneurship menggunakan Flash sebagai media Chemo-Edutainment berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar materi pokok sistem koloid

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue