cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA DENGAN METODE PEMBELAJARAN MY REKAN EMPAT Susatyo, Eko Budi; Wahyuningrum, Noor
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran denganmetode “My Rekan Empat” terhadap kreativitas dan hasil pembelajaran kimia siswa kelasXI semester 2 SMA Institut Indonesia tahun pelajaran 2007/2008 pada materi larutan asambasa. Populasi adalah semua siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Institut Indonesia tahunpelajaran 2007/2008 .Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random slampingsehingga didapatkan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelaseksperimen.. Metode pengambilan data dalam penelitian digunakan metode dokumentasi,metode tes, metode observasi dan metode angket. Teknik analisa data yang digunakanadalah teknik uji t. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata N-gain kelas eksperimenlebih baik daripada kelas kontrol yaitu sebesar 0,55 dan 0,44. Pembelajaran kimia denganmetode My Rekan Empat memberikan kontribusi sebesar 8,07% terhadap kreativitas, 10,62%terhadap kemampuan kognitif dan 15,54% terhadap kemampuan psikomotorik. Kata Kunci: hasil belajar kimia, my rekan empat
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERPENDEKAT AN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 1 COMAL Setiawan, A. T.
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS terhadap hasil belajar siswa. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS berpengaruh signitikan terhadap hasil belajar pada materi pokok teori asam basa dengan kontribusi koefisien determinasi sebesar 25%. Selain itu, pembelajaran juga mencapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 37 dari 43 siswa, sehingga pembelajaran tersebut termasuk efektif.This study aimed to determine the effect of two stay two stray cooperative learning with SETS approach on student learning outcomes. Experimental design used in this study is a quasi experimental design. The results showed that two stay two stray cooperative learning with SETS approach have a significant effect on learning outcomes in acid-base theory of the subject matter with the contribution of the determination coefficient of 25%. In addition, the study also achieved mastery learning classical by 37 of the 43 students, so that it includes effective learning.
PEMANFAATAN MODEL PLTL BERBANTUAN LKS BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KIMIA Amelia, Bunga; Widodo, Antonius Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kompetensi kimia dengan model pembelajaran PLTL berbantuan LKS berbasis inkuiri. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA suatu SMA Negeri di Semarang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, yakni kelas XI IPA 1 sebagai eksperimen I dengan perlakuan model pembelajaran PLTL berbantuan LKS berbasis inkuiri, kelas XI IPA 2 sebagai eksperimen II dengan LKS berbasis inkuiri, dan kelas XI IPA 3 sebagai kontrol dengan metode ceramah dan diskusi pada pokok materi buffer dan hidrolisis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kognitif yang signifikan antara kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3. Kelas eksperimen I memiliki peningkatan kompetensi kimia yang paling signifikan dengan rerata hasil belajar sebesar 87,5, sedangkan kelas eksperimen II memiliki rerata hasil belajar 83,43, dan kelas kontrol dengan rerata hasil belajar 77,35. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran menunjukan frekuensi terbanyak pada kolom setuju dan sangat setuju sehingga siswa menyukai model pembelajaran yang digunakan. Simpulan penelitian ini 1) terdapat perbedaan signifikan kompetensi kimia antara kelas eksperimen I, II dan kontrol, 2) peningkatan kompetensi kimia yang signifikan pada kelas eksperimen I, 3) respon siswa terhadap pembelajaran baik. This research aims for knowing chemistry competence’s improving by application of PLTL model with Worksheet based on inquiry. The populations are XI grades natural sciences students of an high school in Semarang. Samples were taken by cluster random sampling and got XI IPA 1 as an experimental class I by application of PLTL model with Worksheet based on Inquiry while XI IPA 2 as an experimental class II by using Worksheet based on Inquiry, and XI IPA 3 as a control group using lecture and discussion on the subject buffer and hydrolysis. Data collecting used some methods as documentations, tests, observation, and questionnaire. Research result shown significant difference on cognitive aspect of XI IPA 1, XI IPA 2, and XI IPA 3. The most significant improvement by 1st experimental class resulted average score 87.5, experimental class II has average score 83,43, and control class has average score 77.35. Students response by application of model show most answer in agree and very agree columns mean students like learning model used. Conclusions are 1) there are significant difference on chemistry competence between experiment I, II and control classes, 2) the most chemistry competence improvement in experimental class I, 3) students responses are good.
ANALISIS KELEMAHAN EKSPLANASI MAHASISWA KAITANNYA DENGAN BUDAYA KERJA DAN PENGEMBANGAN KECERDASAN INTER-INTRAPERSONAL DALAM PERKULIAHAN ELEKTROMETRI Wardani, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to gain an overview of student weakness in explanation of procedures, symptoms observed, and the basic concepts in the lecture of electrometry based laboratory activities associated with the work culture and the development of inter-intrapersonal intelligence. This study used 30 subjects, they are chemistry education students who take courses in analytical chemistry lab instruments. Data were collected through preliminary tests in writing and oral questions during student reported observational data. The mean value for the explanation of the procedure, the symptoms observed, as well as the basic concepts are respectively 60, 61 and 59 (score 100). Practicum that lasts to this day do not give opportunity to develop inter-intrapersonal ability students such as information identification, information elaborating, discussions to develop and evaluate procedures, formulate new concepts and create reports. Therefore it is necessary to built the electrometry lecture-based lab activities that give students the opportunity to develop inter-intrapersonal intelligence which is also associated with the work culture of Java.Keywords: Electrometry, Inter-intrapersonal, Lab Activity, Work Culture
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DAN PERAN AKTIF SISWA MELALUI MODEL PBI DENGAN MEDIA CD INTERAKTIF Wahyuni, Sri; Kristianingrum, Anis
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diketahui bahwa peran aktif siswa kelas XI suatu SMA di Semarang dalam mengikutiproses pembelajaran masih rendah. Siswa kurang termotivasi untuk menjawab pertanyaanyang diberikan oleh guru dan sebagian besar siswa menganggap bahwa kimia merupakanmata pelajaran yang sulit. Permasalahan tersebut menyebabkan hasil belajar kimia kurangmaksimal yang berdampak pada tidak tercapainya ketuntasan belajar secara klasikalmaupun individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajarkimia dan peran aktif siswa dengan model PBI menggunakan media CD interaktif padapokok bahasan termokimia. Subyek penelitian ini adalah kelas XI IPA-3 dengan jumlah 41siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen data tentang kondisiawal siswa diambil dari nilai tes semester I. Pretes dan postes bertujuan untuk mengetahuihasil belajar kognitif. Penilaian peran aktif siswa diperoleh dari pengamatan melalui lembarobservasi, data analisis kuesioner diperoleh melalui lembar kuesioner. Berdasarkan datayang diperoleh, nilai peran aktif siswa secara klasikal mengalami peningkatan. Peningkatanperan aktif siswa juga disertai dengan peningkatan hasil belajar. Hasil belajar kognitif padasiklus I, II dan III berturut-turut adalah 63,4 ;71,0 dan 76,5. Ketuntasan belajar klasikal padasiklus I,II dan III berturut-turut adalah 73,1%, 82,9% dan 95,1%. Penelitian ini meningkatkanhasil belajar dan peran aktif siswa.Kata Kunci: PBI, CD interaktif, hasil belajar
PEMBELAJARANGROUP INVESTIGATIONBERBANTUAN LKS UNTUKMENINGKATKANSIKAP DAN KETERAMPILANBEKERJA ILMIAH Jatmiko, Edy; Lestari, Diyah Ayu; Sudarmin, Sudarmin; Sunarto, Wisnu
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan bekerja ilmiah siswa kelas XI MIA 2 SMA 1 Bae Kudus menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan Lembar Kegiatan Sisiwa (LKS). Penelitian terlaksanadalam tiga siklus.Keberhasilan pembelajaran diukur dengan observasi, tes dan dokumentasi.Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif persentase. Nilai rata-rata klasikal siklus I,II dan III berturut-turut adalah  71,22; 75,09; dan 84,50 sedangkan rasio ketuntasan klasikalnyaadalah 18/32; 20/32; dan 28/32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kognitif siswa mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus III.Rata-rata setiap aspek sikap ilmiah dan keterampilan bekerja ilmiah siswa meningkat dari kriteria rendah pada siklus I menjadi sedang pada siklus II dan tinggi pada siklus III.Selain itu juga sikap ilmiah dan keterampilan bekerja ilmiah siswa dari siklus I hingga III mengalami peningkatan pada setiap aspeknya.Berdasarkan hasil tersebut, dapatdisimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigationberbantuan LKS dapat meningkatkan sikap ilmiah dan keterampilan bekerja ilmiah siswa kelas XI MIA 2 SMA 1 Bae Kudus.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KARTU TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA KELAS XI SMA N 1 TENGARAN Widodo, Antonius Tri; Sunarto, Wisnu; Afiatun, Hasrul
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan dan memberdayakan siswa membuat siswa /ebih aktif dalam proses pembelajaran. Cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembe/ajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media kartu terhadap hasil be/ajar. Penelitian menggunakan populasi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tengaran tahun ajaran 200912010. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Analisis tahap awal menunjukkan bahwa populasi memiliki tingkat homogenitas sama dan data terdistribusi nonnal. Setelah perlakuan, didapatkan rata-rata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kontrol yaitu sebesar 78, 19 dan 69,88. Uji perbedaan rata-rata hasil be/ajar diperoleh thitung (4, 76) > t,abet (1,99), sehingga terdapat perbedaan hasil be/ajar antar kelompok. Uji korelasi diperoleh harga koefisien korelasi biserial (r J sebesar 0, 58 dan nilai SEm *1, 96 = 0, 2683. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga rb (0,58) > SErb *1,96 (0,2683), sehingga korelasi antardua variabel signifikan dan koefisien determinasi sebesar 33, 63%. Kelompok eksperimen mencapai ketuntasan be/ajar klasikal sedangkan kontrol be/um. Pada rata-rata nilai afektif dan psikomotorik, kelompok eksperimen mencapai nilai lebih baik daripada kontrol. Berdasarkan angket pendapat siswa dipero/eh rata-rata siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran ini dan disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media berpengaruh terhadap hasil be/ajar.
PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BERORIENTASI PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP Winarti, Tri; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Practicum based learning with project orientation used learning by doing principle  namely process of learning outcome by doing action so could encourage students to actively study and construct their understanding. The aim of this research is to know the increasing of student’s science process skill and chemistry concept understands. Design of research is posttest only control design and samples were taken with a cluster random sampling technique, obtained the first experimental class XI IPA3, the second experimental 2 class XI IPA4. The means of test result about concept understanding of first experimental class is 85.23 and second experimental class is 78.69. The test results showed t 2.40 bigger than t  2.002 for 57 degrees of freedom and 5% significance level. It has been concluded that the average value of the postest of first experimental class is better than the second experimental class. Student’s process skill analyzed by one-way variants analysis, resulted F 10,91 bigger than F   4,01 and by scheffe methods resulted F 10,90 bigger than F critic  4,01 for practicum 1 and F 48,04  bigger than Fcritic  4,01 and by scheffe methods resulted F 48,15 bigger than F  4,01 for practicum 2. The average of student’s science process skill of first experimental class is better than the second one.Keywords: Concept Understanding, Practicum Based Learning With Project Orientation, Science Process Skills. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MODUL QT-BILINGUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Amalana, Husna; -, Sudarmin; -, Latifah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quantum teaching learning model supported by QT(Quantum Teaching)-bilingual module emphasize optimization all multiple intelligences and learning style of students in learning activities with TANDUR frame. This research aimed to find out the effect of quantum teaching learning model supported by QT-bilingual module to the achievement of X grade students of SMA in Kedungwuni, how much the effect magnitude, and how student response. This research uses true experimental design with X.1 and X.8 classes as reasearch samples which determined by cluster random sampling technique. Data were collected through documentation, test, observation and questionnaire method. The results of hypothesis test analysis showed correlation and determination coefficient are 0.54 and 29.16%. The results of questionnaire stated that the students’ response is very good to quantum teaching learning model assisted by QT-bilingual module. Based on the analysis, it can be concluded that quantum teaching learning model assisted by QT-bilingual module effects on student learning outcomes by achieving the medium level of effect with contribution is 29.16%. Students’ response is very good actually to quantum teaching learning model supported by QT-bilingual module.Keywords: Quantum Teaching, QT-Bilingual Module 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA DASAR I DENGAN METODE PENDEKATAN MODIFICATION OF RECIPROCAL TEACHING Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  dilatarbelakangi    oleh  rendahnya  prestasi  belajar mahasiswa  pada mata  kuliah Kimia Dasar  I. Mahasiswa belum dapat belajar  secara mandiri dan proses pembelajarannya  belum  dapat mengaktifkan mahasiswa. Penelitian  dilakukan  dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang masing-masing terdiri atas  perencanaan,  pelaksanaan  tindakan,  observasi  dan  refl eksi,  data  yang  diperoleh dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif.. Responden adalah mahasiswa program studi Kimia  semester 1 yang aktif mengikuti mata kuliah Kimia Dasar I.indikator keberhasilan yang akan dicapai adalah minimum 85% mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini dapat lulus dan batas nilai ketuntasan  mahasiswa adalah lebih besar dari 70. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penggunaan metode pendekatan Modifi cation of Reciprocal Teaching (MODERAT) dapat meningkatkan hasil belajar matakuliah Kimia Dasar I pada mahasiswa Jurusan kimia semester 1 Tahun akademik 2008/2009. Kata Kunci: hasil belajar, modifi cation of reciprocal teaching

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue