cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE DISKUSI Surbakti, Dita Anggraini; Supartono, Supartono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode diskusi dalam pembelajaran dapat membangkitkan minat, motivasi, dan karakter siswa sehingga metode diskusi dipandang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter siswa yang muncul pada pembelajaran kimia berbasis teknologi informasi menggunakan metode diskusi kompetensi konsep mol siswa SMK. Penelitian dilakukan di suatu SMK swasta di Pati tahun pelajaran 2013/2014.  Populasi penelitian ini siswa kelas X Teknik Mesin Otomotif. Desain yang digunakan yaitu one group design. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh/ sensus karena semua anggota populasi merupakan sampel dan sampel kurang dari 30 orang. Sampel penelitian ini  terdiri dari 22 orang. Metode pengumpulan data adalah observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata skor diskusi dan psikomotorik sebesar 18 dan 13 yang termasuk dalam kategori tinggi. Nilai rata-rata karakter sebesar 21 dengan kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada delapan karakter siswa muncul selama pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan metode diskusi. Enam karakter yang muncul berada dalam kategori baik dan dua karakter dalam kategori cukup. Nilai karakter yang muncul yaitu aktif, bekerjasama, rasa ingin tahu, tanggung jawab, kritis, percaya diri, demokratis, dan terampil.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE CLASS EXPERIMENT (CCE) TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT(TGT) PADA KBK DAN HASIL BELAJAR SISWA Sa'idun, Fajar Mahda Akhmad; Supartono, Supartono; Latifah, Latifah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan pencapaian kompetensi matapelajaran kimia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Cooperative Class Experiment (CCE) tipe Team Games Tournament (TGT) pada KBK dan Hasil Be/ajar siswa SMA topik reaksi redoks. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan menghasikan siswa kelas X8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X7 sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi, tes dalam bentuk pilihan ganda dan essay berupa open-ended questions serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis data tes KBK yaitu pencapaian kelima subindikator KBK pada kelas eksperimen mencapai rata-rata 73, 75% yang berarti siswa dapat mengembangkan KBK dengan kriteria baik, sedangkan kelas kontrol dengan rata-rata 64,68% dalam kriteria KBK cukup. Dari hasil analisis, diperoleh rb 0,51 dengan besarnya kontribusi 26,29%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Model Cooperative Class Experiment (CCE) Tipe Team Games Tournament (TGT) berpengaruh pada KBK dan hasil be/ajar siswa suatu SMA di Semarang pada pokok materi redoks dengan kontribusi sebesar 26,29%.Learning with the conventional method make competency achievement in chemistry subject is still low. This study aimed to determine the effect of Model Cooperative Class Experiment (CCE) type Team Games Tournament (TGT) on CBC and Learning Outcomes on high school students in the topic of redox reactions. Sample determination was using cluster random sampling technique, class X8 grade students is as the experimental class and X7 class is as control class. The method used in data collection is documentation, in the form of multiple choice test and an essay in the form of open-ended questions and observations. The results showed that analysis of CBC data test achieved fifth subindikator CBC in the experimental class gained an average of 73. 75%, which means that students can develop CBC with good criterion, while the control class with an average of 64.68% in the CBC is sufficient criteria. 7he analysis data obtained rb 0.51 with the contribution of 26.29%. The results of this study concluded that the implementation of Cooperative Learning Model Class Experiment (CCE) Study Team Games Tournament (TGT) type have signiffican effect on CBC and student learning outcomes in high school in Semarang on the redox subject with the contribution of 26.29%.
KEEFEKTIFAN INKUIRI TERBIMBING BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Afiyanti, Nur Amalia; Cahyono, Edy; -, Soeprodjo
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the effectiveness of guided inquiry oriented green chemistry for science process skills at XI school grade of SMA in Semarang on 2012/2013 period. The population is normal and homogeneous, so to take two groups of samples using cluster random sampling techniques. Design of this research is posttest only control design. The succes of this research seen from cognitive aspect of student achievement reach KKM. At the final stage of the analysis, the t test used was left-test with t count > t table (1.696). The student achievement for experimental classes obtained t count of 3.860 while the control class 0,914. This suggests that the experimental class has achieved mastery learning, while the control class not yet. The average value of the psychomotor aspects of students in the experimental class was 82.6 which is included in the excellent category and control class was 74 included in good category. In the aspect of Students environmental concern, the average value of the experimental class was 88.65 included in the excellent category and class control was 81.7 included in good category. The conclusion was that the research-oriented guided inquiry of green chemistry proved effectively increase the science process skills.Keywords: Green Chemistry, Guided Inquiry, Science Process Skills
PENGARUH VALIDITAS DAN RELIABILITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER BIDANG STUDI KIMIA TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI Nuswowati, Murbangun; Binadja, Achmad; -, Soeprodjo; Ifada, Khida Efti Nely
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat ex post facto, artinya data dikumpulkan setelah semua peristiwayang diperhatikan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal ulanganakhir semester bidang studi Kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah soal ulangan akhirserta lembar jawaban tes ulangan akhir semester genap dari siswa kelas X-RSBI SMANegeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008. Variabel yang terukur dalam penelitian ini berupavaliditas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, serta tingkat pencapaian kompetensisiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa soal pilihan ganda ulangan akhirsemester bidang studi Kimia kelas X SMA Negeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008 memilikireliabilitas yang tinggi dengan harga r11 = 0,78. Diketahui bahwa dari 35 soal terdapat 30soal valid, memiliki daya beda cukup, tetapi soal ini belum proporsional bila ditinjau darianalisis tingkat kesukarannya. Nilai rata-rata ketuntasan yang dapat dicapai siswa denganmenggunakan alat tes tersebut sebesar 66,14. Berbeda dengan rata-rata yang diperolehdari hasil pengedropan 5 soal tidak valid, yaitu sebesar 69,70. Namun hasil pengedropanini tidak merubah jumlah siswa yang tuntas dalam pencapaian kompetensinya, yaitu dari38 siswa target hanya ada 21 siswa yang tuntas. Kata Kunci: analisis, validitas, reliabilitas, pencapaian kompetensi.
PENGARUH PENGGUNAAN CD PEMBELAJARAN INTERAKTIF PROGRAM MACROMEDIA FLASH MX 2004 SEBAGAI MEDIA CHEMOEDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Rahayu S, Sri Mantini; Mursiti, Sri; Ediristianto, Yuka
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CD interaktif yang dibuat melalui program Macromedia Flash MX 2004 berorientasi Chemo-Edutainment (CET) membantu siswa termotivasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya serta besarnya pengaruh penggunaan CD pembelajaran interaktif program Macromedia Flash MX  2004 sebagai media CET terhadap hasil  belajar kimia. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X semester 1 SMA Negeri I Purbalingga tahun pelajaran 2008/2009 yang bersifat homogen. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling diperoleh dua kelas sampel yaitu kelas X-6 sebagai kelompok eksperimen yang mendapat pembelajaran menggunakan CD pembelajaran interaktif, dan kelas X-4 sebagai kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Berdasarkan hasil  analisis  uji  t  data  hasil belajar  diperoleh harga thitung  sebesar 2,805 dan harga ttabel sebesar 1,99 yang berarti hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa hasil  belajar kognitif kelas eksperimen lebih  baik  daripada  kelas  kontrol. Besarnya  pengaruh  penggunaan CD  pembelajaran interaktif program Macromedia Flash MX 2004 sebagai media CET terhadap hasil belajar kimia sebesar 19,57% dengan kriteria sedang. Berdasarkan angket refl eksi, pembelajaran dengan menggunakan CD pembelajaran interaktif program Macromedia Flash MX 2004 lebih menyenangkan, menghindarkan dari kebosanan, menghibur dan menarik.  Kata kunci : macromedia fl ash mx 2004, chemo-edutainment
LABORATORIUM KIMIA VIRTUAL: ALTERNATIF PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TADRIS KIMIA IAIN WALISONGO SEMARANG Mulyatun, Mulyatun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas penggunaan laboratorium kimia virtual untuk meningkatkan hasil be/ajar mahasiswa kimia. Subjek penelitian ini ada/ah mahasiswa semester I Tadris Kimia IAIN Walisongo Semarang pada tahun akademik 201112012. Jumlah subyek penelitian sebanyak 40 mahasiswa. Ke/as TK-1 A terpilih sebagai kelompok eksperimen (pembelajarannya menggunakan laboratorium kimia virtual), dan kelas TK-1 B terpilih sebagai kelompok kontrol (pembelajarannya tidak menggunakan laboratorium kimia virtual). Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata pre test kelompok eksperimen sebesar 31,4 dan rata-rata nilai post test sebesar 74,4. Nilai rata-rata pre test untuk kelompok kontrol sebesar 31, 6 dan rata-rata nilai post test sebesar 62,2. Perhitungan menggunakan t-test menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Nilai t-tesnya sebesar 4,332 sedangkan t-tabelnya dengan a/fa 5% adalah 2,02 (4,332>2,02). Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil be/ajar yang signifikan antara mahasiswa yang menggunakan laboratorium kimia virtual dengan yang tidak menggunakan laboratorium kimia virtual, sehingga kita dapat mengatakan bahwa penggunaan laboratorium kimia virtual efektif untuk meningkatkan hasil be/ajar mahasiswa kimia.The objectives of this study were to describe the efectiveness of using virtual chemistry laboratory to improve the chemistry students' learning. The subjects of this study were the students at grade I of Tadris Kimia IAIN Walisongo Semarang in the academic year of 2011/2012. The subjects was 40 students. The research uses cluster random sampling technique. Class TK-IA is chosen as experimental class (the students who are taught using virtual chemistry laboratory), and class TK-18 is chosen as control class (the students who are not taught using virtual chemistry laboratory). The result showed that the average score for eksperimental class is 31,4 for the pre test and 74,4 for the post test. While the average for control class is 31,6 for the pre test and 62,2 for the post test. The calculation using the t-test showed the value of the t-test is higher than the value of the t-table.the value oft-test is 4,332 while the value oft-table on alpha 5% is 2,02 (4,332>2,02). It can be concluded that there is a significant difference in student's learning between students who are taught using virtual chemistry laboratory than students who are not taught without it. So, we can conclude that using virtual chemistry laboratory is effective to improve the chemistry students' learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF Rahmawati, Yuli; Haryani, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan keterampilan metakognitif siswa materi larutan penyangga dan hidrolisis di Suatu SMA di Bae Kudus. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas pada kelas XI IPA 2 sebanyak 30 siswa. Penelitian tindakan kelas terdiri atas siklus I dengan materi larutan penyangga dan siklus II dengan materi hidrolisis. Metode pengumpulan data berupa tes kognitif berbentuk uraian, lembar pengamatan, dokumentasi dan angket. Keterampilan metakognitif diukur melalui tes kognitif berbentuk uraian dengan penilaian acuan kriteria yang dimodifikasi dari standard grade arrangement in science. Lembar pengamatan meliputi aspek afektif, psikomotorik, presentasi serta tugas proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 19 dari 30 siswa keterampilan metakognitif meningkat. Pengamatan afektif, psikomotorik serta presentasi siswa dengan kriteria sangat tinggi meningkat menjadi lebih dari 8 siswa dan 30 siswa berhasil mengerjakan proyek. Hasil angket menunjukkan respon siswa sangat tinggi dengan jumlah respon antara 91–117. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran berbasis proyek materi larutan penyangga dan hidrolisis meningkatkan keterampilan metakognitif siswa Suatu SMA di Bae Kudus. The purpose of this research is to know the application of project based learning to improve students’ metacognitive skill in teaching the material of buffer and hydrolysis at SMA Negeri in Bae Kudus. The research used is a classroom action research towards students of grade XI IPA 2 as many as 30 students. This action research consisted of two cycles. The first was cycle I; the teacher taught buffer and the second was cycle II; the teacher taught hydrolysis. The methods of collecting the data were in essay cognitive form, observation checklist, documentation and questionnaire. Metacognitive skill is measured by essay cognitive form test by using Criterion-Referenced Test which modified from standard grade arrangement in science. The observation checklist consisted of affective, psychomotor, presentation and project tasks aspect. The result that 19 of 30 students increased their metacognitive skill. The observation of effective, psychomotor, and presentation by high criterion greater than 8 students increased and 30 students were successfully working the project. The result of the questionnaire showed that the students’ responses were very high with a number of 91-117. The conclusion of this research is the application of project based learning in material of buffer and hydrolysis increase the students’ metacognitive skill of Suatu SMA di Bae Kudus.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP PADA PRAKTIKUM KIMIA FISIKA Wahyuni, Sri; Widiarti, Nuni
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tema pembelajaran berbasis masalah berorientasichemo-entrepreneurship (CEP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan hasilbelajar Praktikum Kimia Fisika. Metode penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan evaluasi, refl eksi tindakan, dan analisis data. Mahasiswa pesertamatakuliah Praktikum Kimia Fisika dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiriatas 3-4 orang. Pertama dilakukan pretest untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa.Selanjutnya mahasiswa diberi Lembar Masalah untuk didiskusikan sebelum melakukanpraktikum. Pada saat praktikum, mahasiswa merumuskan jawaban dari masalah berdasarkanpengamatan dengan dibantu pengarahan dari dosen. Dosen juga memberikan pengarahantentang jiwa kewirausahaan yang terkait dengan bidang kimia dengan tujuan memberikantambahan wawasan kepada mahasiswa agar memiliki nilai tambah pada kompetensinya.Aktivitas mahasiswa diamati dan dicatat dalam lembar observasi. Mahasiswa memberikansolusi lengkap pada saat mengumpulkan laporan praktikum. Langkah ini diulang untuk materipraktikum berikutnya sampai akhir semester. Pada akhir semester dilakukan postes untukmengetahui tingkat pemahaman dan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil analisisdata dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas belajarmahasiswa dan secara kuantitatif hasil belajar mahasiswa menunjukkan peningkatan dari65 menjadi 81,2 dan ketuntasan belajar juga meningkat dari 34% menjadi 100%.Kata kunci:pembelajaran berbasis masalah, chemo-entrepreneurship
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP DAN PENGGUNAAN GAME SIMULATION SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, KREATIVITAS, DAN LIFE SKILL Mursiti, Sri; Wahyukaeni, Titi; -, Sudarmin
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada matakuliah Kimia Organik Bahan Alam, dosen diharapkan dapat melaksanakanpembelajaran kimia dengan pendekatan CEP (Chemo-entrepreneurship) dengan penggunaangame simulation sebagai media CET (Chemo-edutainment) untuk meningkatkan hasil belajar,kreativitas, dan life skill mahasiswa dalam proses belajar mengajar, dan memberikan bekalserta contoh kepada mahasiswa kemudian mahasiswa mengimplementasikannya di sekolahlatihan pada saat praktek pengalaman lapangan (PPL). Penelitian dilakukan di JurusanKimia FMIPA UNNES. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa semester 6 yang sedangmenempuh matakuliah Kimia Organik Bhan Alam sebanyak 40 orang. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkanmahasiswa yang memperoleh nilai post test e” 65 sebesar 87,5% pada siklus I dan 100%pada siklus II. Tolok ukur keberhasilan penelitian adalah sekurang-kurangnya 75% mahasiswamemperoleh nilai e” 65 pada siklus I dan 85% pada siklus II sehingga penelitian tindakan kelasini dikatakan berhasil. Tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan pendekatanCEP dan media CET sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil kuesioner yang memperolehskor 1254 terdapat pada range skor 961 - 1282 dengan kriteria setuju. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan CEP danpenggunaan game simulation sebagai media CET sangat efektif untuk meningkatkan hasilbelajar, kreativitas, dan life skill mahasiswa.Kata Kunci: game simulation, chemo-edutainment, life skill 
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA TERHADAP MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp) DENGAN MENGGUNAKAN TWO-TIER DIAGNOSTIC INSTRUMENT Viyandari, A.; Priatmoko, S.; Latifah, Latifah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi yang dialami siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp), mengetahui persentase terjadinya miskonsepsi siswa, dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, didapat persentase kesulitan siswa untuk masing-masing konsep pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan sebagai berikut: konsep kelarutan 21, 79%, konsep has ii kali kelarutan 17, 70%, konsep pengaruh ion senama terhadap kelarutan 39,81 %, konsep pengaruh pH terhadap kelarutan 23,85%, serta konsep reaksi pengendapan 14,48%.This study aims to investigate the students' misconceptions on the material solubility and solubility product (Ksp), determine the percentage of the student misconceptions, and determine the factors that cause it. This research was conducted with descriptive methods. Based on the analysis of the survey data, the percentage obtained difficulty for each student in the material concept of solubility and solubility product as follows: 21.79% solubility concept, the concept of solubility product of 17.70%, its namesake concept ion effect on solubility 39.81 %, the concept of the effect of pH on the solubility of 23.85%, and 14.48% precipitation reaction concept.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue