cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Masalah untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Materi Laju Reaksi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.30935

Abstract

Peserta didik penting dilatih keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah dan mudah beradaptasi pada kehidupan di masa depan. Rendahnya tingkat berpikir kritis peserta didik Indonesia berdasarkan data Programme for International Student Assesment 2018 membuat keterampilan berpikir kritis perlu dilatihkan. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dapat melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penggunaan LKPD elektronik dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran daring. LKPD dapat dikombinasikan dengan model pembelajaran seperti pembelajaran berbasis masalah. Pemilihan materi laju reaksi karena bersifat abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik LKPD elektronik berbasis masalah untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi laju reaksi dalam kategori valid dan praktis. Research and Development digunakan sebagai metode penelitian dengan desain penelitian Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate. Hasil penelitian LKPD elektronik memiliki karakteristik dengan berbentuk elektronik, menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, dan memiliki soal dengan indikator keterampilan berpikir kritis. LKPD memiliki kategori sangat valid, praktis saat uji coba skala kecil dan sangat praktis saat uji coba skala besar.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital pada Materi Ikatan Kimia untuk Siswa Kelas X IPA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.32351

Abstract

Media pembelajaran menjadi salah satu strategi peningkatan kualitas suatu pendidikan. Penggunaan teknologi dalam pembentukan media pembelajaran diyakini dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran yang memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran komik digital dapat dijadikan sebagai solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis komik digital yang diakses secara online melalui flipbook pada materi ikatan kimia serta mengetahui respon siswa mengenai media pembelajaran berbasis komik digital yang dikembangkan. Proses pengembangan menggunakan model TSRD (Three Stages Research Development) yang terdiri dari: (1) planning (pra pengembangan), (2) Development (pengembangan), (3) post development (pasca pengembangan). Penelitian ini menggunakan instrumen yang meliputi analisa kebutuhan, lembar validasi storyboard, lembar validasi prototype komik digital, dan angket respon siswa.  Hasil penelitian berupa respon siswa diperoleh 85% pada aspek kelayakan isi dengan kriteria sangat baik, 86% pada aspek penyajian dengan kriteria sangat baik, 85% pada aspek kebahasaan dengan kriteria sangat baik, dan 84% pada aspek kegrafikan dengan kriteria sangat baik.
Pengembangan Media Virtual Lab sebagai Alternatif Praktikum Kimia dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.32646

Abstract

Pandemi Covid 19 menuntut pendidik Kimia untuk membuat alternatif dan inovasi pembelajaran dalam praktikum kimia yang dapat diakses melalui pembelajaran daring dan jarak jauh. Salah satunya dengan  Media Virtual Lab. Media ini dikembangkan dan diteliti kualitasnya melalui penelitian pengembangan (Research and Development) mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall secara terbatas. Adobe animate CC dipilih sebagai program untuk merancang Media Virtual Lab agar media yang dihasilkan lebih menarik dan dapat diakses menggunakan komputer ataupun telepon pintar. Media Virtual Lab hasil pengembangan ditinjau oleh dosen pembimbing, diberi masukan dan saran oleh tiga peer reviewer kemudian divalidasi oleh satu ahli materi dan satu ahli media untuk kemudian dinilai oleh tiga pendidik Kimia SMA/MA. Produk ini juga direspon oleh sepuluh peserta didik kelas XII MIPA. Data diambil dengan lembar angket skala Likert untuk menilai kualitas produk dan lembar angket skala Guttman untuk mengumpulkan respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan Media Virtual Lab memiliki kategori sangat baik dengan persertase penilaian sebesar 90,62%; 95,83%; dan 92,92% oleh ahli materi, ahli media, dan reviewer secara berturut-turut. Peserta didik sebagai pengguna media merespon positif dengan adanya Media Virtual Lab berbasis Adobe Animate CC ini.
Penyusunan Bahan Ajar SMK Terintegrasi Konteks Kejuruan pada Pembelajaran Kimia
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.31633

Abstract

Didasarkan   penelitian terdahulu diperoleh fakta bahwa rendahnya  input siswa, kualitas pembelajaran, dan dukungan dalam pembelajaran seperti belum tersedia bahan ajar yang memadai menjadi faktor penyebab rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk  mengembangkan bahan ajar  kimia SMK  terintegrasi konteks kejuruan  untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Model pengembangan bahan ajar mengadopsi model 4D dariBorg Gall. Penyusunan  bahan ajar didasarkan studi pustaka dan pertimbangan rasional untuk  merancang  perencanaan pembelajaran dalam  bentuk bahan ajar dan LKPD, serta  asesmen untuk mengukur HOTS. Data penelitian diperoleh pada tahap pengembangan yang dilakukan melalui validasi ahli, dilanjutkan penerapannya melalui uji coba di sekolah untuk mengkaji peningkatan terhadap keterampilan berpikir kritis.  Beberapa catatan dari validator telah diperbaiki, selanjutnya dilakukan uji coba skala kecil, ada perbaikan selanjutnya diujicoba skala besar sekaligus uji penerapan terhadap peningkatan berpikir kritis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa N-gain untuk jurusan otomotif adalah 0,57 dengan kategori sedang, dan untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan sebesar 0,56 keduanya dalam kategori sedang. Tiga buah bahan ajar yang telah tervalidasi hasil penelitian adalah: 1) bahan ajar materi asam-basa dari tim peneliti yang telah tervalidasi keberkaitannya dengan aspek konteks kejuruan dan aspek religius, 2) Dua buah Tesis dengan bahan ajar untuk program keahlian Teknik Otomotif dan Teknik Komputer Jaringan. Kedua bahan ajar telah teruji keefektifannya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Analisis Instrumen Tes Menggunakan Rasch Model dan Software SPSS 22.0
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.30530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan validitas dan reliabilitas instrumen tes menggunakan Rasch model dan software SPSS 22.0. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, yang di ujicobakan kepada 40 mahasiswa Universitas Negeri Medan yang berjumlah 40 butir soal dengan 5 opsi (a, b, c, d, dan e). Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis melalui pendekatan teori tes klasik menggunakan bantuan program model Rasch dengan softwareWinsteps dan SPSS versi 22.0. Hasil penelitian menggunakan SPSS 22.0 dan Rasch model memiliki keakuratan validitas yang baik yang menunjukkan taraf perbedaan hasil yang kecil pada hasil validitas butir soal. Berdasarkan analisis SPSS 22.0 diperoleh 20 item yang valid dan 20 item yang tidak valid. Sedangkan menggunakan Rasch model dengan bantuan software Winstep diperoleh 17 item yang valid dan 23 item tidak valid. Berdasarkan keakuratan data, analisis validasi menggunakan Rasch model dengan bantuan software Winstep lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan program SPSS 22.0. Faktor yang membedakan hasil reliabilitas SPSS 22.0 dan Rasch model dengan bantuan dari hasil uji validasi. Sehingga, uji reliabilitas menggunakan SPSS 22.0 tingkat reliabilitasnya 0,828 (kategori tinggi) dan Rasch model yang diperoleh 0,69 (kategori cukup).
Pengembangan Perangkat Proyek Keamanan Pangan Berbasis Etnosains Lombok
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.32870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat proyek keamanan pangan berbasis etnosains Lombok untuk perkuliahan kimia pangan. Proyek keamanan pangan menggunakan pendekatan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan yang terdiri atas 3 tahap yaitu analisis kebutuhan, pengembangan, dan validasi model. Terdapat 5 aspek yang divalidasi yaitu: a) kesesuaian antara tujuan proyek dengan capaian pembelajaran kimia bahan makanan, b) langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek tergambar jelas dalam aktivitas proyek, c) topik proyek berkaitan dengan pangan Lombok, d) bahasa perangkat proyek dapat dipahami dengan mudah, dan e) rubrik penilaian dapat dipahami. Dua orang ahli dalam bidang kimia pangan memvalidasi perangkat proyek keamanan pangan. Hasil validasi menyatakan semua aspek telah sesuai dan layak digunakan dengan beberapa perbaikan. Perbaikan dilakukan berdasarkan masukan dari para validator sehingga dihasilkan perangkat proyek keamanan pangan yang siap untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Medley Melayu pada Materi Minyak Bumi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.31849

Abstract

Pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat COVID-19 dilakukan secara online memerlukan perangkat pendukung teknologi, media pembelajaran interaktif medley melayu dapat digunakan dalam pembelajaran salah satu wujud pengintegrasian budaya dalam bidang pendidikan. Media pembelajaran interaktif dikembangkan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Pada penelitian ini dikembangkan media pembelajaran interaktif medley melayu pada materi minyak bumi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development dengan model penelitian Hannafin dan Peck yang terdiri dari tahap penilaian kebutuhan, tahap desain serta tahap pengembangan dan implementasi. Sumber data dari penelitian ini berasal dari dua orang dosen, seorang guru dan 50 peserta didik SMA Negeri 2 Tanjungpinang. Hasil validasi media dan materi pada media pembelajaran interaktif medley melayu pada materi minyak bumi diperoleh hasil 72,2% dengan kategori valid dan 89,28% dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas media pembelajaran interaktif medley melayu pada materi minyak bumi terhadap guru dan peserta didik diperoleh 81,25% dan 79,79% dengan kriteria praktis. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif medley melayu pada materi minyak bumi layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada Materi Asam-Basa untuk Kelas XI SMA/MA Sederajat
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i2.32879

Abstract

Di era globalisasi dan tuntutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurut survei PISA tahun 2019, Indonesia berada pada peringkat 72 dari 77 negara dan kurikulum 2013 menuntut peserta didik untuk mengerjakan soal-soal kimia berpikir tingkat tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kimia di SMAN 1 Pekanbaru, MAN 1 Pekanbaru, dan SMAN 14 Pekanbaru diperoleh informasi bahwa dalam penyusunan soal HOTS memliki kendala yaitu kurangnya keterampilan guru. Analisis instrument test diperoleh informasi bahwa soal ulangan asam basa masih pada level kognitif C1-C3. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal HOTS materi asam basa, menentukan karakteristik alat ukur soal HOTS yaitu reliabel dan daya pembeda, dan mengetahui respon pengguna. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RD). Model pengembangan pada penelitian ini adalah plomp. Prosedur pengembangan produk melalui empat tahap yakni investigasi awal, design, konstruksi/relasasi,dan validasi, ujicoba, dan revisi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hasil validasi sangat valid (90,7%) berdasarkan aspek materi, konstruksi, HOTS, dan bahasa. Penilaian uji coba kepada pengguna, terdiri dari 3 orang guru kimia, 3 orang mahasiswa baru pendidikan kimia (akt.2021), dan 30 siswa kelas XII. Respon guru sangat setuju dan uji satu-satu sangat baik. Reliabilitas per butir soal sangat tinggi dan soal dapat diterima.
Pengaruh Konsep Diri dan Kreativitas Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa dengan Menerapkan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Termokimia
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.33925

Abstract

The aims of this study were (1) to determine the effectiveness of the application of a contextual approach to the subject matter of thermochemistry onstudent achievement in the odd semester students of class XI Science at Warta-Bakti High School Kefamenanu. (2) Knowing whether or not there is a relations between, self-concept and student creativity onstudent achievement by applying a contextual approach, to the subject matter of thermochemistry in class XI IPA SMA Warta-Bakti Kefamenanu. (3) Determine whether there is an influence of self-concept and student creativity onstudent achievement on the subject matter of thermochemistry. The variables in this study consisted of two independent variables, namely self-concept and student creativity and the dependent variable, namely student achievement. The analytical method used in this research is descriptive analysis and statistical analysis. From the data analysis obtained: (1). completeness of affective learning outcomes of 87%, completeness of cognitive learning outcomes of 85.11%, completeness of psychomotor learning outcomes on average of 87.70% and completeness of learning outcomes as a whole is said to be complete with a percentage of 86.12 %. C. Students' self concept and creativity are said to be very good, with an average of 86.85% and 86.14%, respectively. (2) Based on the calculation obtained Rxy = 0.8, the large contribution of variable X to variable Y is 64% and Ttable = 3.59, because Tcount ≥ Ttable is 9.64 3.59 then Ha is accepted and, Ho is rejected, which means, there is a relations between self-concept and student creativity on student achievement by applying a contextual approach, (3) There is an influence of self-concept and student creativity on student achievement by applying a contextual approach where, Fcount ≥ Ftable, which is 15.11≥3.59 at dk = 2 and dk = 20 at a significant level of 5%, then Ho is rejected and Ha is accepted.Keywords: Self-Concept, Creativity, Student Achievement, Contextual Approach.
Development of TAPUBA Puzzle as an Independent Learning Medium for the Periodic System of Elements
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.35560

Abstract

The material for the periodic system of elements is a chemical material that should be studied independently. However, the lack of media that supports this is a problem. This study aims to develop the TAPUBA puzzle as an independent chemistry learning medium for the periodic table of elements for high school students. This study aims to develop the TAPUBA puzzle as an independent learning media to learn the periodic table. The research used Research and Development (RD) methods. The stages were as follows, analysis, development process, product validation, and assessment stage. Prior to assessment by four chemistry teachers and ten high school students class X science and mathematics program, the TAPUBA puzzle was validated by media and concept experts. The instruments used were validated by an instrument expert. The validation results by media experts and concept experts show that the media is valid in terms of the performance of the media and the material of the periodic system of elements. Teachers’ and students’ assessments showed that the media perform 89,06% and 95,00% in the very good category. The results show that this media is suitable for use in the chemical learning process of the material on the periodic system of elements. 

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue