cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
Pengembangan e-LKPD Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Reaksi Redoks
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.37598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis discovery learning, mengetahui tingkat kelayakan, respon peserta didik, dan tingkat pemahaman konsep. Pengembangan e-LKPD berbasis discovery learning menggunakan model 4D (define, design, development, dan disseminate) yang dibatasi sampai tahap ke 3 yaitu tahap pengembangan (development). Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Kota Bengkulu dengan populasi seluruh peserta didik kelas X IPA tahun ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel dengan teknik puprosive sampling yang dipilih langsung oleh guru kimia dengan peserta didik yang memiliki kemampuan heterogen, sehingga sampel pada penelitian ini yaitu 12 peserta didik kelas X IPA 5 untuk uji coba kelompok kecil dan 35 peserta didik kelas X IPA 4 untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar wawancara, angket kebutuhan peserta didik, lembar observasi, lembar validasi materi, lembar validasi media, lembar validasi instrumen tes, angket respon peserta didik, dan lembar tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-LKPD dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, dengan uraian sebagai berikut (1) tingkat kelayakan e-LKPD pada aspek materi memperoleh persentase sebesar 83,91% yang termasuk dalam kategori sangat valid, dan aspek media memperoleh persentase sebesar 91,17% yang termasuk dalam kategori sangat valid, (2) hasil respon peserta didik yaitu sebesar 86,66% yang termasuk dalam kategori sangat menarik, (3) tingkat pemahaman konsep peserta didik pada materi reaksi redoks setelah menggunakan e-LKPD berbasis discovery learning berada pada tingkat sedang dilihat dari hasil N-Gain skor rata-rata sebesar 0,65.
Analisis Miskonsepsi Siswa Berbantuan Certainty of Response Index (CRI) pada Materi Pembelajaran Laju dan Orde reaksi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.34946

Abstract

Misconceptions show because there is a concept that is not in accordance with the actual concept. The purpose of this study is to find out the misconceptions experienced by class XI students in the material rate and order of reaction with certainty of response index (CRI). Then to be able to find out the cause of the misconception in class XI students in understanding the concept of rate and order of reaction by using the Certainty of Response Index (CRI) method. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. This research was conducted at SMA Negeri 1 Lempuing class XI of the 2020/2021 school year at the OIC lempuing. Instruments used test sheets, student questionnaires and interview sheets. The results of the analysis of research data showed that there are learners who understand 15%, misconception level 1 in learners with a percentage of 56%, misconceptions of level 2 with a percentage of 4%. While students who do not understand get a percentage of 35%. Aspects of the causes of the misconception of learners are the factors of learners themselves, factors in the use of learning methods and textbook factors that there are many errors.
Analisis Kemampuan Metakognisi Peserta Didik pada Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis PjBL Materi Elektrolit dan Nonelektrolit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.32223

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penggunaan LKPD berbasis PjBL terhadap kemampuan metakognisi peserta didik dalam bahan kimia larutan elektrolit dan nonelektrolit. Sebuah desain pretest-posttest satu kelompok (one-group pretest-posttest design) digunakan dalam penyelidikan eksperimental penelitian ini. Wawancara, tes, angket, dan dokumentasi semuanya digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil Penerapan Kerja Peserta Didik berbasis project based learning diperoleh data berupa nilai pretest dan postest yang diuji menggunakan uji t test berpasangan dan uji n-gain. Hasil uji t test diperoleh sig. 0,011 0,05. Hasil uji n-gain diperoleh nilai n-gain 0,4533 atau 45,33 % pada kategori sedang.Hasil kedua uji menunjukkan telah terjadi peningkatan kemampuan metakognisi peserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis PjBL. Hasil analisis angket tanggapan peserta didik menyatakan 32,38% sangat setuju, 61,90% setuju, 3,33% kurang setuju, dan 2,38% tidak setuju pada penggunaan LKPD berbasis PjBL. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan dengan adanya penggunaan LKPD berbasis PjBL berpengaruh terhadap kemampuan metakognisi peserta didik pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Pengembangan E-Modul Kimia Interaktif Berbasis Pendekatan Saintifik Menggunakan Liveworksheets pada Materi Laju Reaksi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.32932

Abstract

Liveworksheets on the Reaction Rate Material. The resulting interactive chemistry e-module has several advantages, namely learning becomes more interesting, easy to access anywhere by using the Internet smartphone and laptops, as innovative teaching materials during the pandemic, the assessment of student work is automatically corrected on the e-module, and there is a feedback page that provides user security in accessing the e-module. This type of research is a development research (RD) using the ADDIE model. The ADDIE development model is divided into 5 phases, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. This research was carried out until the small-scale implementation stage, namely the limited trial stage. The assessment to test the e-module validation results involved three expert validators consisting of two material expert validators and one media expert validator, while the trial phase involved three teacher respondents and 20 student respondents from SMA Negeri 1 Tanah Merah and MAN 2 Indragiri Hilir. Obtaining average results from e-module validation on aspects of material substance, learning design, display, and utilization software of 97.70% with a very valid category. The average result obtained from the user's response to the attractiveness and practicality aspects is 94.85% with a very good category. The conclusion of the research conducted is an interactive chemistry e-module based on a scientific approach using liveworksheets the reaction rate material that has been developed is very valid based on aspects of material substance, learning design, display and utilization software as well as practical by teachers and interesting by students when used in chemistry learning. Key words: E-Modules, Liveworksheets, Reaction Rates, Scientific Approach.Abstrak             Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-Modul Kimia Interaktif Berbasis Pendekatan Saintifik Menggunakan Liveworksheets pada Materi Laju Reaksi. E-Modul kimia interaktif yang dihasilkan memiliki beberapa kelebihan yakni pembelajaran menjadi lebih menarik, mudah diakses dimana saja dengan menggunakan smartphone maupun laptop, sebagai bahan ajar yang inovatif dimasa pandemi, penilaian hasil kerja peserta didik terkoreksi otomatis pada e-modul, serta terdapat laman umpan balik yang memberikan keamanan pengguna dalam mengakses e-modul. Jenis Penelitian ini ialah penelitian pengembangan (RD) dengan menggunakan model ADDIE. Model pengembangan ADDIE terbagi menjadi 5 fase, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan sampai tahap implementasi skala kecil yaitu tahap uji coba terbatas. Penilaian untuk menguji hasil validasi e-modul melibatkan tiga validator ahli yang terdiri dari dua validator ahli materi dan satu validator ahli media, sedangkan tahap uji coba melibatkan tiga responden guru dan 20 responden peserta didik dari SMA Negeri 1 Tanah Merah dan MAN 2 Indragiri Hilir. Perolehan hasil rata-rata dari validasi e-modul pada aspek substansi materi, desain pembelajaran, tampilan, dan pemanfaatan software sebesar 97.70% dengan kategori sangat valid. Perolehan hasil rata-rata dari respon pengguna pada aspek kemenarikan dan kepraktisan adalah 94.85% dengan kategori sangat baik. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah e-modul kimia interaktif berbasis pendekatan saintifik menggunakan liveworksheets pada materi laju reaksi yang telah dikembangkan sangat valid berdasarkan aspek subtansi materi, desain pembelajaran, tampilan dan pemanfaatan software serta praktis oleh guru dan menarik oleh peserta didik saat digunakan dalam pembelajaran kimia. Kata kunci: E-Modul, Laju Reaksi, Liveworksheets, Pendekatan Saintifik.
Pengembangan Modul Materi Ikatan Kimia Berbasis Guided Inquiry
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.34845

Abstract

Bonding is an abstract material and has a high level of difficulty. Most students have difficulty in determining the Lewis structure and valence electrons so that facilities are needed that support the learning process and are in accordance with the curriculum that emphasizes guided inquiry learning. The implementation of a learning can be supported by the existence of relevant learning facilities. One of the learning tools that can be used is teaching materials in the form of modules. Research and development aims to determine the feasibility and to investigate the response of students to chemistry learning modules based guided inquiry on chemical bonding material class X. This study uses the Research and Development (RD). Based on the validation of the results obtained material experts 85.26%, media expert results obtained 92.00% with products developed thus expressed very worthy to use. After validation of the product to expert lecturers and chemistry teachers, the product was tested on a small scale to 17 students. The students' responses were obtained with a percentage of 84.14% stated in the very feasible criteria, thus the module developed in the small-scale trial was included in the criteria very suitable for use in the learning process.
Tanggapan Peserta Didik Terhadap Model Pembelajaran Daring dan Luring Selama Masa Pemulihan Pembelajaran
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.37542

Abstract

Adanya berbagai perubahan kebijakan bidang Pendidikan seiring perkembangan wabah covid-19, satuan pendidikan harus menyesuaikan diri dalam melaksanakan proses pembelajaran bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan peserta didik terhadap moda pembelajaran yang cocok untuk berbagai proses pembelajaran yang pernah dilaksanakan pada mata pelajaran kimia. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode survei. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada survei ini berkaitan dengan pendapat peserta didik tentang moda pembelajaran yang sesuai untuk masing-masing proses pembelajaran. Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa ada proses pembelajaran yang dianggap cocok menggunakan moda daring dan ada juga yang dianggap cocok menggunakan moda luring. Proses pembelajaran yang dianggap cocok menggunakan moda daring adalah penilaian atau pengumpulan tugas, sedangkan yang dianggap cocok menggunakan moda luring diskusi atau penjelasan materi pembelajaran, serta pembelajaran eksperimen. Adapun untuk pembagian bahan ajar, lembar kerja, dan penugasan; peserta didik yang memilih daring dan luring jumlahnya hampir sama.
Analisis Miskonsepsi Kimia dan Instrumen Diagnosisnya: Literatur Review
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.34245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend penelitian miskonsepsi kimia peserta didik pada tingkat SMA dan instrumen diagnosisnya. Metode penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh, dari 20 artikel yang diseleksi pada basis data Eric, Scopus, Google Schoolar, Crosccef yang terindikasi dari tahun 2015 hingga 2021. Artikel yang dipilih memiliki kesamaan topik terhadap analisis miskonsepsi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa publikasi artikel miskonsepsi peserta didik di tingkat SMA enam tahun terakhir mengalami penurunan miskonsepsi, dan ditemukan lagi miskonsepsi yang lain, yang berarti penelitian miskonsepsi masih menjadi fokus penelitian saat ini dan masalah miskonsepsi kimia masih sering terjadi pada peserta didik SMA. Penyebab miskonsepsi kimia pada peserta didik mayoritas terjadi karena faktor internal berupa ketidaksesuaian prakonsepsi peserta didik dengan konsep ilmuwan. Pengembangan instrumen diagnostik yang digunakan tes Two-Tier, tes Three-Tier, tes Four-Tier, tes Five-Tier, Kuesioner dan soal pilihan ganda bersifat open –ended Jager, dan Essay Diagnostic Test of Chemistry merupakan metode untuk mendeteksi miskonsepsi kimia yang sering dikembangkan dalam penelitian. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa tidak ada perbedaan hasil tentang instrumen yang digunakan dan miskonsepsi yang ditemukan antar lintas negara
Pengembangan Konten Pembelajaran Berbasis Canva pada Pokok Bahasan Asam-Basa
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i1.36674

Abstract

The use of technology in education has been widely used in the development of media and learning content. One application that can support the learning process is Canva. The purpose of this research is to describe the use of Canva media in creating innovative and creative digital-based learning content on acid-base topics using applications. The research method uses a descriptive qualitative approach and literature study as a result of utilizing existing features in Canva-based applications with the IDI (Instructional Development Institute) model. The result of this research is the creation of learning content with the subject of acid and base which is interactive and easy to understand by students. The conclusion is that teachers can take advantage of the features available in the Canva application to improve learning content so that learning activities are more interactive.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Green Chemistry Pada Materi Koloid
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i2.39961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat validitas serta respon peserta didik pada pengembangan e-LKPD interaktif berbasis green chemistry pada materi koloid.  Penelitian ini  bertempat pada SMA Negri 2 Pujud. Bentuk penelitian adalah penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap pengembangan diantaranya analyze, design, development, implementation, dan  evaluation.  Namun pada penelitian ini hanya dibatasi hingga tahapan  Development. Hasil penelitian didapatkan bahwa  e-LKPD yang di kembangkan memiliki nilai validitas dari ahli media sebesar 0,91 dan validitas ahli materi sebesar 0,85 kedua nya berada pada  kategori valid. Hasil pengambilan respon peserta didik dihasilkan kualitas dari e-LKPD yang di kembangkan sebesar 92% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dinyatakan dapat membantu siswa dalam pembelajaran
Analisis Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Ar-Raniry dalam Mengintegrasikan Ilmu Kimia dengan Al-Qur’an dan Hadist
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 17, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v17i2.37808

Abstract

Integrasi merupakan proses menghubungkan dua subjek ilmu. Integrasi memiliki konsep yang dimulai dari pemikiran, keyakinan dan pemahaman. Integrasi dilakukan untuk menggabungkan bidang-bidang ilmu seperti ilmu kimia dengan Al-Qur’an dan Hadist. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa pendidikan kimia UIN Ar-Raniry dalam mengintegrasikan ilmu kimia dengan Al-Qur’an dan Hadist. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini sebesar 35 mahasiswa. Sampel adalah mahasiswa pendidikan kimia angkatan 2019 yang sudah menyelesaikan mata kuliah Dasar-Dasar Sains Islam. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuesioner berskala likert kepada responden dengan mengisi pernyataan yang tersedia melalui google form dan link yang diberikan kepada Mahasiswa sebagai responden. Penelitian dilaksanakan di prodi pendidikan kimia FTK UIN Ar-Raniry. Kemampuan mahasiswa pendidikan kimia dalam mengintegrasikan ilmu kimia dengan Al-Qur’an dan Hadist memperoleh data dengan persentase sebanyak 70,2 % mahasiswa yang mampu mengintegrasikan kajian ikatan kimia, 75,6% mampu pada kajian enzim, 75,8 % mampu pada kajian kekuatan besi, 80% mampu dalam kajian air dan 76% mampu pada kajian wujud zat. Hasil persentase yang telah diperoleh pada setiap materi dalam mata kuliah Dasar-Dasar Sains Islam dapat diketahui bahwa kemampuan mahasiswa lebih mampu dalam mengintegrasikan kajian air dengan Al-Qur’an dan Hadist. Secara keseluruhan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu kimia diperoleh rata-rata persentase sebanyak 75,52 %, dengan demikian kemampuan mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam kriteria yang baik.Kata Kunci: IntegrasiKemampuan MahasiswaAl-QuranHadistIlmu Kimia

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue