cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK N 4 KENDAL PADA KOMPETENSI DASAR KOPLING DAN TRANSMISI MANUAL
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi begitu pesat, akan tetapi banyak masyarakat belum bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal, tidak terkecuali pelajar SMK. Kurangnya media pembelajaran yang kreatif dan inovatif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan penggunaan media pembelajaran e-modul berbasis discovery learning pada kompetensi dasar kopling dan transmisi manual serta mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI jurusan TKR SMK Negeri 4 Kendal setelah menggunakan e-modul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan model Four D. Model Four D memiliki empat tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Desain  penelitian  menggunakan  Pre  Experimental  Design  dengan  model  eksperimental  one  group  pretest  posttest  design.  Jenis  data  yang  dihasilkan  adalah  data  kuantitatif. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan uji N-Gain. Hasil analisis menunjukan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan skor perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 17,57 sedangkan untuk ttabel sebesar 2,04. Uji N-Gain diperoleh rata-rata sebesar 0,54 dengan kriteia peningkatan hasil belajar sedang.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain model tutor sebaya pada kompetensi mengidentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin, serta membuktikan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam hal mengidentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui persentase ketuntasan klasikal dari pre-test, siklus I, dan siklus II. Pada pre-test siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 66,19. Selanjutnya pada post-test siklus I meningkat menjadi 76,15. Hal ini berarti mengalami peningkatan sebesar 9,99. Kemudian pada pre-test siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 58,75. Sedangkan pada post-test siklus II meningkat menjadi 77,62. Hal ini berarti mengalami peningkatan sebesar 15,87. Kegiatan siklus I pada kegiatan pre-test dan post-test sikus jumlah siswa yang mencapai indikator ketercapaian meningkat dari 12 siswa atau 37,5% siswa (pre-test) menjadi 24 siswa atau 75% siswa. Peningkatan juga terlihat pada siklus II, dari kegiatan pre-test sebanyak 8 siswa atau 25% siswa meningkat menjadi 27 siswa atau 84,37 siswa yang melebihi indikator ketercapaian.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DRILL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA STANDAR KOMPETENSI MENGUKUR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan mengetahui  nilai standar kompetensi mengukur menggunakan alat ukur  dengan metode pembelajaran demonstrasi dan metode pembelajaran drill. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre test-Post test Control Group Design, menggunakan Tes pilihan ganda sebagai alat pengumpul data penelitian. Populasi penelitian adalah siswa kelas X Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kota Semarang terdiri dari 108 siswa dan diambil 72 siswa sebagai sampel. Hasil analisis data diperoleh rata-rata post-test kelas eksperimen adalah 81,70 dan rata-rata kelas kontrol adalah 72,70. Kedua kelas berdistribusi normal dan mempunyai dua varians yang sama. Pada uji perbedaan dua rata-rata diperoleh thitung= 4,66. Untuk α = 5% dan dk = (36+36-2) = 70 diperoleh t(0,95)(70)  = 1,99, karena thitung  ≥ t (0,95)(70)  maka H0  ditolak, hal ini berarti ada perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol atau dengan kata lain hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.
MACROMEDIA FLASH PROFESSIONAL 8 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar dengan penggunaan macromedia flash professional 8 sebagai media pembelajaran terhadap kompetensi sistem rem. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis Quasi Eksperimental dengan bentuk non randomized control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Teknik Mekanik Otomotif SMK NU Hasyim Asy’ari Tarub 2010 yang berjumlah 4 kelas. Pengumpulan data menggunakan tes, analisis data dengan teknik statistik deskriptif dan analisis hitung dengan uji-t dua pihak. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat peningkatan prestasi belajar pada kelompok eksperimen sebesar 21,39 (36,39%), sementara pada kelompok kontrol terdapat peningkatan sebesar 5,72 ( 9,9%).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN WHEEL ALIGNMENT
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa SMK Negeri 2 Surakarta pada pembelajaran wheel alignment ditunjang oleh media pembelajaran berbasis aplikasi android. Model pengembangan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan  Evaluate). Desain penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design dengan bentuk pretest-posttest control group design. Hasil penelitian berupa media pembelajaran aplikasi android dibuat dengan software online MIT App Inventor. Media pembelajaran aplikasi android mendapatkan penilaian layak dari ahli materi serta ahli media serta tanggapan sangat positif dari siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar kognitif secara signifikan pada kelas eksperimen yang terbukti oleh hasil thitung (63,3) ttabel (2,045) dengan taraf signifikansi 0,5. Hasil penelitian ini juga menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen sebesar 0,71 (nilai gain) dengan kriteria tinggi. Nilai gain tersebut lebih besar dibandingkan nilai gain pada kelas kontrol yang sebesar 0,55 dengan kriteria sedang.
PENGEMBANGAN SOAL TES PILIHAN GANDA KOMPETENSI SISTEM STARTER DAN PENGISIAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF KELAS XII
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to get the problem of tes of double helix of interest of systemof starter and admission filling owning good quality, through problem development ofpursuant to problem analysis qualitative and quantitative. Research method used bydescriptive method, this research there no sampel of because research conductedrepresent the good research population. Problem fulfilling conditions analyse qualitativeas well as after conducted by a quantitative analysis own the level of problem difficultyrange from 0,30 up to 0,70, different energy of bigger problem than 0,30, distraktorselected by 5% from entire competitor tes, and above reliabilitas problem 0,50. Problemconsistence of between tes 1 and tes 2 calculated by using formula of correlation ofproduct moment, if rhitung of bigger than rtabel with the level signifikansi 5% problem isconsistence. Problem of Tes of double helix to be made by a evaluation appliance oughtto be conducted by development of problem tes by analysis of problem item qualitativeand quantitatively before used to measure the achievement of result of learning student.Kata kunci: pengembangan, tes pilihan ganda, sistem starter dan pengisian.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE) DALAM KOMPETENSI MENDIAGNOSIS GANGGUAN SIMTEM REM
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem solving SSCS dalam  kompetensi mendiagnosis gangguan pada sistem rem. Penelitian ini menggunakan metode true experimental (pretest–posttest control group design yang didalamnya terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara random). Sampel pada penelitian ini adalah siswa SMK NU Bodeh kelas XI TSM–1 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI TSM–2 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan dua rata-rata menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus t–test menunjukan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran problem solving SSCS memperoleh nilai rata-rata hasil belajar sebesar 79,53, dengan nilai tertinggi 90, nilai terendah 70 dan standar deviasi 4,97, sedangkan pada kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung (ceramah) memperoleh nilai rata-rata hasil belajar sebesar 71,56 dengan nilai tertinggi 85, nilai terendah 55 dan standar deviasi 6,65. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PENGETAHUAN MEMELIHARA/SERVIS SISTEM REM DAN KOMPONEN- KOMPONENNYA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang memanfaatkan dan tanpa memanfaatkan modul Sistem Rem serta pengaruhnya terhadap hasil belajar Kompetensi Memelihara/Servis Sistem Rem. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen jenis control group pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TKR SMK Kusuma Bangsa Pangkah yang terbagi dalam tiga kelas. Penelitian yang dilakukan hanya dua kelas yang diambil secara acak dan didapat siswa kelas XI TKR 1 sejumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI TKR 2 sejumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data pada hasil pembelajaran mendapatkan bahwa penggunaan modul sistem rem dapat meningkatkan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan nilai peningkatan sebesar 29,17, sedangkan pada kelas kontrol hanya terjadi peningkatan sebesar 21,86. Jumlah peserta didik pada kelas eksperimen yang mendapatkan nilai memenuhi KKM sebesar 81,3%, sedangkan pada kelas kontrol hanya 45%.
INOVASI PENDIDIKAN GURU KEJURUAN TEKNIK MESIN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development in vocational education should be in effort so that the graduates could fulfill the demand especially in industrial market. As the consequences, vocational education needs competent teachers. One of the teaching educations is mechanical engieeri ng vocational teaching school. Due to development in technology, community's needs, philosophy of vocational education, education management and admin istration, and new regulation, inovation absolutely should be done. It means that realistic prediction should be done based on current data to determine future steps. The innovations the writer proposes are: (I) diversification on studies, (2) unity in administering vocational teaching education, (3) redefining vocational teachers' com petency, and (4) orientation to vocational school teachers for internationalvocational schools.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN PERAGA COMBINED BRAKE SYSTEM BERBASIS MODUL DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI MEMPERBAIKI MEKANISME PENGEREMAN PADA SISWA SMK N 4 SEMARANG
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media peraga Combined Brake System (CBS) berbasis modul digital efektif dalam meningkatan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memperbaiki mekanisme pengereman pada siswa kelas XI TSM Honda SMK N 4 Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan pola one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar siswa kelas XI TSM Honda yang diajar dengan menggunakan media peraga Combined Brake System berbasis modul digital menunjukkan efek peningkatan dan hasil belajar yang lebih baik. Rata-rata hasil belajar pada ranah kognitif mengalami peningkatan 9,50 termasuk dalam kategori sedang dengan nilai g = 0,33. Pada ranah psikomotorik rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan 3,66 termasuk dalam kategori rendah dengan nilai g = 0,17.