cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER  (NHT) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BELAJAR SISWA 
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui  keefektifan model  pembelajaran  kooperatif  tipe Num­bered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan pemecahan masalah belajar siswa. Desain penelitian menggu‐nakan eksperimen murni. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah metode dokumentasi dan  tes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TMO SMK Muhammadiyah 1 Blora  berjumlah 60 siswa yang terbagi da‐lam  2  kelas,  yaitu TMO A  berjumlah  30  siswa  dan TMO B  berjumlah 30 siswa. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian  ini siswa pada kelas A sebagai kelompok eksperimen dan siswa pada kelas B sebagai kelompok kontrol. Pembelajaran metode NHT diterapkan pada satu kelas eksperimen sedangkan metode ekspositori pada ke‐las kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode NHT memberikan hasil lebih baik dibandingkan metode ekspositori.Kata kunci: model pembelajaran Numbered Heads Together,  pemecahan masalah belajar The purpose of this research is to know the effectiveness of cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) type toward the ability to solve students’ study problems. Research design used pure experiment. The methods  to  collect used data were documentation and  test. The population of  the  research was 60 eleventh graders of TMO at SMK Muhammadiyah 1 Blora dividing into 2 classes. They were TMO A with its 30 students and TMO B with 30 students as well. Meanwhile, sample taken  in this research was students  in class A as experiment group  and  students  in  class B  as  control  group. The NHT method  learning was  applied  in one  experiment  class, while  expository method was done  in  control one. The  result of  the  research  shows  that  learning process using NHT method contributes better result than expository method.Keywords: Numbered Heads Together learning model, study problem solving
Kompetensi Membaca Gambar Proyeksi Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin FT Unnes
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to reveal the reading competency of projection drawing of mechanical engineering student of Unnes.
EVALUASI PROSES PELAKSANAAN PROGRAM “KOMPAS MASA DEPAN”
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi Proses Pelaksanaan Program Kompas Masa Depan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Adiwerna. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampelnya 275 siswa kelas XI terdiri dari siswa laki-laki 138 siswa dan siswa perempuan 137 siswa. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif dan Independent Sample t- test 2 pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan skor evaluasi uji analisis deskriptif 72 siswa laki-laki masuk kategori tinggi, sedangkan 65 perempuan masuk kategori tinggi. Hasil uji t mendapatkan bahwa tidak ada perbedaan perolehan skor antara laki-laki dan perempuan. Kompas Masa Depan perlu terus dilaksanakan karena sangat membantu menyongsong masa depan siswa-siswi untuk meraih kesuksesan sesuai dengan target SMK yakni menyiapakan tenaga kerja yang siap kerja, berwirausaha dan atau melanjutkan ke perguruan tinggi.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF CONTINUOUS VARIABLE TRANSMISSION (CVT) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI SISTEM PENGGERAK OTOMATIS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat multimedia pembelajaran interaktif dan mengetahui pening- katan penguasaan materi mahasiswa setelah diterapkan mutimedia pembelajaran interaktif tentang sistem penggerak otomatis. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pola pre test-post test one group design. Populasi adalah mahasiswa S1 semester V Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang 2011/2012 pengikut mata kuliah Sepeda Motor dan Motor Kecil. Hasil analisis data menunjukkan ada peningkatan antara penguasaan materi tentang sistem penggerak otomatis sebelum dan setelah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Hal itu terlihat pada hasil nilai rata-rata sebelum menggunakan multimedia pembelajaran interaktif (pre test) sebe- sar 54,48 dan nilai rata-rata setelah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif (post test) sebesar 87,03. Se- hingga dapat dikatakan bahwa penggunaan multimedia pembelajaran interaktif sistem penggerak otomatis telah berjalan dengan baik karena penguasaan materi mahasiswa mengalami peningkatan 37% dari sebelum menggunakan pembelajaran multimedia interaktif sistem penggerak otomatis.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI MATA KULIAH PRAKTIK PERMESINAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi kullah praktik permesinan dengan menggunakan hasil penilaian prakttk harus mencapal nilai minimal (B) melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian lni diterapkan pada mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Mesin, pada semester genap tahun akademik 2009/2010. Hasil dari siklus pertama menunjukkan bahwa proses belajar mengajar masih belum makslmal antara laln:(a) Ketua kelompok yang diharapkan bisa menjadi tutor sebaya masih terllhat canggung, malu-malu dan takut salah dalam menjelaskan materi praktik permesinan, (b) Perhatian mahasiswa masih kurang, karena mengganggap remeh kemampuan ketua kelompok sebagai tutor sebaya, (c) Kebebasan yang diberikan dosen dalam menyelesalkan benda kerja supaya mandiri ternyata disalah artikan. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus II sudah sangat baik yakni:(a) Mahasiswa sudah terbiasa dengan pembelajaan kooperatif tipe jigsaw dan menjalankannya sesuai prosedur, (b) Mahasiswa Juga sudah tidak canggung dalam berdiskusi, berkomunikasi, bertanya dan mengemukakan pendapat dalam kelompoknya, (c) Hasil tes ketuntasan belajar secara menyeluruh telah menunjukkan pencapaian sebesar 100%. Hal lni telah mencapal indlkator nilai praktik sekurang-kurangnya (B). Kata Kunci: praktik permesinan, metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw   This study aims to improve machining practices skill through methods of jigsaw type cooperative learning. This research used action research conducted through repeated cycles. The sample was students of Mechanical Engineering Education . The learning process Is carried out in the second semester of academic year 2009/2010. The results showed that in the first cycle of learning, only 62.5% of the students who had the skills in completing machining practices subject This is due to application of the jigsaw type cooperative learning is not maximized After reflection and improvement action in the second cycle of learning, the students completing machining practices was Increased to 100%. This Indicates that students are familiar with the type of Jigsaw cooperative learning and implement according to the procedure, students also have not awkward in the discussing, asking questions and expressing opinions in the group so that the learning process can be achieved as well. Keywords: machining practice, methods of jigsaw type cooperative learning
Cover Volume 17 No.1 Tahun 2017
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH, MASYARAKAT, DAN KELUARGA  TERHADAP MINAT SISWA MENGGUNAKAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR   
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui  ada  tidaknya  pengaruh  lingkungan  sekolah, masyarakat, dan  keluarga  terhadap minat  siswa menggunakan  internet  sebagai  sumber  belajar  otomotif. Populasi  penelitian adalah seluruh siswa program keahlian Teknik Mekanik Otomotif SMK Negeri 1 Tonjong. Sampel di ambil dengan cara acak atau  sampel  random. Dengan uji F, nilai p value adalah 0,034 0,05 berarti ada pengaruh  lingkungan sekolah, masyarakat dan keluarga terhadap minat siswa menggunakan  initernet sebagai sumber belajar otomotif. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  lingkungan  sekolah,  masyarakat,  dan  keluarga  merupakan  tempat berinteraksi siswa, secara keseluruhan interaksi itu sangat berpengaruh  terhadap  minat  siswa  menggunakan internet sebagai sumber belajar otomotif.Kata kunci: lingkungan, minat, internet, otomotif The  goal  of  this  research  is  to  identify  whether  or  not  there  is  effect  of  school,  society,  and  family background  toward  students’  interests using  internet  as  automotive  learning  source. Population  of  the  research was all students of Automotive Mechanical Engineering program at SMK Negeri 1 Tonjong. Meantime, the sample was taken randomly or using random sample. Using F‐test, p value was 0,034 0,05. It means that there is effect of school,  society,  and  family  background  toward  students’  interests  using  internet  as  automotive  learning  source. The  result of  this  research  indicates  that  school,  society, and  family background are  students’ places  to  interact. Overall,  the  interaction  is  really  influential  toward  students’  interests  in  using  internet  as  automotive  learning source.Keywords: background, interest, internet, automotive
PENERAPAN MEDIA BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS5 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KOMPETENSI RACK GEAR LURUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis adobe flash dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar pada kompetensi rackgear lurus menggunakan media berbasis adobeflash. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group desaign. Populasi penelitian adalah siswa SMK Negeri 1 Kedungwuni jurusan Teknik Pemesinan dengan sampel penelitian kelas XI TP 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TP 2 sebagai kelas kontrol. Variabel bebas dalam penelitian yaitu media pembelajaran berbasis adobeflash dan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis adobeflash. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah diterapkannya media pembelajaran media berbasis adobeflash kompetensi pembuatan rackgear  lurus dengan dibuktikan dengan data sebagai berikut: rata-rata hasil nilai pretest kelas eksperimen 65.03 dan kelas kontrol 69.29. setelah dilaksanakan posttest nilai kelas eksperimen menjadi 81.23 dan kelas kontrol 75.16. Kelas eksperimen meningkat sebesar 25% dan kelas kontrol meningkat sebesar 8%. Peningkatan diukur dengan uji gain yaitu kelas eksperimen sebesar 0.464 (sedang) dan kelas kontrol 0.191 (rendah).
KEEFEKTIFAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA GAMBAR TEKNIK
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas isi media audio visual gambar teknik yang akan digunakan untuk pembelajaran gambar teknik dan menganalisis efektifitas penerapan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar gambar teknik dengan mengambil sampel dari siswa jurusan teknik pemesinan di SMK N 1 Semarang dengan 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada hasil yang diperoleh media audio visual ini valid untuk diterapkan dalam pembelajaran gambar teknik karena tingkat kelayakan ahli mendapat semua sangat sesuai. Media audio visual tersebut efektif untuk meningkatkan membaca gambar teknik karena karena pada hasil uji t pada posttest mendapatkan thitung posttest sebesar 6,366 dan ttabel sebesar 1,67 maka hasil yang diperoleh  thitung ttabel. Peningkatan untuk pembelajaran menggunakan audio visual  sebesar 65% dan pembelajaran dengan ceramah yang selama ini digunakan sebesar 8%. Jadi peningkatan hasil pembelajaran media audio visual lebih besar dari pada hasil pembelajaran menggunakan ceramah.
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kompetensi kewirausahaan siswa SMK Islamiyah Adiwerna Kabupaten Tegal Jawa Tengah yang prakerin di bengkel resmi dan bengkel perorangan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian adalah seluruh siswa kelas XII jurusan teknik sepeda motor dengan populasi 169 dengan sampel responden 123 siswa dengan pembagian 49 siswa yang prakerin dibengkel resmi dan 74 siswa  yang prakerin dibengkel perorangan. Pengambilan data menggunakan angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan Uji T. Hasil penelitian mendapatkan kompetensi kewirausahaan yang dimiliki oleh siswa yang prakerin dibengkel resmi lebih tinggi daripada siswa yang prakerin dibengkel perorangan, dimana siswa yang prakerin dibengkel resmi nilainya sebesar 110,90 sedangkan siswa yang prakerin dibengkel perorangan sebesar 105.00, hasil uji T 2 pihak menunjukan Sign. (2-tailed) didapatkan 0.00 yang artinya ada perbedaan kompetensi kewirausahaan antara siswa yang praktik kerja industri di bengkel resmi dan bengkel perorangan