cover
Contact Name
-
Contact Email
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Bringin Raya No. 15, Karanganyar, Ngaliyan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 20872666     EISSN : 2580690     DOI : https://doi.org/10.15294/kreatif
Core Subject : Education,
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan yang diterbitkan secara berkala 6 bulanan.
Articles 263 Documents
PENGGUNAAN ALAT PERAGA BILANGAN DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v8i2.16493

Abstract

Bilangan merupakan salah satu materi matematika yang penting di sekolah dasar. Di sekolah dasar, siswa belajar operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan. Penanaman konsep operasi bilangan yang benar perlu dilakukan. Usia siswa sekolah dasar yang berkisar 6-12 tahun masuk ke dalam kelompok operasional kongkrit menurut teori perkembangan kognitif Piaget. Hal ini menunjukkan bahwa anak usia sekolah dasar belajar melalui benda-benda kongkrit di sekitarnya. Guru sekolah dasar adalah fasilitator pembelajaran siswa di kelas. Guru sekolah dasar tidak bisa memaksakan siswa sekolah dasar belajar matematika yang abstrak tanpa melalui tahapan-tahapan belajar kongkrit. Media pembelajaran kongkrit atau alat peraga diperlukan guna mempermudah guru dalam menyampaikan dan menanamkan konsep operasi bilangan di sekolah dasar. Pembelajaran yang menggunakan alat peraga memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi dikarenakan materi yang tadinya abstrak dipergakan dengan benda-benda nyata yang diperagakan. Guru-guru Gugus Pangeran Diponegoro memiliki kesulitan dalam memanfaatkan alat peraga. Adanya pelatihan pemanfaatan alat peraga sangat dibutuhkan oleh mereka. Alat peraga yang dilatihkan pemanfaatannya adalah alat peraga bilangan. Kegiatan dimulai dengan ceramah, diskusi dan praktek, presentasi. Tim pengabdi memberikan penguatan di akhir pertemuan. Dari target 10 peserta, peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah 20 peserta. Dari data pretest dan posttest diperoleh fakta bahwa terjadi peningkatan hasil rata-rata tes peserta dari 62 menjadi 83 dengan nilai N-Gain 0,55.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI METODE KOMPETISI ANTAR SISWA (KAS) PADA SISWA KELAS V DI SDN PAKINTELAN 03 (INCREASING MATHEMATIC INSTRUCTIONAL QUALITY BY STUDENTS COMPETITION AT FIFTH SDN PAKINTELAN 03)
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v1i2.1676

Abstract

The results of preliminary observations are carried out showed that the teachers are still not quite right in applying the methods of teaching and engage students in learning about. Exhaustiveness classical value only reached 39% by Minimum Criteria for Completeness is 70. The purpose of this research are: (1) improve the skills of classroom teachers SDN Pakintelan 03 in implementing the learning of mathematics, (2) increasing the activity of class V students of SDN 03 Pakintelan in implementing the learning of mathematics; improve student learning outcomes SDN Pakintelan 03 class V in the material eye math. The research was conducted in 03 road SDN Pakintelan Langkir, Pakintelan Village, District Gunungpati. The subject of this study were teachers and students of class V were 36 students. Variable of this study were (1) the skills of teachers, (2) student activity, and (3) student learning outcomes. Data collection techniques used were observation, test documentation, and records of activities. The results showed melelui KAS method can improve the teaching skills of teachers, student activities, and student learning outcomes. Percentage increase from the thoroughness student learning cycle by 76% I, II cycles by 89%. By looking at the data above it is advisable KAS method can be used by teachers in implementing the learning. The conclusions of this study is the KAS method can improve the skills of teachers; KAS methods can improve student learning activities; KAS methods can improve student learning outcomes. Therefore, it is recommended that teachers should be able to use traditional methods to improve teaching skills KAS, activities, and student learning outcomes. Key words: Quality of Learning, Methods KAS, Skills Teacher, Student Activities, Student Results.
Implementasi Nilai-nilai Social Emotional Learning (SEL) melalui Permainan Monopoli Sistem Pendengaran Untuk Siswa SD
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v10i1.24194

Abstract

This study aims to develop a media evaluation based on monopoly games to learn the values of  Social Emotional Learning (SEL) for Grade IV Elementary School students on hearing system material. This type of research is a Research and Development (RnD) with ADDIE design (Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate). The stages carried out for this research are limited to the Development stage. The results of this study are in the form of a monopoly evaluation media, hereinafter referred to as Hearsmon, which contains test instruments related to the hearing system material for grade IV students. The values of Social Emotional Learning (SEL) developed through this media include personal dimensions (self-awareness, self-efficacy, self-management) and social dimensions (respect for others). Keywords: Social Emotional Learning, implementation, monopoly games, hearing systems, elementary school students.
PENANAMAN SIKAP TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBIASAAN APEL PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS III
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v10i2.23608

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar untuk meningkatkan kualitas manusia baik dibidang kognitif, afektif maupun psikomotorik.Upaya tersebut dilaksanakan guna terciptanya karakter yang baik bagi manusia.Salah satubentuk peningkatan karakter yang diterapkan di Indonesia yakni melalui pendidikan karakter yang diintegrasikan kedalam kurikulum pendidikan.Pada jenjang sekolah dasar, pendidikan karakter diterapkan melalui kegiatan pembudayaan dan pembinaan sosial yang dimaksudkan agar siswa memiliki keterampilan bersosial yang mumpuni.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan penanaman sikap tanggung jawab siswa kelas 3A melalui pembiasaan apel penguatan pendidikan karakter di SDN Tambakaji 01 Kota Semarang.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan siswa kelas 3ASDN Tambakaji 01, Kota Semarang dengan jumlah siswa 30 siswa.Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur, observasi partisipasif, dokumentasi, catatan lapangan, serta angket. Analisis data mengunakan analisis sebelum dilapangan dan analisis data setelah dilapangan.Teknik keabsahan data terdiri atas kecukupan bahan referensi, kepastian, dan derajat kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan apel penguatan pendidikan karakter memberikan pengaruh terhadap peningkatan karakter tanggung jawab siswa kelas 3A SDN Tambakaji 01 Kota Semarang.Melalui pembudayaan dan pembiasaan penanaman sikap sosial mampu membentuk perilaku positif siswa dalam kehidupan sehari-hari terlebih sebagai bentuk tugas dan kewajibannya dalam lingkungan kelas, sekolah maupun lingungan masyarakat.Hal ini dibuktikan dengan munculnya indikator ketaatan siswa kelas 3A terhadap peraturan dikelas dan sekolah. Dapat diambilsimpulan bahwa penanaman sikap sosial tanggung jawab melalui pembiasaan karakter melalui apel penguatan pendidikan karakter memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter sosial siswa terutama sikap tanggung jawab.
INCREASING VALUE CHARACTER STUDENTS CLASS V IN SOCIAL STUDY WITH APPLICATION OF COOPERATIVE TYPE STAD SDN KROBOKAN I SEMARANG
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v8i1.16483

Abstract

Banyaknya kasus yang ada dalam masyarakat seperti korupsi, tawuran pelajar, pergaulan bebas, narkoba, merupakan persoalan bangsa yang harus segera diatasi. Dengan demikian sangat diperlukan untuk mengembangkan karakter bangsa dalam pembelajaran IPS di SD melalui fakta, konsep, dan generalisasi. Berdasarkan permasalahan di atas penting untuk penanaman sekaligus peningkatan nilai karakter sedini mungkin yaitu pada siswa sekolah dasar. Penanaman nilai pada pembelajaran IPS dengan penerapan model kooperatif learning tipe STAD diharapkan dapat meningkatkan nilai karakter pada siswa SD kelas V SDN Krobokan I Kota Semarang pada mapel IPS (fakta, konsep, dan generalisasi). Rumusan masalah apakah penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan  nilai karakter pada siswa kelas V mapel IPS (fakta, konsep dan generalisasi )  siswa kelas V SDN Krobokan I Kota Semarang? Tujuannya penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan  nilai karakter siswa kelas V mapel IPS (fakta, konsep, dan generalisasi)  SDN Krobokan I Kota Semarang, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas prosedur pengumpulan data non tes dan tes. Non tes dengan observasi dan tesnya dengan menggunakan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan diskriptif statistik. Hasil penelitian yang diperoleh nilai karakter pada siklus I kategori cukup dengan skor 17 dan siklus II kategori sangat baik dengan skor 30. Sedangkan hasil belajar pada siklus I ketuntasannya 40% dan pada siklus II ketuntasannya 85%. Simpulan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan nilai karakter siswa kelas V mapel IPS SDN Krobokan I Semarang. Disarankan guru sekolah dasar hendaknya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan nilai karakter dan belajar siswa.
PENGEMBANGAN BUKU MENGGAMBAR ILUSTRASI
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16507

Abstract

Masalah kegiatan pembelajaran pada materi gambar ilustrasi adalah memilih dan menentukan media yang tepat dalam rangka membantu siswa mencapai kompetensi, sehingga diperlukan pengembangan media buku panduan menggambar ilustrasi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN Banding 02 Semarang yang berjumlah 20 orang. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen One Group Pretest-Postest Design. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase, uji normalitas, uji t dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan menggambar ilustrasi layak digunakan dengan persentase penilaian kelayakan media 96,42% dan kelayakan materi 90,90%. Buku panduan menggambar ilustrasi berpengaruh terhadap hasil belajar dengan adanya perbedaan rata-rata melalui uji t sebesar 8,801, dan peningkatan rata-rata (n-gain) sebesar 0,73418 dengan kriteria tinggi.
MENTORING MODEL ELEMENTARY TEACHER PROFESSIONALISM THROUGH IMPROVED CLINICAL SUPERVISION IN DISTRICT GAJAHMUNGKUR SEMARANG CITY
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v7i2.9376

Abstract

Supervision clinics in order to fix and improving class teacher teaching skill. As leader and developer in the education institution, the supervisor, and head master professionalism as supervisor will give positive or negative impact through systematic aspects related to educations quality in the school they lead. The assumption is the supervisor and the head master professionalism will affect to the teacher professionalism. This research purpose is (1) To identify problems according to specification related with several needs of developing aspects supervision clinics, (2) Teacher guidance in the implementation of innovative study in the teaching process, (3) Teacher guidance at commander and the head master in preparing supervision clinics, (4) Describing and analyzing the commander and the head master skills in supervision clinics implementation. The research subject is the commander, head master, and teachers in the elementary of UPTD Education Sub District of Gajahmungkur. The data collecting was done by interviewing technique, observation, and documentation. The data analysis was done as descriptive qualitative. In this research produced several documents supervision clinics support which is in the form of guidance instruments interviewing of pre observation, the observation instruments of the study and the guidance instruments interviewing after observation, and RPP (Lesson Plan). After guidance at the steps of clinics supervision which is contain of first meeting (preconference), observation study, and giving reinforcement (reinforcement) to the teachers. In the implementation of teacher teaching and learning process was implemented innovation study which is study focusing at the students, it is good news for the students who active to follow the study.
Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak Pada Masa Pandemi Covid-19
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v12i1.31828

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di tingkat sekolah dasar anak-anak masih memiliki kurangnya kesadaran dalam belajar, sehingga motivasi belajar dari dalam dirinya pun menurun. Proses pembelajaran di rumah memberikan respon yang berbeda dari setiap siswa, terkadang peserta didik merasa jenuh dan kesulitan belajar di rumah, karena terkendala akses jaringan dan kurangnya konsentrasi belajar peserta didik terhadap apa yang dikerjakan. Anak-anak lebih senang untuk bermain daripada belajar dikarenakan kurangnya pengawasan dan kontrol orang tua di rumah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar anak di rumah pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak kelas IV SDN 1 Sidawangi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah peran orang tua dalam memberikan motivasi belajar kepada anak kelas IV di SDN 1 Sidawangi adalah peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar anak antara lain dengan cara orang tua mengetahui hasil belajar anak dengan melihat nilai rapot anak, memberikan perhatian ketika anak sedang belajar, memberikan hadiah ketika anak rajin dan semangat belajar, memberikan hukuman berupa teguran ketika anak malas belajar, orang tua memberikan fasilitas belajar yang cukup memadai dan memberikan penghargaan jika anak mendapatkan hasil belajar yang memuaskan.
STRATEGI PENINGKATAN KETERAMPILAN CALON GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI MEI (MODELLING, ENGAGING, AND INTEGRATING) (Strategy in Improving Prospective Teachers’ Skills in Implementing Active Learning through MEI (Modelling, Engaging, an
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v1i1.1667

Abstract

The dissatisfactory quality of education in Indonesia showed that the quality of teaching and learning process done by teachers students was still low. Learning paradigm still focused on a teacher only (teacher centered learning) that caused learning process unattractive and monotonous, and it did not give a challenge for students. As a result, the graduates, both of primary and secondary education levels, became static humans who had no creativity and innovation in their life. There were some factors that made difficult to change teacher paradigm in teaching and learning activity, namely teacher’s low commitment and skill in implementing active teaching-learning process. Therefore, teachers training institution (LPTK) should prepare the students to have skills in implementing active teaching and learning. One of some efforts that could be done to improve students’ skill, as prospective teachers, in implementing an active learning was that by implementing MEI strategy. It covered: (1) Modelling (a lecturer as a model in implementing active learning in the class), (2) Engaging (it involves students in active learning. in this case, planning, processing and evaluating of the teaching-learning activity done by a lecturer reflected the real implementation of active learning), and (3) Integrating (it integrates active learning in all subjects theoretically and practically, like the subjects of teaching and learning strategy, learning design, development of learning media, learning assessment, and microteaching). Keyword: prospective teacher’s skills, active learning, and MEI
SOSIALISASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMATIK TERPADU MEGINTEGRASIKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKER (PPK), LITERASI, dan HOTS PADA GURU SD DI KOTA SEMARANG
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v9i2.25404

Abstract

Pemberdayaan  kualitas pembelajaran guru-guru SD di kota Semarang dalam implementasi Kurikulum 2013 untuk menghantarkan siswa SD ke Abad 21 memerlukan keterampilan dan kreatifitas yang tinggi dalam membuat perangkat pembelajaran tematik Rencana Pelaksanaan Pembelajarn (RPP) yang mengintegrasikan Literasi, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), HOTS dan 4 C  yang merupakan keterampilan yang perlu dikembangkan untuk menyongsong abad 21. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan  perangkat pembelajaran  tematik  (RPP) yang mengintegrasikan Literasi, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)   dan Higher Order Thinking Skill (HOTS) untuk mengembangkan berfikir kritis dan karakter  siswa SD abad 21. Perangkat pembelajaran yang akan disosialisasikan  terdiri dari silabus terintegrasi Literasi, PPK, dan HOTS, RPP terintegrasi Literasi, PPK, dan HOTS. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode  brain storming,  ceramah, diskusi, demonstrasi, penugasan dan pendampingan. Metode ceramah dan brain storming untuk menjelaskan dinamika perubahan kurikulum 2013 yang terdiri konsep kurikulum 2013 dan regulasinya, PPK, Literasi dan HOTS, kegiatan ini akan meningkatkan sikap,pemahaman  dan keterampilan. Metode dikusi, demontrasi, penugasan dan pendampingan diharapkan menghasilkan RPP yang mengintegrasikan Literasi, PPK dan HOTS yang sangat bermanfaat pada peningkatan kualitas pembelajaran untuk mencapai KD dari KI-1 asek sikap spiritual, KD dari KI-2 aspek  sikap social, KD dari KI-3 aspek pengetahuan dan KD dari KI- 4 aspek keterampilan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat:1) Rerata hasil tes akhir sebesar 82, 46 lebih tinggi dari pada hasil tes awal sebesar 48,65; 2) Sebanyak 80% dari peserta keterampilan pengembangan RPP terintegrasi literasi, PPK dan HOTS meningkat, 20% selebihnya masih perlu pendampingan  dalam pengembangan RPP terintegrasi literasi, PPK dan HOTS.  Disimpulkan bahwa sosialisasi RPP terintegrasi literasi, PPK dan HOTS  kepada guru kelas, Kepala Sekolah,pengawas sekolah di SD Gugus Diponegoro UPTD Pendidikan Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang adalah berhasil.