cover
Contact Name
-
Contact Email
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Bringin Raya No. 15, Karanganyar, Ngaliyan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 20872666     EISSN : 2580690     DOI : https://doi.org/10.15294/kreatif
Core Subject : Education,
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan yang diterbitkan secara berkala 6 bulanan.
Articles 263 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TANGGUNG JAWAB PRIBADI DAN SOSIAL BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENGUATKAN KARAKTER KONSERVASI DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v10i2.23603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan model pembelajaran Tanggung Jawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study yang efektif mampu menguatkan karakter konservasi dan meningkatkan hasil belajar, (2)menemukan tingkat efektivitas model pembelajaran Tanggung Jawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study dalam menguatkan karakter konservasi, (3) menemukan tingkat efektivitas model pembelajaran TanggungJawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study dalam meningkatkan hasil belajar dalam perkuliahan Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal di PGSD Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakanpenelitian terapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : 1) penelitian tindakan kelas, dan 2) metode Delphi. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang ditempuh untuk setiap siklus meliputi :a) perencanaan tindakan, b) pelaksanaan tindakan, c) observasi tindakan, dan d) evaluasi dan refleksi tindakan. Setelah melalui serangkaian kegiatan review dan revisi, hasilnya yaitu model pembelajaran Tanggung JawabPribadi dan Sosial berbasis lesson study disempurnakan dengan metode Delphi. Teknik pengumpulan data menggunakan : (1) wawancara, (2) studi dokumentasi, (3) observasi, (4) skala sikap kepribadian, (5) tes prestasibelajar. Teknik analisis analisis data menggunakan: (1) Teknik Delphi, (2) Analisis Kualitatif, (3) Analisis Deskriptif, (4) Teknik t-test dan Uji perbandingan Mean. Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) modelpembelajaran Tanggung Jawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study yang efektif memiliki langkah-langkah : (a) tahapan perencanaan, (b) tahapan pelaksanaan, yang memiliki 6 langkah yaitu : orientasi, partisipasi,pengerahan tingkatan diri (self direction), caring, refleksi, dan evaluasi, (c) tahapan refleksi, (d) tahapan tindak lanjut, (2) model pembelajaran Tanggung Jawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study mampumeningkatkan hasil belajar, skor rata-rata hasil belajar siklus 1 sebesar 78,6176 artinya baik, dan siklus 2 sebesar 86,2941 artinya sangat baik, yang signifikan pada taraf kebenaran 95% dengan t hitung = 16,617 dan tprobabilitas 8,61633, (3) model pembelajaran Tanggung Jawab Pribadi dan Sosial berbasis lesson study mampu menguatkan karakter konservasi mahasiswa, skor rata-rata penguatan karakter konservasi siklus 1 sebesar 51,2941 artinya baik, dan siklus 2 sebesar 59,6176 artinya sangat baik, yang signifikan pada taraf kebenaran 95% dengan dengan t hitung = 25,727 dan t probabilitas 8,98175.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v7i2.9380

Abstract

This research aimed to describe the parenting system, the social science learning (IPS) outcomes, and the influence of parenting system towards the learning outcomes in social science learning (IPS). The research design was a quantitative research with a correlational method. The population was 344 fourth grade students of elementary schools in Gugus Kresna West Semarang District and the sample was 103 students. The sampling technique was proportional random sampling. The data were derived from test, questionnaire, and documentation. To analyze the prerequisite test using normality test and linearity test. Meanwhile, the hypothesis test using simple regression. The result showed that 88.3% parents of the four grade students of elementary schools tend to apply the democratic parenting system, meanwhile, the application of parenting system in general was quite good with the percentage about 61.16%, the learning outcomes of social science was very good (35,9 %). The analyze showed positive correlation (r value 0.351) and the significance value 0.000. The contribution of the parenting system towards the social science learning outcomes was 12.3%. Conclution from this research was there was a positive and significant influence between the parenting system and social science learning outcomes.
Augment Reality (AR) Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v12i1.33223

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda negara Indonesia, memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan. Tidak terkecuali pendidikan di Kota Semarang yang mengalami masa peralihan dari konvensional ke pendidikan berbasis digital. Kesiapan guru dan orang tua dalam mendidik putra putrinya mengalami permasalahan yang signifikan, Guru-guru yang melaksanakan kegiatan secara daring memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi tersebut. Pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran mulai digunakan sebagai alternatif. Tidak menutup kemungkinan dengan adanya teknologi semakin maju, membuat literasi siswa menjadi berkurang mengenai konsep pembelajaran yang akan diberikan. Karena siswa akan lebih mudah mengakses bebas informasi secara digital apabila tidak dibarengi dengan pengawalan yang ketat dari orang tua dan guru. Khalayak sasaran pada kegiatan pengabdian ini yaitu guru-guru kelas sekolah dasar, baik guru kelas rendah dan tinggi di SDN Pudakpayung 01 sebanyak 20 orang sebagai pionir sosialisasi ke depannya kepada orang tua siswa. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu melalui pelatihan dengan metode Darling (Daring dan Luring) yang bernama “Literation Media Development Training Program”. Pelatihan yang diberikan terdiri atas dua tahap yang dilaksanakan secara daring. Pada tahap pertama guru-guru SD kelas maupun kelas tinggi di SDN Pudakpayung 01 tersebut diberikan pelatihan pembuatan media literasi berbasis teknologi AR yang terdiri atas: a) pelatihan menganalisis kompetensi dasar dan tema untuk dikembangkan dalam media literasi berbasis teknologi AR, b) pelatihan membuat media literasi berbasis teknologi AR, c) pelatihan mengoperasikan atau menggunakan media literasi berbasis teknologi AR melalui buku panduan/ video tutorial yang sudah disusun. Pada tahap ke dua akan dilakukan sesi konsultasi apabila dibutuhkan oleh guru saat membuat media pembelajaran berbasis teknologi AR. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat yang bermitra dengan SDN Pudakpayung 01. Luaran pengabdian masyarakat meliputi 1) artikel di jurnal nasional terakreditasi, 2) artikel publikasi di media masa online maupun offline, dan produk media pembelajaran berbasis teknologi AR.
FILSAFAT PENDIDIKAN MERUPAKAN JIWA DARI JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (Educational Philosophy as the Soul of the Department of Primary School Teacher Education)
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v1i1.1671

Abstract

Education is one of human beings’ life aspects, because a human is the only one who can get education. Therefore education needs a philosophy, on account of the fact that educational problems relate to educational realization. In education realization, it will appear broader and more complex problems that cannot be limited by experiences and facts, and it cannot also be reached by knowledge. Educational philosophy does not relate to facts only, but it also relates to goodness and badness, forms of human’s life, and human’s perfect social life. It means that education is the implementation of philosophical ideas. In other word, philosophy provides certain basis for educational values, education institutions, and educatioal implementation activities. In this case, the roles of educational philosophy are as pull factors for education itself. In details, educational philosophy becomes the soul and basis for educational implementation. The basis of scientific philosophy relates to ontology, epistemology and the basis of educational antropology science. Formal object of educational science is limited at the scope of human beings only in education situation, so that education in practice can be free of hesitancy. In social situation, a human often behaves unperfectly, only as an individual or social beings behaving collectively. In this case, this behavior is  not a matter and can be accepted as long as it is limited at education in macro scope related to structured socio-cultural by certain value systems. Thereby, the basis of educational philosophy must reflect in all activities related to education, both instructional and non-instructional ones. In other words, all teacher’s decisions and activities must be educational. Finally, as a professional worker, a teacher must get sufficient preparations that is based by a set of philosophical assumptions, as the interpretation of appropriate concepts of educational knowledge. Keyword: educational philosophy, pedagogy, and teacher
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v9i2.25408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan, dan kefektifan media video pembelajaran materi globalisasi dalam mata pelajaran PKn di  kelas IV SDN Purwoyoso 01Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Devlopment). Model pengembangan yang digunakan yaitu model Waterfall.Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SDN Purwoyoso 01 berjumlah 27 siswa.Teknik pengumpulan data yaitu test dan non test. Pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu analysis, design, implementation, testing, dan maintenance.Hasil penilaian dari validator materi menunjukkan angka persentase 82,14% dengan kategori “Layak”. Sedangkan untuk penilaian dari validator media menunjukkan angka persentase 85% dengan kategori “Sangat Layak”.Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada perbedaan secara signifikan antara hasil belajar PKn materi globalisasi sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran. Dengan demikian produk media video pembelajaran ini layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran PKn.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKn
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16502

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan motivasi dan disiplin belajar dengan hasil belajar PKn. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gugus Antasari Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Sampel penelitian berjumlah 104 siswa diambil menggunakan teknik proportional sample. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, angket, dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif, korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar PKn dengan nilai  sebesar 0,716, ada hubungan antara disiplin belajar dengan hasil belajar PKn dengan nilai  sebesar 0,646, ada hubungan antara motivasi belajar dan disiplin belajar dengan hasil belajar PKn dengan nilai  sebesar 0,753 dan  sebesar 66,186. Kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 56,7%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan disiplin belajar dengan hasil belajar PKn siswa kelas V SDN Gugus Antasari Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.
KEEFEKTIFAN MODEL JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v7i1.9371

Abstract

The problems research are whether the learning model Jigsaw more effective against result learning IPA material Natural Resources grade IV student SDN Cluster Dewi Sartika Pati. The purpose of research is to determine the effectiveness of the learning model Jigsaw against learning outcomes IPA material Natural Resources in grade IV SDN Cluster Dewi Sartika Pati. Forms of this study was Quasi Experimental Design with design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students in grade IV SDN Cluster Dewi Sartika Pati. Sampling using random cluster sampling and selected primary schools Soneyan 03 as an experimental group and a primary school Soneyan 01 as the control group. The data collection technique of learning outcomes using multiple choice tests, field notes, and documentation. Learning outcomes data were analyzed by t-test and the n-gain. The results showed that the average value posttest experimental class is greater than the control class. The average value posttest experimental class 77.88, while the control class 70.75. T test results showed thitung 7.7583, while ttabel 2.07. Because thitung ttable, it can be concluded that result learning using jigsaw learning model more effective against result learning IPA material Natural Resources grade IV student SDN Cluster Dewi Sartika Pati.
PENGEMBANGAN METODE SAS BERBASIS MULTIMEDIA BERDASARKAN PARADIGMA PEMBELAJARAN ABAD 21 UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v11i2.29312

Abstract

ujuan penelitian ini untuk : (1) menghasilkan model metode Struktural Analitik Sintetik (SAS)berbasis multimedia berdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 yang efektif mampu meningkatkanketerampilan literasi siswa kelas 1 SD, (2) menguji tingkat efektivitas model metode Struktural AnalitikSintetik (SAS) berbasis multimedia berdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 dalam meningkatkanketerampilan literasi siswa kelas 1 SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development.Langkah-langkah dalam penelitian Research and Development ini diawali dengan pendefisian danperancangan model, pengembangan model berupa uji coba model melalui penelitian tindakan kelas untukpengembangan prototipa model metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbasis multimedia berdasarkanparadigma pembelajaran abad 21 , kemudian dilanjutkan dengan uji validasi model melalui eksperimen,sampai diperoleh hasil pengembangan yang siap didiseminasikan. Teknik penelitian yang digunakan antaralain: (1) survey, (2) Delphi, (3) penelitian tindakan kelas, serta (4) eksperimen. Subjek penelitian ini adalahSiswa SD Kelas 1 di Gugus Ki Hajar Dewantoro Dabin I kecamatan Tugu kota Semarang tahun akademik2020/2021. Teknik pengumpulan menggunakan : (1) wawancara, (2) studi dokumentasi, (3) observasi, (4)tes. Teknik analisis hasil pengembangan model menggunakan: (1) Teknik Delphi, (2) Analisis Kualitatif, (3)Analisis Deskriptif, (4) Teknik t-test. Teknik analisis hasil uji validasi model menggunakan : (1) Teknik ttes, (2) Analisis Kovarians. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Model membaca menulis permulaan yangefektif dengan model pembelajaran metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbasis multimediaberdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 dibagi menjadi 2 tahap yaitu membaca tanpa buku danmembaca dengan buku. Pembelajaran membaca tanpa buku terdiri atas 5 putaran , kemudian dilanjutkanmembaca dengan buku sebagai bahan pengulangan membaca tanpa buku. Kegiatan membaca dengan bukuselalu bertitik tolak dari 3 kegiatan pokok metode SAS yaitu struktur, menganalisis, dan mensintesiskankembali; (2) Dengan mengontrol variabel usia, model pembelajaran metode Struktural Analitik Sintetik(SAS) berbasis multimedia berdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 lebih efektif daripada modelpembelajaran konvensional (metode eja) dalam meningkatkan keterampilan literasi pada siswa kelas 1 SD,dimana F hitung (Fo) = 4,729 dan F probabilitas (Fp) = 0,039. Saran yang diajukan terkait dengan hasilpenelitian ini antara lain : untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SD, khususnyaketerampilan literasi kelas 1 SD, guru dapat menggunakan model metode Struktural Analitik Sintetik (SAS)berbasis multimedia berdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 sebagai salah satu metode pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v7i1.9362

Abstract

This research was aim to developed, feasibility, and compare differences in learning out-comes before and after used Adobe Flash based multimedia on Civic Education instructi-onal of globalization content at 4B grade Al Madina Islamic Elementary School of District Semarang. This type was the Research and Development involve Waterfall model, they were analysis, design, implementation, and testing. Eligibility was based on the evaluation of media experts and small scale trials. Collected data through interviews, documentation, questionnaire, and test. Analysis techniques were including analysis of product data, norma-lity test, and then analysis N-gain and paired samples t-test. The percentage obtained from subject matter experts was 90% (a very decent used). The percentage achieved by expert media was 80%, (fit for use). Results of researched small scale trials has improved with the acquisition of comprehension in the middle criteria. Questionnaire responses of students stating that if the media in very well and the questionnaire responses of teachers in both criteria. Evidenced on the results of the average post-test sample class, that is 83, compared to the average pre-test is only 71.75. N-gain result was in middle criteria. The conclusions of this study is the instructional media Flash feasible and effective used and to improved student learning outcomes of Civic Education.Keywords: Adobe Flash; Civic; development; media
PERAN ORANGTUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA SD (Studi Kasus di Kelurahan Argasunya yang Memiliki Angka Siswa Putus Sekolah yang Tinggi)
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreatif.v11i2.27831

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting didalam kehidupan, Artinya setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga dapat menentukan kemajuan dan kemunduran suatu bangsa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran orangtua dalam menumbuhkan minat belajar siswa di kelurahan Argasunya. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Kelurahan Argasunya dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Instrument pengumpulan data berupa lembar wawancara dan lembar observasi yang dilakukan kepada 3 guru, 5 siswa, dan 3 orangtua. Berdasarkan hasil penelitian orangtua memiliki 4 peran dalam menumbuhkan minat belajar siswa yaitu: (1) pendidik, (2) pembimbing, (3) motivator, dan (4) fasilitator.