cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 590 Documents
Tindak Tutur Perlokusi dalam Album Lirik Lagu Iwan Fals: Relevansinya terhadap Pembentukan Karakter Oktavia, Wahyu
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk-bentuk klasifikasi tindak tutur perlokusi dalam album lirik lagu Iwan Fals serta relevansinya terhadap pembentukan karakter. Data ini diperoleh dari kumpulan lirik lagu Iwan Fals. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Metode deskriptif merupakan metode penelitian yang menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Selain itu teknik yang digunakan adalah teknik sadap, teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 data yang termasuk kedalam tindak tutur perlokusi serta memunculkan 10 relevansi terhadap terbentuknya pendidikan karakter seseorang melalui album lagu Iwan Fals.  This study aims to describe the forms of classification of speech acts perlokusi in lyrics album Iwan Fals song and its relevance to the formation of characters. This data is obtained from a collection of Iwan Fals lyrics. The method used is qualitative. Descriptive method is a research method that describes and interpret the object in accordance with the actual situation. In addition, the techniques used are tapping techniques, techniques and techniques to record. The results showed that there were 30 data included in speech acts perlokusi as well as raises 10 relevance to the formation of character education through a song album Iwan Fals
Efektivitas Strategi Information Charts dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksposisi Isnaini, Meidisya
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan strategi Information Charts dalam pembelajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas 8 SMP N 12 Yogyakarta. Penelitian berjenis quasi eksperimen ini menggunakan pretest posttest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Information Charts efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas 8 SMP Negeri 12 Yogyakarta.
Pengembangan Bahasa Sumbawa Standard melalui Penawaran Konsep Tata Aksara Bahasa Sumbawa Burhanuddin, Burhanuddin
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to explain the literacy system in Sumbawa (BS), which includes the sound system (phoneme); grapheme system (letter); and phoneme distribution. Methodologically, data collection uses skilled methods, see (using written data), and introspection. The collected data was analyzed using intralingual method. The results showed that there were 29 phonemes in the BS, ie 10 vowels (/ i /, / I /, / u /, / e /, / E /, / ě /, / o /, / ò /, / a /, and / A /) and 19 consonants (/ p /, / b /, / t /, / d /, / c /, / j /, / k /, / g /, / q /, / s /, /  /, / r /, / l /, / w /, and / y /).hh /, / m /, / n /, / ñ /, /  The ten vowel phonemes are written with 6 letters (graphemes), namely <i> (representing / i / and / I /), <u>, <e> (representing / e / and / E /), <ě>, < o>, <ò>, and <a> (representing / a / and / A /). As for the 19 consonant phonemes each written with letters a number of existing phonemes. The vowel sound of BS can occupy the initial, middle, and final position of the word, except / e / (as [e]) can not occupy the final position, while / u / never appears in the ultima syllabe which ends with consonant. As for, consonant sounds can occupy the initial, middle, and final position of the word, except <b>, <w>, <d>, <ny>, <j>, <g>, <h>, and <y> can only occupy the initial and middle position, while <q> never occupy the starting position.
Identitas dan Representasi: Karakter Lothar dan Lobo dalam Komik Amerika Prabasmoro, Tisna
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The superhero genre comics can be inspirational and demonstrate moral codes that benefit society. To ignore some of the problematic aspects of identity of the genre would prevent necessary correctives from taking place. While the portrait of female, minority, and homosexual characters has improved through time in terms of representation and nonstereotypical characterizations, the default superhero remains a white character. Minority characters that appeared in the earlier eras of American comic books were much more likely to be villains than heroes. The research describes and anaylizes the racial representations and cultural destruction of colored superheroes named Lothar and Lobo from the earliest American comics. The research argues that representations provide a template for how colored superheroes are actively disvalued and controlled regardless of their collective memory authentic to their historically complex experience. Finally, it suggests that Lothar and Lobo are rhetorically racialized to better fit with with the basic premise of supremacy concepts.
Aspek Moralitas dalam Anime Captain Tsubasa melalui Penggunaan Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif Achsani, Ferdian
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian diskripptif kualitatif yang mana objek dalam  penelitian ini adalah dialog antar tokoh dalam serial anime captain Tsubasa. Captain Tsubasa merupakan anime jepang yang sudah mengalami remake selama tiga kali. Serian anime Captain Tsubasa menceritakan tentang kisah kegigihan para pemain sepak bola, untuk meraih kemenangan dalam turnamen nasional yang diadakan di jepang. Hal yang menarik dari serial anime ini adalah tidak adanya unsur kekerasan, dan banyak ditemukan pesan moral. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aspek moralitas yang terdapat dalam anime captain Tsubasa, melalui percakapan dialog antar tokoh yang dikaji dari segi tindak tutur asertif dan ekspresif. Melalui tindak tutur asertif dan ekspresif yang di sampaikan dalam cerita, banyak ditemukan beberapa pesan moral di dalamnya seperti: pantang putus asa, percaya diri, bersahabat, menghargai prestasi orang lain.
Penggunaan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Talk Show Mata Najwa Edisi “100 Hari Anies-Sandi Memerintah Jakarta” Putri, Silvia Wina
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan prinsip kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh Najwa Shihab dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam talk show Mata Najwa. Pengumpulan data tersebut diperoleh dengan menggunakan metode simak dan diikuti dengan teknik lanjutan: teknik catat. Peneliti menemukan penggunaan serta pelanggaran prinsip kesantunan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, wujud penggunaan prinsip kesantunan berbahasa pada penelitian yang ditemukan yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kecocokan. Kedua,  pelanggaran prinsip kesantunan yang ditemukan yaitu, pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, dan maksim kecocokan. The purpose of this study is to describe the use of language politeness principles conducted by Najwa Shihab with Jakarta Governor Anies Baswedan in talk show Mata Najwa. The data collection was obtained by using the method refer to and followed by advanced technique: record technique. Researchers found the use and violation of the principle of politeness. The results of this study are as follows. First, the form of the use of the principle of language politeness in the research found that is, maxim of wisdom, maxim of compatibility. Secondly, violations of the principle of politeness are found, namely maximizing wisdom, maximism, maxim of humility, and maxim of compatibility.
Performa Komunikasi Politik dalam Tuturan Persuasive Surya Paloh Amelia, Witra
Lingua Vol 15, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the form of political communication performance in Surya Paloh's persuasive speech. The purpose of this study is to describe the forms of persuasive speech Surya Paloh. This research is a qualitative descriptive study that is the object of this research is a form of political communication performance in Surya Paloh's persuasive speech. Data is obtained by using the refer, record and record method. The findings of persuasive speech in Surya Paloh's speech obtained five classifications namely, assertive speech amounting to 24 data, directive numbered 30, commissive numbered 5, expressive amounted to 6, and declarative amounted to 9. So the performance of political communication in Surya Paloh's persuasive speech is more often used is a directive form of speech. Penelitian ini membahas tentang bentuk performa komunikasi politik dalam tuturan persuasif Surya Paloh. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan mengenai bentuk-bentuk tuturan persuasif Surya Paloh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menjadi objek penelitian ini adalah bentuk performa komunikasi politik dalam tuturan persuasif Surya Paloh. Data diperoleh  dengan menggunakan metode simak, rekam dan catat. Hasil temuan bentuk tuturan persuasif dalam tuturan Surya Paloh diperoleh lima klasifikasi  yaitu, tuturan asertif berjumlah 24 data, direktif berjumlah 30, komisif berjumlah 5, ekspresif berjumlah 6, dan deklaratif berjumlah 9. Jadi  performa komunikasi politik dalam tuturan persuasif Surya Paloh  yang lebih sering digunakan adalah bentuk tuturan direktif.
FORMASI DAN NEGOSIASI IDEOLOGI DALAM CERPEN TIKUS KARYA INDRA TRANGGONO BERDASARKAN PERSPEKTIF HEGEMONI GRAMSCI Rokhmansyah, Alfian
Lingua Vol 15, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formasi ideologi serta negosiasi ideologi yang terjadi dalam cerpen Tikus karya Indra Tranggono. Dalam penelitian ini digunakan konsep hegemoni menurut Antonio Gramsci. Ideologi yang muncul dalam teks dikalkulasikan untuk menunjukkan formasi ideologi para tokohnya sehingga dapat diketahui ideologi dominan dan ideologi yang dinegosiasikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten yang berupa teks sastra. Hasil penelitian menunjukkan adanya formasi ideologi dalam teks, yaitu militerisme, bapakisme, kapitalisme, dan gotong-royong. Dalam teks juga ditemukan new common sense kelompok subaltern setelah terjadi negosiasi ideologi antara kelompok dominan dan subaltern. Dalam cerpen juga menunjukkan pelemahan ideologi kelompok dominan sehingga ideologi hasil negosiasi menjadi hilang dan kembali ke ideologi awal kelompok subaltern. 
PREDIKAT KOMPLEKS BAHASA KARO: KAJIAN X-BAR Sembiring, Hariati Br; Mulyadi, Mulyadi
Lingua Vol 15, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe predikat kompleks bahasa Karo dalam kalimat dengan menggunakan teori x-bar. Data penelitian diperoleh dari penutur asli bahasa Karo dengan teknik wawancara. Data dianalisis dengan metode agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe predikat kompleks dalam bahasa Karo dibagi menjadi empat, yaitu: [VTRANSITIF + VTRANSITIF], [VINTRANSITIF + VINTRANSITIF], [VTRANSITIF + VINTRANSITIF], [VINTRANSITIF + VTRANSITIF]. Predikat  kompleks bertipe [VTRANSITIF + VTRANSITIF] terbentuk dari predikat yang diikuti oleh objek + predikat yang diikuti oleh objek baik terstruktur maupun tersirat, predikat kompleks bertipe [VINTRANSITIF + VINTRANSITIF] terbentuk dari predikat yang tidak diikuti objek + predikat yang tidak diikuti oleh objek, dan predikat kompleks bertipe [VINTRANSITIF + VTRANSITIF] terbentuk dari predikat yang tidak diikuti oleh objek + predikat yang dikuti oleh objek.
ANALISIS BAHASA LISAN PADA ANAK KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) USIA 5 TAHUN Puspita, Alvika Candra; Perbawani, Anin Akvian; Adriyanti, Nova Daniar; Sumarlam, Sumarlam
Lingua Vol 15, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas keterlambatan bicara (speech delay) yang diderita oleh Rifaai Khoirul Anam, seorang anak berusia 5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik SSR (Single Subject Research). Pemerolehan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara kepada informan. Analisis difokuskan pada bahasa lisan anak dan alasan terjadinya keterlambatan bicara (speech delay) anak usia 5 tahun. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 1) ketepatan ucapan pada beberapa huruf vokal dan konsonan kurang jelas; 2) penempatan tekanan, nada, sendi, dan durasi sudah sesuai; 3) pilihan kata kurang bervariasi; 4) pembicaraan tepat sasaran apabila anak fokus. Selain itu, sering jatuh saat bayi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya speech delay dan kurangnya stimulus dari orang terdekat. Alternatif untuk menyembuhkan anak terlambat berbicara bisa dengan terapi wicara. Akibat dari keterlambatan berbicara yang dialami anak menyebabkan terjadi melambatnya perkembangan pada motorik maupun sensoriknya, selain itu mempengaruhi sulitnya berkomunikasi dengan baik yang membuat interaksinya dengan lingkungan menjadi sangat kurang, dan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.