Articles
319 Documents
Penyediaan Mesin Penetas Telur dan Peningkatan Kapasitas Produksi bagi Peternak Bebek Petelur di Kelurahan Nongkosawit
Supraptono, Supraptono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v17i2.21735
Di wilayah Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati Semarang ada usaha peternakan bebek yang berkembang dari penetasan telur yang memperbanyak jumlah bebek dan meningkatkan penjalan perusahaan. Tingkat keberhasilan penetasan telur diteliti dan diujicobakan menggunakan mesin tetas telur. Telur bebek tidak hanya dijual mentah namun bisa juga ditetaskan, menentukan produk alternatif dan mengetahui penurunan biaya produksi pemasakan telur asin. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode ceramah/penyuluhan tentang pentingnya menjaga suatu usaha dan memberikan peluang produk alternatif serta meningkatkan jumlah bebek dari keberhasilan menetas dan menjadi bebek baru dengan lebih cepat. Motivasi untuk mencoba alat inkubator penetas telur bebek dengan kontrol pemanasan dan kelembaban. Mencoba alat dan mempraktekan pembuatan telur asin dengan kapasitas yang lebih besar. Mitra dapat mencoba sendiri alat untuk penetas telur dan pemasak telur dengan instruksi atau prosedur yang sudah disampaikan selama kegiatan bersama. Program yang sudah dilaksanakan memberikan keberhasilan mesin penetas telur untuk menetaskan telur bebek diterapkan pada mitra peternak meningkat menjadi 87,5%. Pemasakan telur asin menggunakan panci kukus kapasitas besar 2 L dapat menurunkan biaya produksi pemasakan sebesar 62,5% dari mula-mula. Permasalahan untuk mempercepat waktu produksi dan perbaikan sudah dapat dikendalikan sehingga peternak dapat menetaskan telur bebek secara mandiri dengan memilih telur yang berkualitas dan diversivikasi produk berupa telur asin. In Nongkosawit Village, Gunungpati District, Semarang, there is a duck farming business that has developed from hatching eggs that increase the number of ducks and increase the company's sales. The success rate of hatching eggs was researched and tested using an egg hatching machine. Duck eggs are sold raw and can also be hatched, determining alternative products and knowing the reduction in production costs for cooking salted eggs. Implementing this community service activity is the method of lecturing/counseling on the importance of maintaining a business, providing alternative product opportunities, and increasing the number of ducks from hatching success and becoming new ducks more quickly. Motivation to try a duck egg incubator with heating and humidity controls. Try out tools and practice making salted eggs with a bigger capacity. Partners can try their egg incubator and egg cooker with the instructions or procedures that have been conveyed during the joint activity. The program that has been implemented has resulted in egg incubators' success for incubating duck eggs being applied to breeder partners, increasing to 87.5%. Cooking salted eggs using a 2 L large capacity steamer can reduce cooking production costs by 62.5% from the start. The problem of speeding up production and repair time can be controlled so that breeders can hatch duck eggs independently by selecting quality eggs and product diversification in the form of salted eggs.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI DENDENG DAN ABON SAPI
Hudallah, Noor;
Saptariana, Saptariana;
Suryanto, Agus
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10126
Dendeng merupakan salah satu cara pengawetan daging secara tradisional yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Dendeng diolah dengan menambahkan bumbu berupa rempah-rempah dan dikeringkan baik menggunakan bantuan sinar matahari ataupun dengan oven. Selain dendeng, abon sapi merupakan salah satu divesifikasi produk olahan dari daging sapi. Abon termasuk makanan yang disukai karena dapat dijadikan lauk dan mempunyai nilai gizi tinggi. Pengabdian IbM ini menggandeng industri dendeng sapi cap “Guci Mas” dan abon sapi cap “Gelatik” yang dimiliki oleh bapak Koko Cahyono, dan industri abon sapi/ayam cap “Rambutan” yang dimiliki oleh ibu Hj. Surini di Salatiga sebagai industri mitra.Lewat pengabdian yang dilakukan diketahui bahwa SDM industri mitra sangat bersemangat menyerap masukan dan implementasi teknologi dan berharap ke depan bisa dijadikan tambahan kemampuan yang bisa diandalkan dalam produksi dan persaingan.Pada industri dendeng sapi, diimplementasikan teknologi “big mixer” dengan kapasitas 15 kg hingga 20 kg untuk campuran bumbu-bumbu dendeng, sedangkan pada industri abon sapi, diimplementasikan “big spinner” dengan kapasitas 10 kg hingga 15kg untuk meniriskan minyak yang ada pada abon.
Penerapan Aplikasi Keuangan Berbasis Android “Si Apik†pada Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Biofarmakaka Desa Limbangan Kendal
Wiratama, Bayu;
Kriswanto, Kriswanto;
Rahayu, Sri;
Nugraha, Amhar Rais;
Satriawan, Yudha
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v17i1.21199
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) biofarmaka Desa Limbangan menghadapi kendala dalam penyusunan pelaporan keuangan yang sesuai standar, tidak mengetahui berapa keuntungan murni yang didapatkan, kurang pahamnya pengetahuan dasar pencatatan keuangan, kurang pahamnya pengetahuan aplikasi keuangan berbasis android, dan kesulitan mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pemahaman pengetahuan dasar pencatatan keuangan dan meningkatkan kemampuan mengoperasikan aplikasi keuangan berbasis android “SI APIK†melalui edukasi dan pelatihan pembukuan keuangan berbasis android “SI APIKâ€. Pengabdian masyarakat melibatkan para pelaku UMKM biofarmaka Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode langsung tatap muka pendampingan yakni dengan menganalisis dan problem solving. Materi pembukuan keuangan disajikan dengan ceramah, pelatihan, tanya-jawab, demonstrasi, dan penyelesaian kasus. Materi tersebut dibuat dengan sederhana dan menarik sehingga materi pembukuan keuangan mudah dipahami UMKM biofarmaka. Selanjutnya proses pencatatan dimulai dengan contoh contoh transaksi sederhana yang biasa dilakukan melalui aplikasi SI APIK, aplikasi android yang dikeluarkan Bank Indonesia. Hasil pelatihan dan pendampingan literasi finansial pelaporan keuangan melalui aplikasi berbasis android ini berjalan dengan baik, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengetahuan dasar pencatatan keuangan dan peningkatan pemahaman mengenai pengoperasian aplikasi keuangan berbasis android. Hal ini dibuktikan dengan hasil post test yang meningkat dibandingkan dengan pre test serta beberapa pelaku UMKM sudah bisa melakukan pencatatan keuangan atas operasi usaha yang dilakukan melalui aplikasi SI APIK. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi keuangan SI APIK berbasis android dapat meningkatkan kemampuan UMKM biofarmaka dalam menyusun pelaporan keuangan yang sesuai standar sehingga akan lebih mudah dalam mendapatkan modal dari lembaga keuangan. The aim of community service is to increase understanding of basic knowledge of financial records and improve the ability to operate an Android-based financial application “SI APIK†through education and training on android-based financial accounting “SI APIKâ€. The method used in the training is a direct method of face-to-face mentoring by analyzing and problem solving. Financial bookkeeping material is presented with lectures, training, questions and answers, demonstrations, and case resolution. The material is made with a simple and interesting so that financial bookkeeping material is easily understood by MSME Biopharmacaka. Then the recording process starts with examples of simple transactions that are usually done through the SI APIK application, an android application issued by Bank Indonesia. The results of the training and financial literacy assistance for financial reporting through this Androidbased application went well, and there was an increase in understanding of the basic knowledge of financial records and an increase in understanding of the operation of Android-based financial applications. This is evidenced by the increased post-test results compared to the pre-test as well as some MSMEs who have been able to do financial records of business operations conducted through the application of SI APIK. So it can be concluded that the application of android-based SI APIK financial application can improve the ability of biopharmacaka MSMEs in preparing financial reporting in accordance with standards so that it will be easier to get capital from financial institutions.
IBM REVITALISASI POSYANDU DESA TAMBAKREJO
Zainafree, Intan;
Mardiana, Mardiana
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v13i2.5602
Public Health Center in the village Tambahrejo held regularly every month but the longer the people who come on the wane , whereas neighborhood health center is a milestone controller nutrition and growth of children as well as early detection of disease . The purpose of devotion is 1 ) optimize Tambakrejo wide growth , 2 ) Improve the skills of a cadre of neighborhood health center on anthropometric measurements , maternal counseling to children , 3 ) The completion of the module and pocketbooks mother toddler and videos of neighborhood health center management , 4 ) Establishment of medicinal plant families ( TOGA ) , 5 ) Motivating toddler ‘s mother to come to the neighborhood health center . The approach taken in this devotion is a neighborhood health center and counseling training cadres in the village Tambakrejo toddler ‘s mother . The results achieved , among others , enhancing the knowledge and skills of a cadre of neighborhood health center , the formation of neighborhood health center organizational structure , modules and videos of neighborhood health center management and a handbook for mothers toddlers , and there TOGA .
PENGOLAHAN KERUPUK KULIT IKAN DI KELURAHAN BULU LOR KOTA SEMARANG
Agustina, Titin;
Saputro, Danang Dwi
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.15097
Di antara berbagai jenis makanan ringan, kerupuk merupakan makanan ringan yang sangat populer bagi segala lapisan masyarakat. Mengingat peluangbisnis kerupuki, munculah banyak pelaku usaha yang menekuninya. Dalam kegiatan ini dipilih mitra usaha kecil yang menghadapi permasalahan terkait aspek produksi, yaitu produk masih mengandung minyak goreng terlalu banyak karena belum ada proses penirisan minyak. Hal ini dapat berakibat daya tahan kerupuk kulit ikan menjadi berkurang karena menjadi mudah rusak/berbau tengik. Alamat mitra di Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara. Untuk mencapai target yang diinginkan, tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen, teknisi, dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan kegiatan diterapkan beberapa metode yang saling mendukung, antara lain dengan ceramah/penyuluhan untuk materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi untuk menyampaikan materi praktik/keterampilan, praktik langsung oleh mitra dan pendampingan kegiatan. Dalam kegiatan ini dihasilkan teknologi tepat guna berupa mesin peniris minyak goreng (spinner) yang mampumeningkatkan produktivitas usaha dan kualitas produk.
KONSTRUKSI DARI PEMBUATAN INSTRUMEN STATUS GIZI PADA GURU TK DI KELURAHAN KALISEGORO GUNUNGPATI SEMARANG
Nurharini, Atip
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10333
Status gizi adalah keadaan gizi seseorang, dalam hal ini dapat dideteksi dengan cara antropometri yaitu dengan mengukur ukuran tubuh, misalnya berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkaran lengan atas (LLA). Pada pengabdian kali ini, Tim Pengabdi Universitas Negeri Semarang ingin menindaklanjuti program IbM, yaitu berupa pembinaan pengajar TK dalam memahami status gizi anak balita dengan memberikan pelatihan pengukuran gizi, pembuatan alat pengukur gizi, simulasi, dan tanya jawab. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah:mengetahui apakah dengan menggunakan Pita LILA sebagai cara efektif untuk mengukur status gizi pada anak TK di Kelurahan Kalisegoro Gunungpati dan mengetahui cara membuat alat pengukur status gizi berupa Pita LILA sebagai alat pengukur gizi anak TK di Kelurahan Kalisegoro Gunungpati. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini meliputi guru-guru TK sekelurahan Kalisegoro kecamatan Gunungpati kota Semarang, meliputi : TK Islam Terpadu Sekargading, dan TK Umul Quro dengan jumlah peserta 14 orang. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, workshop, praktek, dan simulasi.
KONSEP GREEN ECONOMIC MELALUI PENYEDIAAN PEWARNA ALAMI BATIK DARI TANAMAN MANGROVE
Dewi, Nur Kusuma;
TM, Nana Kariada;
Febriana, Fidia
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v14i2.8966
Tanaman mangrove memiliki manfaat secara ekologis sebagai pencegah abrasi dan mampu meningkatkan kualitas lingkungan yang ditandai dengan meningkatnya keanekaragaman hayati.Selain fungsi ekologis, mangrove juga memiliki manfaat secara ekonomi. Salah satu manfaat mangrove adalah untuk proses pewarnaannya, batik memakai bahan dasar tumbuh-tumbuhan.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan cara budidaya membuat pewarna alami batik dari tanaman mangrove kepada para anggota Camar dan Merah Delima dan warga Tambakrejo guna meningkatkan pendapatan.Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan, pelatihan dan bantuan alat membuat pewarna alami batik serta alat membatik.Setelah mendapatkan bekal teori yang cukup dan melihat langsung peragaan dari tim pelaksanan kegiatan pengabdian, mulai dilakukan pelatihan/praktek cara-cara melakukan pembuatan pewarna alami batik dari mangrove yang baik dan benar. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan, dapat diambil kesimpulan, bahwa peserta pengabdian telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan pewarna alami untuk batik berbahan baku mangrove yang dilakukan dengan baik dan benar. Peserta pengabdian memiliki pengetahuan tentang membuat pearna batik dari mangrove yang ada di lingkungan tempat tinggalnya di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas Kota Semarang
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM SPEAKING ENGLISH FOR INSTRUCTIONAL PURPOSES UNTUK PENGAJARAN BILINGUAL DI SD ISLAM AL AZHAR 29 BSB SEMARANG
Fitriati, Sri Wuli;
Farida, Alief Noor
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v16i2.17515
Memperkuat Sejak tahun 2016, SD Islam Al Azhar 29 BSB Semarang merintis pengajaran bilingual (yaitu, pengajaran dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) untuk mata pelajaran Matematika dan IPA. Tantangan utama program ini adalah kompetensi guru dalam berbahasa Inggris. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan peningkatan kemampuan guru berbahasa Inggris, khususnya Speaking English for Instructional Purposes. Pelatihan yang bertujuan untuk mempersiapkan penyelenggaraan kelas bilingual ini dilaksanakan dalam lima kali pertemuan. Setiap pertemuan berlangsung selama 2 – 2,5 jam. Teknik kegiatan meliputi: pronunciation drills, group and class discussions, modelling, penyusunan skenario pengajaran (teaching scenario), dan microteaching. Peserta selalu antusias dalam setiap kegiatan. Setiap sesi microteaching berakhir, dilakukan refleksi. Feedback dari peserta lain terhadap guru yang melakukan microteaching sangat supportif dan konstruktif. Pada akhir pelatihan, terdapat peningkatan kompetensi guru-guru peserta pelatihan dalam menggunakan ungkapan-ungkapan bahasa Inggris untuk tujuan pengajaran. Mereka tampak lebih percaya diri dan lebih lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Pihak sekolah mengharapkan pelatihan berkelanjutan untuk menyukseskan program pengajaran bilingual di sekolah. Â
IBM PASAR SAMPANGAN BARU SEMARANG
Indriyanti, Dyah Rini;
Banowati, Eva;
Margunani, Margunani
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v13i1.5592
IbM activities carried out in Sampangan Pasar Baru, Jalan Raya village Bendan Menoreh Duwur, District Gajahmungkur Semarang. The purpose of these service activities, namely: 1) train KSM Pasar Baru Sampangan process organic waste into organic fertilizer ready for sale. 2) help the government tackle the waste problem by creating a model of market-based processing of organic waste. 3) educate the traders of vegetables in order to dispose of waste in place and sort out organic and non-organic. There are two groups who are partners, namely: the first group of traders, especially traders vegetables every day produces organic and non-organic waste amounts to approximately 75 merchants. The second group of organic waste processing. IbM devotion steps that have been made are as follows: socialization and coordination of relevant parties, the manufacture of home composting, procurement of equipment and materials, training composting, educating the traders to dispose of waste in place, processing of organic waste regularly. Results obtained: 1) KSM Market Sampangan New’ve processing organic waste market becomes compost and is already on sale, 2) Produced SDM many as three people from KSM Market Sampangan New that can process organic waste market into compost, 3) Traders vegetables approximately 75% were taking out the trash in place, although not entirely sorted garbage sorting.
MESIN KRISTALISASI SERBUK UNTUK UKM JAMU VARAGUS DI KECAMATAN PEGANDON KENDAL
Fatchurrochman, M.;
Sydore, Faizal Romyta
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/rekayasa.v15i2.12586
Kualitas dan kuantitas produk minuman serbuk instan UKM Jamu VARA- GUS perlu ditingkatkan dengan menggunakan mesin kristalisasi serbuk. Ketiadaan laporan keuangan pada UKM Jamu VARAGUS menyebabkan usaha sulit berkem- bang, maka perlu dibuat laporan keuangan agar manajemen usaha berjalan dengan maksimal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1) meningkat- kan kualitas dan kuantitas produk dengan menerapkan mesin kristalisasi serbuk; 2) mengetahui nilai tambah setelah menerapkan mesin kristalisasi serbuk; 3) menyusun laporan keuangan menggunakan komputer untuk UKM jamu VARAGUS. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini antara lain: 1) pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan program komputer; 2) pembuatan mesin menggunakan metode ran- cang bangun; 4) pelatihan penggunaan alat dan perawatan dengan metode praktik dan Tanya jawab; 5) evaluasi penggunaan mesin menggunakan metode uji coba dan pengamatan; 6) pendampingan dan konsultasi menggunakan metode diskusi. Hasil dari program ini adalah: 1)mesin kristalisasi serbuk meningkatkan kualitas produk dengan adanya penurunan persentase gumpalan mencapai 15%, kuantitas produk meningkat 100% sekali proses; 2) terjadi peningkatan nilai tambah dari penerapan mesin yakni dengan berkurangnya biaya tenaga karyawan, dan penghematan biaya bahan bakar lebh dari 50; 3) laporan keuangan UKM VARAGUS dibuat menggunakan microsoft excel, tersusun atas beberapa formulir diantaranya chart of account, jurnal umum, neraca, dan laporan laba-rugi