cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014)" : 33 Documents clear
PEMBUATAN PAES PENGANTIN SOLO DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORSIONAL Ihsani, Ade Novi Nurul
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paes merupakan riasan dahi yang berwarna hitam atau hijau. Paes pada tata rias pengantin gaya solo terdiri empat (4) bagian, yaitu gajahan, penitis, pengapit dan godeg. Beberapa bagian paes tersebut memiliki bentuk yang berbeda, gajahan bentuknya seperti ujung telur bebek, penitis bentuknya kuncup bunga kantil, penitis bentuknya ujung telur ayam dan godeg seperti bunga turi. Dewasa ini pembuatan paes dapat dilakukan dengan bermacam-macam teknik, salah satunya dengan menggunakan   teknik   proporsional.   Teknik   proporsional   adalah   teknik   dalam membuat paes yang dibuat dengan bantuan kertas. Kertas tersebut dipotong dengan ukuran 10 X 10 cm dan dilipat menjadi segitiga sama sisi. Kertas tersebut digunakan untuk  mengukur  jari  pengantin  yang  nantinya  akan  digunakan  sebagai  patokan dalam pembuatan paes. Tujuan pembuatan paes dengan teknik proporsional agar mempermudah perias pemula dalam membuat paes. Hasil membuat paes dengan menggunakan teknik modern lebih mudah daripada menggunakan teknik modern karena, patokan yang digunakan adalah dengan menggunakan jari pengantin wanita sendiri.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PENGOLAHAN KUE INDONESIA DARI BAHAN PISANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS X PATI SERI SMK NEGERI 3 PATI TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Nawangsri, Siti
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana penerapan model pembelajaran Cooperative  Learning,  meningkatkan  kualitas  pembelajaran pengolahan kue Indonesia bahan dasar pisang, pada siswa kelas X Patiseri SMK 3 Pati. Penelitian ini melalui dua siklus.Hasil Penelitian ini dengan model pembelajaran Coooperative Learning menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran dengan model sebelumnya. Pada siklus I ketuntasan klasikal 93,10% dan siklus II klasikal meningkat  menjadi  100%.  Hal  ini  diketahui  pembelajaran  Cooperative Learning dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi mengolah kue pisang.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMPETENSI MENGGAMBAR BUSANA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PROPORSI TUBUH MANUSIA PADA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMK NEGERI 3 PATI JAWA TENGAH TAHUN DIKLAT 2007/2008 Suwartinah, Suwartinah
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang mampunya siswa dalam menghasilkan desain gambar busana yang proporsional, sehingga mempengaruhi prestasi belajarnya. Bertujuan meningkatkan kompetensi menggambar busana dengan menggunakan media proporsi tubuh manusia dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran   menggambar busana dengan menggunakan media proporsi tubuh manusia. Subyek penelitian siswa kelas XII Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri 3 Pati sebanyak 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kompetensi menggambar busana siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan media proporsi tubuh manusia mengalami peningkatan. Hasil analisis data dari tes pratindakan, siklus I, sampai siklus II terus meningkat. Hasil tes pratindakan yaitu sebelum tindakan penelitian dilakukan, menunjukkan bahwa rata-rata skor yang dicapai sebesar 53,12%. Pada siklus I rata- rata skor menjadi 64,84%. Pada siklus I ini terjadi peningkatan sebesar 11,72% dari pratindakan. Pada siklus II rata-rata skor meningkat menjadi 74,84% (meningkat sebesar 10,0% dari siklus I), dan telah memenuhi target yang peneliti yaitu 70,0.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM PENGOLAHAN KUE DAN ROTI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BEKERJA LANGSUNG (LEARNING BY DOING) DI KELAS X PATISERI PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 3 PATI TAHUN 2010/2011 Sunami, Anis Santi
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dengan mempergunakan metode pemecahan masalah dan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran akan memberikan hasil yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pengolahan  kue  dan  roti  dengan  menggunakan  model  pembelajaran  bekerja langsung (learning by doing) pada siswa kelas X Patiseri Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini menggunakan desain PTK. Subjek penelitiannya adalah siswa  kelas X Patiseri SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini, terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor 74,5% pada siklus I menjadi 85,7% pada siklus II, diikuti perubahan perilaku yang lebih baik.
PENCELUPAN KAIN SHANTUNG DENGAN EKSTRAK DAUN SIRSAK DAN RIMPANG KUNYIT Prasetyaningtyas, Wulansari
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil untuk pakaian maupun tekstil untuk kebutuhan rumah tangga merupakan salah satu produk ekspor non migas yang perlu mendapat perhatian untuk terus ditingkatkan. Shantung adalah jenis tekstil yang menggunakan serat rayon viskosa. Rayon viskosa merupakan salah satu bahan tekstil yang banyak disukai oleh konsumen karena selain berpenampilan menarik, murah dan mudah didapat juga karena kenyamanan (comfortable) dalam pemakaiannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen. Pendekatan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan cara pengekstraksian daun sirsak dan rimpang kunyit dengan metode ekstraksi dingin. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penilaian untuk mengetahui kualitas hasil pengujian yang meliputi penilaian arah warna dengan uji organoleptik, sedangkan untuk ketuaan warna dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian dengan uji laboratorium. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Ekstrak daun sirsak dan rimpang kunyit dapat digunakan untuk mencelup kain shantung dengan arah warna kuning kecoklatan. Ketuaan warna kain shantung yang dicelup dengan menggunakan ekstrak daun sirsak dan rimpang kunyit menunjukkan hasil R (%) 7.62. Ketahanan luntur kain shantung yang dicelup dengan menggunakan  ekstrak  daun  sirsak  dan  rimpang  kunyit  termasuk  dalam  kategori kurang dengan rata-rata CD (colour difference) 6.0.
PENGARUH POLA MAKAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA BIDANG KEAHLIAN TATA BOGA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN [SMK] NEGERI 3 PATI TAHUN PELAJARAN 2010 - 2011 Wijayanti, Heni
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu pola makan sebagai variabel bebas dan prestasi belajar sebagai variabel terikat. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Proporsional Random Sampling karena sample dalam penelitian ini diambil dari masing-masing kelas sebanyak 25 % secara acak berjumlah 75 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan siswa keahlian Tata Boga SMK Negeri 3 Pati termasuk dalam kategori sedang (53,3%) dan prestasi belajarnya termasuk kategori sedang  (44 % ). Dari analisis diperoleh rxy =0,874 > r tabel 0.227 pada taraf signifikan 5 %, r tabel 0.296 pada taraf signifikan 1 %.  Sedangkan hasil dari penghitungan koefisien determinan (R2) diperoleh hasil 0.765 atau 76.5%.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR PERAWATAN KULIT DAN RIAS WAJAH PADA SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN KULIT DI SMK NEGERI 3 PATI Sukarsi, Sri
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian  untuk  meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit melalui penerapan penggunaan multimedia interaktif di SMKN 3 Pati. Pelaksanaan  meliputi : perencanaan tindakan,  pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan harian, hasilnya dianalisis dengan menghitung persentase: kreativitas, ketuntasan, dan aktivitas guru. Hasil penelitian siklus I rata-rata tingkat kreativitas belajar sebesar 82% (baik) setelah diadakan tindakan siklus II menjadi 98% (amat baik), sehingga ada peningkatan sebesar 16%. Kualitas hasil belajar pada siklus I siswa yang mencapai ketuntasan ada 29 siswa (81%) setelah diadakan tindakan siklus II, kualitas hasil belajar siswa meningkat menjadi 36 siswa (100%) mencapai ketuntasan belajar. Kesimpulannya penggunaan multimedia interaktif dapat meningkatkan kreativitas belajar  siswa  kelas  X Tata  Kecantikan  Kulit  pada  mata pelajaran Perawatan Kulit dan Rias Wajah dengan materi “Perawatan kulit wajah tidak bermasalah (facial)”. 
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN DALAM PEMBUATAN MASAKAN AYAM KODOK PADA KELAS III RESTORAN 2 SEMESTER GASAL SMK NEGERI 3 PATI TAHUN PELAJARAN 2007 – 2008 Rejeki, Sri
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan   yang dilakukan Guru   pengolahan bahan makanan,   Siswa Kelas III   Restoran 2 masih kurang, terampil dalam pembuatan masakan ayam kodok. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal diperlukan pelatihan- pelatihan secara intensif.meliputi aspek kognetif, affektif dan psikomotoric. Tujuan penelitian ini adalah: 1)  untuk meningkatkan keterampilan  siswa dalam pembuatan masakan ayam kodok    2) untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memvariasikan pengolahan masakan yang berbahan pokok ayam   3) memperbaiki proses pembelajaran membuat ayam kodok menjadi proses pembelajaran dalam suasana yang menyenangkan, menghilangkan kejenuhan 4) menjadikan proses pembelajaran lebih   mengesankan siswa. Penelitian ini terdiri   dua siklus, teknik pengumpulan data Tes untuk mengetahui ketrampilan (afektif) siswa, dan teknik Non Tes; observasi untuk mengetahui respon, sikap siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan, peningkatan ketrampilan siswa untuk memvariasikan masakan berbahan baku ayam dari kondisi awal nilai rata-rata 74,92%; hasil siklus I nilai rata- rata siswa sebesar 96,55% dan pada siklus II menjadi 100%. Jadi peningkatan rata- rata dari kondisi awal ke siklus I 21,63%, siklus I ke siklus II 3,45% . terbukti pada kondisi awal ketuntasan belajar klasikal belum tercapai (siklus I) sedangkan pada siklus II ketuntasan klasikal tercapai 100%.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN SANDWICH DENGAN TEKNIK FUSION MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA SISWA KELAS XI JB2 SEMESTER GENAP PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 3 PATI TAHUN PELAJARAN 2011-2012 Suwanti, Sri
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan Sandwich dengan teknik fusion, dan (2) pelaksanaan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan Sandwich dengan teknik fusion. Pelaksanaan tindakan meliputi empat alur: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI JB 2 di SMK Negeri 3 Pati berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi pendahuluan, dokumentasi dan catatan lapangan, kemudian hasilnya dianalisis dengan Kriteria Ketuntasan Minimal. Hasil penelitian siklus I tingkat keterampilan siswa termasuk kategori cukup terampil, siklus II meningkat menjadi terampil dan siklus III meningkat menjadi sangat terampil. Kesimpulannya penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan Sandwich dengan teknik fusion.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM PENGOLAHAN SOUP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 3 PATI TAHUN 2012/2013 Patonah, Sri
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Students Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan kemampuan  siswa  dalam  pengolahan  soup  pada  siswa  kelas  XI    Jasa    Boga Program Keahlian  Tata  Boga  SMK  Negeri  3  Pati  tahun 2012/2013. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI Jasa Boga-2 SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini, terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Data nontes yang digunakan berupa pedoman observasi, jurnal, dan wawancara. Analisis data tes dilakukan secara kuantitatif sedangkan analisis data nontes dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada pra tes: 67,04, siklus I: 77,58 dan siklus II meningkat menjadi 83,81. Peningkatan pemahaman siswa pada tiap siklus diikuti dengan perubahan tingkah laku siswa ke arah yang postif.

Page 1 of 4 | Total Record : 33