cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MERIAS WAJAH KARAKTER TUA MELALUI MODELDISCOVERRY LEARNINGDENGANMIPELAND KREPADAPESERTA DIDIKKELAS XII Halimah, Mardiana Siti
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13852

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi permasalahan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran merias wajahkarakter tuadi kelas XII Tata Kecantikan Kulit SMK Negeri 1Pekalongansemester gasal tahun 2017melalui model Descovery LearningdenganMIPEL AND KRE. (Media Internet, Pengamatan Lingkungan dan Kreativitas), Teknik analisa data yang digunakan adalah diskriptif kualitatif denganmetodepengumpulan datamenggunakan wawancara, observasi serta tes untuk mengukur ketrampilan dan hasil belajar merias wajahkarakter tua. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, SiklusI meliputi : Perencanaan, Tindakan, Observasi, Refleksi. Sedangkan Siklus II meliputi Perencanaan, Tindakan, Observasi, Refleksi, dan Kesimpulan, Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar yang signifikan. setelah dilakukan bimbingan secara langsung dengan media internet, pengamatan lingkungan, dan kreativitas, dengan proses pembelajaran yang dilakukanselangkah demi selangkah serta adanya kesempatan latihan lanjutan nilai kategori kurang baik mengalami penurunan sebesar 19,23% yaitu dari 19,2%pada siklus 1 menjadi 0% pada siklus ke2. Berdasarkan hasil wawancara terpimpin dengan siswa terdapat 23,85% yang menyatakan sangat setuju dan 74,62% menyatakan setuju jika pembelajaran merias wajahkarakter menggunakanModel Discovery LearningDenganMIPELANDKRE dan hanya sekitar 1,54% yang menyatakan tidak setuju.
ERBUK SEMANGGI SEBAGAI MINUMAN HERBAL Saleh, Nini Jayanti; Soediro, Moses
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13848

Abstract

Innovation is needed to preserve local culinary clover as a culinary ingredient which becomes one of the elements of the tourist attraction. With the momentum of healthy lifestyle trend in Surabaya, a beverage product is createdfromlocal ingredients in Surabaya. A clover known in Latin asMarsilea Crenatais usually used as a Pecel Semanggi. Marsilea Crenata is knownasherbal medicine. It is usedto curesore throat, sprue, and fever. It contains high isoflavones.The herbal drinkis createdby producing clover powder through the stages of drying using dehydrator. The herbal beverage is produced through experimental stages with dry mix and crystallization method. Sensorytest is used to discover about the taste, aroma, color, and texture of the herbal drink. They are acceptable and 53.3% of panelists like it. Nutritiontest is conductedinBalai Riset dan Standardisasi Industri Surabayato discover the nutrition facts of the herbal drink. The herbal drink contains of 20,62% ash, 7,31% sugar, 1,16% protein, 6,15% carbohydrate, andenergy38,96 kcal/100 g.In further research other methodscan be usedsuch as vacuum drying or freeze drying so that the vitamin content is keep remain. The clover leaf utilization can be optimized by producing an instant herbal drink water clover. Thus the Kampung Semanggi as one of tourist destinations deserves to receive more attention, particularly fromthe government.
MEMBANGUN JEJARING KEWIRAUSAHAAN MELALUI KEUNGGULANUSAHA KONVEKSIUNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN Wahyuningsih, Sri Endah; Murwatiningsih, Murwatiningsih
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13853

Abstract

Penelitian ini menguji secara empirik dan menganalisis pengaruh jejaring kewirausahaan keunggulan usahakonveksi dan adaptabilitas lingkungan usaha terhadap kinerja pemasaran pada usaha mikro kecil dan menengah konveksi di Jawa Tengah. Berdasarkan research gap hasil penelitian mengenai pengaruh jejaring kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran maka memunculkan proposisi: keunggulan usaha adalahkemampuan perusahaan untuk memberikan nilai lebih dari pada pesaingnya berupa pengembangan kualitas produk, produk yang lebih bervariasi, pelayanan yang lebih baik, menciptakan loyalitas pelanggan, dan menentukan harga jual produk yang kompetitif dengan spirit kerjasama yang saling menguntungkan dan memberi kemanfaatan. Keunggulan usaha berpotensi meningkatkan kinerja pemasaran. Dasar teori yang melandasi antara lain teori modal sosial, tri keunggulan kompetitif, dan pendekatan kapabilitas dinamis dan organisasional. Populasi dalam penelitian ini adalah usaha mikro kecil dan menengah bidang konveksi di Jawa Tengah. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 180 responden. Responden adalah pemilik/pengelola usaha konveksi, pengambilan sampel diprioritaskanpada perusahaan yang mempunyai karakteristik masuk didalam program binaan klaster Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Tengah. Teknis analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) dengan software AMOS versi 18. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran konveksi melalui keunggulan usaha. Jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran.. Hal ini dapat dilihat nilai P value adalah 0,023 dengan kontribusi total pengaruh sebesar 0,542. Saran penelitian ini perlu dibangun dan dikembangkan jejaring kewirausahaan pada usaha mikro kecil dan menengahpada usaha konveksi maupun bidang fashion
PERAN ETIKA BERBUSANA SERTA BATASAN PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI SEBAGAI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN Na'am, Muh Fakhrihun; Wahyuningsih, Sri Endah
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i1.6401

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know the influence of pornographyand porno actions towards prevention the violence of woman and to know theprevention method of woman violence exactly. This research done withqualitative method because to know the description of woman violence factually.Data conception technique through interview and questionnaire to NGO Key Word: the pornography and porno actions, the prevention method of womanviolence exactly.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh batasanpornografi dan pornoaksi terhadap pencegahan kekerasan terhadap perempuandan mengetahui metode pencegahan kekerasan pada perempuan yang tepat.Penelitian ini dilakukan secara kualitatif karena untuk melihat gambarankekerasan terhadap perempuan secara nyata. Teknik pengambilan data melaluiwawancara dan angket terhadap LSM
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PRAKTIK PENGOLAHAN PASTRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF (EXPLICIT INSTRUCTION) PADA SISWA KELAS XI PATISERI-1SMK NEGERI 3 PATI TAHUN2014/2015 Lestari, Rini
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13849

Abstract

Siswa seringkali mengalami kesulitan belajar, oleh karena itu perlu adanya suatu strategi belajar mengajar yang dapat memecahkan persoalan tersebut. Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang menghasilkan siswa yang memiliki pemahaman dan penguasaan yang baik, maka dibutuhkan metode pembelajaran yangbaikbagi proses belajar mengajar. Salah satu metode pembelajaran yang digunakan sebagai sumber utama dalam menyampaikan ilmu dan pengetahuan kepada siswa adalah metode pembelajaran aktif (explicit instruction). Penelitian ini menggunakan desain PTK.Subjek penelitiannya adalah siswa kelasXI Patiseri-1SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini, terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan proses dan pengamatan produk. Data pengamatan proses yang digunakan berupa pedoman pengamatan. Analisis data pengamatan produk dilakukan secara kuantitatif sedangkan analisis data pengamatan proses dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran aktif (explicit instruction) dapat meningkatkan prestasi belajar praktik pengolahan pastry pada siswakelasXI Patiseri-1SMK N 3 Pati Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini terbukti dari evaluasi siklus I 62,5%siswa mencapai nilai KKM (75) dengan rata-rata skor yang dicapai 75,5, sedangkan siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 100% dengan ratas-rata skor 81,1. Peningkatan pemahaman siswa pada tiap siklus diikuti dengan perubahan tingkah laku siswake arah yang postif. Hal tersebut terlihat pada aktifitas siswa dalam hal spiritual, jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, santun, dan percaya diri, sehingga siswa menjadi lebih fokus dan kemampuan berkreasi menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapanmetode pembelajaran aktif (explicit instruction) telah terbukti mampu meningkatkan mutu pembelajaranterutama dalam hal prestasi belajar praktik pengolahanpastrypada siswakelasXIPatiseri-1SMK N3 Pati Tahun Pelajaran 2014/2015.
THE ONLINE SENSORIAL EVALUATION OF FOOD Triatma, Bambang
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13845

Abstract

One of the subjects in the vocational education is the analysis of the food quality by sensorial evaluation. The sensorial evaluation of food is usually done by humans in a laboratory where used "panelists came to food" approach. This approach is very bound by the schedules, seized the place and disrupt the daily schedule of panelists as students. When there is no match meeting, free time varies between the panelists and researchers, it needs the reverse approach where "food came to panelist". On this new approach, panelists tasted the food in other place then send the data online from each place. An online framework is required to implement this approach, which facilitates the sensorial serving panelist pour their sensorial response into keyboard beats and data will be directly delivered to researcher computer. Practitioners utilize collaborative space from provider https://bambangtriatma.wikispaces.comandhttps://kwiksurveys.comto perform the evaluation of the food as part of the courses the analysis of the food quality. One of the stages in the evaluation of food is researching the reliability of prospective panelists in judging the food. There are many aspects of the food sensorial characteristic: taste, flavor, texture and color, but color is the most already digitally judged than the other aspects. Therefore, at the beginning, the color aspect was first choosed by this system. Sensitivity of the prospective panelists against color examined their ability to identify the color of adjacent characters, then asked to decide whether the pair of different color or not. This approach is easy to doby computer screen thanks to the existence of a system of colors digitally mapping. Data is forwarded via the internet network with specific applications. This system makes it easy for researchers in the future to recruit prospective panelists as well asdoing the actual sensorial testing.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN LIMBAH PRAKTEK LABORATORIUM PENDIDIKAN TATA BOGA JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Astuti, Romiyatun Mijiling; Lestari, Noer Hayati
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13850

Abstract

Activity on campus especially dilaboratorium practice activity produce enough garbage anddiverse. Catering laboratory practice activities produce lots of wet garbage or green garbage that contains a lot of nitrogen, while garbage yard including dry waste / brown which contains carbon. During this waste is thrown away just to the trash. Penaliti wants to use this waste to be a more useful item of compost. The purpose of this research is to know: compost quality; how long the composting process; how much nitrogen content and carbon from compost result of waste of practice and garbage yard.This research includes laboratory experimental research, located in the laboratory of Culinary Engineering Department of PKK, Faculty of Engineering UNNES, with practical research materials and page E7. The research procedure is X1 of brown and green mixed waste material with 3: 1 ratio, X2 brown waste material, and X3 green waste material. Observed changes are; temperature, composting time, color, odor, N content and grade C. Data collection technique using observation of change during composting process and chemical test of C content with AOAC test method 967.05.2000 and N content with Kjeldahl test method.The results showed that the composting temperature ranged between 28oC- 40oC. The time spent on composting brown waste is longer than green and mixed waste. The smell of green garbage stinks / ammonia, mixed garbage and brown rubbish does not cause bad smell. Nitrogen content of 0.14% mixed waste compost, 0.23% cocoa waste compost and 0.27% green garbage compost. Carbon compost content of mixed waste 1.43%, compost 8.72% chocolate waste, and compost 7.72% green garbage.
MANFAAT HASIL BELAJAR PERAWATANKULITWAJAH SEBAGAI KESIAPAN MENJADI BEAUTY OPERATOR PRATAMA Agustin, Eny Widhia; N.I, Ade Novi; Astuti, Widya Puji
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13846

Abstract

Pendidikan merupakan kunci utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan sumber daya manusia. Pendidikan bertujuan untuk Memberikan perubahan kepada peserta didik baik pengetahuan, sikap, tingkah laku, keterampilan, daya reaksi, daya penerimaan dan aspek-aspek lain yang ada pada individu. Perubahan-perubahankearah positif tersebut dinamakan hasil belajar. Hasil belajar ini di harapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat mencetak peserta didik (mahasiswa) untuk siap bekerja. Prodi Pendidikan Tata Kecantikan Unnes merupakan salah satu Prodi yang tidak hanya mencetak mahasiswanya untuk menjadi tenaga pendidik tapi juga mencetak mahasiswa yang dapat berwirausaha di bidang kecantikan. Penelitian manfaat hasil belajar perawatan kulit wajah sebagai kesiapan menjadi beauty operator pratamaini dilakukan di Prodi Pendidikan Tata Kecantikan pada mahasiswa semester IV FT. Metode yang digunakan yaitu metode diskriptif. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel total yang berjumlah 44 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian ini bertujuanuntuk memperoleh gambaran manfaat hasil belajar perawatan kulit wajah ditinjau dari konsep dasar perawatan kulit wajah, teknik diagnosis perawatan kulit wajah, peralatan dan kosmetik perawatan kulit wajah, teknik perawatan kulit wajah yang didalamnya mencakup factor kegagalan perawatan kulit wajah dan perawatan pasca perawatan kulit wajah sebagai kesiapan menjadi beautyoperator pratama. Data yang diperoleh dari angket hasil belajar mahasiswa dengan rata-rata 80,75% (baik). Hal ini menerangkan bahwa ada manfaat dari hasil belajar Perawatan Kulit Wajahpada mahasiswa semester IV Prodi Pendidikan Tata Kecantikansebagai Kesiapan Menjadi Beuty Operator Pratama
PENGEMBANGAN WIRAUSAHABAGIIBU-IBU DI KELURAHAN PATEMON GUNUNGPATI SEMARANGMELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUAT HANTARAN PENGANTIN Sawitri, Sicilia; Na’am, Fakhrihun; Rachmawati, Rina; Krisnawatai, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13851

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan membuat hantaran pengantin yang dapat dikembangkan menjadi wirausaha di kelurahan Patemon. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu dan remaja putri di kelurahan Patemon yang berminat akan mengembangkan wirausaha di bidang hantaran pengantin. Metode kegiatan yang diterapkan pada pengabdian yang bersifat pelatihan adalah ceramah, demonstrasi, dan latihan berwirausaha. Kegiatan ini di evaluasi dengan menggunakan instrumen penilaian produk hantaran pengantin. . Hasil yangdiperoleh adalah terwujudnyawirausahapembuatan hantaran pengantindi kelurahan Patemon untuk meningkatkan pendapatan keluarga bagi ibu-ibu rumah tangga.Saran yang diajukan adalah: (1) Hendaknya kewirausahaan lebih dikembangkan di Kelurahan Patemon, (2) Perluadanyamemasarkan produk yang sudah ada.
PENINGKATAN KAPASITAS ANTIOKSIDANDODOLDENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ANGKAK (BERAS MERAH TERFERMENTASI) Ansori, Muhammad; Agustina, Titin; Widayani, Sus
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13847

Abstract

odol banyak diusahakan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Perbaikan kualitas kuliner dodol akan sangat berdampak kepada kesejahteraan masyarakat. Dodol dibuat dengan dua jenis bahan dasar, yaitu buah dan tepung bijibijian. Permasalahan yang mengemuka saat ini adalah usia simpan dodol yang pendek, khususnya dodol yang berbahan dasar ketan dan minyak, karenatimbulnya ketengikan(oksidasi). Pada sisi lain, industri kuliner disemarang sedang berkembang pemanfaatan beras fermentasi Angkak, yang diyakini mampu memberikan dampak positif bagi konsumen yang mengkonsumsinya. Dihipotesakan dalam penelitian bahwa aplikasi ekstrak angkak pada industri kuliner dodol, khususnya pada proses pengolahannya, akan berdampak kepada dua hal. Yang pertama : adanya perbaikan daya tahan terhadap ketengikan dengan parameter kapasitas antioksidan serta estetikawarnamerahdodol dari kandungan beta karoten. Pendekatan eksperimen digunakan untuk mengetahui dampak aplikasi ekstrak Angkak dalam pengolahan dodol kudus. Hasil uji kimiawi terhadap kandungan dodol yang mengalami penambahan ekstrak angkak 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% antara lain sebagai berikut : Kandungan beta karoten dodol semakin meningkat dengan nilai: 0 ug, 17ug, 31ug, 50ug dan 87ug dimana kapasitas antioksidan dodol meningkat dari : 0.824%, 3.605%, 4.701%, 5.393% dan 10.683%. berdasarkan analisis regresi dengan nilai koefisien regresi = 0,96, diketahui bahwa semakin meningkat kandungan beta karoten dodol maka semakin meningkat pula kapasitas antioksidan dari dodol penambahan ekstrak angkak tersebut.

Page 6 of 37 | Total Record : 364