cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JREC (Journal of Electrical and Electronics)
ISSN : 23025883     EISSN : 25500899     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Rancang Bangun Sistem Personal Owncloud Storage untuk Arsip File Tugas Akhir Prodi Sistem Komputer Berbasis Raspberry Pi 3 Andriani, Leni; islamiyah, mufidatul
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.4534

Abstract

Penelitian ini membahas Implementasi sistem back up jalur data (load balance and failover) 2 ISP pada “HIMAKOST” dengan metode per-connection classifier berbasis mikrotik, dengan penelitian ini akan menampilkan hasil pengukuran ketika jaringan di himakost mengalami kendala lambat, putus dan solusinya. Pada penelitian ini dari hasil kendala yang ada, dilakukan proses load balance menggunakan metode per-conncetion classifier yang fungsinya untuk menyeimbangkan beban traffic dan overload serta failover yang fungsinya untuk mem-backup data. Dari hasil pengujian pengambilan sampel masing-masing 5 data dari load balance dapat diketahui bahwa hasil perbandingan monitoring beban traffic dan overload antara ISP-1 dengan ISP-2 serta penggabungannya memiliki perubahan yang signifikan, hal ini menunjukkan bahwa penerapan load balance di himakost berjalan dengan baik. Adapun pengujian failover, dilakukan pengujian dengan memutus masing-masing ISP dengan tujuan untuk mem-backup data dan terbukti keberhasilannya.
Model Naïve Bayes dan Decision Tree untuk Prediksi Penerimaan Spesifikasi Mobil Whidhiasih, Retno Nugroho
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 10 No. 2 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v10i2.5600

Abstract

Mobil merupakan kebutuhan setiap orang sebagai alat transportasi. Seseorang yang telah berkeluarga akan mempunyai kebutuhan yang lebih terhadap sebuah mobil, terlebih jika mempunyai keluarga besar. Jika mempunyai keluarga besar, memilih sebuah mobil yang tepat untuk keluarga sangatlah penting, dan banyak hal yang harus diperhatikan dalam memilih sebuah mobil. Ketepatan memilih mobil untuk suatu keluarga besar akan berpengaruh terhadap pemenuhan semua kebutuhan transportasi dari setiap anggota keluarga. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi terhadap variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam memilih sebuah mobil, yaitu berdasarkan harga beli, biaya maintenance, faktor kenyamanan yang meliputi jumlah pintu, kapasitas orang yang bisa diangkut, ukuran bagasi dan perkiraan keamanan mobil dari data car evaluation. Evaluasi penerimaan dilakukan dengan melakukan prediksi penerimaan menggunakan algoritma naïve bayes dan decision tree classifier. Output dari evaluasi ini adalah penerimaan terhadap variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam memilih sebuah mobil tersebut, yang dikategorikan kedalam empat kelas kategori, yaitu unacc, acc, good dan vgood. Kedua algoritma classifier tersebut menghasilkan kinerja yang berbeda, Naïve bayes menghasilkan akurasi 84,1% dan decision tree menghasilkan akurasi yang lebih tinggi yaitu 91,91%.
Prediksi Sentimen Masyarakat Terhadap Kebijakan Pemerintah Selama Pandemi Covid-19 Menggunakan Support Vector Machine dan Naïve Bayes Ekawati, Inna
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 10 No. 2 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v10i2.5608

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Twitter menjadi salah satu pilihan media sosial bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun sekedar berkomentar. Pada penelitian ini dilakukan analisis sentimen masyarakat terhadap kebijakan pemerintah selama pandemi Covid-19 di Indonesia pada media sosial twitter menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Naive Bayes. Penelitian ini membandingkan kinerja klasifikasi antar kedua algoritma tersebut. Metode yang digunakan adalah text mining terhadap data tweets pada twitter yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. Total dataset yang digunakan adalah 381 data dengan sentimen positif sebanyak 190 data dan sentimen negatif sebanyak 191 data. Keseluruhan dataset yang digunakan akan terbagi menjadi 80% sebagai data training dan 20% sebagai data testing. Evaluasi dari setiap algoritma dilakukan dengan menganalisis akurasi, f1 score, precision, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua algoritma tersebut memiliki timgkat akurasi yang baik, dengan perolehan akurasi sebesar 90,91% untuk Naïve Bayes dan 88,31% untuk SVM yang sedikit lebih rendah dibanding dengan lawannya. Hasil komparasi akurasi yang baik dari kedua algoritma ini dapat dijadikan pilihan dalam menyusun aplikasi analisis sentimen, sehingga dapat menjadi salah satu solusi bagi pemerintah untuk mempermudah evaluasi kebijakannya selama pandemi Covid-19.
Aplikasi Daftar Kehadiran Mahasiswa Berbasis Kartu RFID Di Universitas Tanri Abeng ., Muhtar
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 10 No. 2 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v10i2.5679

Abstract

Memasuki Era Pandemi dari Covid-19 membuat perguruan tinggi perlu mengikuti protokol kesehatan yang telah diberikan oleh pemerintah. Salah satu kegiatan yang dilakukan penyesuaian untuk menghindari kontak fisik adalah saat pengisian daftar hadir tanpa melakukan kontak fisik. Pada beberapa perguruan tinggi masih melakukan pengisian daftar hadir secara konvensional, yaitu dengan memanggil satu persatu mahasiswanya atau dengan menandatangani daftar kehadiran pada secarik kertas secara bergilir. Selain menjaga jarak dengan tidak melakukan kontak fisik, tindakan pencegahan awal dari Covid-19 adalah pengecekan suhu tubuh. Suhu tubuh normal manusia terletak pada rentang 36,5 derajat Celsius hingga 37 derajat Celsius. Dalam penelitian ini penulis merancang dan menguji prototipe sistem daftar hadir menggunakan RFID dan sensor suhu Non-Contactless yang terhubung dengan web. RFID dan sensor suhu Non-Contactless digunakan untuk membatasi kontak fisik pada perguruan tinggi, sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah. Berdasarkan hasil penelitian ini, pembaca RFID dapat membaca kartu mahasiswa (RFID Tag) pada jarak optimal 3 cm, sedangkan pembacaan suhu pada jarak optimal 1-5 cm. Ketika RFID Tag didekatkan pada pembaca RFID, kecepatan waktu pembacaan yang diperlukan adalah 1-10 detik, tergantung dengan kecepatan server web dan koneksi internet pada Wifi yang terhubung pada NodeMCU.
Perancangan Pendeteksi Harmonisa dengan Menggunakan Raspberry Pi Ningrum, Hanifah Nur Kumala; Habsari, Kumala Mahda; Putra, Rakhmad Gusta
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.7009

Abstract

Energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok pada setiap Penggunaan rangkaian elektronika daya pada sistem tenaga listrik mempengaruhi kualitas daya listrik. Banyaknya beban non linier dan alat pengatur kecepatan motor menyumbangkan nilai harmonisa yang cukup besar pada sumber. Harmonisa mengakibatkan gelombang frekuensi tinggi yang membuat cacat pada gelombang sinus. Efek dari harminisa ini salah satunya adalah overheating pada peralatan listrik sehingga lifetime alat menjadi berkurang. Parameter besarnya harmonisa disebut THD (Total Harmonic Distortion). Nilai THD pada arus dan tegangan hanya dibatasi sebesar maksimal 5%. Pengukuran harmonisa ini dilakukan diantaranya dengan menggunakan Power Quality Analyzer atau dengan Osiloskop yang mempunyai FFT analysis. Pada penelitian ini, akan dirancang suatu alat yang bisa mendeteksi harmonisa pada sistem tegangan rendah tanpa menggunakan peralatan ukur tersebut. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi spektrum harmonik dan menampilkannya pada display dengan menggunakan Raspberry Pi. Alat ini bisa digunakan untuk sensor pada filter aktif maupun stepping filter pasif. Hasil pengujian dengan menggunakan beban non linier menunjukkan hasil yang akurat untuk tampilan spektrum harmonisa arus dan tegangan dalam domain frekuensi.
Penerapan Openflow Software-Based Switch Pada Software Defined Networking Menggunakan Router Mikrotik Rb750gl Irwan, Dadan
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.7021

Abstract

Jaringan komputer tradisional menerapkan penggabungan antara data plane dan control plane pada satu perangkat Router atau Switch yang sama. Pada jaringan software defined networking telah menerapkan model pengendalian secara terpisah antara control plane dan data plane pada perangkat Router atau Switch. Software defined network sebagai teknologi baru dalam penerapan model jaringan menjadi solusi terutama bagi perusahaan menengah dan besar dalam menerapkan jaringan pada skala jaringan lokal maupun skala wide area network. Penelitian ini telah menerapkan teknologi software defined networking dengan switch OpenFlow software-based pada jaringan komputer lokal menggunakan perangkat Router Mikrotik. Tahapan penelitian diantaranya analisis kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak, perancangan arsitektur topologi jaringan software defined networking, pengujian perangkat pada Router Mikrotik RB750GL dan ONOS Controller, penerapan jaringan software defined networking menggunakan switch OpenFlow software-based. Hasil penelitian membuktikan bahwa protokol Openflow yang ditanamkan pada Router RB750GL dan ONOS sebagai Controller dapat mengendalikan proses pengiriman paket antar Nodes menggunakan aplikasi PING.
Alat Monitoring Kinerja Pompa Dosing PAC Berbasis IoT (Internet of Things) Nurhaliza, Susan Siti; Marliza, Nana; Prayoga, Fengky
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.7121

Abstract

Abstrak Kemampuan serta perkembangan manusia di bidang teknologi bergerak begitu cepat, seiring berjalanya waktu dari abad ke abad. Berbagai macam teknologi yang manusia ciptakan untuk kepentingan individu maupun kelompok yang memiliki fungsi dan tujuan yang berbagai macam. Salah satunya yaitu Alat Monitoring Kinerja Pompa Dosing PAC Berbasis IoT(Internet of things). Alat monitoring ini tentunya sangat membantu dalam memudahkan operator produksi di instalasi pengolahan air. Tujuannya adalah memonitoring kinerja pompa dan proses koagulasi. Pada saat cairan pac dan air baku melakukan proses pembubuhan pada bak koagulasi yang ada di setiap gedung instalasi, yang nantinya akan menentukan dari hasil air baku yang di olah. Oleh sebab itu, penulis membuat Alat Monitoring Kinerja Pompa Dosing PAC Berbasis IoT(Internet of things), yang akan terhubung ke modul elektronik lainya seperti, colokan adaptor, nodemcu esp8266, modul step down, sensor relay, pompa air mini, sensor hujan, aplikasi blynk, dan device hp samsung A3 2016. Langkah selanjutnya adalah memprogram setiap komponen agar terkoneksi satu sama lainya, oleh nodemcu sebagai basis dari proses yang akan menghasilkan inputan berupa notifikasi kepada user berupa notifikasi pada device. Kata Kunci: Internet Of Thing, Nodemcu, Sensor Relay, Pompa Air, Sensor hujan, Blynk. Abstract Capabilities and development in the field of technology move so fast, over time from century to century. Various kinds of technology that humans have created for the benefit of individuals and groups that have various functions and purposes. One of them is an IOT (Internet of things) based Dosing pump performance monitoring tool. This monitoring tool is of course very helpful in facilitating production operators in water treatment installations. Its purpose is to monitor pump performance and the coagulation process. When the pac liquid and raw water carry out the affixing process in the coagulant tanks in each installation building, which will later determine the results of the processed raw water. Therefore, the author created an IOT (Internet of things) Based Pac Dosing Pump Performance Monitoring Tool, which will be connected to other electronic modules such as adapter plugs, nodemcu esp8266, step down modules, relay sensors, mini water pumps, rain sensors, applications blynk, and the Samsung A3 2016 cellphone device. The next step is to program each component so that it is connected to each other, by nodemcu as the basis of the process which will produce input in the form of notifications to the user in the form of notifications on the device. Keywords: Internet Of Thing, Nodemcu, Sensor Relay, Water Pump, Rain Sensor, Blynk.
Analisis Kinerja Enkoder Konvolusi Dengan Parameter BER dan SNR Menggunakan MATLAB Rahmah, Linza Mawadda
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.7122

Abstract

Abstrak Sistem komunikasi satelit menggunakan rentang frekuensi yang sangat tinggi untuk menerima dan mengirim sinyal sehingga terdapat beberapa kekhawatiran yg menjadi masalah yaitu masalah keamanan dan kesalahan data selama proses transmisi yang disebabkan oleh noise. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi terhadap kemungkinan terjadinya kesalahan bit error dan Signal to Noise Ratio (Eb/No) untuk mengetahui kinerja pada convolutional encoder. Sedangkan pada sisi decoder menggunakan algoritma viterbi. Simulasi dilakukan menggunakan Simulink Matlab dengan parameter struktur rate kode konvolusi, BER, dan Eb/No. Hasil simulasi menunjukan bahwa besarnya Bit Error Rate (BER) sangat dipengaruhi oleh besarnya Eb/No. Semakin besar nilai Eb/No (dB), maka nilai BER akan semakin kecil. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil nilai Eb/No (dB), nilai BER akan semakin besar. Selain itu, dengan penggunaan convolutional codes, hasil simulasi menunjukan bahwa konvolusi enkoder dengan rate 2/3 lebih baik dari rate 1/2 dan 1/3. Kata Kunci: encoder konvolusi, rate, BER, signal to noise ratio (Eb/No), simulink matlab. Abstract Satellite Communication Systems use a very high-frequency range to receive and send signals. Some concerns become a problem, namely security issues, and data errors during the transmission process caused by noise. In this research, a simulation of the possibility of bit errors and Signal to Noise Ratio (Eb/No) was performed to determine the performance of the convolutional encoder. Whereas the decoder side uses the Viterbi algorithm. Simulations were carried out using Simulink Matlab with parameters the rate of convolution codes, BER, and Eb/No. Simulation results show that the magnitude of the bit error rate (BER) is strongly influenced by the amount of Eb/No. The greater the value of Eb/No (dB), the smaller the value of BER. And otherwise, the smaller the value of Eb/No, the greater the value of BER. In addition, with the use of Convolutional codes, the simulation results show that the convolution of encoders with a rate of 2/3 is better than the rate of ½ and 1/3. Keywords: convolutional encoder, rate, BER, signal to noise ratio (Eb/No), simulink matlab.
Rangkaian Penyesuai Impedansi Struktur Interdigital Capacitor (IDC) dan Meandered Inductor (MI) untuk Spiral Resonator (SR) Persegi pada Frekuensi 2.4 GHz Yunus, Mochamad; Mahdi, Agustini Rodiah; Yamato, Yamato
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i1.7395

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi komunikasi bergerak yang sangat cepat menuntut sifat portabilitas yang tinggi. Dimensi perangkat, khususnya ystem harus tipis, kecil, dan ringan. Sehingga menjadikan ystem planar menarik untuk dikembangkan. Penelitian tentang miniaturisasi dimensi ystem planar telah banyak dilakukan. Terobosan teknologi miniaturisasi dimensi ystem planar dengan metode metamaterial banyak digunakan. Metamaterial dengan struktur spiral resonator (SR) mempunyai ystem reduksi dimensi lebih besar ystemng struktur split ring resonator (SRR). Oleh karena itu dalam pengajuan invensi ini, digunakan struktur SR yang difungsikan sebagai radiator yang meradiasikan gelombang elektromagnetik ke ruang bebas, sehingga harus dikoneksi ke ystem pencatuan. Koneksi antara radiator ystem SR dan ystem pencatuan tidak secara langsung, tetapi menggunakan proximity atau electromagnetic coupled (EMC). Hasil simulasi pada ystem pencatu tanpa rangkaian penyesuai impedansi diperoleh return loss (S11) = –15 dB, impedance bandwidth sebesar 30 MHz (S11 = –10 dB), dan gain atena sebesar –0.5 dB yang menunjukkan tidak ada radiasi gelombang elektromagnetik ke ruang bebas. Sedangkan hasil simulasi pada ystem pencatu dengan rangkaian penyesuai impedansi diperoleh return loss (S11) = –23 dB, impedance bandwidth sebesar 42 MHz (S11 = –10 dB), dan gain atena sebesar 2.3 dB yang menunjukkan ada radiasi gelombang elektromagnetik ke ruang bebas. Terjadi perbaikan parameter return loss (S11) sebesar 8 dB, impedance bandwidth sebesar 12 MHz, dan gain atena sebesar 2.8 dB yang cukup signifikan. Kata Kunci: Rangkaian Penyesuai Impedansi, Interdigital Capacitor, Meandered Inductor, Spiral Resonator Abstract The very fast development of mobile communication technology demands high portability. The dimensions of the device, especially the system, must be thin, small and light. So that makes planar systems interesting to develop. Research on the miniaturization of planar system dimensions has been widely carried out. Technological breakthroughs in miniaturization of planar system dimensions using metamaterial methods are widely used. Metamaterials with a spiral resonator (SR) structure have a larger dimensional reduction system, namely a split ring resonator (SRR) structure. Therefore, in the application for this invention, an SR structure is used which functions as a radiator which radiates electromagnetic waves into free space, so it must be connected to a supply system. The connection between the SR radiator system and the supply system is not direct, but uses proximity or electromagnetic coupling (EMC). Simulation results on the supply system without an impedance adjustment circuit obtained return loss (S11) = –15 dB, impedance bandwidth of 30 MHz (S11 = –10 dB), and antenna gain of –0.5 dB which indicates there is no electromagnetic wave radiation into free space. . Meanwhile, the simulation results on the supply system with an impedance adjustment circuit obtained return loss (S11) = –23 dB, impedance bandwidth of 42 MHz (S11 = –10 dB), and antenna gain of 2.3 dB, which indicates that there is electromagnetic wave radiation into free space. There was an improvement in the return loss parameter (S11) by 8 dB, impedance bandwidth by 12 MHz, and antenna gain by 2.8 dB which is quite significant. Keywords: Impedance Adjuster Circuit, Interdigital Capacitor, Meandered Inductor, Spiral Resonator
IMPLEMENTASI CHATBOT DIAGNOSA PENYAKIT PADA KUCING DAN ANJING DENGAN METODE FORWARD CHAINING Putra, Bagas Krinasia
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 2 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jrec.v11i2.7907

Abstract

Currently, many people have made pets as pets and even treat them like humans, even considering pets as family. Among the various kinds of pets, cats and dogs are the most common pets. Cats and Dogs are animals that are popular among the public, their cute physical shape and adorable behavior is one of the reasons why many people like these pets. in the current technological developments that can provide information related to animal diseases, especially dogs and cats and how to provide first aid if the two animals are sick and provide a means for pet owners to get information quickly by implementing a chatbot based on Natural Language Processing and the application of an expert system which is a sub-field of artificial intelligence (Artificial Intelligence) with the forward chaining method. It is hoped that with the chatbot pet owners can find it easier to get answers quickly about their dog and cat diseases. Keywords : Artificial Intelligence, Chatbot, Forward Chaining , NLP (Natural Language Processing).

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 11 No. 1 (2023): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 10 No. 2 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 10 No 2 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 10 No. 1 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 10 No 1 (2022): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol. 9 No. 2 (2021): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 9 No 2 (2021): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 9 No 1 (2021): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 8 No 2 (2020): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 8 No 1 (2020): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 7 No 2 (2019): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 7 No 1 (2019): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 6 No 2 (2018): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 6 No 1 (2018): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 5 No 2 (2017): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 5 No 1 (2017): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 4 No 2 (2016): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 4 No 1 (2016): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 3, No 2 (2015): Journal of Electrical and Electronic Vol 3, No 1 (2015): JREC (Journal of Electrical and electronics) Vol 2, No 2 (2014): JREC (Journal of Electrical and electronics) Vol 2, No 1 (2014): JREC (Journal of Electrical and electronics) Vol 1 No 3 (2013): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 1, No 3 (2013): JREC (Jurnal Of Electrical and Electronics Vol 1, No 2 (2013): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 1 No 2 (2013): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 1 No 1 (2012): JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 1, No 1 (2012): JREC (Journal of Electrical and electronics) Vol 1, No 1 (2012): JREC More Issue