cover
Contact Name
Is Fatimah
Contact Email
eksakta@uii.ac.id
Phone
+6282326298724
Journal Mail Official
eksakta@uii.ac.id
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 14, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis
ISSN : 27160459     EISSN : 27209326     DOI : 10.20885
Ekstakta is an interdisciplinary journal with the scope of mathematics and natural sciences that is published by Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia. All submitted papers should describe original, innovatory research, and modelling research indicating their basic idea for potential applications. The Journal particularly welcomes submissions that focus on the progress in the field of mathematics, statistics, chemistry, physics, biology and pharmaceutical sciences.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019" : 12 Documents clear
Pengaruh Bahan Kalsium Oksida pada Waktu Pengikatan Pasta Beton Geopolimer dan Konvensional Mochammad Qomaruddin; Khotibul Umam; Istianah Istianah; Yayan Adi Saputro; Purwanto Purwanto
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art8

Abstract

Pasta geopolimer merupakan pasta dengan bahan limbah fly ash sebagai binder dan pasta konvensional merupakan pasta yang menggunakan semen sebagai bahan utama binder. Substitusi penambahan bahan limbah pada penelitian ini bertujuan untuk komparasi antara pasta geopolimer dan pasta konvensional dengan beberapa variasi limbah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental setting time dengan prosentase variasi perbandingan binder  100% FA : 0%, 90% : 10%,  80% : 20. Aktivator 1 : 2 (NaOH dan Na2SiO3) Molaritas yang dipakai yaitu 8M dan 12M. Proses Setting time (waktu pengikatan awal) yaitu saat pencampuran binder dengan air maupun aktivator kemudian penurunan jarum terjadi setelah waktu terjadi setiap 5 menit. Dari hasil setting time dengan perbandingan pasta konvensional dan pasta geopolimer menunjukan bahwa waktu ikat awal paling cepat terjadi pada pasta geopolimer 12M penambahan gypsum 20% yaitu selama 7 menit. untuk waktu ikat awal paling cepat dengan perbandingan pasta geopolimer 8M dan 12M terjadi pada pasta geopolimer 12M. Sedangkan pada untuk pengikatan akhir terjadi paling cepat pada pasta geopolimer 12M dengan penambahan gypsum 8M yaitu selama 15 menit.
Pengaruh Durasi Iskemia terhadap Ekspresi Protein P53 Otak Tikus Pasca Transient Bilateral Common Carotid Artery Occlusion (TBCCAO) Ety Sari Handayani; Kuswati Kuswati; Zainuri Sabta Nugaha; Nurul Hidayah; Nesti Herennadia; Gea Sonia Amanda; Salsabila Ajeng
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art3

Abstract

Tumor suppressor gene p53 is one of the specific parameters of the occurrence of brain neuron death in animal models of brain ischemia. Several studies show that the duration of reperfusion of tBCCAO has an effect on the expression of p53 protein. The duration of ischemia for 5 minutes followed by reperfusion of 1 hour, 4 hours, 8 hours, 24 hours, and 7 days increased the expression of p53 protein. 30-minute ischemia induction followed by 4-hour reperfusion showed increased p53 protein expression in rat serum. It is not yet known how the influence of tBCCAO ischemia duration on p53 expression in rat brain. This study used Wistar, male rats, aged 3-4 months, weighing 175-250 gr, and healthy. Group A was a group of tBCCAO rats with a duration of 5 minutes ischemia, 24-hour reperfusion duration (five). Group B was a group of tBCCAO mice with a duration of 10 minutes ischemia, 24-hour reperfusion (five). Group C is a group of sham operated mice (five). The expression of p53 protein is semi quantification of p53 expressed on pyramidal neuron of the frontal brain (Cortex Prefrontalis, striatum) and CA1 hippocampus, with IHC staining using anti-p53 antibodies. P53 expression will be seen in the cytoplasm of pyramidal neuron CA1 hippocampus. Cytoplasm of neurons will be brownish in color. The semi-quantification method of p53 expression uses the ALLRED score. Data analysis using one way ANOVA test. The analysis found differences in frontal brain p53 expression (cortex prefrontalis and striatum) (p = 0.00) and there were differences in p53 expression in pyramidal neuron CA1 hippocampal (p = 0.013). There was an effect of the duration of tBCCAO on expression of p53 protein in rat brain after 24-hour reperfusion. Keywords: tBCCAO’s duration, p53, rat’s brain
Production of Bioethanol from Rice Straw Assisted by Cellulosic Enzyme Oyster Mushroom Stem Using Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) Tatang Shabur Julianto; M. Arsyik Kurniawan S; Ikhwan Arifin
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art9

Abstract

Bioethanol is an alternative energy source to replace fossil fuels that can be produced from agricultural waste such as rice straw. The fermentation process can help hydrolyze lignocellulosic compounds in rice straw into simple sugars and convert them into bioethanol. This study aims to determine the effect of fermentation time and the amount of intracellular cellulase enzyme extract from oyster mushroom stem on the levels of biethanol produced. The method used in making bioethanol is Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF). The bioethanol produced was then analyzed by gas chromatography and UV-Vis spectrophotometer. The result showed that the highest level of bioethanol was 14.52% obtained at 10 days fermentation time and the amount  of cellulase enzyme extract was 25 mL.
Perbandingan Metode Regresi Spline Truncated dengan Regresi Linear Sederhana untuk Kasus Harga Saham Perusahaan Pertambangan di Indonesia Edy Widodo; Adisti Nurul Irmayanti
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss12.art5

Abstract

Saham merupakan surat berharga  yang dapat dibeli dan dijual oleh perorangan atau badan usaha sebagai tanda penyertaan kepemilikan seseorang maupun badan usaha dalam suatu perusahaan atau perseroan. Salah satu saham yang mengalami dampak dari fenomena krisis ekonomi global adalah perusahaan pertambangan. Harga saham dipengaruhi oleh kurs rupiah. Data harga saham dan kurs rupiah masuk ke dalam kategori data longitudinal. Untuk menangani data longitudinal dibutuhkan analisis yang tepat, salah satunya dengan menggunakan pendekatan nonparametrik regresi spline truncated untuk mengetahui bagaimana pengaruh kurs rupiah terhadap harga saham. Model terbaik pada metode ini bergantung pada penentuan titik knot optimal, yaitu titik knot yang memiliki nilai GCV minimum. Model regresi spline truncated terbaik terletak pada orde 2 dengan 3 titik knot untuk PT Adaro Energy Tbk. dan PT Aneka Tambang Tbk., sedangkan untuk PT Indo Tambangraya Megah Tbk. berada pada orde 3 dengan 2 titik knot. Dengan pembanding nilai MAPE, hasil prediksi dengan menggunakan regresi spline truncated lebih baik daripada regresi linear sederhana Adapun nilai MAPE yang dihasilkan adalah 7,81% untuk PT Adaro Energy Tbk., 8,51% untuk PT Aneka Tambang Tbk., dan 12,74% untuk PT Indo Tambangraya Megah Tbk.
Aktivitas Penghambatan Migrasi Leukosit Ekstrak Diklorometana Daun Sendok (Plantago major) pada Mencit yang Diinduksi Tioglikolat Asih Triastuti
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art11

Abstract

Plantago major (daun sendok) telah dilaporkan memiliki beberapa aktivitas farmakologi seperti antibakteri, antidiabetes, antioksidan, dan membantu menyembuhkan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak diklorometana P.major pada model peritonitis yang diinduksi tioglikolat. Ekstrak diklorometana P.major diuji aktivitasnya sebagai antiinflamasi melalui penghambatan migrasi leukosit. Mencit jantan Swiss dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kelompok normal (tanpa perlakuan), kontrol negatif (pemberian tioglikolat), kontrol positif (pemberian indometasin), kontrol pelarut (dimetilsulfoksida/DMSO 10%), dan kelompok perlakuan ekstrak P.major dengan dosis 200, 400, dan 600 mg/kgBB. Jumlah leukosit dihitung dengan hemositometer dan dianalisis dengan Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dengan dosis 200, 400, dan 600 mg/kgBB mampu menghambat migrasi leukosit pada mencit yang telah diinduksi tioglikolat ditandai dengan penurunan jumlah leukosit secara signifikan (p<0,05) meskipun efektivitasnya lebih rendah dibandingkan dengan indometasin. Kemampuan ekstrak dalam menghambat migrasi leukosit semakin besar seiring dengan peningkatan dosis. Ekstrak diklorometana P. major mengandung asam ursolat yang sebelumnya telah dilaporkan aktif menghambat enzim siklooksigenase 2 (COX-2). Hal ini memperkuat dukungan P. major sebagai agen anti inflamasi dan sangat potential untuk dikembangkan sebagai sediaan farmasi.
Koordinasi Running Text Display Led Berbasis Android Zaenal Arifin; Safrizal Safrizal
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art10

Abstract

Media penyampaian informasi running text merupakan suatu inovasi yang menarik dalam perkembangan teknologi informasi saat ini. Informasi yang disampaikan pada umumnya diterima melalui berita dengan tulisan yang ditulis pada media cetak, internet dan lain-lain yang terkadang ada kejenuhan dalam membaca. Hal ini dapat menyebabkan informasi yang diterima oleh pengguna tidak akurat karena adanya keraguan saat informasi diterima dan mengurangi ketertarikan untuk membaca informasi. Running text yang beredar saat ini dengan kontrol komputer kadang terkendala pada ketersediaan PC saat mengontrol dan device sinkronisasinya yang harus ada untuk bisa mensetting running text sesuai input yang dimasukkan oleh user. Kecepatan transfer informasi sangat berpengaruh terhadap output, melalui teknologi android saat ini yang sudah canggih dimanfaatkan untuk control running text yang up to date, relatif lebih aman dan ramah lingkungan pada pemakaian dengan control led tipe TF-S6UW yang memiliki kemudahan dalam acces data pada android, kecepatan dan karakteristik text. Berdasarkan hasil penelitian, dengan output karakter i yang ditampilkan pada papan running text mulai 1 sampai dengan 25 karakter diperoleh besar nilai tegangan yang stabil pada 12 Vdc, dan nilai arus yang semakin bertambah sesuai dengan banyaknya dot led yang menyala mulai dari 1 Adc sampai dengan 2,1 Adc.
Vaksinasi dan Treatment pada Predator-Prey dengan Dua Jenis Pemangsa yang Salah Satunya Terinfeksi Khozin Mu'tamar; Dinita Rahmalia; Sutimin Sutimin
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art4

Abstract

Predator-prey adalah model matematika yang menggambarkan perilaku interaksi dua spesies, satu diantaranya merupakan pemangsa dan satu lainnya sebagai mangsa. Populasi pemangsa biasanya berada di level lebih atas dibandingkan level mangsa pada rantai makanan. Oleh karena itu, populasi pemangsa lebih sedikit dan rentan akan kepunahan baik karena penyakit ataupun kalah persaingan. Pada artikel ini, dikembangkan model predator-prey dengan dua jenis pemangsa dan salah satunya terinfeksi penyakit. Untuk mencegah penyebaran, diberikan tindakan vaksinasi dan pengobatan yang dirumuskan menggunakan Pontryagin Minimum Principle (PMP). Analisis kestabilan dilakukan secara lokal untuk menunjukkan tindakan vaksinasi dan pengobatan berpengaruh terhadap sifat kestabilan. Terakhir, simulasi dilakukan secara numerik guna melihat perilaku model dan performa vaksinasi dan treatment yang diberikan
Penentuan Usia Panen Terhadap Karakteristik Eucheuma Cottonii dari Perairan Pulau Pari Kepulauan Seribu Hilda Novianty
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art2

Abstract

Eucheuma cottonii adalah salah satu jenis makro alga merah yang memiliki sifat fungsional yang bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti pembentuk gel, penstabil, pensuspensi, pembentuk tekstur emulsi yang dapat diaplikasikan dalam industri pangan dan non pangan, oleh sebab itu budidaya jenis makro alga ini sedang dikembangkan oleh Pemerintah dan menjadi salah satu produk unggulan non perikanan. Dalam budidaya makro alga, penentuan umur panen merupakan hal kritis yang dapat mempengaruhi mutu akhir produk. Kriteria penentuan mutu pada produk hasil budidaya Eucheuma dapat diketahui dari sifat fisiknya, salah satunya kekuatan gel yang dapat memunculkan sifat fungsional pembentuk gel pada produk pangan/non pangan. Pada penelitian ini bertujuan  untuk menentukan umur panen yang tepat terhadap kekuatan gel Eucheuma. Metode yang digunakan adalah non eksperimental deskriptif. Sample merupakan hasil budidaya dengan metode lone line dengan umur panen yang berbeda (35, 45 dan 55 hari panen) yang diujikan terhadap kekuatan gel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur panen 35 hari memiliki nilai kekuatan gel terbesar yakni 430 g/cm2 dan kandungan fenol sebesar 77,96 mg/1000g.
Efek Jus Pisang Tongka Langit (Musa troglodytarum) Terhadap Ginjal Mencit (Mus musculus) Model Malaria Efraim Samson; Melati Sopacua; La Eddy
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art6

Abstract

High incidence of malaria cases encourage various treatments efforts including exploration of various local knowledge, related to utilization of medicinal plants. The tongka langit banana (Musa troglodytarum) is a unique and endemic plant species from Moluccas, wich based on public testimonies were belived to have ability to cure fever, hepatitis, malaria, increasing male stamina and make better kidney function. The purpose of this research was to examine the effect of tongka langit banana juice on the mice kidney (Mus musculus) of the malaria model. Twenty male mice were used which consist of 5 donor mice and 15 test mice further devided into 5 treatment groups, such as, K (+) group, K (-) group, P1 dose group with tongka langit banana intake (0,55 g/mice/day); P2 (0,65 g/mice/day); dan P3 (0,75 g/mice/day), each group consisted of 3 mice. The results showed, that feeding mice with tongka langit banana juice is effective to decreased kidney damages of mice malaria model, such as, hydropic degeneration, necrosis, and atrophy. Of the three dose given, 0,75 g/mice/day is the most effective dose.
Efek Gastroprotektif Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aspirin Cynthia Astiti Putri; Arba Pramudita Ramadani; Fanny Rahma Maulida
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 19, ISSUE 2, August 2019
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art1

Abstract

Obat antiinflamasi non steroid (AINS), terutama yang dapat diperoleh tanpa resep, telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk meredakan rasa sakit dan gejala inflamasi pada penyakit yang diderita. Namun, efek samping berupa ulkus lambung yang banyak dialami oleh pengguna AINS.  Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) pada tikus Wistar jantan yang diinduksi ulkus lambung menggunakan aspirin. Hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok; kontrol normal (CMC 0,5%), kontrol positif (omeprazol 20 mg/kg), kontrol negatif (CMC 0,5%), kelompok perlakuan (ekstrak etanol daun pepaya dosis 100, 200, dan 300 mg/kg). Perlakuan diberikan selama 9 hari. Pada hari ke-10, semua tikus diinduksi dengan aspirin dosis 500 mg/kg kecuali kelompok normal yang dipuasakan selama 24 jam terlebih dahulu. Pada akhir penelitian, semua hewan uji dikorbankan dan lambungnya diambil untuk diukur indeks ulkus dan dibuat preparat. Tikus yang diberikan etanol ekstrak pepaya tidak terbentuk ulkus, bahkan lebih baik, dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (p<0,05). Selain itu, hasil pembacaan histopatologi lambung menunjukkan bahwa pemberian daun pepaya dapat menjaga lambung tetap normal. Pemberian ekstrak etanol daun pepaya 100 mg/kg dapat mencegah terjadinya ulkus lambung pada tikus yang diinduksi menggunakan aspirin. 0 mg/kg dapat mencegah ulkus lambung pada tikus yang diinduksi aspirin.Kata kunci: daun pepaya (Carica papaya L.), ulkus lambung, aspirin

Page 1 of 2 | Total Record : 12