cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)
ISSN : 23381140     EISSN : 25273043     DOI : -
Core Subject : Education,
JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar) is a journal of Elementary School Teacher Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Malang. The scope of its journal is an elementary school, education, innovation of learning, learning methods and media, learning innovation, and learning management. This journal will be published twice in a year in April and September.
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBUATAN DOMPET PUNCH ZAMAN NOW Febrianshari, Deddy; Ekowati, Dyah Worowirastri
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.953 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i1.5907

Abstract

Pemikiran ini mengandung pemapaparan tentang nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembuatan punch zaman now. Tujuan pemikiran ini untuk mendeskripsikan data tentang nilai nilai yang terkandung dalam pembuatan dompet punch zaman now. Hasil pemikira ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam pembuatan punch zaman now ada 6 yaitu, nilai karakter disiplin, nilai karakter kerja keras, nilai karakter kreatif, nilai karakter menghargai prestasi, nilai karakter peduli lingkungan, dan nilai karakter tanggung jawab. Jadi dalam pembuatan punch zaman now terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia
HUBUNGAN INTENSITAS PEMANFAATAN GADGET DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rozalia, Maya Ferdiana
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.943 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4821

Abstract

Abstract: The purpose of this research is (1) describe intensity of gadget utilization; (2) describe student learning achievement; (3) find relationship between intensity of gadget utilization with student learning achievement. This research used correlational quantitative approach. This research result is: ;(1) intensity of gadget utilization (X) that in “medium” category according to students was 144 students with percentage 67% ;(2) in the variable of student learning achievement (Y), respondents with “enough” category was 153 students with percentage 71% ;(3) from data processing of this research result that been analyzed with error level 5% known that rcalculation was -0.033 and rtable 0.133, hypothesis testing in this research stated that h0 accepted. Conclusion from this research could be stated that there was negative and insignificant relationship between intensity of gadget utilization and student learning achievement.Keywords: Intensity, Gadget Utilization, Learning Achievement, Elemantary SchoolAbstrak: Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan intensitas pemanfaatan gadget 2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa; (3) menemukan hubungan intensitas pemanfaatan gadget dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatifkorelasional. Hasil penelitian adalah: (1) intensitas pemanfaatan gadget (X) pada kategori “sedang” , sebanyak 144 siswa dengan presentase 67% ;(2) Variabel prestasi belajar siswa (Y), responden termasuk dalam kategori “cukup”, sebesar 153 siswa dengan pr esentase 71% ; (3) uji korelasi product moment yang telah dilakukan dengan tingkat kesalahan 5% diketahui rhitung sebesar -0,033 dan rtabel sebesar 0,133 , pengujian hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa h0 diterima. Kesimpulan penelitian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara intensitas pemanfaatan gadget dengan prestasi belajar siswa. Kata kunci: Intensitas, Pemanfaatan Gadget, Prestasi Belajar, Sekolah Dasar
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL KABUPATEN TULUNGAGUNG UNTUK KELAS V SD TEMA BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA Deviana, Tyas
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.959 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i1.5902

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran tematik di SD merupakan hal yang baru. Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran tematik salah satunya diterbitkan buku teks oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang disusun dan digunakan secara nasional, sehingga kurang mengapresiasi kearifan budaya lokal daerah siswa. Pada dasarnya pembelajaran tematik bertujuan untuk mengenalkan siswa pada lingkungan yang terdekat dengan siswa. Modul merupakan salah satu jenis dari bahan ajar cetak. Perbedaan modul dengan ba han ajar cetak yang lain yaitu pada modul siswa dapat belajar secara mandiri dan memuat konsep bahan pengajaran yang dapat dipelajari sendiri oleh siswa (self instruction), dengan begitu siswa akan aktif belajar (active learning). Analisis kebutuhan pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kabupaten Tulungagung ini meliputi analisis kurikulum, analisis siswa, serta analisis kondisi lapangan. Berbagai analisis dilakukan untuk mengetahui kebutuhan perlu dikembangannya modul pembelajaran berabsis kearifan lokal yang menyeluruh sesuai dengan kondisi siswa, kurikulum, serta kondisi di lapangan. Analisis kebutuhan yang menyeluruh dan akurat diharapkan dapat dikembangkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kabupaten Tulungaung yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 1 SDN PEJOK II KEDUNGADEM BOJONEGORO Pebriana, Ulifatus; Ekowati, Dyah Woro Wirastri; Fantiro, Frendy Aru
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.427 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4826

Abstract

Abstract:In fact, listening skills of students are still low seen from the completeness of students is only 25% complete. So, the necessary to attempt improvement through learning model and learning media is used. This study aims to: (1) Describe the application of learning models “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” to improve listening skills in thematic learning first grade at SDN Pejok II Kedungadem Bojonegoro, and (2) Explaining the increase in the ability to listen to students after applying the learning model articulation and media dolls hands-on thematic learning first grade at SDN Pejok II Kedungadem Bojonegoro.The results showed (1) the application of learning “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” can improve students' listening skills. It can be seen from t he percentage of students who complete the first cycle is only 45.8% of students who completed and then increased to 83.4% of students who completed the second cycle. (2) Results of votes of teacher activity increased from the first cycle to the second cycle ie from scoring 80.7% to 86% and the activity of students in the classical with 80% to 88%. This suggests that the learning model “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” can be used as a reference in the implementation of the learning process that can promote successful learning.Keywords:Improvement, Listening Skills, Learning Model Articulation, Media Dolls Hand.Abstrak:Pada kenyataannya kemampuan menyimak siswa masih rendah yang terlihat dari nilai ketuntasan siswa yaitu hanya 25% yang tuntas sehingga perlu adanya upaya peningkatan melalui model pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan penerapan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada pembelajaran tematik kelas I dan (2) menjelaskan peningkatan kemampuan menyimak siswa setelah menerapkan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan pada pembelajaran tematik.Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Hal ini dapat dilihat dari presentase siswa yang tuntas yaitu pada siklus I hanya ada 45,8% siswa yang tuntas dan kemudian meningkat menjadi 83,4% siswa yang tuntas pada siklus II. (2) Hasil penilaian aktivitas guru meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu dari skor 80,7% menjadi 86% dan aktivitas siswa secara klasikal dengan skor 80% menjadi 88%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran.Kata Kunci:Peningkatan, Keterampilan Menyimak, Model Pembelajaran Artikulasi,Media Boneka Tangan
PENINGKATAN PERAN PENJAMINAN MUTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD MUHAMMADIYAH 9 “PANGLIMA SUDIRMAN” MALANG Darmawan, Sony
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.026 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i1.5898

Abstract

Dalam rangka melaksanakan standar penilaian di SD Muhammadiyah 9 “Panglima Sudirman” Malang, artikel ini akan mendeskripsikan mengenai implementasi penjaminan mutu soal untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Deskripsi implementasi ini sangat berguna untuk menentukan langkah atau kebijakan terkait dengan standar penilaian, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar para siswa di SD Muhammadiyah 9 “Panglima Sudirman” Malang.
PENGEMBANGAN GROUP INVESTIGATION DENGAN PERMAINAN “AKU SEORANG DETEKTIF” KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 1 MALANG Arisinta, Renika; Wicaksono, Bayu Hendro; Utami, Ima Wahyu Putri
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.78 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4822

Abstract

Abstract: The type of research conducted is Research and Development (RnD). In this research aiming to produce product development of Group Investigation(GI) learning modelwith game "Aku Seorang detektif" in class IV SD Muhammadiyah 1 Malang that worthy with criteria valid, effective, and interesting. In developing the Group Investigation(GI) model, the design of the ADDIE Model consists of five steps: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) application, (5) evaluation. The results showed (1) Development of GI learning model with game "Aku Seorang detektif" in class IV SD Muhammadiyah 1 Malang stated very valid. This is indicated by manual guidance value of 89%, RPP validation of 98%, and game and media validation of 92%. (2) The development of the GI learning model with the game "aku seorang detektif" is stated very effective. This is indicated by the value of teacher response during the PBM of 86%. (3) The development of the GI learning model with the game "Aku seorang detektif" is very interesting. This is indicated by student responses of 95% of interested students and 5% of students who are less interested.Keywords: development, teachings model GI, “Aku Seorang Detektif” gamesAbstrak: Jenis penelitian yang dilakukan adalah Reaserch and Development(RnD). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan model pembelajaran Group Investigation(GI) dengan permainan “Aku Seorang Detektif” kelas IV SD Muhammadiyah 1 yang layak dengan kriteria valid, efektif, dan menarik. Dalam mengembangkan model Group Investigation(GI), digunakan rancangan ADDIE Model yang terdiri atas lima langkah, yaitu : (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) penerapan, (5) evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” kelas IV SD Muhammadiyah 1, Malang dinyatakan sangat valid. Hal ini ditunjukkan dengan nilai validasi buku pedoman sebesar 89%, validasi RPP sebesar 98%, serta validasi permainan dan media sebesar 92%. (2) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” dinyatakan sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan nilai respon guru selama PBM sebesar 86%. (3) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” dinyatakan sangat menarik. Hal ini ditunjukkan dengan respon siswa sebesar 95% siswa yang tertarik dan 5 % siswa yang kurang tertarik.Kata Kunci: Model Pembelajaran GI, Permainan “Aku Seorang Detektif”, gaya dan gerak
PENGARUH PROGRAM BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK TUNARUNGU KELAS TINGGI PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR LUAR BIASA Rachmawati, Eni
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.418 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i1.5903

Abstract

Gangguan fungsi pendengaran pada anak tunarungu menyebabkan perkembangan bahasa anak terhambat, akibatnya kemampuan untuk memonitor produksi bahasa dan bicara anak tuna rungu terbatas. Hal tersebut menyebabkan anak tuna rungu mengalami hambatan dalam berkomunikasi dengan lingkungan orang mendengar, dimana bicara merupakan alat komunikasi. Program bimbingan orang tua merupakan program yang dirancang dengan memanfaatan cara alami orang tua berinteraksi dengan anak-anak mereka. Program ini berisikan cara-cara mengembangkan keterampilan berbicara anak yang dikombinasikan dengan pendekatan Behavioural dalam Family Counseling yang mengambil prinsip-prinsip belajar manusia untuk melattih orang tua dalam pengelolaan anak. keterampilan berbicara yang dikembangkan dalam program bimbingan orang tua meliputi : pelafalan, struktur, kosakata, kefasihan/kelancaran, isi pembicaraan dan pemahaman si pembicara terhadap isi pembicaraannya. Sehingga sebagai hasilnya anak. tunarungu dapat berkomunikasi menggunakan bahasa verbal da lam lingkungan orang mendengar. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan pelaksanaan program bimbingan orang tua serta mengkaji pengaruh program tersebut terhadap keterampilan berbicara anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Eksperimental dengan rancangan penelitian One group pre test-post test design. Populasi yang diteliti dalam penelitian iniadalah anak tunarungu kelas tinggi di SDLB Sumber Dharma Malang yang berjumlah 7 anak. teknik pengumpulan data menggunakan metode tes lisan. Teknik analisis data dengan Sign test. Hasil penelitian diperoleh perhitungan dengan nilai kritis 5% untuk dua sisi (1,96), merupakan suatu kenyataan bahwa nilai Z yang diperoleh dalam hitungan (ZH=2,27) adalah lebih besar dari pada nilai kritis Z 5% dua sisi (1,96) sehingga hipotesis nol (Ho) di tolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh penggunaan Program Bimbingan Orang Tua terhadap keterampilan berbicara anak tunarungu kelas tinggidi SDLB Sumber Dharma Malang
ANALISIS PENERAPAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR Kuncahyono, Kuncahyono
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.013 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4827

Abstract

ABSTRACT: Teachers in delivering materials need intermediate tools to make the delivery of material easier and more targeted. The way is by using the learning media. One of the learning media that can be used by teachers in learning is computer-based media. The purpose of this study is to determine the ability and knowledge of teachers in applying computer-based learning media, constraints and efforts undertaken by teachers in applying the media. The type of this research is descriptive r esearch with qualitative approach. This research was conducted in SD Muhammadiyah 9 Malang with the subject of research class III to class V which amounted to 3 people. Then the technique of data collection using observation, interview, documentation, and questionnaire. The results of this study describes teachers have been able to apply computer-based media. Teachers are skilled in utilizing technological means and developing material into an interesting computer -based media product, and easy to apply in learning. There is no significant obstacle for teachers in implementing computer-based learning. Efforts by teachers that is by self-development through training and utilization of facilities and infrastructure already provided by the school intelligently.Keywords: Computer Based Media, Learning, Integrated ThematicABSTRAK: Guru dalam menyampaikan materi memerlukan alat bantu perantara agar proses penyampaian materi lebih mudah dan tepat sasaran. Adapun cara tersebut yaitu dengan menggunakan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran yaitu media berbasis komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan dan pengetahuan guru dalam menerapkan media pembelajaran berbasis komputer, kendala dan upaya yang dilakukan guru dalam menerapkan media tersebut. Jenis penelit ian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Malang dengan subjek penelitian guru kelas III sampai dengan kelas V yang berjumlah 3 orang. Kemudian teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menggambarkan guru-guru sudah mampu menerapkan media berbasis komputer. Guru sudah terampil dalam memanfaatkan sarana teknologi dan mengembangkan materi menjadi produk media berbasis komputer yang menarik, dan mudah diaplikasikan dalam pembelajaran. Tidak ada hambatan yang berarti bagi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis komputer. Upaya yang dilakukan guru yaitu dengan pengembangan diri melalui pelatihan dan pemanfaatan sarana dan prasarana teknogi yang sudah disediakan oleh sekolah secara cerdas.Kata kunci: Media Berbasis Komputer, Pembelajaran, Tematik terpadu
PENGEMBANGAN MODUL TEMATIK BERBASIS STM (SAINS, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT) Yasa, Arnelia Dwi
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.003 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i1.5899

Abstract

Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, sehingga peserta didik dapat belajar mandiri. Modul dalam pembelajaran hendaknya disesuaikan sains, teknologi dan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengembangkan modul suplemen dalam pembelajaran berupa modul tematik berbasis STM (sains, teknologi dan masyarakat) yang valid dan menarik. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data, menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI 010 RAMBAH Siregar, Pariang Sonang; Wardani, Lia; Hatika, Rindi Genesa
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.768 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4823

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve the activity and learning outcomes of students on learning Mathemathics by appying PAIKEM learning approach in class IV SD Negeri 010 Rambah. This study is limited only to the applications of PAIKEM approach in improving the quality of Mahtematics learning and students learning outcomes. The research is a classroom Action Research (PTK) conduct ed with 4 cycles, each cycle is done by learning with PAIKEM approach. The results of the research can be concluded that the application of PAIKEM approach in learning Mathematics can improve student activity and student learning outcomes fourth grade SD Negeri 010 Rambah Rokan Hulu-Riau even semester 2016/2017. The results are as follows: 1) Improving the quality of student activity from cycle I by 50%, cycle II by 80 %, cycle III by 92 %, and cycle IV by 98%, there is an increase in student activity on the Mathematic to be highly qualified, 2) the learning outcomes of the first cycle of 90%, the second cycle of 95 %, 100% of the cycle III, and 100% of the cycle IV, which there is an increase in excellent learning outcomes, 3) Average value of the cycle I of 72.38, and second cycle is 83.00, the third cycle is 90.50, and the fourth cycle is 97.00, the meaning is classically PAIKEM approath can increase the average of Mathematics students grade IV SD Negeri 0101 Rambah.Keyword: PAIKEM approach , learning outcomes, student activityAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika dengan menerapkan pendekatan pembelajaran PAIKEM di Kelas IV SD Negeri 010 Rambah. Penelitian ini dibatasi hanya pada penerapan pendekatan PAIKEM dalam peningkatan mutu pembelajaran matematika dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitain Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 4 siklus, setiap siklus dilakukan pembelajaran dengan pendekatan PAIKEM. Hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan PAIKEM dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 010 Rambah Kabupaten Rokan Hulu-Riau semester genap tahun 2016/2017. Hasilnya sebagai berikut: 1) Peningkatan kualitas aktivitas siswa dari siklus I sebesar 50%, siklus II sebesar 80%, siklus III sebesar 92%, dan siklus IV sebesar 98%, terjadi peningkatan aktivitas siswa pada mata pelajaran Matematika menjadi sangat berkualitas, 2) Ketuntasan hasil belajar dari siklus I sebesar 90%, siklus II sebesar 95%, siklus III sebesar 100%, dan siklus IV sebesar 100%, dimana terjadi peningkatan hasil belajar yang sangat baik, 3) Rata rata nilai dari siklus I sebesar 72,38, dan siklus II sebesar 83,00, siklus III sebesar 90,50, dan siklus IV sebesar 97,00, maknanya secara klasikal pendekatan PAIKEM dapat meningkatkan rata-rata nilai Matematika siswa kelas IV SD Negeri 010 Rambah.Kata Kunci: pendekatan PAIKEM, hasil belajar, aktivitas siswa

Page 8 of 31 | Total Record : 305