cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
TABULARASA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MTs NEGERI 2 MEDAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED Suriyani, Suriyani; Hasratuddin, Hasruddin; Asmin, Asmin
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pendekatan Open-Ended dan yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional, (2)untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, dan (4) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII dengan mengambil sampel empat kelas (dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol) melalui teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes kemampuan awal matematika, tes kemampuan berpikir kreatif, dan angket kemandirian belajar. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian ini menggunakan rumus ANAVA Dua Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (2) peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran matematika dengan pendekatan Open-Ended lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa,  dan (4) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Berdasarkan temuan penelitian pendekatan Open-Ended dapat direkomendasikan menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan di sekolah utamanya untuk mencapai kompetensi berpikir kreatif dan kemandirian belajar.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK I Mursid, R
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar Menggambar teknik 1 antara mahasiswa  yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map dan strategi pembelajaran ekspositori, (2) Perbedaan hasil belajar Menggambar teknik 1 antara mahasiswa  yang memiliki gaya belajar visual dengan kinestetik, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar Menggambar teknik 1. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa  reguler kelas A dan B di semester I Pendidikan Teknik Mesin. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) hasil belajar yang diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map lebih tinggi dari pada ekspositori, dengan Fh = 5,72 > Ft = 3,97, (2) hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar Kinestetik lebih tinggi daripada Visual, dengan Fh= 5,19 > Ft = 3,97, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar, dengan Fh= 36,91 > Ft = 3,97. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran Mind Map, sedangkan hasil belajar mahasiswa  yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi bila diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori.
Peningkatan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Dengan Menggunakan Metode Mind Mapping di Kelas V SD Swasta Setia Budi Abadi Perbaungan Hartati, Risma; Yus, Anita
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS dengan menggunakan metode Mind Mapping di Kelas V SD Swasta Setia Budi Abadi Perbaungan.  Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas V  SD Swasta Setia Budi Perbaungan Tahun Pembelajaran 2011/2012 yang berjumlah 32 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.  Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan tes.  Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil análisis menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar materi pelajaran IPS siswa kelas V SD.  Penggunaan metode mind mapping pada siklus I menghasilkan kemandirian belajar siswa meningkat dengan nilai rata-rata 66,28 atau meningkat 22,11% dan sebanyak 15 siswa (46,88%) memiliki kemandirian belajar yang baik.  Penelitian dilanjutkan ke siklus II dengan perbaikan tindakan, terjadi peningkatan kemandirian belajar siswa dengan skor rata-rata 74,50 atau meningkat 12,40%  dan sebanyak 28 siswa (87,50%) mampu belajar mandiri.  Ini menunjukkan bahwa penerapan metode mind mapping meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi Perjuangan Mempertahankan  Kemerdekaan  sebesar 37,25%.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Nasution, Halidayana; Sitompul, Harun
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing dengan strategi pembelajaran  ekspositori, (2) Perbedaan hasil belajar matematika  siswa yang memiliki kreativitas tinggi dengan kreativitas rendah, (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran problem posing lebih tinggi daripada strategi pembelajaran ekspositori, dengan Fhitung = 4,95 > Ftabel = 3,98 , (2) hasil belajar matematika siswa yang memiliki kreativitas tinggi lebih tinggi daripada kreativitas rendah, dengan Fhitung = 22,14 > Ftabel = 3,98, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika, dengan Fhitung = 6,92 > Ftabel = 3,98. Perhitungan uji lanjut dengan uji Scheffe menunjukkan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika untuk strategi pembelajaran problem posing dan strategi pembelajaran ekspositori begitu juga dengan kreativitas tinggi dan kreativitas rendah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA SMA BERBASIS INVESTIGASI PADA MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Maulida, Rizki; Sahyar, Sahyar; Bukit, Nurdin
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan respon, aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pengembangan bahan ajar SMA berbasis investigasi pada materi fluida dinamis berbasis investigasi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Sampel penelitian ini adalah satu kelas yaitu kelas XI IPA2. Instrumen yang digunakan untuk mengumulkan data ada tiga yaitu dengan menggunakan lembar validasi bahan ajar berupa angketdan kemudian di validkan oleh tim ahli, untuk menilai respon siswa pada bahan ajar instrumen yang digunakan berupa angket yang dibagikan pada setiap pertemuan dan untuk melihat aktivitas siswa menggunakan angket yang dinilai oleh teman sejawat peneliti dalam mengukur aktivitas siswa pada setiap pertemuan serta untuk melihat hasil belajar siswa digunakan penilaian evaluasi berupa 10 pertanyaan dalam bentuk pilihan berganda yang diberikan pada setiap akhir pertemuan. Hasil penelitian diperoleh: Bahan ajar fisika SMA berbasis investigasi yang dikembangkan dapat meningkatakan respon, aktivitas dan hasil belajar siswa pada pertemuan I, II, III yaitu: respon rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 76,42. pada pertemuan kedua sebesar 79,77 dan pada pertemuan ketiga 87,36.  Aktivitas rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 67,01. pada pertemuan kedua sebesar 71,00 dan pada pertemuan ketiga 79,00.  Hasil belajar rata-rata pada pertemuan pertama sebesar 40,36. pada pertemuan kedua sebesar 60,71 dan pada pertemuan ketiga 81,07.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM MODEL DISCOVERY DAN PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN ASAM DAN BASA DI SMA KELAS XI Mukhtar, Zainuddin; Emiliya, Rizky; Silaban, Ramlan
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan praktis dalam pembelajaran Asam dan Basa berdasarkan penemuan dan model Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA kelas XI dan menentukan efektivitas menggunakan panduan praktek yang dikembangkan dari penemuan dan model Pembelajaran Berbasis Proyek. Tahapan dalam penelitian ini meliputi (1) Mengetahui komponen panduan praktis berdasarkan analisis sintaks  Penemuan dan Proyek Pembelajaran Berbasis Model, (2) Merumuskan dan mengembangkan panduan praktis dalam pembelajaran Asam dan Basa sesuai dengan model sintaks Penemuan dan Proyek Pembelajaran Berbasis, (3) Standardisasi atau kelayakan Panduan Praktis untuk guru dan dosen, (4) Pelaksanaan panduan praktis untuk siswa kelas XI yang digunakan Kurikulum 2013, (5) Menganalisis efektifitas panduan praktek diuji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kelayakan panduan praktis Penemuan Model memiliki rata-rata 3,30. Dan panduan praktis Model Pembelajaran Berbasis Proyek memiliki rata-rata menjadi 3,59. Sedangkan efektivitas penggunaan panduan praktis penemuan dan Pembelajaran Berbasis Proyek itu terlihat dari peningkatan belajar siswa dalam pikiran bahwa kelas eksperimen pertama yang menggunakan panduan praktis model Penemuan memiliki nilai rata-rata 88,00 dengan kenaikan 79,3% hasil belajar. Sementara eksperimen kelas II menggunakan panduan praktis model Pembelajaran Berdasarkan Proyek memiliki nilai rata-rata 77,50 dengan kenaikan 61,7% hasil belajar. Disimpulkan bahwa panduan praktis Penemuan dan Pembelajaran Berbasis Proyek layak untuk digunakan sebagai panduan praktis di sekolah, dengan peningkatan hasil belajar menggunakan panduan praktis Penemuan tinggi daripada menggunakan panduan praktis model Pembelajaran Berbasis Proyek.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA MTs N TANJUNG PURA Febriyanni, Rani; Hasratuddin, Hasratuddin; Karnasih, Ida
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik yang valid dan efektif, beserta seluruh instrumen penelitian yang terkait dengan penerapan perangkat tersebut dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan bangun ruang prisma untuk siswa kelas VIII SMP/MTs. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama adalah pengembangan perangkat pembelajaran. Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik dengan mengacu pada model pengembangan perangkat pembelajaran menurut Thiagarajan, Semmel dan Semmel yaitu model 4-D (four D models). Tahap kedua adalah implementasi perangkat pembelajaran yang dianggap sudah layak. Rancangan dalam uji coba menggunakan one-group posttest-only design. Temuan hasil penelitian yakni: 1) perangkat pembelajaran yang dihasilkan, berupa: rencana pelaksanaan pembelajaran, buku guru, buku siswa, lembar kegiatan siswa, tes pemahaman konsep, dan skala disposisi matematis telah memenuhi kriteria baik/valid; 2) keefektifan perangkat pembelajaran disimpulkan berdasarkan pada: (i) Ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada uji coba I sebesar 85,71% dan pada uji coba II sebesar 90%, (ii) ketercapaian tujuan pembelajaran pada uji coba I tidak tercapai pada soal no 4 dan soal no 5 dan pada uji coba II tercapai pada setiap butir soal, (iii) ketercapaian waktu ideal pada uji coba I dan uji coba II adalah ideal; 3) respons siswa terhadap komponen dan kegiatan pembelajaran adalah positif.
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA LINIERPLUS VIDEO PADA PEMBELAJARANMIKROBIOLOGI TERAPAN Hasruddin, Hasruddin; Mahmud, Mahmud
TABULARASA Vol 12, No 3 (2015): Jurnal TABULARASA
Publisher : TABULARASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media linier plus video pembelajaran pada perkuliahan mikrobiologi terapan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model4D melalui 4 tahapan yaitu: (1) Melakukan analisis kebutuhan dan karakteristik mahasiswa dan tujuan pembelajaran mikrobiologi terapan, (2) Merancang media pembelajaran mikrobiologi terapan, (3) Melakukan  validasi instrumen oleh 2 ahli materi dan 2 ahli media, dan uji coba produk yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji lapangan terbatas; dan (4) Melakukan revisi produk hingga menghasilkan produkmedia linier plus video pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara.Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Dari hasil penilaian terhadap media linierplus video pembelajaran pada perkuliahan mikrobiologi terapan yang telah dikembangkan dinilai baik dan layak digunakan dengan rata – rata persentase kelayakan 83,83% oleh ahli materi, dan 88,4% oleh ahli media, hasil tanggapan mahasiswa melalui uji coba perorangan dengan rata – rata persentase kelayakan 87,44%, uji coba kelompok kecil dengan persentase kelayakan 89,42%, dan uji coba lapangan terbatas dengan persentase kelayakan 87,6%. Produk media linier plus video dikategorikan “baik” dan layak digunakan pada perkuliahan Mikrobiologi Terapan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8