cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Search results for , issue "2004" : 69 Documents clear
Penerapan Secret Sharing Scheme pada Joint Ownership Watermarking untuk Citra Digital Made Windu Antara Kesiman; Rinaldi Munir
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital watermarking merupakan metode untuk menyisipkan suatu informasi, yangbiasanya disebut sebagai watermark, pada suatu data digital penampung. Masalah yangdihadapi pada metode digital watermarking saat ini adalah semua metode yang telah adahanya mampu menangani perlindungan hak cipta dari satu pemilik saja. Solusi yangkemudian ditawarkan untuk menangani masalah kepemilikan bersama suatu citra digitaladalah dengan menerapkan secret sharing scheme pada digital image watermarking.Makalah ini membahas tentang penerapan secret sharing scheme pada joint ownershipwatermarking yang meliputi protokol-protokol dan metode-metode untuk proses penyisipan(embedding) watermark serta protokol-protokol untuk proses pendeteksian kepemilikan(detection) watermark. Robustness watermark diuji dengan melakukan beberapa prosesmanipulasi terhadap citra digital yang telah mengandung watermark, kemudian dilakukanproses pendeteksian kepemilikan watermark terhadap citra digital tersebut. Hasil ujimenunjukkan, watermark cukup robust terhadap beberapa proses manipulasi citra digital,seperti perubahan brightness, kontras, scaling, flipping, rotasi, printscreen, serta kompresiJPEG 2000. Namun watermark masih rentan terhadap proses cropping dan penyisipanwatermark ganda pada citra digital.Kata Kunci: hak cipta, secret sharing scheme, joint ownership watermarking, citra digital,robustness
e-Learning: Kesiapan Teknis Civitas Akademika dan Pemilihan e-Media dalam Transformasi Menuju Sistem Pengajaran Elektronik Budi Sutedjo Dharma Oetomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to fulfill the goal of Indonesia development especially in spreading theeducation to all citizen in Indonesia, government and private business develope a newlearning system which called e-Learning. e-Learning is a way to use Internet technology ineducation.Research found that the problem of implementation is not only appears in computerinstallation, networking and its connection, but also in user technical readiness. Researchalso found that the successfull e-Learning will be depend on the choosen e-Media.Keywords: e-learning, pengajaran elektronik, e-media.
Model Sistem Pendukung Keputusan Orientasi Pasar: Studi Kasus Factory Outlet Agus Nursikuwagus
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu perkembangan pemasaran pada factory outlet dibutuhkan suatualternatif keputusan yang cepat serta diikuti oleh perubahan manajemen yang ada. Walaupunkenyataan di lapangan yang terjadi adalah hanya perubahan pada pemasaran factory outlettetapi tidak pada manajemen.Model sistem pendukung keputusan ini membantu memodelkan perubahan pemasarandan fungsi bisnis lainnya dengan teknologi informasi dalam menanggapi perubahankebutuhan pelanggan terhadap factory outlet. Untuk membantu pemodelan ini dibutuhkandata dari perusahaan sebagai data internal, dan data pelanggan sebagai data eksternal. Dataini bersifat data kuantitatif yang diperoleh dari penilaian kinerja yaitu perpandingan antaraperceive (kinerja yang dirasakan oleh pelanggan) dengan expectation (harapan pelanggan),kemudian hasilnya akan digunakan untuk mencari korelasi antara variabel orientasi pasardengan nilai pelanggan. Untuk korelasi yang didapat akan dilihat variabel orientasi pasaryang paling berpengaruh terhadap nilai pelanggan untuk menentukan perubahan aktifitaspada fungsi bisnis yang ada di factory outlet dengan bantuan model COBIT. Hasil dari modelsistem pendukung keputusan ini adalah alternatif keputusan untuk perbaikan aktifitas fungsibisnis di factory outlet .Keywords: sistem pendukung keputusan, orientasi pasar, nilai pelanggan (customer value)
Model Manajemen Persediaan Darah di PMI Didukung Sistem Informasi Berbasis WEB (Mengadopsi Konsep Supply Chain Management) Ririn Dwi Agustin; Husni Sastramihardja
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan utama dalam manajemen persediaan darah di PMI adalah masihkurangnya supply darah yang bisa disediakan oleh PMI untuk melayani permintaan resipien,sehingga sering terjadi resipien harus mencari donor pengganti. Hal ini disebabkandiantaranya karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan donor darah dankurang terintegrasinya pengelolaan data stok diantara PMI cabang, sehingga proses subsidisilang kurang cepat bisa dilaksanakan.Dalam tulisan ini diusulkan model manajemen persediaan darah yang mengadopsikosep supply chain management yang membawa konsekuensi baru yaitu bahwa distributor(bank darah RS) dan resipien sebagai cutomer serta LSM, pendonor, dan masyarakat umum(kandidat pendonor) sebagai supplier harus ikut menjadi perhatian sistem manajemen selainsupply chain internal antar PMI cabang .Untuk mendukung terlaksananya model tersebut dengan baik dikehidupan nyata,diajukan requirement dari Sistem Informasi berbasis WEB yang menyediakan fasilitas untukpengambilan keputusan, pencatatan transaksi operasional, jaminan integritas data,komunikasi antar pihak, maupun komunikasi publik. Sebuah situs yang dipakai bersama olehsemua pihak yang wajib mengelola maupun yang peduli dengan persediaan darah nasional,diharapkan meningkatkan tingkat ketersediaan darah sekaligus sifat sosial dari bangsa ini.Kata kunci: darah, persediaan, SCM, sistem informasi.
Pemanfaatan Global Positioning System (GPS) dalam Bidang Transportasi Darat Imam Rozali
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan diri manusia sebagai individu dan makhluk sosial yang dianugerahiakal pikiran dan budi pekerti menumbuhkan sifat untuk dapat memenuhi setiap kebutuhanyang ingin diraihnya. Di sisi lain, perkembangan teknologi sebagai bagian dari daya dukungterhadap kekuatan kontrol yang dibutuhkan semakin pesat. Atas dasar aspek-aspekmendasar diatas itulah, dikembangkan sebuah perangkat pelengkap kebutuhan manusiayang, sementara ini, diberi nama VeTra (Vehicle Tracking). VeTra merupakan produk yangmemadukan beberapa teknologi yang berkembang sehingga menjadi produk layanan dalambentuk tracking benda. Apapun jenis benda tersebut, baik dalam kondisi diam ataupunbergerak dapat diketahui posisinya dengan mempergunakan teknologi Global PositioningSystem (GPS). Untuk tahap riset awal akan dilakukan menggunakan media pengiriman datavia sms ke server system, namun untuk selanjutnya akan dikembangkan pengiriman data viagelombang radio. Riset ini masih membutuhkan biaya dan waktu untuk pengembangan.Begitu luas kemungkinan pengembangannya karena trend ke depan sistem GPS ini akanmenjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat.Kata kunci: global posistioning system, transportasi darat, vehicle tracking, riset teknologiinformasi, bisnis teknologi informasi.
Aplikasi MATLAB dan MySQL untuk Simulasi Jatuhan Radioaktif di Sekitar Fasilitas Nuklir Supriyono Supriyono; Ause Labellapansa; Suwardi Suwardi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On places that have nuclear facilities, there was amount of stationer station to lookover of dropping radioactive. All of radioactive dropped spots may knew how big of entirelyradioactive as dropped with direct observing data’s from stationer station, we can usemeasurement with Finite Element Method. The measurement steps were to split area aroundof nuclear facility to square elements, where on of spot square element was a stationerstation. After dissertation process substituted into element equation and proceed withincorporation element equation, will resulted coefficient of Jacobi equation, droppedquantity, and area broad. Data needed was stationer station spots ordinate and large ofradioactive dropped. Data that run with database system on MySQL software and those datawas measure with element method with MATLAB software. Result on this research showedthat system may use for measuring dropped radioactive on each dropped spot on entirenuclear zone, equally.Kata kunci: fasilitas, nuklir, jatuhan, radioaktif, metode elemen hingga, matlab, mysql.
Penyelesaian Masalah Penugasan dengan Algoritma Genetika Zainudin Zukhri
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The object of this research is to solve assignment problem (AP) with geneticalgorithm. The AP is solved by travelling salesman problem (TSP) approach. It can be done,because there is a similarity between representation of AP solution and representation TSPsolution. There are two operators in TSP can be applied in AP, those are crossover operatorand mutation operator. The experiments show that TSP approach can find the solutions ofAP. In this research, the Genetic Algorithm is implemented with order crossover andreciprocal exchange mutation. According to this research, it can be concluded that thesoftware with modification of genetic algorithm to solve TSP, can give alternative optimumsolution of AP.Keywords: assignment problem, crossover, genetic algorithm, mutation, travellingsalesman problem.
Sistem Informasi Geografis Daerah Penangkapan Ikan di Perairan Natuna-Laut Cina Selatan Berbasis Data Satelit NOAA/AVHRR dan SEAWIFS Yus Sholva
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satellite remote sensing can be used to detect oceanographic phenomenon such assea-surface temperature (SST), chlorophyll concentration, and sea current. UsingNOAA/AVHRR and SeaWiFS satellites, the parameters to estimate potential fishing zone(PFZ) such sea-surface temperature and chlorophyll concentration can be derived from thedata of them.This research had been taken place in Natuna Sea-South China Sea. Both sea-surfacetemperature and chlorophyll concentration parameters are used to develop potential fishingzone. Having information of coordinate, the fish catch data are used to determine the optimalfishing zone by using the spatial analysis. At that time, historical fish catch data is use toanalyze potential fishing by seasons.A geographic information system (GIS) model has been developed to achieve the goal.By this approach, the processing of satellite data, fish catch data, and other statistic is easierto manage. GIS modelling provides a powerful tool for fish forecasting and sustainablemanagement of living marine resources. With this tool and its provided-coordinate, catchingfish process will be efficient and effective.Preliminary results of the research show that most potential season for fishing isduring Transition Period I (March – June). While based on monthly approach, the mostpotential months for fishing are during April, May, and August.Keywords: remote sensing, sea surface temperature, chlorophyll, potential fishing zone,and spatial analysis.
Penggunaan Algoritma Genetika untuk Optimasi Penentuan Parameter Motor Induksi dengan Model D-Q Birowo Birowo; Kusno Suryadi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parameter motor induksi, tiga-fasa, yang akan dipakai melakukan prediksi darikinerja motor tersebut, ditentukan berdasarkan data yang tersedia dari pabrik, yang berupaarus maksimum, arus starting, arus beban penuh dan faktor kerja untuk beban penuh. Biladiinginkan untuk mendapatkan kinerja yang optimum dari motor tersebut, maka parameterparameterdari motor perlu dikaji lagi dengan menggunakan Algoritma Genetika. Adapunmodel yang digunakan dari motor tersebut adalah model d-q.
Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi dengan Menggunakan Dinamika Sistem Setijadi Setijadi; Diah Pramestari; Bernadetta Kwintiana Ane
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena adanya amplifikasi permintaan dalam rantai pasok(supply chain). Amplifikasi mengakibatkan produksi dan persediaan mengalami kelebihanatau kekurangan dari tingkat yang seharusnya. Masalah persediaan ini akan mempengaruhiwaktu dan tingkat pesanan yang bisa dipenuhi oleh rantai pasok.Pada penelitian ini akan dikaji pengaruh penggunaan teknologi informasi terhadapkinerja rantai pasok suatu sistem produksi-distribusi. Penelitian dilakukan denganmenggunakan suatu model simulasi yang terdiri atas tiga matarantai, yaitu pengecer,distributor, dan pabrik. Dengan melakukan simulasi model, dapat diketahui pengaruhpenggunaan teknologi informasi terhadap kinerja rantai pasok berdasarkan tiga ukurankinerja, yaitu: waktu pemenuhan pesanan, tingkat persediaan aktual, dan tingkat pesanantidak terpenuhi.Kata kunci: teknologi informasi, rantai pasok, sistem produksi distribusi, dinamika sistem,simulasi.