cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ordik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 2 (2009)" : 8 Documents clear
Teknik Supervisi Individual Advendi Kristiyandaru,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi dalam pendidikan sangat diperlukan karena dapat membantu dan membina guru dalam memperbaiki keterampilan mengajar dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat tercapai tujuan pembelajaran yang diinginkan atau bahkan tercapainya tujuan pendidikan. Setiap guru mempunyai karakteristik dan kemampuan yang berbeda-beda, oleh sebab itu seorang supervisor perlu mengetahui keunikan dari masing-masing guru agar dapat dengan mudah melakukan supervisi melalui teknik individual. Adapun teknik supervisi individual antara lain adalah: kunjungan kelas, observasi kelas, percakapan pribadi, membimbing guru agar berhasil dalam menyusun kurikulum, menilai diri sendiri, intervisitas, membimbing guru tentang cara mempelajari dan mengatasi masalah siswa serta melakukan kunjungan rumah
PEMBUDAYAAN OLAHRAGA MASYARAKAT SEBAGAI PERINTIS OLAHRAGA PRESTASI Sapto Wibowo, ; Kunjung Ashadi,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga adalah bagian penting dari aspek kehidupan pribadi, berbangsa dan bernegara. Untuk tujuan pribadi, melalui olahraga dapat diperoleh kebugaran jasmani. Untuk tujuan berbangsa, melalui olahraga dapat dicapai kebanggaan negara dengan prestasi puncak di ajang olahraga internasional. Prestasi olahraga tidak dapat tercapai tanpa adanya atlet-atlet yang handal. Untuk dapat menjadikan seseorang menjadi atlet yang hebat, maka perlu dilaksanakan tahapan-tahapan yang saling berkaitan dan saling mendukung. Pada tahapan yang paling dasar adalah menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dan  budaya yang dicintai oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dalam melaksanakan tahapan ini terdapat kendala-kendala nyata yang harus diselesaikan sehingga program pembudayaan olahraga di masyarakat bukan menjadi angan–angan belaka
KORELASI ANTARA VO2 MAKS DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DAN XII SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 I Ketut Yoda,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan tingkat VO2 maks siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, mengetahui korelasi antara VO2 maks dengan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Singaraja menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan XII tahun pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 445 orang. Sampel penelitian berjumlah 96 siswa diambil dengan teknik proporsional random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu VO2 maks dan variabel terikat prestasi belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment pada taraf signifikansi a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: 1)VO2 maks siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, yang tergolong baik sebanyak 2%, sedang 12%, kurang 23% dan kurang sekali 64%. 2) Prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran  2008/2009, yang tergolong baik sekali 55%, baik 41%, cukup 4,2%. 3) Ada korelasi antara VO2 maks dengan prestasi belajar siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2008/2009, dimana nilai signifikansi hitung (0,00) < a = 0,05.
PERLUNYA MASASE SETELAH MELAKUKAN AKTIVITAS BEROLAHRAGA Hari Wisnu,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sport massage penting bagi mereka yang bergerak di bidang keolahragaan khususnya bagi para atlet untuk meningkatkan dan mempertahankan kondisi fisik serta prestasinya. Sepantasnyalah pengetahuan tentang massage dikembangkan secara lebih luas, terutama di sekolah dan perguruan tinggi yang mengelola atau membina calon-calon tenaga pembina olahraga di sekolah dan masyarakat. Inti dari massage adalah terletak pada keunikannya, yaitu suatu cara untuk berkomunikasi tanpa kata antara pemberi dan penerimanya. Dengan sentuhan tangan yang halus, lembut dan kadang-kadang kuat dan mantap yang dilakukan oleh seorang massage atau massaeur, akan menimbulkan rasa senang serta rasa simpati si penerima kepada masseurnya
PEMILIHAN UJI DALAM PENELITIAN (STUDI TENTANG UJI-t BERPASANGAN) Mohammad Faruk,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karateristik dari statistik inferensial adalah pengujian hipotesis, dalam melakukan uji hipotesis peneliti harus tepat dalam melakukan pemilihan uji statistik. Penelti harus juga memperhatikan syarat-syarat sehingga data itu layak dan cocok  menggunakan salah satu macam uji statistik yang dipilih. Ada beberapa uji dalam menganalisis data, salah satunya adalah uji-t berpasangan. Penggunaan uji-t berpasangan harus memenuhi syarat-syarat  dan  sesuai dengan pertanyaan penelitian yang dibuat oleh peneliti. Tidak semua uji komparasi (perbandingan) harus menggunakan uji-t berpasangan, karena dalam pemilihan uji harus sesuai dengan kriteria data yang dimiliki dan pertanyaan penelitian yang diinginkan oleh peneliti. Dalam proses analisis data bisa dilakukan dengan penghitungan manual atau dengan menggunakan bantuan software komputer.
TINJAUAN ILMIAH JOGGING Endang Sri Wahjuni,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya kemajuan tehnologi pada saat ini, maka orang akan semakin sedikit bergerak dalam menjalankan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Dari banyak penelitian yang telah dilakukan terhadap dampak kurang gerak ini dengan kesehatan, maka tampak peningkatan penyakit yang disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat ini, terutama penyakit-penyakit degeneratif, seperti penyakit darah tinggi, serangan jantung, diabetes daan lain-lain. Oleh karena itu berolahraga secara teratur sangat dianjurkan. Salah satu olahraga yang mudah dan murah adalah jogging. Banyak hal ilmiah yang dapat dijelaskan dari olahraga ini. Baik dari segi olahraganya maupun dari segi fisiologinya, yaitu efek jogging terhadap pembulu darah, jantung, dan metabolisme tubuh yang lain, dimana kesemuanya menunjukkan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh
TEKNIK DASAR MANIPULASI MASASE Budi Rahardjo, ; Hari Wisnu,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sport massage yang dilakukan pada tubuh memberikan efek fisiologis berupa: peningkatan aliran darah, aliran limfatik, stimulasi sistem saraf,meningkatkan aliran balik vena. Keuntungan lain adalah menghilangkan rasa sakit dengan cara meningkatkan ambang rasa sakit, oleh karena merangsang peningkatan produksi hormon endorphin. Demikian pula sport massage dapat mencegah terjadinya trauma, memberikan efek rehabilitasi dan relaksasi
PERAN REINFORCEMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro,
Ordik Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : Ordik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan yang pesat dalam ilmu olahraga memberikan rangsangan yang kuat terhadap perkembangan ilmu lain yang mendukungnya, termasuk ilmu Psikologi Olahraga. Dewasa ini banyak muncul penelitian-penelitian yang bertujuan untuk memajukan, mengefektifkan ataupun meningkatkan motivasi belajar siswa. Reward and Punishment adalah salah satu teori belajar yang berusia paling tua dan masih sangat berpengaruh di kalangan para ahli psikolog belajar masa kini, penciptanya bernama Burrhus Frederic Skinner (1904) seorang psikolog terkemuka dari Harvard University seorang penganut behaviorisme yang dianggap kontroversial, karena jika kita renungkan dan bandingkan dengan teori dan juga temuan riset psikologi kognitif, karakteristik yang terdapat dalam teori-teori behavioristik tersebut mengandung banyak kelemahan. Dalam teori ini diambil dari percobaannya yang kemudian dikenal dengan istilah Operant Conditioning (Pembiasaan Perilaku Respons). Ia berpendapat bahwa tingkah laku pada dasarnya merupakan fungsi dari konsekuensi tingkah laku itu sendiri, apabila munculnya tingkah laku diikuti dengan sesuatu yang menyenangkan (reward), maka tingkah laku tersebut cenderung untuk diulang. Sebaliknya, jika munculnya tingkah laku diikuti dengan sesuatu yang tidak menyenangkan (punishment), maka tingkah laku tersebut cenderung tidak akan diulang. Reward (hadiah), apakah dengan pemberian reward kepada siswa  yang berprestasi atau mampu melakukan hal-hal sesuai dengan keinginan dapat menjadikan pembelajaran menjadi lebih efektif? Reward dan Punishment seperti apakah yang proporsional bagi anak didik kita, sehingga dalam aplikasinya sesuai dengan tujuan yaitu dapat memberikan motivasi kuat dalam belajar siswa ? demikian juga di level perguruan tinggi, khususnya mahasiswa kita ? apakah peran dosen telah melakukan bentuk penguatan (reiforcement) tersebut ? di bawah ini akan diulas secara detail mengenai reinforment dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 8