cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
KAJIAAN SOSIOLINGUISTIK PADA STIKER KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DI KOTA BANDUNG Dwi Wahyuni
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pengguna kendaraan bermotor roda dua yang menempelkan stiker, sehingga menimbulkan banyak respon dari pembaca. Tujuan penelitian untuk menentukanbentuk lingual, variasi bahasa, serta maksud dan tujuan petuturan. Metode yang digunakan adalah metode kualitalif. Teori yang melandasi adalah teori sosiolinguistik. Data penelitian berupa foto stiker hasil observasi. Hasil penelitian adalah bentuk lingual berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat; variasi bahasa dari segi penutur dan keformalan; serta maksud dan tujuan petuturan yaitu ancanam, do’a, dan pemberitahuan. Kata Kunci: sosiolinguistik, stiker, dan kendaraan roda dua.
REPRESENTASI PERAMPASAN HAK HIDUP INDIVIDU YANG DIANGGAP TAPOL DALAM NOVEL MENCOBA TIDAK MENYERAH KARYA YUDHISTIRA ANM MASSARDI Bangga Pramesti
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Sastra : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAdapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah ditemukannya permasalahan tentang perampasan hak hidup individu yang dianggap tapol. Dengan demikian diperlukan penelitian terhadap novel Mencoba Tidak Menyerah Karya Yudhistira ANM Massardi ini. Untuk menjawab penelitian ini peneliti menggunakan teori hegemoni Gramsci. Aku merupakan tokoh utama dalam novel ini. Tokoh Aku menjadi korban akibat salah satu keluarganya dituduh sebagai simpatisan PKI. Keadaan ini membuat keluarga Aku menjadi susah, tidak nyaman, dan kondisi ekonomi keluarganyapun berubah. Keadaan ini memang nyata apa adanya, bahkan hingga sekarang orang-orang yang diduga termasuk simpatisan mendapatkan perlakuan berbeda. Keadaan inilah yang mengakibatkan seseorang menjadi kehilangan hak hidup sebagai individu. Mereka dikucilkan dari lingkungan bahkan ada yang dibunuh karena diduga terlibat dengan peristiwa-peristiwa G 30 S. Mereka yang dianggap simpatisan tidak mendapatkan perlakuan hukum sebagai mana mestinya. Kata Kunci: Representasi, Perampasan Hak Hidup, Individu, Tapol, Hegemoni Gramsci.
GEOGRAFI DIALEK BAHASA SUNDA DI KECAMATAN PARUNGPANJANG, KABUPATEN BOGOR (KAJIAN DIALEKTOLOGI SINKRONIS) Siti Rahmawati
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian dilatarbelakangi adanya kekeliruan masyarakat dalam memahami bahasa yang digunakan sehingga sering terjadi kebingungan dan salah tafsir akan makna dari kosakata tersebut. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran umum kondisi kebahasaan melalui proses pendeskripsian dan pemetaan, menambah perbendaharaan, usaha pemertahanan bahasa Sunda, menambah khazanah kebahasaan khususnya dialektologi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teori yang melandasi penelitian ini yaitu dialektologi, dialek, geografi dialek, ragam dialek, isoglos, heteroglos atau watas kata, peta bahasa, dialektometri dan perbedaan unsur kebahasaan. Data penelitian berupa deskripsi dan visualisasi perbedaan kebahasaan. Hasil penelitian diperoleh adanya perbedaan subdialek, dialek dan bahasa. Kata kunci: Geografi dialek, bahasa Sunda,  Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor
MAKIAN DALAM KOMENTAR VIDEO KLIP SMASH DI YOUTUBE (Kajian Pragmatik) Puri Noor Waristha
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya makian dalam komentar video klip SM*SH di YouTube yang bersumber dari para pengguna YouTube untuk mengomentari video klip SM*SH  atau mengomentari komentar para pengguna YouTube sebagai respons yang diberikan kepada video klip tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi daya tuturan yang diduga sebagai makian dalam komentar video klip SM*SH di YouTube; (2) mengungkap implikatur dari tindak tutur yang diduga sebagai makian dalam komentar video klip SM*SH di YouTube; (3) menentukan tingkat validitas dari tindak tutur yang diduga sebagai makian dalam komentar video klip SM*SH di YouTube. Data-data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan teoretis, yakni teori pragmatik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Data yang dideskripsikan berupa tuturan makian dalam komentar mengenai video klip SM*SH di YouTube yang dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif.
SINGKATAN DAN AKRONIM DI KALANGAN REMAJA DI KOTA BANDUNG Nani Astuti
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pola pikir (mindset) masyarakat yang serba instan dalam merepresentasi kenyataan dalam bentuk bahasa. Sebagai contoh, penggunaan singkatan dan akronim dalam berkomunikasi. Fakta tersebut merupakan salah satu kebaruan dalam penggunaan bahasa. Namun, kebaruan tersebut bila tidak dibatasi dalam penggunaannya akan berakibat fatal, yaitu hilangnya fungsi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  (1) pola singkatan dan akronim di kalangan remaja di kota Bandung, dan (2) faktor yang menyebabkan terjadinya penggunaan singkatan dan akronim di kalangan remaja di kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang dalam penelitian ini adalah semua tuturan singkatan dan akronim yang dilakukan oleh remaja di kota Bandung baik lisan maupun tulisan. Sumber data penelitian dalam penelitian ini, yaitu remaja di kota Bandung dan jejaring sosial yang diambil dari facebook dan twitter. Dalam penelitian ini, telah terkumpul data sebanyak 170 data yang terdiri dari singkatan berjumlah  65 data, akronim berjumlah 104 data, dan gabungan akronim dengan singkatan berjumlah 1 data. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penggunaan singkatan dan akronim di kalangan remaja di kota Bandung baik dalam bentuk lisan maupun tulisan, yaitu dalam bentuk lisan faktor yang menyebabkan ialah karena ingin dianggap sebagai kelompok yang keren karena telah mengikuti perkembangan jaman, gagah, gaul, dan tidak ketinggalan jaman, sedangkan dalam bentuk tulis, singkat, simpel, menghemat kata-kata, dan tidak ingin mengikuti EYD. Kata Kunci: Akronim, Singkatan, dan Remaja.
PENGGUNAAN ISTILAH DI KALANGAN REMAJA PADA TABLOID GAUL DAN ASIAN PLUS Devy Elfayanti Karmana
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pengunaan istilah yang digunakan pada tabloid Gaul dan Asian Plus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk lingual, pola pembentukan kata, makna, dan genre pada tabloid Gaul dan Asian Plus. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh dari  bentuk lingual berupa kata, frase, dan kalimat. Pola pembentukan kata yang ditemukan yaitu komposisi dan pemendekan. Makna yang ditemukan yaitu makna kontekstual dan makna leksikal. Genre yaitu musik, panggilan, julukan, ungkapan, makanan, entertainer, kegiatan, dan fashion.  Kata Kunci : Register, Komposisi, dan Pemendekan
SIKAP PEMERTAHANAN BAHASA SUNDA DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK DI DESA SARIREJA, KECAMATAN JALAN CAGAK, KABUPATEN SUBANG) Amanda Putri Selvia
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kepunahan suatu bahasa yang terjadi hampir di seluruh dunia dan Indonesia, apabila usaha pemertahanan tidak benar-benar terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sikap bahasa anak-anak PAUD di Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, terhadap bahasa Sunda, (2) frekuensi penggunaan bahasa Sunda, dan (3) faktor pendukung dan penghambat pemertahanan bahasa Sunda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian ini memanfaatkan metode deskriptif kualitatif. Teori yang melandasi penelitian ini adalah (1) sosiolinguistik, (2) sikap bahasa, dan (3) pemertahanan bahasa dan pergeseran bahasa. Data penelitian ini berupa berupa berbagai peristiwa tutur bahasa Sunda yang dilakukan oleh anak-anak PAUD, baik tuturan lisan maupun tulisan, dan informasi mengenai faktor pendukung dan penghambat pemertahanan bahasa Sunda yang diberikan oleh responden orang tua siswa dan pengajar PAUD. Hasil penelitian ini adalah (1) sikap bahasa anak-anak PAUD di Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, terhadap bahasa Sunda bersikap positif, (2) frekuensi penggunaan bahasa Sunda anak-anak PAUD cukup tinggi dibandingkan penggunaan bahasa Indonesia, dan (3) faktor pendukung pemertahanan bahasa Sunda di Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang meliputi (1) loyalitas terhadap bahasa ibu dan (2) lingkungan keluarga. Sementara itu, faktor penghambat pemertahanan bahasa Sunda meliputi (1) perpindahan penduduk, (2) faktor ekonomi, dan (3) faktor pernikahan antaretnis yang berbeda.                                                                                 Kata kunci: sikap dan pemertahanan bahasa
PENGGUNAAN ABREVIASI DALAM BAHASA SUNDA (KAJIAN MORFOSEMANTIS) Retno Eko Wulandari
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena-fenomena penggunaan abreviasi dalam bahasa Sunda yang digunakan masyarakat. Melihat kondisi masyarakat yang lebih suka menggunakan abreviasi dalam bahasa Sunda daripada bahasa Indonesia karena lebih menarik, cepat diingat, dan mudah dilafalkan dalam berkomunikasi. Jadi, tidak dapat dipungkiri adanya abreviasi mempermudah komunikasi antara pengguna bahasa. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu mengklasifikasikan bentuk-bentuk abreviasi, mendeskripsikan pola-pola pada proses pembentukan, dan mendeskripsikan perubahan makna dari hasil abreviasi dalam bahasa Sunda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode morfosemantik dengan pendekatan kualitatif. Teori yang melandasi penelitian ini meliputi morfologi, semantik, abreviasi, makna, dan perubahan makna. Data penelitian ini berupa data lisan yang diperoleh melalui tuturan dari satu orang ke orang yang lainnya berupa kosakata-kosakata yang termasuk abreviasi dalam bahasa Sunda. Hasil penelitian penelitian ini dapat mengungkap fenomena  pada abreviasi dalam bahasa Sunda yang lebih sering digunakan oleh masyarakat dengan muatan analisis difokuskan terhadap bentuk-bentuk abreviasi, pendeskripsian pola pada proses pembentukan, dan juga penganalisisan makna dengan melihat makna leksikal dan gramatikal untuk membuktikan adanya perubahan makna atau tidak. Kata Kunci: abreviasi bahasa Sunda (bentuk dan pola), dan perubahan makna
ANALISIS LEGENDA DEWI BUNGUR SARI, OPAT JAWARA PALEDANG, DAN BUYUT KUTAN MANGLAYANG JEUNG BUYUT KUNTA PALASARA DI MASYARAKAT UJUBERUNG BANDUNG (STRUKTUR, KONTEKS PENUTURAN, PROSES PENCIPTAAN, DAN FUNGSI) Hazis Sudian
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Sastra : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian Ini ditalatar belakangi oleh asumsi peneliti bahwa cerita rakyat sudah mulai terlupaka dalam ke hidupan mayarakatnya. Cerita rakyat yang tersebar di masyarakat memiliki nilai penting bagi masyarakat pendukungnya. Seperti cerita rakyat yang berbentuk Legenda Dewi Bungur Sari, Opat Jawara Paledang, dan Buyut Kunta Malayang Jeung Buyut Kunta Palasara di Masyarakat Ujungbrung. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dengan tahap pengumpulan data dan pengolahan data. Tahap pengumpulan data meliputi studi lapangan, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sementara itu, pengolahan data meliputi identifikasi dan analisis data. Hasil penelitian ini membuktikan, analisis struktur cerita menghasilkan alur yang terwuju oleh adanya peristiwa sebab akibat. Sedangkan tokoh yang terdapat dalam cerita selalu saling berhubungan. Latar dalam cerita meliputi latar tempat, waktu, dan sosial. Latar berada di alam dunia. Pada umumnya latar yang terdapat dalam cerita masih dapat dijumpai sampai saat ini. Analisis konteks meliputi pada aspek penutur cerita, kesempatan brcerita, dan hubungan bercerita dengan lingkungannya. Penutur cerita diprioritaskan kepada yang lebih tua usianya. Kesempatan becerita tidak dibatasi, hubungan cerita dengan lingkungannya dapat terlihat dari latar sekitar mayarakat Ujungberung yang sekarang masih dapat dijumpai. Penelitian ini pun meliputi analisis fungsi sosial, sehingga cerita berperan serta dalam kehidupan masyarakatnya. 
TUTURAN PADA ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA TARAF RINGAN, SEDANG, DAN BERAT (KAJIAN FONOLOGI) Debby Yuwanita Anggraeni
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Linguistik : No. 1, Agustus 2014
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian yang berjudul Tuturan Pada Anak Penyandang Tunagrahita Taraf Ringan, Sedang, dan Berat (Kajian Fonologi) dilatarbelakangi oleh tuturan dari anak penyandang tunagrahita taraf ringan, taraf sedang, dan taraf berat, yang realisasi tuturan pelafalannya memiliki variasi bunyi bahasa dan ada beberapa pelafalannya yang belum sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hal itu disebabkan adanya ketidakmampuan mereka dalam melafalkan suatu kata seperti layaknya orang normal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode linguistik struktural khususnya kajian fonologi. Teori yang melandasi penelitian ini, adalah teori fonologi dan fonetis dari Marsono, Chaer, dan Masnur Muslich. Data penelitiannya berupa daftar tanyaan yang berjumlah 197. Kata Kunci: Fonologi, Fonetis, Anak penyandang tunagrahita.