cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL EKSEKUTIF
ISSN : 23375736     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 1,084 Documents
KINERJA PEMERINTAH KELURAHAN DALAM MENINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN BUYUNGON KECAMATAN AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Wokas, Fernando Y.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pemerintah kelurahan dalam bidang kebersihan lingkungan seakan menjadi terlupakan, mengingat tanggung jawab kebersihan lingkungan menjadi tugas masyarakat, namun dalam hal ini apabila pemerintah kelurahan tidak mengagendakan dalam suatu program kerja, maka kinerja pemerintah kelurahan tersebut dalam kebersihan lingkungan tidak dapat terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemerintah kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang dalam meningkatkan kebersihan lingkungan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pemerintah kelurahan belum menunjukkan hasil yang baik, hal ini disebabkan masih belum adanya program kerja yang jelas, dan anggaran untuk menyediakan fasilitas sarana dan prasarana kebersihan seperti tempat sampah umum, hal ini mengakibatkan masih rendahnya kinerja pemerintah kelurahan dalam peningkatan kebersihan di Kelurahan Buyungon.   Kata Kunci: Kinerja, Pemerintah Kelurahan, Kebersihan, Lingkungan.      
Efektivitas Dan Efisiensi Aparatur Kelurahan Dalam pelaksanaan Pelayanan Publik (Suatu Studi di Kantor Kelurahan Walian 2 Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon) Rantung, Febrianty Vanessa
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Publik adalah tanggung jawab setiap aparatur yang bekerja dalam suatu instansi.Untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas tentu dibutuhkan efektivitas dan efisiensi kerja oleh setiap aparatur,Kelurahan Walian 2 Kecamatan Tomohon Selatan merupakan salah satu instansi yang berkewajibkan menerapkan efektivitas dan efisiensi kerja yang baik untuk mewujudkan pelayanan yang berkualitas.Fakta yang ada di Kelurahan Walian 2 menunjukan tidak adanya efektivitas dan efisiensi kerja yang diterapkan aparatur dalam mewujudkan pelayanan.Dari uraian latar belakang maslaha tersebut dapat dirumuskan : “Bagaimana efektivitas dan efisiensi kerja aparatur Kelurahan Walian 2 dalam pelaksanaan pelayanan publik kepada masyarakat ?”. Teori efektifitas dan efisiensi serta pelayanan publik yang menrangkan masalah diatas yaitu tentang bagaimana efektivitas dan efisiensi aparatur kelurahan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang hanya menggambarkan peritiwa,kejadian yang terjadi secara actual lewat observasi peneliti,focus dalam penelitian ini yaitu bagaimana efektivitas dan efisiensi kerja aparatur kelurahan dalam pelaksanaan pelayan publik sehingga bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat.Lokasi dalam penelitian ini bertempat di Kantor Kelurahan Walian 2 Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon. Kesimpulan penelitian ini adalah : 1).Efektivitas kerja yang dilaksanakan oleh aparatur kelurahan walian 2 sesuai dengan indikator-indikator untuk mengukur efektivitas kerja tersebut yaitu kepuasan kerja,kemampuan menyesuaikan diri dan prestasi kerja belum sepenuhnya dilakukan karena berdasarkan observasi serta wawancara baik dengan masyarakat maupun aparatur yang menjadi informan memberikan hasil wawancara bahwa memang belum adanya efektivitas kerja yang dilaksanakan secara maksimal dalam pelaksanaan tugas.2).Efisiensi kerja dilihat dari indikator-indikator yaitu waktu,tenaga dan biaya pun belum terlaksana dengan baik oleh aparatur yang ada sehingga hasil wawancara yang didapat dari masyarakat mengenai pengefisiensi kerja oleh aparatur kurang baik. Untuk dapat melaksanakan efektivitas dan efisiensi kerja yang baik,diperlukannya dimensi kualitas dalam pelayanan seperti kepercayaan,jaminan,empati,buktifisik dan daya tanggap perlu diterapkan oleh masing-masing aparatur agar dapat menciptakan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.   Keywords : Efektivitas,Efisiensi,Aparatur Sipil Negara,Pelayanan Publik.
Gaya Kepemimpinan Kepala Dinas Perhubunggan Kota Manado dalam Meningkatkan suatu Kinerja Pengawai Alkatiri, Nabila
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilihat dari sistem pemerintahan Indonesia merupakan ujung tombak dari pemerintahaan daerah yang langsung berhadapan dengan masyarakat luas. Citra birokrasi pemerintahaan secara  keseluruan akan banyak di tentukan oleh kinerja organisasi tersebut.Keseluruan sebagai instansi pelayanan publik di tuntut untuk untuk memperbaiki dan senatiasa melakukan refomasi serta mengatisipasi perkembagan masyarakat yang terjadi Pada sebuah organisasi pemerintah,sumber daya manusia terdiri dari pemimpin dan pengawai. Untuk mewujudkan sikap kerja yang baik,di perlukan berbagai cara yang dapat di lakukan oleh seseorang pemimpin organisasi pemerintah,yaitu mengunakan kepemimpinan yang tepat.    Peranan seseorang pemimpin penting untuk mencapai tujuan organisasi yang di inginkan termasuk organisasi pemerintahan. Setelah Peneliti melakukan observasi dan pengumpulan data  Serta Wawancara dengan informan mengenai gaya kepemimpinan kepala dinas Perhubunggan Kota manado secara umum gaya kepemimpinan kepala dinas sudah cukup baik Gaya kepemimpinan kepala dinas perhubunggan mengunakan Gaya Demokratis tapi dengan mengunakan hal-hal tertentu mengunakan gaya otoratis dan bebas. Kata kunci: Bagaimana Gaya kepemimpinan kepala dinas perhubunggan kota manado
PERANAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BINALU KECAMATAN SIAU TIMUR SELATAN Lahansang, Vicri Rifmanly
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan  Masyarakat  merupakan  sebuah  strategi  yang  dilakukan untuk melakukan kemandirian sosial ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Sasaran yang dituju adalah masyarakat miskin yang tidak memiliki keberdayaan secara ekonomi, sosial, budaya dan politik. Penelitian ini dilakukan di Kantor Desa, Desa Binalu Kecamatan Siau Timur Selatan. Desain Penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode analisia deskriptif.Pemilihan   pendekatan   kualitatif   pada   penelitian   adalah   untuk menjawab secara mendalam tentang Peranan Kepala Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Binalu Kecamatan Siau Timur Selatan. Adapun informan dalam  penelitian  ini  adalahKepala  Desa,SekretariDesa,  Kaur  Pembangunan, Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, Ketua   BPD, Ketua Kelompok Tani, Ketua Kelompok PNPM, Tokoh dan warga masyarakat. Teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini adalah teknik wawancara mendalam (indepth-interview).Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan, dapat dilihat bahwa peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat bisa dikatakan berhasil walaupun belum optimal. Peran yang dilakukan oleh kepala desa berupa peran dalam pengembangan, peran dalam memperkuat daya atau kekuatan dan peran dalam menciptakan kemandirian. Dengan adanya pengembangan maka akan terwujud sebuah daya atau kemampuan yang dimiliki masyarakat yang berupa kemampuan pengetahuan, sikap-perilaku dan kecakapan- keterampilan. Dengan adanya daya atau kekuatan secara langsung masyarakat dapat menciptakan kemandirian.Keywords: Kepala Desa, Pemberdayaan Masyarakat
PERAN PEMERINTAH KOTA TOMOHON DALAM PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN AYAM (Studi Peternakan Ayam Di Desa Tara-Tara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon) Turambi, Michel Christian
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat peranan Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Usaha Usaha Peternakan Ayam, Suatu studi pada usaha peternakan di Desa Tara-Tara Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan hasil penelitian didapati Peran pemerintah beternak Ayam di Desa Tara-Tara Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon dirasakan sangat mendorong / Sangat bermanfaat. Hal ini disebabkan karena program dari pemerintah setempat juga medukung dalam hal peningkatan populasi peternakan Ayam seperti program penyuluhan dan pelatihan peternak, bantuan bibit unggul dan bantuan pinjaman modal untuk meningkatkan produktifitas peternak. Pemberdayaan UKM peternakan Ayam Desa Tara-Tara kota Tomohon menghadapi permasalahan meliputi: keterbatasan kualitas SDM pelaku UKM ditandai dengan minimnya pelaku UKM yang berpendidikan tinggi;   akses terhadap sumberdaya produktif seperti keterbatasan permodalan dan akses teknologi; masalah infrastruktur,seperti pasar yang representatif dan sarana jalan yang memudahkan bagi UKM untuk menjual hasil usahanya; dan masalah birokrasi pemerintah, seperti kualitas dan kuantitas sumberdaya aparatur pemerintah dalam pembinaan dan pendampingan bagi UKM. Key Words : Peranan Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, Peternakan Ayam
PERAN PEMERINTAH KELURAHAN DALAM MEMELIHARA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT (SUATU STUDI DI KELURAHAN RANOTANA) Lengkong, Fallensiani
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah,  bagaimana peranan Pemerintah Kelurahan Dalam Memelihara Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat di Kelurahan Ranotana. Dimana ketidakamanan sering disebabkan oleh pertikaian anak muda, minuman keras. Penelitian menggunakan metode kualitatif, berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya maka kesimpulan dari penelitian ini mengenai implementasi program mapalus kamtibmas di Kelurahan Ranotana Kecamatan Sario dapat dikatakan berhasil tetapi masih terdapat kekurangan dalam berbagai hal. Hal-hal yang melatarbelakangi ketidakberhasilan ini seperti belum adanya instrument dan panduan yang sistematis tentang tugas pokok dan fungsi dari program mapalus kamtibmas, sehingga membuat pengurus/personil mapalus kamtibmas hanya sekedar simbol semata. Hal ini ditandai dengan masih maraknya terjadi kasus- kasus kriminal di masyarakat yang ada di kecamatan Sario, Sarana dan prasana untuk menunjang pelaksanaan mapalus kamtibmas yang belum tersedia, Tingkat keseriusan pemerintah yang masih setengah hati Key Words : Peranan, Pemerintah Kelurahan, Ketentraman dan Ketertiban
KINERJA PEMERINTAH KELURAHAN DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TONA I KECAMATAN TAHUNA TIMUR KABUPATEN SANGIHE Doali, Jooce F.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pelayanan publik pada tingkat pemerintah kelurahan merupakan ujung tombak dalam pelayanan prima pada masyarakat, namun sayangnya pelayanan publik pada tingkat kelurahan banyak mendapat sorotan tajam dari pengguna jasa layanan yaitu masyarakat, hal ini disebabkan oleh kurangnya kinerja dari aparat pemerintah kelurahan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan publik di Kelurahan Tona Satu Kecamatan Tahuna Timur. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai kelurahan dan Lurah Tona Satu. Disamping itu, untuk mengetahui kinerja pegawai kelurahan dalam hal pelayanan kelurahan, maka informan lainnya yaitu masyarakat. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh langsung melalui penelitian lapangan (wawancara) Data dianalisis dengan menggunakan hasil wawancara dengan pihak Kelurahan maupun masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparat kelurahan sudah cukup baik dimana hal ini ditunjukkan dengan adanya komitmen dan kesungguhan aparat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemerintah di kelurahan Tona Satu. Serta responsibilitas aparat kelurahan sudah cukup baik dimana hal ini dapat dilihat dari ketaatan aparat, dan kedisiplinan yang di tunjukkan kepada masyarakat. Adapula faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu kemampuan sumber daya, sarana dan prasarana yang menjadi aspek penting terhadap penyelenggaraan pemerintah.     Kata Kunci: Kinerja, Pemerintah Kelurahan, Pelayanan Publik.  
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Ponompiaan Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow) Singal, Rifka Linda
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pasal 78 UU NO 6 Tahun 2014 dijelaskan bahwa pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Dijelaskan pada bagian ketiga bahwa dalam pembangunan desa harus mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan guna mewujudkan pengarustamaan perdamaian dan keadilan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih jelas bagaimana partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa Ponompiaan, dan Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dialami masyarakat dalam menyumbangkan partisipasinya untuk pembangunan didesa Ponompiaan. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang menggunakan jenis data kualitatif, sehingga analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Desa Ponompiaan benar-benar telah melakukan kerja sama antar pemerintah dan warga masyarakat untuk kegiatan Pembangunan, ini dilihat dengan adanya musrenbang. Bahkan Sangadi dan aparatnya dengan caranya sendiri bisa mempengaruhi atau membujuk masyarakatnya dalam peningkatan kesejahteraan. Kata Kunci : Pertisipasi Masyarakat, Pembangunan Desa
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH (Suatu Studi Di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Minahasa Selatan) Mandey, Billy
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi utama dari aparatur pemerintah adalah mengabdi pada masyarakat dan pada kepentingan umum dengan alat perlengkapannya yang ada. Dalam melayani kepentingan umum aparatur pemerintah sebagai abdi, bukan sebaliknya mencari keuntungan atau mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan. Aparatur pemerintah daerah harus memiliki kemampuan maksimal dalam mengelolah sumber daya manusia yang ada di daerahnya. Pemerintah daerah baik secaraa individu, kelompok maupun kelembagaan berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja dalam meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan lebih jauh pengembangan sumber daya manusia berpengaruh pada peningkatan kinerja pegawai, dengan menggunakan metode peneltian kualitatif. Dari hasil penelitian terlihat Upaya pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja aparatur pemerintah (khususnya di kantor badan kepegawaian daerah Kabupaten Minahasa Selatan) dilakukan dengan pemberian kesempatan kepada bawahannya untuk mengikuti pendidikan pelatihan. Begitu pula dengan penempatan pegawai dalam jabatan-jabatan tertentu sudah dilakukan dengan keahlian yang dimiliki oleh masing-masing pegawai.   Keywords : Kinerja, SDM  
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENUNJANG PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA (Studi Tentang Pengembangan Potensi Desa Ritey Kecamatan Amurang Barat) Lintang, Anggeliane
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sasaran pokok dari peningkatan kesejahteraan masyarakat desa ialah bagaimana kemudian meningkatkan mutu sebuah desa. Adanya program desa yang masih belum dijalankan oleh pemerintah desa Ritey membuat penulis menganggap bahwa masih ada kekurangan dalam peningkatan kesejahteraan masyarkat desa. Sesuai dengan pengamatan awal yang penulis lakukan, ditemukan bahwa ada begitu banyak potensi desa yang dapat diberdayakan oleh pemerintah desa, Potensi dalam penelitian ini adalah daya, kekuatan, kesanggupan dan kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dapat dikembangkan (Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.) Jadi Potensi desa adalah daya, kekuatan, kesanggupan dan kemampuan yang dimiliki oleh suatu desa yang mempunyai kemungkinan untuk dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran dari pemerintah desa Ritey dalam meningkatkan ksesejahteraan masyarakat khususnya tentang pengembangan Potensi Pertanian, Karen dari segi geografis Desa Ritey cocok untuk pertanian. Dari hasil penelitian Pemerintah masih perlu terus meningkatkan kepeduliannya akan kesejahteraan masyarakat desanya karena hingga saat ini masyarakat masih belum merasakan peningkatan kesejahteraan yang signifikan. Keywords: Pemerintah Desa, Pertanian  

Page 25 of 109 | Total Record : 1084