Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles
27 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan"
:
27 Documents
clear
PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA YANG TINGGAL DI RUMAH DAN YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN BAKTI MULIA KAROMBASAN KECAMATAN WANEA MANADO
Wuon, Afrianti S.;
Bidjuni, Hendro;
Kallo, Vandry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14068
Abstract: Differences in the Levels of Depression Teenager Living at Home And Living in an Orphanage Bakti Mulia Karombasan Kecamatan Wanea Manado. Teens is a period of transition from childhood to adulthood. Depression is a period of disruption of human functions associated with the natural feeling. The aim of research is to determine whether there are differences in teens who are living home and orphanage. This research method is descriptive analytical methods, sample selection by purposive sampling with a sample of 30 teenagers at home and 30 teenagers orphanage manner using a questionnaires measuring BDI-II. This study uses a statistical analysis independent t-test with α = 0.05. Result abtained p value 0.001 where p < 0.05 then Ho is rejected. The conclusion of the study that differences in the levels of depression teenager living at home and living in an orphanage Bakti Mulia Manado. Key words : depression levels, teenager at home, teenager in the orphanage Abstrak: Perbedaan Tingkat Depresi Pada Remaja Yang Tinggal Di Rumah Dan Yang Tinggal Di Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan Kecamatan Wanea Manado. Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke dewasa. Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada perbedaan remaja yang tinggal dirumah dan panti asuhan. Metode Penelitian ini merupakan metode deskriptif analitik. Teknik pemilihan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 remaja dirumah dan 30 remaja panti asuhan dengan cara ukur menggunakan kuisioner BDI-II. Penelitian ini menggunakan analisis statistik independent t-test dengan α=0.05. Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0.001 dimana p< 0.05 maka Ho ditolak. Simpulan penelitian ini yaitu adanya perbedaan tingkat depresi remaja yang tinggal di rumah dan yang tinggal di panti asuhan bakti mulia manado. Kata kunci : tingkat depresi, remaja dirumah, remaja panti asuhan
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT NON TRAUMA RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO
Tareluan, Devina Gian;
Bawotong, Jeavery;
Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12912
Abstract : Sleeping is the basic need for humanbeing without the enough amount of both rest and sleeping, the ability in contrentration, making decision, and participating in daily activites will decrease. The aim of this research: is to find out the relation of work responsibility with the discruption of sleeping habit to the nurses in Non Trauma Emergency Care Unit of Prof. Dr. R. D. Kandou General Hospital Manado. The Method of the research: was in characteristic of analytical observational with cross sectional approach. The sample that taken was total sampling with 32 respondents. The instrument that used in this research was questioner. The result of this research was using chi square statistically test analysis with its meaning level was α = 0.05 or 95%. The result of statistic test be found the value p = 0.006 < α = 0.05. Conclusion: there is relationship between nurses work responsibility with the discruption of the sleeping habit to the nurse in Non Trauma Emergency Care Unit of Prof. Dr. R. D. Kandou General Hospital Manado. Suggestions : The nurses suggested to arrange their time very well such as how to use their time after work, and get rest before continue their next activities and also keep their own stamina before doing their official duty so that they will be able to do their job effectively. Keywords : Workload, Sleep Patterns, Nurses Abstrak : Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia, tanpa jumlah istirahat dan tidur yang cukup, kemampuan untuk berkonsentrasi, membuat keputusan, dan berpatisipasi dalam aktivitas harian akan menurun. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan gangguan pola tidur pada perawat di Instalasi Gawat Darurat Nontrauma RSUP Prof DR. R.D. Kandou Manado. Metode : Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendepakatan cross sectional. Sampel yang diambil adalah total sampling yaitu sebanyak 32 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil Penelitian menggunakan analisis uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95% Hasil Uji statistik didapatkan nilai p = 0,006 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan beban kerja perawat dengan gangguan pola tidur pada perawat di Instalasi Gawat Darurat Nontrauma RSUP Prof DR. R. D. Kandou Manado. Saran Perawat disarankan agar dapat mengatur waktu dengan baik dimana menggunakan waktu setelah kerja dengan beristirahat sebelum melanjutkan aktivitas selanjutnya dan menjaga stamina sebelum melaksanakan dinas agar dapat bekerja secara efektif. Kata Kunci : Beban Kerja, Pola Tidur, Perawat
HUBUNGAN PERAN KETUA TIM DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI IRINA F RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO
Widodo, Widya N;
Wungow, Herlina;
Hamel, Rivelino S
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12871
Abstrack : Nurse’s performance is a nurse acts commited within an organization according to their respective responsibilities. The team leader as a professional nurse should be able to use a variety of leadership techniques such as planning, organizing, directing and monitoring. Team leader must be able to make decisions about the priorities of the planning and evaluation of nursing care. Nursing documentation is a record that contains all the information needed to determine the nursing diagnosis, nursing plan, implement and evaluate nursing actions, that arranged in the correct and accountable morally and legally. Aim of the Study: to identify the relationship between team leader’s role and nurse’s performance in documentation of nursing care. Methods: using observational analytic with cross sectional approach. The population are all nurses at inpatient department F in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital and using total sampling technique that involved 30 nurses. The data collection tools that used in this study are questionnaire and observation sheets. Results: analysis was using Fisher’s Exact Test with a significance level of 95% (á=0.05) and shows that the p value is 0.003. Conclusion: there is a relationship between team leader’s role and nurse’s performance in documentation of nursing care at inpatient department F in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. Recommendations: for the managers of nursing in order to improve the resources of nursing through training and the seminar , also increased scrutiny so obtained documentation thoroughly. Keywords : Team Leader Role, Documentation, Nursing Care. Abstrak : Kinerja perawat merupakan tindakan yang dilakukan seorang perawat dalam suatu organisasi sesuai dengan tanggung jawabnya masing–masing. Ketua tim sebagai perawat profesional harus mampu menggunakan berbagai teknik kepemimpinan seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, ketua tim harus dapat membuat keputusan tentang prioritas perencanaan dan evaluasi asuhan keperawatan. Dokumentasi keperawatan adalah suatu catatan yang memuat seluruh informasi yang dibutuhkan untuk menentukan diagnosis keperawatan, menyusun rencana keperawatan, melaksanakan dan mengevaluasi tindakan keperawatan yang disususn secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan peran ketua tim dengan kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode: observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat di Irina F RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling dengan jumlah 30 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil Penelitian: analisis menggunakan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95% (á=0.05) dan menunjukan nilai p=0.003. Simpulan: terdapat hubungan antara peran ketua tim dengan kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, Saran: bagi manajer keperawatan agar dapat meningkakan sumber daya keperawatan melalui pelatihan dan seminar, juga meningkatkan pengawasan sehingga di peroleh pendokumentasian secara menyeluruh. Kata Kunci : Peran Ketua Tim, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI KELURAHAN MALALAYANG SATU TIMUR KECAMATAN MALALAYANG
None, Novita Indri;
Mulyadi, Ns;
Kallo, Vandry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14073
Abstract : Depression is a disorder of nature feeling heavy and manifested with impaired physical function and sosial function, an old and settled on the individual concerned. Depression can be overcome with the koping on the elderly namely communications family. Good communication process is expected to be able to establish a good communication patterns within the family. The purpose of this study to analyze the relationships of family communication patterns with the level of depression in elderly in Kelurahan Malalayang Satu Timur Kecamatan Malalayang. The results based on statistical test Chi-Square test with 95% significance level (α = 0.05) are presented in the table 2x3 values obtained p = 0.028 which is smaller than α (0.05) with Ho rejected and Ha accepted. Conclusion There are relationship of family communication patterns with the lefel of depression in eldely in Kelurahan Malalayang Satu Timur Kecamatan Malalayang. Keywords: the patterns of family communication, levels of depression Abstrak : Depresi merupakan gangguan alam perasaan yang berat dan dimanifestasikan dengan gangguan fungsi sosial dan fungsi fisik yang hebat, lama dan menetap pada individu yang bersangkutan. Depresi dapat diatasi dengan adanya koping pada lansia yaitu komunikasi keluarg. Proses komunikasi yang baik di harapkan dapat membentuk suatu pola komunikasi yang baik dalam keluarga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan pola komunikasi keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Kelurahan Malalayang Satu Timur Kecamatan Malalayang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu quota sampling dengan jumlah 173 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05) disajikan dalam tabel 2x3 diperoleh nilai p=0,028 yakni lebih kecil dibandingkan α = 0,05 dengan Ho ditolak dan Ha diterima. Simpulan terdapat hubungan pola komunikasi keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Kelurahan Malalayang Satu Timur Kecamatan Malalayang. Kata Kunci : pola komunikasi keluarga, tingkat depresi
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN PENANGANAN PERTAMA PADA PASIEN KEGAWATAN MUSKULOSKELETAL DI RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO
Mawu, Daniel Piter;
Bidjuni, Hendro;
Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12917
Abstract: characteristics are the trait of each individual first aid treatment is emergency aid or treatment given to someone injured accurately and quickly. Aim of the study: is to identify the relationship between nurse’s characteristic (age, gender, level of education, years of service) and first aid treatment of musculoskeletal emergency patient. Methods: design of this study using analytic survey with cross sectional approach. The population are all nurses who work at Trauma Emergency Department and Triage Resuscitation Room on Emergency Department in Prof. Dr. D. R. Kandou Manado Hospital and using total sampling technique that involved 47 nurses. The tools that used in this study are questionnaires. Result: analysis was using chi-square test with a significance level of 95% (ɑ = 0,05) shows that the p value is 0.094 for age, p=0.703 for gender, p=1.000 for lever of education, p=0.001 for years of service. Conclusion: there are no relationship between age, gender, level of education with first aid treatment of musculoskeletal emergency patient. There is a relationship between years of service and first aid treatment of musculoskeletal emergency patient at Emergency Department in Prof. Dr. D. R. Kandou Manado Hospital Recommendations: for nurses to pay more attention to the quality of emergency care in first aid treatment. Training program needs to be held to keep the professional service. Keywords: nurse’s characteristic, first aid treatment. Abstrak: Karakteristik adalah ciri-ciri dari setiap individu. Penanganan pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan karakteristik perawat (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan masa kerja) dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal. Metode: menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat yang ada di instalasi gawat darurat RSUP. Prof. DR. R. D. Kandou Manando di ruangan Triase, Resusitasi dan IRDB. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 47 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: hasil analisis menggunakan chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0.05) didapatkan nilai p=0.094 untuk umur, p=0.703 untuk jenis kelamin, p=1.000 untuk tingkat pendidikan, dan p=0.001 untuk masa kerja. Simpulan: tidak terdapat hubungan antara umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal. Terdapat hubungan antara masa kerja dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran: bagi perawat lebih pertahankan kualitas pelayanan kegawatdaruratan dalam penanganan pertolongan pertama. Perlu di adakan program pelatihan penanganan pertolongan pertama agar tetap terajaga pelayanan yang profesional. Kata Kunci : Karakteristik Perawat, Penanganan Pertolongan Pertama
HUBUNGAN AKTIVITAS SPIRITUAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA SENJA CERAH KOTA MANADO
Gultom, Parulian;
Bidjuni, Hendro;
Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12875
Abstrack : Depression is an emotional disorder that are a feeling dampened by an unhappy, sad, feeling worthless, have no spirit, no means pessimistic terhdap life depression in the elderly can be caused by many things. Spiritual Activity is the highest achievement of the basic needs of a human being in life regardless of their ethnicity or origins of basic needs include: physiological needs, safety and health, love, cherished and actuality themselves.Purpose analyze their relationship with the spiritual activity level of depression in the elderly in Hall Sponsorship Seniors Dusk Bright Manado. Research design analytic survey with cross sectional approach and the data collected from respondents using questionnaires spiritual activity and Geriatric Depression Scale questionnaire. Sample of 50 respondents were obtained by purposive sampling. Research results Chi square test obtained by the significant value of p = 0.000 <0.05. This shows that there is a relationship between spiritual activity with level of depression in the elderly in Hall Sponsorship Seniors Dusk Bright Manado. Suggestions to continue to maintain and improve the spiritual activity to avoid depression. Keywords :Depression, Spiritual Activity. Abstrak : Depresi merupakan gangguan emosional yang sifatnya berupa perasaan tetekan tidak merasa bahagia, sedih, merasa tidak berharga, tidak mempunyai semangat, tidak berarti dan pesimis terhdap hidup Depresi pada lansia dapat disebabkan oleh banyak hal. Aktivitas spiritual adalah kebutuhan dasar pencapaian tertinggi seorang manusia dalam kehidupannya tanpa memandang suku atau asal-usul kebutuhan dasar tersebut meliputi: kebutuhan fisiologis, keamanan dan kesehatan, cinta kasih, dihargai dan aktualitas diri. Tujuan untuk menganalisa hubungan aktivitas spiritual dengan tingkat depresi pada lansia di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Manado. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner aktivitas spiritual dan kuesioner Geriatric Depression Scale. Sampel berjumlah 50 responden yang didapatkan dengan purposive sampling. Hasil penelitian uji Chi square diperoleh nilai signifikan p=0.000<0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas spiritual dengan tingkat depresi pada lansia di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Manado. Saran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan aktivitas spiritual agar terhindar dari depresi. Kata Kunci : Tingkat Depresi, Aktivits Spiritual
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA BARU DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.17612
Self confidence is one's beliefs on all aspects of its strengths and convictions that make a person feels able to achieve various goals in life. The aim of this study was to know the correlation between self-confidence with self-adjustment of new students at Nurse Study Program, Medical Faculty, University of Sam Ratulangi, Manado. The research method used was cross sectional study. The samples were 79 respondents of the second semester. By systematic random sampling, 30 individuals were selected as research respondents. Method of data collection was used questionnaire with a Likert scale and the data were analyzed using Chi-square using statistic program of computers. Results showed that based on the Chi-square statistical test, value Ï = 0,027. Thus, the p-value was smaller than α (0,05). This means that the Ha failed to be rejected and Ho failed to be accepted. Conclusion of this study is that there is a significant correlation between self-confidence and self-adjustment of the new students. Recomendations, new students are advised to receive a variety of conditions and activities and also traditions of the campus and for the next researchers to be able to expand the research aspects. Keyword : self-confidence, self-adjustment Rasa percaya diri merupakan keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kepercayaaan diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa baru di PSIK FK UNSRAT Manado. Metode penelitian yang dipakai cross sectional. Populasi adalah mahasiswa Semester 2 sebanyak 79 orang. Dengan systematic random sampling 30 orang terpilih sebagai responden penelitian. Uji Statistik datanya menggunakan uji statistik chi Square dengan bantuan program Statistik Komputer. Hasil penelitian dari hasil uji statistik chi Square diperoleh nilai Ï = 0,027. Berarti bahwa nilai p lebih kecil dari α=(0,05) dan dengan demikian dapat dikatakan bahwa Ha gagal ditolak dan Ho gagal diterima. Kesimpulannya Terdapat hubungan yang bermakna antara kepercayaan diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa baru. Saran bagi mahasiswa baru agar dapat menerima keadaan kampus dengan berbagai kondisi dan kegiatan serta tradisi kampus dan bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas aspek-aspek penelitian. Kata kunci : Kepercayaan diri, Penyesuaian diri
PENGARUH PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI TERHADAP KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DI RSJ. PROF. V. L. RATUMBUYSANG MANADO TAHUN 2016
Pinedendi, Novita;
Rottie, Julia;
Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12920
Abstract Upbringing Treatment of devisit treatment of x'self at soul trouble patient very needed to to train independence personal of hygiene. Target of this Research is know to influence applying of upbringing treatment of devisit treatment of x'self to independence personal of hygiene at patient in RSJ Prov. Dr. V. L. Ratumbuysang Manado. This desain research is Analytic Observasional. Population in this research is all patient of devisit treatment of x'self residing in Room of Katrili And of Alabadiri RSJ. Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang Manado amounting to 27 people with Intake of sampel in this research use Total technique of Sampling, instrument the used is observation sheet and kuesioner.Result of there are influence which is signifikan to applying of upbringing treatment of devisit treatment of x'self at patient (p=0.002). Pursuant to result of research. that Most responden answer to apply treatment upbringing and most self-supporting to personal of hygiene, hence from that better contribution at Nurse to be always give support apply treatment upbringing more optimal to be independence personal of higene more selfsupporting. Keywords: Upbringing Treatment Of Defisit Treatment Of X'Self, Schizoferania Abstrak Kesehatan jiwa adalah suatu bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan, atau bagain integral dan merupakan unsur utama dalam menunjang terwujudnya kualitas hidup manusia, salah satu permasalahan yang sering menjula pada klien dengan gangguan jiwa adalah defisit perawatan diri yang berkaitan dengan Personal Hygiene. Personal Hygiene sangat tergantung pada pribadi masing-masing yaitu nilai individu dan kebiasaan untuk mengembangkannya. Pemeliharaan personal hygiene berarti tindakan memelihara kebersihan dan kesehatan diri seseorang. Asuhan keperawatan defisit perawatan diri pada pasien gangguan jiwa sangat diperlukan untuk melatih kemandirian personal hygiene.Tujuan Penelitian ini ialah diketahui pengaruh penerapan asuhan keperawatan defisit perawatan diri terhadap kemandirian personal hygiene pada pasien di RSJ Prof. V. L. Ratumbuysang Manado. Desain Penelitian ini adalah pra eksperimental one group pra test post test design.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien defisit perawatan diri yang berada diruangan Katrili dan ruangan AlabadiriRSJ Prof. V. L. Ratumbuysang Manado yang berjumlah 27 orang dengan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner dan lembar observasi. Hasil Penelitian terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan asuhan keperawatan defisit perawatan diri pada pasien (p=0.003). berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa personal hygiene sebelum dan sesudan diberikan intervensi menunjukan paling banyak berada pada kategori ketergantungan sedang, maka dari itu sebaiknya kontribusi pada perawat agar selalu memberikan dukungan menerapkan asuhan keperawatan lebih optimal agar kemandirian personal hygiene lebih mandiri. Kata kunci: Asuhan Keperawatan Defisit Perawatan Diri, Gangguan Jiwa
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL (PERCAYA DIRI) REMAJA DI SMA NEGERI 7 MANADO
Pertiwi, Endang;
Bidjuni, Hendro;
Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12911
Abstract: Parenting parents is a process of educating, guiding given to children in shaping the personality of the child, in order to achieve the appropriate maturity period and get a good social development. Good social development will lead children in a social environment and foster a sense of trust that is appropriate.Research Purpose: To determine the relationship of parenting parents with social development (confidence) adolescent in SMAN 7 Manado. Methods: The design of this research is analytic survey with cross sectional approach. The population in this study were 55 students at SMA Negeri 7 Manado. The sampling technique using total sampling. The study involved 55 students as respondents. The instrument used in this study were questionnaires parents' parenting and social development of the questionnaire. Results: analysis using Pearson Chi-Square and shows the p-value 0.000 (p <0.05).Conclusion: there is a relationship between parenting parents with social development (confidence) adolescent in SMAN 7 Manado. Suggestion:For parents as the first education for their children, should be able to provide appropriate parenting namely democratic parenting to support social development of adolescent. KeyWords: parenting parents, social development, adolescent. Abstrak: Pola asuh orang tua merupakan suatu proses mendidik, membimbing yang diberikan kepada anak dalam membentuk kepribadian anak, untuk mencapai masa kedewasaan yang sesuai dan mendapatkan perkembangan sosial yang baik. Perkembangan sosial yang baik akan menuntun anak dalam lingkungan sosialnya dan menumbuhkan rasa percaya yang sesuai. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial (percaya diri) remaja di SMA Negeri 7 Manado. Metode: desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 65 siswa di SMA Negeri 7 Manado. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini melibatkan 55 siswa sebagai responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner perkembangan sosial. Hasil: analisis menggunakan Pearson Chi-Square dan menunjukkan nilai p-value 0.000 (p<0.05). Simpulan: terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial (percaya diri) remaja di SMA Negeri 7 Manado. Saran:Bagi orang tua sebagai pendidikan pertama bagi anak-anaknya, sebaiknya dapat memberikan pola asuh yang tepat yakni pola asuh demokratik untuk mendukung perkembangan sosial remaja. Kata Kunci: pola asuh orang tua, perkembangan sosial, remaja
PERBEDAAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN ASI NON EKSLUSIF DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BAYI DI PUSKESMAS BAHU MANADO
Lutur, Jane Kristin;
Rottie, Julia;
Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12870
Abstract:Exclusive breast milk is the milk given to babies from birth without be given other foods until the baby is 6 months old .A milk formula can be given to infants 0-6 months , but only given if milk production is not sufficient for the baby . Breast milk is a good protector for babies from a variety of diseases. A milk formula should be given the right dose with the baby's needs because excessive formula can lead to obesity in children. The Objective of this study was to know the differences between exclusive breast milk and non-exclusive breast milk with changes in the baby's weight in puskesmas bahu Manado. This research using by cross sectional Method. Sampling Technique using a total sampling, total sample same with the population is 38 babies. Collecting of data by using observation sheet and Health Card. Data Analysis were using Mann Whitney test with probability of 95% (α=0,05). The Result showed p value 0,000 which means p<0,05. Conclusions there are significant change differences about infant weight given exclusive breast milk with non-exclusive breast milk. Suggestion: more improve service, especially medical workers to recommend exclusive breast milk to breastfeeding mothers. Key words: Exclusive breast milk, Non-exclusive breast milk, Weight changes Abstrak: ASI ekslusif adalah pemberian ASI kepada bayi sejak lahir tanpa diberi makanan lain sampai bayi berusia 6 bulan. Susu formula dapat diberikan pada bayi 0-6 bulan, tetapi diberikan jika produksi ASI kurang mencukupi kebutuhan bayi.ASI menjadi pelindung yang baik untuk bayi dari berbagai gangguan penyakit. Susu formula diberikan harus disesuaikan takaran dan kebutuhan bayi, karena pemberian susu formula yang berlebihan bisa mengakibatkan obesitas pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pemberian ASI ekslusif dan ASI non ekslusif dengan perubahan berat badan pada bayi di Puskesmas Bahu Manado.Penelitian ini dilaksanakan dengan metodecross sectional. Teknik Sampling, menggunakan total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu sebanyak 38 bayi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan KMS (Kartu Menuju Sehat).Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95 (α < 0,05) Hasil Penelitian diperoleh nilai p= 0,000 yang berarti bahwa p < 0,05. Kesimpulan Terdapat perbedaan perubahan berat badan bayi yang diberi ASI ekslusif dengan yang diberi ASI non ekslusif di Puskesmas Bahu Manado.Saran lebih meningkatkan pelayanan khususnya mengenai kebiasaan tenaga kesehatan dalam menganjurkan pemberian ASI ekslusif kepada ibu menyusui. Kata Kunci : ASI ekslusif, ASI non ekslusif, Perubahan Berat Badan